Prosedur Audit yang Merespons Hasil Penilaian Risiko atas Kesalahan Penyajian
Material yang Diakibatkan oleh Kecurangan pada Tingkat Asersi ( para. 30 )
A 37. Respons auditor terhadap hasil penilaian risiko terhadap kesalahan penyajian
material yang diakibatkan oleh kecurangan pada tingkat asersi
Hal ini dapat berdampak baik kepada tipe prosedur audit yang akan dilakukan dan
kombinasi di antara keduanya ,sebagai contoh :
Observasi fisik / inspeksi terhadap asset tertentu menjadi lebih penting atau audit
dapat memilih utk menggunakan teknik audit dengan computer
Auditor dapat merancang prosedur untuk memperoleh informasi tambahan yang
menguatkan
Auditor dapat menyimpulkan bahwa pelaksanaan pengujian substantive di akhir
periode / mendekati akhir periode lebih baik dalam menanggapi hasil penilaian
risiko atas kesalahan penyajian material karena kecurangan
Luasnya prosedur yang diterapkan mencerminkan penilaian risiko kesalahan
penyajian material yang diakibatkan oleh kecurangan
A.38 Auditor mengidentifikasi risiko kesalahan penyajian material karena kecurangan yg
berdampak terhadap kuantitas persediaan,dengan menguji catatan persediaan entitas
dapat membantu utk mengidentifikasi lokasi / jenis persediaan
A.39 Auditor dapat mengidentifikasi kesalahan penyajian material karena kecurangan
yang berdampak pada beberapa akun dan asersi hal ini mencakup penilaian
asset,estimasi yang terkait dg transaksi spesifik(seperti akuisis,restrukturisasi /
pelepasan segmen bisnis ). Dan kewajiban akrual lainnya
A.40 Prosedur audit yang ditujukan utk menentukan risiko kesalahan penyajian material
yang diakibatkan oleh kecurangan,termasuk prosedur audit yg menggambarkan
pemasukan unsur unsur yg tdk dapat diprediksi
Prosedur Audit yang Merespons Risiko yang Berkaitan dengan Pengabaian Manajemen
terhadap Pengendalian
Entri Jurnal dan Penyesuaian Lain ( Para.32(a) )
A.41 Kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan yang diakibatkan oleh
kecurangan sering melibatkan manipulasi proses pelaporan keuangan dengan
mencatat entri jurnal yg tidak dapat atau yg tidak diotorisasi.
A.42 Pertimbangan Auditor atas risiko kesalahan penyajian material yang terkait
dengan pengabaian pengendalian yg tidak semestinnya terhadap entri jurnal adalah
penting,sebab proses dan tidak sengaja,tetapi tidak dapat mengatasi risiko bahwa
individu dapat mengabaikan proses otomatis
A.43 Ketika melakukan pengidentifikasian dan pemilihan entri jurnal dan penyesuaian
lain utk menguji dan menentukan metode yg tepat atas pengujian pendukung yang
mendasari entri yang dipilih ,berikut hal hal relevan :
Penilaian risiko kesalahan penyajian material yang diakibatkan oleh kecurangan :
Keberadaan faktor risiko kecurangan dan informasi lain yang diperoleh selama
penilaian auditor atas risiko kesalahan penyajian material yang diakibatkan oleh
kecurangan
Pengendalian yang telah diiimplementasikan terhadap entri jurnal dan
penyesuaian lainnya :
Pengendalian efektif terhadap penyiapan dan pembukuan entri jurnal dan
penyesuian lainnya dapat mengurangi luas pengujian substantive yang
diperlukan
Proses pelaporan keuangan entitas dan sifat bukti yang dapat diperoleh :
Bagi kebanyakan entitas,proses rutin transaksi melibatkan suatu kombinasi
tahapan dan prosedur manual dan otomatis
Karakteristik entri jurnal dan penyesuaian lainnya yang mengandung kecurangan
:
Entri jurnal atau penyesuaian lainnya yg tidak semestinya sering memiliki
karakteristik yang unik untuk diidentifikasi ,karakteristik dapat mencakup sbg
berikut :
A,dibuat kea kun yang tidak terkait
B,dibuat oleh individu yg umumnya tidak melakukan entri jurnal
C,dicatat pada akhir periode atau sbg entri pasca penutupan yg memiliki sedikit
atau tanpa penjelasan
D,dibuat baik sebelum atau selama penyiapan laporan keuangan yg tidak
memiliki nomor akun
E,mengandung jumlah yang bulat atau angka akhir yang konsisten
Sifat dan kompleksitas akun
Entri jurnal atau penyesuaian lainnya yg tidak semestinya mungkin diterapkan
pada akun yang
A,mengandung transaksi yang bersifat kompleks
B,mengandung estimasi signifikan dan penyesuaian akhir periode
C,telah terbukti terjadi kesalahan penyajian di masa lalu
D,Belum direkonsiliasi secara tepat waktu atau mengandung perbedaan
E,mengandung transaksi antar perusahaan yang berelasi
F,terkait dengan risiko kesalahan penyajian material yg diakibatkan oleh
kecurangan
Entri jurnal atau penyesuaian lainnya yang diproses di luar kegiatan bisnis
normal
Entri jurnal yang tidak standar mungkin tdk terkena pengendalian internal yg
sama dg entri jurnal yg digunakan secara berulang untuk mencatat transaksi
A.44 Auditor menggunakan pertimbangan professional dalam menentukan sifat,saat
dan luas pengujian entri jurnal dan penyesuaian lainnya
Estimasi Akuntansi ( para.32b )
A.45 Penyusunan laporan keuangan mensyaratkan manajemen utk membuat sejumlah
pertimbangan atau asumsi yang mempengaruhi estimasi akuntansi signifikan dan utk
memanatau kelayakan estimasi tersebut secara berkelanjutan
A.46 Tujuan pelaksanaan penelaahan retrospektif terhadap pertimbangan dan asumsi
manajemen yg terkait dengan estimasi akuntansi signifikan yang tercermin dalam
laporan keuangan periode lalu
A.47 Suatu penelaahan retrospektif juga disyaratkan dalam SA 540
Penelaahan dilakukan sebagai prosedur penilaian risiko untuk memperoleh informasi
tentang efektivitas proses estimasi manajemen pada periode lalu,bukti audit tentang
hasil penelaahan tersebut
Dasar Bisnis untuk Transaksi Signifikan ( Para.32c)
A.48 Indikator yg dapat menunjukan adanya transaksi signifikan di luar kegiatan bisnis
normal entitas,atau yang tampaknya tidak biasa
Pelaporan keuangan yang mengandung kecurangan atau untuk menyembunyikan
penyalahgunaan asset mencakup :
Bentuk transaksi yg terlihat terlalu kompleks
Manajemen belum mendiskusikan sifat dan perlakuan akuntansi
Manajemen lebih menekankan pada kebutuhan perlakuan akuntansi tertentu
Transaksi yang melibatkan pihak berelasi yg tidak dikonsolidasi
Transaksi yang melibatkan pihak berelasi yang tidak teridentifikasi
Pengavaluasian terhadap Bukti Audit ( Para.34-37 )
A.49 SA 330 mmensyaratkan auditor berdasarkan prosedur audit yang dilakukan dan
bukti audit yang diperoleh untuk mengevaluasi apakah penilaian risiko kesalahan
penyajian material pada tingkat asersi masih tepat ,Pengevaluasian ini bersifat kualitatif
berdasarkan pertimbangna auditor
Prosedur Analitis yang Dilakukan Mendekati Akhir Audit dalam Pembentukan dan
Kesimpulan Menyeluruh ( Para.34 )
A.50 Penentuan kecenderungan tertentu dan keterkaitannya dapat mengindikasikan
risiko kesalahan penyajian material yang diakibatkan oleh kecurangan memerlukan
pertimbangan professional
Pertimbangan aras Kesalahan Penyajian yang Teridentifikasi ( para.35-37 )
A.51 Oleh karena kecurangan melibatkan insentif atau tekanan untuk melakukan
kecurangan,kesempatan untuk melakukan hal tersebut atau beberapa pembenaran
atas tindakan tersebut ,maka suatu kejadian kecurangan tidak mungkin merupakan
suatu kejadian yang terisolasi
A.52 Implikasi dari ekcurangan yang teridenfitikasi tergantung dari kondisi ,sebagai
contoh suatu kecurangan yg tidak signifikan dapat menjadi signifikan bila kecurangan
tsb melibatkan manajemen senior
A.53 SA 450 dan SA 700 Menetapkan ketentuan dan menyediakan panduan atas
evaluasi dna tindak lanjut kesalahan penyajian
Ketidakmampuan Auditor untuk Melanjutkan Perikatan ( para.38 )
A.54 Contoh kondisi penyimpangan yg dapat terjadi dan dapt mempertanyakan
kemampuan auditor untuk melanjutkan pelaksanaan audit mencakup :
Entitas tidak melakukan tindakan yang tepat atas kecurangan
Pertimbangan auditor atas risiko kesalahan penyajia material diakibatkan oleh
kecurangan
Auditor memiliki kepedulian signifikan atas kompetensi
A.55 Dikarenakan beragamnya kondisi yang dapat timbul ,tidak mungkin untuk
menjelaskan secara pasti kapan waktu yang tepat untuk menarik diri dari perikatan
A.56 Auditor memiliiki tanggung jawab professional dan hokum dalam kondisi tersebut
dan tangggung jawab tersebut dapat bervariasi menurut yurisdiksi
Pertimbangan Spesifik atas Entitas Sektor Publik
A.57 Dalam banyak kasus dalam sector public,pilihan untuk menarik diri dari perikatan
mungkin tidak tersedia bagia auditor karena sifat pertimbangan mandate atau
kepentingan public
Representasi Tertulis ( Para 39)
A.58 SA 580 menetapkan ketentuan dan menyediakan panduan untuk mendapatkan
representasi yang tepat dari manejemen dan jika berlaku dari pihak yang bertanggung
jawab atas tata kelola
A.59 DIkarenakan dan kesulitan yang dihadapi oleh auditor dalam mendeteksi
kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan yang berasal dari kecurangan
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola yang menyatakan bahwa mereka telah
mengungkapkan kepda auditor sbg brikut :
Hasil penilaian manejemen tentang risiko bahwa terdapat kesalahan penyajian
material dalam laporan keuangan yang diakibatkan oleh kecurangan
Pengetahuan mereka tentang kecurangan yang akrual diduga atau dicurigai
yang mempengaruhi entitas