Anda di halaman 1dari 9

RILIS KEISMAFARSIAN #1

Kontroversi Lambang ISMAFARSI

Assalammualaikum wr. wb.

Pada saban beberapa hari yang lalu, perhelatan acara Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL)
ISMAFARSI Wilayah Joglosepur ke-13 terdapat pertanyaan yang mempunyai urgensi cukup
tinggi dalam pembahasannya terkait lambang ISMAFARSI itu sendiri. Ketika itu, Yumna
Khoirunnisa, ketua LEM dari HIMFA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengatakan
bahwasanya terdapat perbedaan lambang ISMAFARSI yang dirilis pada Notulensi
Pramunas sebagaimana yang terdapat pada laman http://ISMAFARSI.org/hasil-pramunas-
xvi-ISMAFARSI/ dengan Rilis AD/ART resmi 2016-2022 yang telah mudah didapatkan di
web-web terkait. Padahal, Pramunas adalah forum dimana tugas dan wewenang salah satunya
adalah membahas mengenai konstitusi. Pertanyaan ini kemudian ditindaklanjuti oleh
Koordinator Wilayah Joglosepur, Akmal Maulana untuk dibawa ke forum ketua LEM
Joglosepur diadakan dua hari kemudian dengan mengundang Koordinator Badan Pengawas
(BP), M. Imam Fathun Nazmi Rizqi.

Melihat urgensi yang ada mengenai pembahasan, internal Badan Eksekutif Mahasiswa
Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM FF UMS) mengadakan
diskusi internal mengenai Lambang ISMAFARSI berdasarkan sumber hukum yang ada
yakni: Notulensi Pramunas, AD/ART 2014-2016, AD/ART 2016-2022, dan beberapa bukti
otentik seperti foto-foto yang menghasilkan hal sebagai berikut:

HASIL PRAMUNAS 2016 | RILIS AD ART 2016-2022


1. Gambar di atas adalah perbedaan lambang yang menjadi persoalan. KIRI adalah
berdasarkan hasil Pramunas Riau 2016. Dan KANAN adalah berdasarkan Rilis AD
ART 2016-2022 yang sekarang sudah secara mudah didapatkan.
2. Pada redaksi di Pramunas dan juga Rilis AD ART pada pasal 60 terdapat persamaan
redaksi dimana dituliskan bahwasanya "Lambang berbentuk oval vertikal dengan
perbandingan 2 : 3, warna dasar hijau, tulisan dan gambar putih dengan dua garis
hijau yang merupakan lingkaran sebelah luar dengan tulisan Ikatan Senat Mahasiswa
Farmasi Seluruh Indonesia yang merupakan SEBELAH DALAM, DITENGAH
terdapat gambar ular melilit piala dengan buku terbuka dan tulisan ISMAFARSI
dibawahnya. "
3. Berdasarkan redaksi di atas, tafsir konstitusi kami adalah:
Elemen yang terdapat di PINGGIR adalah IKATAN SENAT MAHASISWA
FARMASI SELURUH INDONESIA.
Elemen yang terdapat di TENGAH adalah ULAR MELILIT PIALA, BUKU,
DAN ISMAFARSI (tidak ada kata INDONESIA)
4. Jadi, menurut pandangan kami yang paling benar berdasarkan redaksi adalah gambar
di sebelah KIRI (Hasil Pramunas)
5. Tanpa bersifat menyalahkan, menurut kami, lambang yang sekarang beredar adalah
yang sebelah KANAN. Lambang ini terdapat di WEB ISMAFARSI, Lambang di Jas
BPH, di beberapa poster, dan bahkan di konstitusi sendiri serta beberapa hal yang
mencantumkan lambang tersebut.

Jadi, 5 poin landasan di atas akan kami simpulkan menjadi beberapa pertanyaan yang
mungkin bisa dijawab Badan Pengawas, yakni:

1. Jika dari BP memandang bahwa logo yang dipakai yang sebelah KANAN. Maka
mohon pencerahan tafsirannya untuk redaksi yang kami sebutkan di nomor 2 di atas.
2. Menurut pandangan kami, jika memang yang dipakai adalah lambang sebelah
KANAN. Maka akan terjadi kesalahan konstitusi karena apa yang ada di konstitusi
tidak sesuai dengan yang ada di realita. Bagaimana BP menanggapi hal itu?
3. Dalam kajian kami, AD ART yang sudah disebarkan berarti sifatnya adalah resmi dan
tetap. Tidak bisa diedit sembarangan meskipun alasannya adalah 'salah ketik', 'lupa
ngedit' ataupun sejenisnya. Lalu, bagaimana BP menyikapi hal tersebut?
Lalu berikut kami sampaikan notulensi, jawaban, dan argumen dari pembahasan hal ini di
grup Whatsapp Forum Ketua LEM Wilayah Joglosepur dengan dimoderatori oleh Akmal
Maulana selaku Korwil ISMAFARSI Joglosepur 2016-2018

Imam (BP)
1. Terkait tafsiran mengenai lambang AD ART yang terdapat pada pasal 60 ""Lambang
berbentuk oval vertikal dengan perbandingan 2 : 3, warna dasar hijau, tulisan dan
gambar putih dengan dua garis hijau yang merupakan lingkaran sebelah luar dengan
tulisan Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia yang merupakan
SEBELAH DALAM, DITENGAH terdapat gambar ular melilit piala dengan buku
terbuka dan tulisan ISMAFARSI dibawahnya."
Dari kata-kata diatas memang benar nama ISMAFARSI berada dibawahnya, akan
tetapi nama "Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia" berada di lingkaran
bagian dalam yang artinya itu mengelilingi bagian dalam di logo tersebut (seperti
pada gambar sebelah KANAN).
2. Di bagian mana yang menjadi letak titik kesalahannya? Karena di ayat 4 pasal 61 pun
mengenai penjelasan logo tersebut tertera nama ISMAFARSI INDONESIA, yang
artinya ada penjelasan lebih lanjut dari pasal 60.
3. Yang sudah disebarkan merupakan yang sudah benar dan itu yang disahkan di munas
dan sudah dibahas di pramunas, pada hasil Pembahasan pramunas, pada wktu itu BP
Demisioner mengatakan : "Sejak awal dibuatnya lambang ISMAFARSI, terkait pasal
mengenai lambang ini tidak ada yang dirubah sedikit pun, kemudian hal yang terjadi
adalah di AD ART lama tdak dicantumkan gambar logonya, tapi redaksi dalam AD
ART tdak berubah."
Hal itu kemudian oleh publik di pramunas disepakati tdak ada perubahan kata sedikit
pun dalam redaksi yang ada di pasal 60, kemudian setelah pramunas BP Demisioner
melakukan kajian dengan alumni2 terdahulu yang pernah menjadi BP dan sekjen, dan
dari hasil kajian tersebut akhirnya disepakati bahwa memang tdak pernah ada
perubahan lambang ISMAFARSI sejak awal dibentuk, kemudian dari temen-temen
alumni memberikan bukti otentik foto saat munas dulu mengenai lambang
ISMAFARSI.. Dan lambang yang sebenarnya adalah yang sebelah kanan.
Saat ditemukannya bukti sejarah tersebut akhirnya BP Demisioner menyatakan bahwa
tafsiran yang benar dari pasal 60 adalah yang ada di foto itu. Jadi, bisa saya katakan dari BP
periode sebelumnya telah salah menafsirkan kata2 yang ada di pasal 60. Dan yang benar
adalah lambang yang sekarang dipakai (SESUAI DENGAN PERTAMA KALI LAMBANG
ISMAFARSI DIBUAT).

Yumna (UMY)
Sebelum pramunas yg dipakai double indonesia. Pramunas disepakati yg dipakai
tanpa tulisan Indonesia dibawah ISMAFARSI karena sesuai redaksional. Kenapa pasca-
Munas malah jadinya yg indonesia dibawah & terpisah dari tulisan ikatan senat mahasiswa
farmasi seluruh? Alasannya karena yang direlease di hasil Pramunas salah? Kenapa gak
disampaikan perbaikannya? Berarti forum BP lebih tinggi daripada forum nasional. Dan itu
menurut saya menyalahi sistem bottom up yang seharusnya dishare kepada LEM.

Imam (BP)
Jadi apabila yang disampaikan Yumna terdapat perbedaan lambang, itu karena blum
menemukan bukti otentik terkait lambang yang sebenarnya, saat pertama kali dibuat, saat
salah satu alumni menunjukkan bukti lambang sebenarnya maka itu yang disepakati
(LAMBANG YANG SEBELAH KANAN). Dan tdak ada perubahan sedikitpun mengenai
lambang sampai saat ini.
Kenapa hal tersebut bisa sampai terjadi? (perubahan lambang dari periode 2012-2014
dan 2014-2016, karena sebelumnya web ISMAFARSI terdahulu diretas oleh hacker, dan
data2 mengenai lambang salah satunya menjadi yang dicari. Dan kebenaran lambang
sebenarnya setelah ditemukan foto yang saya share diatas.

Ghiyats (UMS)

Mau tanya Mam.


Di pasal 61 memang ada tulisan ISMAFARSI INDONESIA tapi apa bisa diasumsikan
kalau tafsirnya mengatakan kalau di TENGAH itu terdapat "Ular melilit piala, buku, dan
ISMAFARSI INDONESIA" tetep bisa diasumsikan kalau logo tetap sebelah KANAN
berdasarkan foto masa lalu?
Karena setelah kucermati, baik di pasal 60 dan 61 tidak ada yang secara eksplisit
berkata kalau ada INDONESIA di bagian tengah?
Imam (BP)
Baik jadi gini ya mas ghiyats, memang didalam AD ART tdak dijelaskan secara
EKSPLISIT bahwa nama indonesia berada di tengah, tapi coba mas ghiyats cermati kata
"tulisan dan gambar putih dengan dua garis hijau yang merupakan lingkaran sebelah luar
dengan tulisan Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia yang merupakan
SEBELAH DALAM."
Dari kata-kata itu berarti nama "Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia
"Melingkari logo di bagian dalamnya termasuk kata Indonesia yang berada dibagian
bawah.

Yumna (UMY)
1. Memang jika dilihat AD ART multitafsir. Kenapa yg ditulis dibawahnya
ISMAFARSI saja padahal INDONESIA juga dibawahnya? Disitu jelas ya tulisan
ISMAFARSI dibawahnya (titik)
2. Kemudian dari penjelasan memang benar ada perubahan mengapa hal seperti ini tidak
diberitahukan kepada semua LEM padahal telah jelas juga anggota memiliki hak
tertinggi. Mengapa tidak dijelaskan, diberitahukan dan dibenarkan kalau ada
perubahan dan kesalahan setelah pramunas. Padahal setelah itu disahkan dimunas.
Kenapa tidak dibenarkan saat itu? Itu berarti BP melanggar sistem konfederasi. forum
mereka lebih tinggi daripada munas.

Imam (BP)
Baik terimakasih yumna atas tanggapannya, saya mengetahui kesalahan fatal ini
setelah berakhirnya MUNAS di palu, pada saat munas di palu, pada saat itu Staf Ahli Internal
memberitahu bahwa itu lambang yang sebenarnya (pada saat disahkan) namun tdak
dijelaskan lebih mendetail mengenai kesalahan yang terjadi terkait penafsiran lambang,
alhasil saya pun mengetahui hal ini saat setelah munas bahwa lambang yang asli adalah yang
sekarang, dan saya dapat penjelasan itu dari kanda Sabda Wahab.

Ghiyats (UMS)
Sebenernya aku masih gagal paham sama SEBELAH DALAM = Termasuk di bagian
tengah. Tapi monggo temen temen bagaimana interpretasinya. Dari kami pribadi pun
sebenarnya menerima lambang yang dipakai kebanyakan pada saat ini, tapi yang jadi
persoalan lagi adalah notulensi PRAMUNAS yang dicantumkan pada web ISMAFARSI
berseberangan dengan rilis AD ARTnya.
Meskipun Imam sudah berkata telah disampaikan dan diclear-in di MUNAS, tapi
alangkah baiknya ada sikap yang bijaksana dalam mengatasi perbedaan AD ART di
PRAMUNAS dengan rilis AD ART yang sekarang karena bukan tidak mungkin tafsir seperti
ini akan ditanyakan pada generasi selanjutnya karena sesungguhnya... PERNYATAAN
bukan bukti yang otentik. Ngerinya nanti akan ada yang bertanya.
"Mengapa notulensi PRAMUNAS 2016 dengan AD ART yang sekarang berbeda?"
Lalu dijawab "Maaf ada kesalahan waktu Pramunas dan waktu itu BP Demisioner
melakukan kajian dan disampaikan di MUNAS."
"Penyampaian yang mana? Buktinya mana sudah disampaikan? Apakah ada semacam
suara rekaman ataupun apa sebagai bukti?"
Nah, jadi saran dari kami mungkin pada web ISMAFARSI dibagian hasil pramunas
ditambahkan semacam 'deklarasi pernyataan mengenai perbedaan lambang di PRAMUNAS
dan AD ART yang sekarang' beserta kejadian runutnya yang disahkan BP dan Sekjend
periode ini.
Maaf Mam, bukannya apa, karena AD ART ini berlaku sampai 2022. Maka
pernyataan pernyataan tentang inkonstitusi perlu diarsipkan untuk mencegah terulang lagi di
masa depan. Tapi, saran kami hanya sekadar saran, kalau mau dilakukan monggo, tidak ya
tidak apa apa.

Imam (BP)
Baik ghiyats saran yang bagus, nanti akan saya buat dan saya sampaikan ke SA
Medpub untuk direvisi terkait notulensi hasil pramunas dan MUNAS. Terima kasih.

Yumna (UMY)
Nah bila sudah tau tidak adakah tanggung jawab untuk menyampaikan ke semua
LEM? Dan langsung mengganti yang benar sesuai forum BP mungkin. Itu juga jadi
permasalahan karena membenarkan sepihak dari BP sendiri.

Imam (BP)
Jadi gini yumna, sebenarnya kita selaku BP benar apa yang dikatakan oleh yumna
untuk menjelaskan ke semua LEM, tapi, saya niatkan pada waktu itu saya ingin
menyampaikan disaat Rakernas, akan tetap karena kondisi rakernas waktunya pun tdak
memungkinkan, alhasil nanti pada saat RTT di pramunas akan saya jelaskan detailnya, karena
saya sendiri lebih suka menjelaskan secara langsung di Forum. Saya pasti akan
menyampaikan hal ini. Terima kasih.

Andy (UNWAHAS)
Sebenarnya kalau dari Saya sendiri sudah mengetahui penjelasan yg tadi diterangkan
sama imam lewat delegasi MUNAS yg lalu. Dan foto bukti otentik yg tadi saya share itu juga
saya dapatkan sekitar 6 bulan yg lalu setelah MUNAS.

Akmal (Korwil)
Kalo tidak ada berarti kita udah sama-sama sepemahaman ya?
Dan akan aku buatkan hasil, kesimpulan dan saran-saran yg hrus dilakukan kedepannya?

Salam hormat,

TTD

Gubernur BEM FF UMS; Ghiyats Ramadhan


Tim Rakerwil ISMAFARSI Joglosepur; Faridatul Q, Kartika F.A., Nandini P.L., Safira
S.R.R., Diana R.N., A.N. Nur Anas.