Anda di halaman 1dari 5

American breakfast lebih popular di negara Britain, Amerika dan juga Kanada.

Sarapan ala American


breakfast ini biasa juga disebut dengan full breakfast, mereka menyukai menu sarapan yang terbilang
berat, serta didampingin dengan beragam menu yang lebih lebih banyak mengandung kalori.
Masyarakat Amerika lebih sering menggunakan roti atau pancake bahkan kentang yang didampingi
beberapa daging seperti sosis, ham, san juga telur mata sapi sebagai menu sarapan mereka.

Breakfast atau breaking the fast of the night, makanan yang dikonsumsi dipagi hari mempunyai banyak
perbedaan ditiap-tiap negara.
Ada beberapa macam jenis breakfast yang kita kenal. Dibawah ini adalah komplet service yang biasa
dilakukan dikapal pesiar.
1. Continental Breakfast
- Coffee, tea, hot choccolate atau susu
- Jus
- Yogurt
- Cereal
- Cold cut dan Cheese
- Croissant, brioche, toast/ french toast, roti
- Jam, marmalade, butter atau cokla
2. English Breakfast
- Coffee, tea, hot choccolate atau susu
- Jus
- Yogurt
- Fruit/ buah
- Cereal, oatmeal, porridge
- Smoked herring/ seperti ikan asin
- Macam- macam Telor dengan toast, sosis, ham, bacon, grill tomat,jamur , baked bean, kentang
- Jam, marmalade, butter atau coklat
3. American Breakfast
- Coffee, tea (caffenaited atau decaffeinated), hot choccolate, susu
- Jus
- Yogurt
- Fruit/ buah
- Cereal
- Salmon dengan bagel dan cream cheese
- Wafel, pancake, donat
- Macam-macam telor dengan bacon, ham, kentang dll
- Muffin, croissant, brioche, toast, roti
- Jam, maramalade, butter atau coklat

Sebenarnya masih banyak macam-macam breakfast tergantung tiap negara, tempat/ lokasinya, seperti
Jepang dengan tambahan miso soup atau Indonesia dengan nasi gorengnya. Akan tetapi 3 tipe diatas
adalah yang paling sering digunakan didunia Internasional. Rata-rata, negara selain Inggris dan Amerika
akan mengkonsumsi Continental Breakfast. Waiter biasanya akan menyajikan urutan makanan dari
dingin ke panas.
JENIS JENIS TELOR DIPAGI HARI
1. Boiled Egg
Biasanya hanya ada 3 pilihan yaitu direbus soft(3mnt), medium(5mnt), hard(8mnt) akan disajikan
dengan egg stand.
2. Scramble Egg
Telur acak dengan pilihan disajikan dengan kentang, sosis dll.
3. Fried Egg
Ada beberapa pilihan memasaknya.
- Fried Egg sunny side up dengan kuning telur yang masih mentah.
- Fried Egg sunny side down/ turn over telur yang sudah dibalik mata kuningnya ikut termasak. ada
pilihan turn over soft, medium, well done.
4. Omellete
Telur dadar dengan banyak pilihan untuk isinya. Cheese, tomat, onion dll.
5. Poached Egg
Telur yang direbus dengan sedikit air asam tanpa kulit telurnya. Biasanya disajikan dengan toast
6. Egg Benedict
Poached Egg yang diletakan diatas 2 lembar english muffin, canadian ham/ bacon dengan saus
Hollandaise (kuning telur dan butter).

Pengertian Salad

Kata salad diperkirakan berasal dari bahasa latin herba salata artinya herba berarti sayuran
dan salata berarti digarami atau diberi garam, jadi herba salata adalah sayuran yang diberi
garam. Tampaknya sulit untuk mendapatkan definisi yang pasti tentang salad.
Pada mulanya salad diartikan sebagai makanan yang terdiri dari sayur-sayuran segar (crispy
leaf vegetables). Dalam perkembangannya pengertian ini tidak sepenuhnya benar, karena banyak
bahan makanan lain yang ditambahkan pada sayur-sayuran tadi, sehingga lahirlah salad yang
beraneka ragam. Pada akhirnya salad dapat diartikan suatu makanan yang dihidangkan bersama
dressing (sauce) dan umumnya salad dihidangkan dengan sayuran yang crispy, sehingga
pengertian salad masih berpedoman pada pengertian yang lama.(P3G, 2002:5-10)

Dalam perkembangannya salad diartikan hidangan yang merupakan campuran dari sayuran hijau
segar, buah, daging, unggas dan ikan yang dihidangkan bersama dengan dressing atau hanya
terdiri dari buah segar dan juice.

Berbagai macam nama salad yang dikenal seperti tomato salad, orange salad dan mixed salad,
diambil dari dressing yang dipergunakan. Salad dapat dihidangkan dalam keadaan dingin, panas,
mentah, masak atau kombinasi yang terpenting penampilan salad pada waktu dihidangkan harus
segar dan menarik.(Ika, 1996:5)

Klasifikasi salad berdasar jenisnya

Klasifikasi salad mempunyai pengaruh terhadap cara pembuatan salad, yaitu :

Simple salad, dibuat dari satu atau dua jenis bahan utama, contoh : Potato salad
Compound salad/ complete, salad yang terbuat dari tiga atau lebih bahan utama, contoh :
Yolande salad
American salad, mirip dengan compound salad hanya body terbuat dari buah, contoh :
Florida salad

Klasifikasi salad berdasar temperatur

Temperatur salad dalam penyajiannya digolongkan menjadi :

Cold salad (salad yang dihidangkan dingin) : salad pada umumnya dihidangkan dengan
suhu / temperatur sekitar 10C 15C
Hot salad (salad yang dihidangkan hangat) : beberapa salad dihidangkan hangat karena
dressing dan beberapa bahannya dimasak terlebih dahulu. Namun salad ini jarang
dihidangkan untuk Negara-negara tropis. Suhu penyajian salad ini kira-kira 50C - 60C

Fungsi salad dalam menu

Salad dapat dihidangakan sebagai :

Appetizer/ Hors Doeuvre/ Cold appetizer hidangan pembuka dingin, berfungsi untuk
membangkitkan selera makan dengan berat perporsi 50 gr 75 gr
Accompaniment/ side dish, salad yang bahan utamanya terbuat dari vegetable based
salad dihidangkan secara bersamaan dengan rangkaian maincourse . salad disini
berfungsi sebagai makanan penyerta atau (accompaniment) atau makanan pengiring
dengan berat perporsi 40 gr 50 gr
Main dish/ makanan pokok/ makanan utama, biasanya salad ini dihidangkan untuk orang
vegetarian (yang makan hanya sayuran) dengan berat perporsi 80 gr 125 gr
Kualitas salad

Salad yang baik dapat dilihat dari beberapa aspek/ segi antara lain :

Texsture
Bahan utama salad yang berasal dari Vegetable apabila dihidangkan mentah harus benar-
benar segar dan lembut serta berkualitas baik, jika bahan utama harus diolah terlebih
dahulu harus melalui penanganan bahan yang baik serta dimasak dengan seksama.
Consistency (keadaan campuran bahan)
Pencampuran bahan utama dengan sauce/ dressing harus tepat, tidak terlalu kering dan
lembab atau berair
Taste (rasa)
Rasa harus seimbang antara body dan sauce/ dressing
Appearance (penampilan)
Penampilan salad tidak hanya tergantung pada komposisi warna dan bahan saja tetapi
ukuran piring (salad bowl/ dessert plate, cocktail glass) juga berpengaruh terhadap
penampilan salad yang dihidangkan

Syarat syarat Dalam Pembuatan Salad

1. Bahan dan bumbu masih segar


2. Bahan yang perlu dimasak harus dimasak dengan baik
3. Persiapan :
a) Sayuran hijau yang crispy dicuci pada air mengalir dan direndam air es
b) Dikeringkan dengan serbet bersih atau mempergunakan basket dryer
c) Bahan-bahan yang belum siap digunakan, dimasukkan ke refrigerator
d) Pencampuran dressing saat akan dihidangkan
e) Rasa seimbang dan tidak menonjol dari salah satu bumbu
f) Penampilan harus memperhatikan susunan menunya sehingga tidak terjadi
pengulangan bahan
g) Dihidangkan mudah dan tidak terlalu banyak diatur

Komposisi Salad

Komposisi Salad yang lengkap (complete salad ) terdiri dari empat bagian pokok, yaitu:

1. Underliner (alas atau dasar)


Underliner atau bagian alas/ dasar pada umumnya dibuat dari sayuran daun hijau berupa
daun slada atau lettuce karena merupakan sayuran segar yang kering/ renyah (crispy),
baik dipotong julienne maupun utuh tujuannya adalah untuk membuat salad tampak lebih
segar (refreshing effect), kadang-kadang underliner dapat dibuat dari bukan sayuran
hijau.
2. Body (bagian utama)
Bagian ini adalah bagian utama dari salad, nama salad pada umumnya diambil dari
bagian utama ini, misalnya tomato salad, potato salad.
3. Dressing (saus)
Dressing yang biasa digunakan untuk membuat salad adalah dari saus dasar minyak
selada, saus dasar mentega berserta turunannya.
4. Garnish (hiasan)
Digunakan untuk mempercantik hidangan, tujuan pemberian garnish adalah untuk
meningkatkan penampilan makanan yang dihidangkan. Penampilan merupakan aspek
yang terpenting untuk menentukan daya tarik suatu makanan. Garnish pada hidangan
memerlukan seni tersendiri, untuk itu diperlukan kreatifitas juru masak dalam
mengerjakannya.