0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
780 tayangan7 halaman

Perhitungan Kapasitas Cooling Tower

Dokumen tersebut memberikan contoh perhitungan cooling tower dengan menggunakan neraca massa dan neraca panas. Diberikan data suhu udara dan air masuk dan keluar, kecepatan aliran, dan kadar uap air. Dari perhitungan didapatkan kebutuhan kecepatan massa udara dan air keluar cooling tower untuk mencapai kesetimbangan panas dan massa.

Diunggah oleh

Handrian Abidin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
780 tayangan7 halaman

Perhitungan Kapasitas Cooling Tower

Dokumen tersebut memberikan contoh perhitungan cooling tower dengan menggunakan neraca massa dan neraca panas. Diberikan data suhu udara dan air masuk dan keluar, kecepatan aliran, dan kadar uap air. Dari perhitungan didapatkan kebutuhan kecepatan massa udara dan air keluar cooling tower untuk mencapai kesetimbangan panas dan massa.

Diunggah oleh

Handrian Abidin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CONTOH PERHITUNGAN COOLING TOWER

PRAKTIKUM OTK 3
Jenis alat

: Induced draft counterflow Cooling Tower

G.y2

L1

Cooling
Tower
CT

G.y1

L2

Keterangan :
G

: Kecepatan massa udara (masuk dan keluar), kg/j

L1 : Kecepatan massa air masuk, kg/j


L2 : Kecepatan massa air keluar, kg/j

Kg H 2 O
Kg ud krg

massa uap air


massa udara ker ing
y1 : Absolute humidity udara masuk,

Kg H 2 O
Kg ud krg

massa uap air


massa udara ker ing
y2 : Absolute humidity udara keluar,

Data yang diketahui :


=

50

122

30

86

343,05

m3/jam

1.510,38

gpm

Kecepatan air masuk (L1)

343.047,30 kg/jam

air

1000

kg/m3

Suhu udara masuk (TG1)

30

C setara dg (Twet)

86

32

C setar dengan (Tdry)

104

Suhu air masuk (TL1)

Suhu air keluar (TL2)

Kecepatan volumetrik air

Suhu udara keluar (TG2)

Lalu dihitung es, ew, e dan rh.

Keterangan;
rh = kelembaban relatif
Twet dan Tdry dalam satuan 0C
P dalam satuan mbar

1. Menentukan kadar air dalam udara


rh vs Twet = didapatkan nilai y1
rh vs Tdry = didapatkan nilai y2

Kg H 2 O
Kg ud krg
Kadar air dalam udara masuk cooling tower y1 = 0,019
( humidity chart, Treyball R.E hal 232)

Kg H 2 O
Kg ud krg
Kadar air dalam udara keluar cooling tower y2 = 0,032
( humidity chart, Treyball R.E hal 232)

2. Menentukan kebutuhan udara


Dihitung dengan membuat neraca massa dan neraca panas pada cooling tower.
G y2

L1

G y1

L2

Neraca Massa total


Kecepatan massa masuk Kecepatan massa keluar = Akumulasi
L 1 + ( G + G y1 ) L 2 ( G + G y2 ) = 0
L1 L2 + G y1 G y2 = 0
G ( y2 y1 ) + L2 = L1
HG2

QL1

QG1

QL2

Neraca Panas Total


Panas masuk Panas keluar = Akumulasi
Q G1 + Q L1 Q G2 Q L2 = 0

Data untuk perhitungan diperoleh dari tabel 7.1 Treyball R.E.


Mass Transfer Operation ed 3 hal 234

a.

Cp H2O (g)

= 1,87

kJ/kg K

Cp udara

= 1,005

kJ/kg K

= 2.502,3 kJ/kg K

Cp H20 (l)

= 4,184

kJ/kg K

Tref

= 298

Panas yang dibawa oleh udara masuk ( Q G1 )


T G 1=303 K
QG1 =G Cpudara ( T G1T ref ) +G Cp H 2 O(g) (T G 1 T ref ) y 1
G ( Cpudara +Cp H 2 O(g ) y 1 ) ( T G 1T ref )

5,20G

b.

G { 1,005+(1,87 0,019) } (303298)

kJ
jam

Panas yang dibawa oleh udara keluar (Q G2)


T G 2=313 K
QG2 =G Cpudara ( T G 2 T ref ) +G Cp H 2 O(g) ( T G 2T ref ) y 2 + G y 2
G ( Cpudara +Cp H 2 O(g ) y 2 ) ( T G 2T ref ) + G y 2

G { 1,005+(1,87 0,032) } ( 313298 ) +G ( 2502,3 0,032)

c.

Panas yang dibawa oleh air masuk (Q L1)

96,05 G

kJ
jam

Q L1 =L1 Cp H 2 O(l ) ( T L1T ref )

T L1=323 K

343.047,30

d.

kg
kJ
4,184
( 323298 ) K
jam
kg K

35.882.747,58

kJ
jam

Panas yang dibawa oleh air keluar (Q L2)


T L2=303 K

Q L2 =L2 Cp H 2 O( l) ( T L2 T ref )

L2 4,184

kJ
( 303298 )
kg K

Neraca Panas
QG1 +Q L1Q G 2Q L2 =0

5,20 G

kJ
kJ
kJ
kJ
+35.882.747,58
96,05 G
20,92 L2
=0
jam
jam
jam
jam

35.882.752,78

kJ
kJ
kJ
90,84 G
20,92 L2
=0
jam
jam
jam

Neraca Massa
G ( y 2 y 1 ) +L2=L1

G ( 0,0320,019 )+ L2 =343.047,30

0,013 G+ L2=343.047,30

kg
jam

L2=343.047,30

kg
0,013 G
jam

Dari persamaan neraca massa dan neraca panas didapat :


G=316.944,84

kg
jam

kg
jam

20,92 L2

kJ
jam

L2=338.927,02

kg
jam

Air yang menguap=L1 L2

343.047,30

4.120,28

kg
jam

kg
kg
338.927,02
jam
jam

Anda mungkin juga menyukai