Anda di halaman 1dari 5

MODUL 6 INSTRUMEN MEDIS SEDERHANA

Nurul Awali Fauziyah Hasbiyani (081411731002)


Dosen Akif Rahmatillah, ST, MT.
Tanggal Percobaan: 11/05/2017
Praktikum Instrumentasi Biomedis
Laboratorium Teknobiomedik, Fak. Sains dan Teknologi Universitas
Airlangga

Abstrak
LabVIEW dapat digunakan untuk membuat program instrument sederhana. Praktikum ini
bertujuan untuk membuat dimer dengan Arduino Uno yang diprogram dengan LabVIEW. Dimer
adalah adalah sebuah system yang digunakan untuk mengenadalikan intensitas cahaya lampu
sesuai dengan sensor cahaya keadaan sekitar. Digunakan LED dan LDR yang dirangkai dengan
board trainer dan diprogram dengan Arduino Uno dan LabView. LED akan meredup apabila
suasana terang dan sebaliknya karena adanya sensor LDR yang menangkap intensitas cahaya.
Kata Kunci:

1
Laporan Praktikum - Laboratorium Teknobiomedik Univ. Airlangga
1. PENDAHULUAN

LabVIEW adalah sebuah software


pemograman berbasis grafis atau blok diagram
yang diproduksi oleh National instruments.
Program labVIEW dikenal dengan sebutan Vi
atau Virtual instruments karena penampilan
dan operasinya dapat meniru sebuah
instrument. Program ini dapat digunakan
untuk membuat instrument medis sederhana
seperti program dimer yang memanfaatkan
arduino uno dan light depended resistor. Blok diagram dari Vi
Blok diagram adalah bagian window yang
2. DASAR TEORI
berlatar belakang putih berisi source code
Program labVIEW dikenal dengan yang dibuat dan berfungsi sebagai instruksi
sebutan Vi atau Virtual instruments karena untuk front panel. Tampilan dari blok diagram
penampilan dan operasinya dapat meniru dapat lihat pada Gambar 2.2
sebuah instrument. Pada labVIEW, user
pertama-tama membuat user interface atau
front panel dengan menggunakan control dan
indikator, yang dimaksud dengan kontrol
adalah knobs, push buttons, dials dan
peralatan input lainnya sedangkan yang
dimaksud dengan indikator adalah graphs,
LEDs dan peralatan display lainnya. Setelah
menyusun user interface, lalu user menyusun
blok diagram yang berisi kode-kode VIs untuk
mengontrol front panel. Software LabVIEW
terdiri dari tiga komponen utama, yaitu : Gambar 2.2 Blok Diagram

1. front panel 3. Control dan Functions Pallete

front panel adalah bagian window yang Control dan Functions Pallete digunakan
berlatar belakang abu-abu serta mengandung untuk membangun sebuah Vi.
control dan indikator. front panel digunakan a. Control Pallete
untuk membangun sebuah VI, menjalankan
Control Pallete merupakan tempat beberapa
program dan mendebug program. Tampilan
control dan indikator pada front panel,
dari front panel dapat di lihat pada Gambar
control pallete hanya tersedia di front panel,
2.1
untuk menampilkan control pallete dapat
dilakukan dengan mengkilk windows >> show
control pallete atau klik kanan pada front
panel. Contoh control pallete ditunjukkan
pada Gambar 2.3.

2
Laporan Praktikum - Laboratorium Teknobiomedik Univ. Airlangga
detector cahaya atau pengukur besaran
konversi cahaya. Light Dependent Resistor,
terdiri dari sebuah cakram semikonduktor
yang mempunyai dua buah elekrtroda pada
permukaannya.

Gambar 2.3 Control Palette


4. Functions Pallete
Resistansi LDR berubah seiring dengan
Functions Pallete di gunakan untuk perubahan intensitas cahaya yang
membangun sebuah blok diagram, functions mengenainya. Dalam keadaan gelap resistansi
pallete hanya tersedia pada blok diagram, LDR sekitar 10 M dan dalam keadaan terang
untuk menampilkannya dapat dilakukan sebesar 1 k atau kurang. LDR terbuat dari
dengan mengklik windows >> show control bahan semikonduktor seperti cadmium sulfide.
pallete atau klik kanan pada lembar kerja blok Dengan bahan ini energy dari cahaya yang
diagram. Contoh dari functions pallete jatuh menyebabkan lebih banyak muatan yang
ditunjukkan pada Gambar 2.4. dilepas atau arus listrik meningkat. Artinya
resistansi bahan telah mengalami penurunan.
LDR digunakan untuk mengubah energy
cahaya menjadi energy listrik. Saklar cahaya
otomatis dan alarm pencuri adalah beberapa
contoh alat yang menggunakan LDR. Akan
tetapi karena responnya terhadap cahaya
cukup lambat, LDR tidak digunakan pada
situasi di mana intensitas cahaya berubah
secara drastis. Sensor ini akan berubah nilai
hambatannya apabila ada perubahan tingkat
Arduino uno adalah kecerahan cahaya.
LDR (Light Dependent Resistor), ialah
jenis resistor yang berubah hambatannya 3. METODOLOGI
karena pengaruh cahaya. Bila cahaya gelap
nilai tahanannya semakin besar, sedangkan
Menyiapkan alat dan bahan (pc yang
cahayanya terang nilainya menjadi semakin terinstal labVIEW, board trainer, LDR,
kecil. Arduino Uno)

Membuat blok diagram pada interface


LabVIEW

LDR (Light Dependent Resistor) adalah Menyusun komponen menjadi rangkaian


pada board trainer
jenis resistor yang biasa digunakan sebagai
3
Laporan Praktikum - Laboratorium Teknobiomedik Univ. Airlangga
Menghubungkan board trainer dengan
arduino uno

Menghubungkan arduino uno dengan


computer, menyambungkan ke Arduino Uno
Untuk Interface dari Labview adalah
sebagai berikut :
Gambar 1. 3 GUI pada labview
Menjalankan program

4. HASIL DAN PEMBAHASAN

Praktikum ini bertujuan untuk membuat


dimmer menggunakan program labview dan
Arduino. Dimmer adalah sebuah system yang
digunakan untuk mengenadalikan intensitas
cahaya lampu sesuai dengan sensor cahaya
keadaan sekitar. Apabila keadaan sekitar gelap
maka rangkaian akan menghidupkan lampu,
sedangkan apabila keadaan sekitar terang
maka lampu akan mati. Pada praktikum kali Rangkaian yang dijalankan adalah
ini kami menggunakan resistor 1k dan
membuat LED terang ketika sensor membaca
220, LED, dan LDR. Komponen tersebut
dirangkai dengan arduino dan dihubungkan intensitas cahaya yang rendah, dan akan redup
pada labview. Berikut merupakan rangkain apabila intensitas cahaya pada sensor tinggi.
dari komponen-komponen yang kami Pada rangkaian Sensor yang digunakan adalah
gunakan; LDR (Light Dependent Resistor) yaitu sensor
yang mengubah perubahan besaran intensitas
Gambar 1.1 Skema Rangkaian cahaya menjadi besaran resistansi. Perubahan
resistansi ini masuk ke dalam Arduino dan
dikontrol pada labview.
Pada rangkaian, kaki positif LDR
terhubung dengan sumber 5V. Hal ini
dikarenakan LDR membutuhkan tegangan
untuk menjalankannya. Kaki negative LDR
tersambung dengan resistor dan analog read
pada port 3. Sedangkan kaki negative resistor
dihubungkan dengan ground. Analog read ini
merupakan masukan bagi program LabVIEW.
Diagram blok pada interface labview Masukan ini berupa tegangan yang didapat
sebagai berikut : dari sensor LDR. Apabila keadaan terang
Gambar 1.2 Skema Diagram blok Labview maka resistensi maksimal.
Pemrograman dalam LabVIEW, yang
pertama adalah inisiasi input, proses, dan
output. Inisiasi input digunakan serial input
4
Laporan Praktikum - Laboratorium Teknobiomedik Univ. Airlangga
dari linx. Kemudian proses, pertama sinyal
yang berupa resistensi diiterima oleh analog
read (A0). Diberi gauge nilai sensor untuk
mengetahui tengangan maksimal saat LDR
dalam kondisi mendapat cahaya penuh /
sangat terang. Kemudian ditambahkan (-2)
karena tegangan LDR 2 ketika cahaya terang
agar menjadi 0 (redup). Kemudian dikali 0.5
agar perubahan matinya LED terlihat pelan
dan dapat teramati.
Lalu diberi set duty cycle. Pada arduino,
adalah PWM untuk menghubungkan sinyal
tegangan LDR dengan LED. Rangkaian
dimasukkan dalam looping. Rangkaian akan
berjalan apabila dionkan dan mati bila ditkan
tombol stop atau terjadi eror. Terakhir diberi
linx serial output.

5. KESIMPULAN
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan,
disimpulkan:
1. Program LabVIEW dapat digunakan
untuk membuat instrument medis
sederhana
2. Tegangan sensor LDR berbanding
lurus dengan intensitas cahaya di
sekitar

6. DAFTAR PUSTAKA

Petter.HansHalvorsen, 2010, LabVIEW


Programming, Norway, Telemark
University College Departement of
Electrical Engineering, Information
technology and Cybernetics
Setiawan, 2014, LabVIEW, Unikom,
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/398/j
bptunikompp-gdl-setiawanar-19859-9-
babii.pdf

5
Laporan Praktikum - Laboratorium Teknobiomedik Univ. Airlangga