Anda di halaman 1dari 14

1.

Butter Type Cake


Butter Type cake adalah adonan cake yang dibuat dari mentega yang dikocok
bersama gula hingga creamy. Cake jenis ini memerlukan bahan pengembang
berupa baking powder atau soda kue. Biasanya jenis butter type cake memiliki
perbandingan yang sama antara lemak dan tepung terigu. Metoda pembuatan
butter cake terbagi menjadi 4 macam yaitu :
a) Pound method
Campur bahan-bahan kering (tepung, baking powder, garam, dan gula) ,
kocok dengan kecepatan rendah selama sekitar 30 detik atau sampai
rata.Tambahkan mentega dan setengah dari campuran telur. Kocok pada
kecepatan rendah sampai bahan kering basah.Tingkatkan kecepatan mixer pada
kecepatan sedang selama sekitar satu menit. Kemudian Secara bertahap
tambahkan campuran telur yang tersisa
b) All in one
Menurut cara ini semua bahan baku dikocok secara bersama – sama hingga
lembut. All in one dipergunakan skala industry besar
c) Sugar batter method ( creamy method )
Sugar batter method merupakan cara membuat butter cake dengan cara
mengkremkan lemak dengan gula hingga lembut terlebih dahulu, kemudian masukkan
telur dan proses terakhir masukkan tepung terigu . Proses pencampuran dengan telur
dilakukan dengan dua cara yaitu telur dimasukkan satu persatu dan pemisahan antara
kuning telur dan putih telur. Putih telur tersebut disebut juga dengan meringue.
Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai klasifikasi
cake dan metode pembuatan cake, dapat diakses di lama
http://nashbakery.blogspot.co.id/2012/03/cake-making-techniques.html [diakses 20
April 2018].
Jenis cake menggunakan metoda butter cake:
a) Peanut Marble cake
1) Pengertian
Marble cake adalah cake putih dan coklat yang dikombinasikan dengan
cara dibentuk motif marmer/marble. Metode pembuatan marble cake
menggunakan creaming method dengan telur utuh atau pemisahan kuning
telur, cara membentuk marmernya pun bisa rupa-rupa dan kombinasi rasanya
juga bisa dibuat beragam. Peanut marble cake merupakan cake marble yang
ditambahkan selai kacang.
2) Teknik Membuatan motif marble
Teknik pembuatan Marble cake sebagai berikut:
a) Ikuti teknik kerja dengan benar sesuai dengan metode pembuatan yang
akan dipakai
b) Perhatikan perbandingan yang akan dipakai dalam pembuatan marble
cake. Pada umumnya adonan coklat jauh lebih sedikit dari adonan putih,
karena kalao terlalu banyak adonan coklat warna menjadi kurang menarik
dan nanti warna coklat akan menjadi lebih dominan, bentuk marmernya
menjadi tidak jelas
c) Perbandingan adonan coklat dan putih biasanya. Adonan coklat tidak lebih
dari 1/3 atau ¼ bagian dari adonan putih
d) Pada saat pembuatan corak marmer sebaiknya jangan dilakukan
pengulangan karena hasil corak akan menjadi kurang alami
e) Setiap cara membentuk marmer memerlukan tingkat keenceran adonan
yang berbeda. Agar hasil marmer yang kita inginkan menjadi bentuk yang
sempurna.

Ada banyak cara dalam membentuk Marble Cake diantaranya adalah :


a. Adonan putih dituang sebagian lalu ditimpa adonan coklat. Dengan lidi atau
garfu adonan dibuat agak berputar
b. Adonan coklat langsung dituang dalam adonan putih. Diaduk sekali lalu dituang
kedalam loyang. Wadah digerakan ke kanan dan kekiri agar coklat menyebar
c. Adonan diputih dituang dalam loyang lalu dibagian tengah dituang adonan
coklat agak ditekan dengan spatula. Tuang lagi adonan putih menutupi seluruh
permukaan kue. Tuang lagi adonan coklat dibagian tengah. Terakhir
tutup lagi adonan putih menutupi permukaan kue
d. Motif yang ini cocok untuk kue dalam cetakan tulban. Adonan putih dan coklat
dituang bersebelahan. Lalau garis dengan spatula atau lidi satu hingga dua kali.
Kalau dipotong kue bisa berwarna coklat bisa juga berwarna putih.
Yang coklat akan bercorak putih yang putih akan bercorak coklat
e. Sama dengan diatas adonan putih ditaruh bersebelahan tetapi kemudian
adonan diaduk dengan pisau, garfu atau tusuk gigi
Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode
pembuatan marble cake, dapat diakses di lama https://www.wikihow.com/Make-
Marble-Cake [diakses 20 April 2018].

3) Karakteristik peanut marble cake yaitu :


a. Volume kurang tinggi.
b. Rongga berukuran kecil.
c. Memiliki aroma khas pindekas atau selai kacang.
d. Terdapat motif marble yang jelas ketika dipotong.
e. Permukaan cake rata.
f. Tekstur padat dan kering.

b) Upside down cake


1) Sejarah
Cake tradisional ini, berasal dari Amerika, dengan potongan buah yang
ditata didasar loyang, biasanya nanas dan ceri, karena kan memberikan warna
yang cantik saat loyang dibalik. Upside-down cake pertama tidak dibuat
dengan nanas, tetapi dengan buah-buahan musiman seperti apel dan ceri,
seperti nanas kaleng belum ditemukan belum. Salah satu jenis upside down
cake yang terkenal adalah pineapple upside down cake. Pineapple upside down
cake ini baru ada ketika perusahaan nanas kaleng pertama kali muncul tahun
1901 pendirinya Jim Dole. Pada tahun 1925, Perusahaan ini mensponsori
sebuah kontes, sejak saat itu Pineapple upside-down cakes mulai muncul di
majalah, buku masak, dan iklan.
2) Pengertian upside down cake
Upside down cake amerupakan salah satu jenis cake yang menggunakan
metoda butter cake yaitu creaming method dengan telur utuh dengan
penambahan buah – buhan pada dasar loyang , sehingga tercipta kue yang
cantik pada saat membalikkan loyang ketika matang. Pembuatan upside down
cake ini menggunakan loyang bongkar pasang agar empermudah pada saat
proses pengeluaran cake.
3) Teknik Pembuatan
Kocok mentega dan gula pasir hingga creamy, masukan telur satu persatu,
matikan mikser. Tambahkan tepung terigu berselang seling dengan susu aduk
melipat. Siapkan loyang oleskan dengan margarine dan tepung terigu, tata
pineapple ini dibawah loyang, kemudian beri cerry pada bagian tengah
pineappel,tuangkan simple sirup, tambahkan adonan, panggang hingga
matang pada suhu 180 ºc selama 45 menit.
4) Karakteristik
a. Volume lebih rendah dibandingkan dengan produk butter type cake
lainnya.
b. Rongga berukuran lebih kecil.
c. Permukaan cake rata dan terdapat bulatan nanas dan cerry yang tersusun
rapih.
d. Tekstur lembut dan lembab.
e. Remah berwarna kuning.

Gambar 5.25 Upside Down Cake


Sumber : https://id.pinterest.com/pin/546765211005369644/

c) Banana Cake
1) Pengertian
Banana cake adalah salah satu jenis cake klasik yang berasal dari
amerika, memiliki aroma pisang, terbuat dari adonan butter cake yang
ditambahkan dengan pisang yang dihaluskan serta bumbu spekuk.
2) Teknik Pembuatan
Teknik pembuatan menggunakaan creaming method dengan pemisahan
antara kuning dan putih yang ditambahkan dengan pisang yang telah
dihaluskan.Kocok mentega dan gula pasir hingga creamy, masukan telur satu
persatu, matikan mikser. Tambahkan pisang yang telah dihaluskan, aduk
melipat hingga adonan encer dan terakhir masukkan tepung terigu aduk
melipat hingga rata. Siapkan loyang persegi panjang dengan ketinggian 7 cm
oleskan dengan margarine dan tepung terigu, masukkan adonan, panggang
hingga matang pada suhu 180 ºc selama 45 menit.
3) Karakteristik banana cake, yaitu :
(a) Volume kurang tinggi.
(b) Rongga berukuran kecil.
(c) Memiliki aroma khas pisang.
(d) Permukaan cake rata.
(e) Tekstur padat dan lembab.

Gambar 5.26 Banana Cake, Sumber: Gambar 5.27 Banana Cake, Sumber:
https://id.pinterest.com/pin/12905634 https://id.pinterest.com/pin/50848461
5550326797/ 4173411115/

Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode


pembuatan banana cake, dapat diakses di lama
http://www.bestrecipes.com.au/recipe/easy-banana-cake-L1581.html
[diakses 20 April 2018].

d) Crumbel Cake
1) Pengertian
Crumbel cake adalah salah satu jenis cake klasik yang berasal dari jerman,
pada bagian topping terdapat crumble yang terbuat dari short dough.
2) Teknik Pembuatan
Teknik yang digunakan creaming method menggunakan telur utuh. Membuat
crumble yaitu aduk secara ringan tepung terigu, sedikit gula dan margarin
menggunakan dua pisau seperti pembuatan pie hingga terdapat butiran –
butiran kecil. Tambahkan crumble cake setelah ¾ cake matang secara merata
menggunakan tangan. Kemudian panggang kembali hingga matang.
Penambahan crumble cake pada saat ¾ matang disebabkan memberikan
kesempatan adonan cake untuk mengembang terlebih dahulu, jika
dimasukkan diawal dikhawatirkan menghambat pengembangan cake serta
mencegah warna crumble (butiran – butiran) menjadi gosong sebelum cake
matang.
3) Karakteristik Crumble cake yaitu :
(a) Volume kurang tinggi.
(b) Rongga berukuran kecil.
(c) Permukaan cake rata dan dipenuhi oleh crumble.
(d) Tekstur padat dan kering.
(e) Remah berwarna kuning kecokletan

Gambar 5.28 Crumble Cake, Sumber:


https://id.pinterest.com/pin/140526450853600889/

Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode


pembuatan crumble cake, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=vPSUQ9DH-R0 [diakses 20 April 2018].
e) English Fruit cake
1) Pengertian
English fruit cake merupakan salah satu jenis produk batter type cake yang
ditambahkan buah- buah kering. Kue ini berasal dari Negara Inggris.
2) Teknik pembuatan
Teknik pembuatan yang digunakan creaming method dengan pemisahan
kuning dan putih telur, proses memasukkan buah kering dilakukan seteleh
adonan creamy ditambahakan tepung terigu. Memasukkan buah dengan
teknik melipat, setelah buah tercampur rata baru masukkan putih telur
kaku, aduk melipat juga
3) Karakteristik English fruit cake yaitu:
a. Volume kurang tinggi.
b. Rongga berukuran kecil.
c. Memiliki aroma khas spekuk.
d. Permukaan cake rata.
e. Tekstur padat dan kering.
f. Buah menyebar secara rata pada cake saat cake dipotong.
g. Remah berwarna coklat kemerah – merahan.

Gambar 5.29 English Fruit Cake, Sumber:


https://id.pinterest.com/pin/195202965082879068/

Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai


metode pembuatan english fruit cake, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=0dkT53GOTyA [diakses 20 April 2018].

2. Sponge cake
Sponge cake hampir sepenuhnya tergantung pada kocokan telur supaya
ringan dan bergas. Keringanan dihasilkan karena pengocokan telur yang diteliti
dan membentuk gelembung-gelembung udara. Keadaan panas waktu
pembakaran menyebabkan udara dan cairan dalam gelembung-gelembung
udara mengembang. (U.S Wheat Associates, 1981:12 )
Sponge cake adalah cake yang memilki tekstur ringan, berongga dan
permukaanya rata yang menggunakan teknik sponge. Teknik sponge adalah
teknik membuat cake yang bergantung pada kocokan telur. diawali
pembuatannya dengan mengocok telur dan gula hingga mengembang. Untuk
tahap ini, pengocokan memang agak lama karena biasanya hasilnya harus
benar-benar mengembang hingga kaku. Cake seperti ini justru menggunakan
telur yang banyak, namun rendah lemak. Dan lemak yang digunakan, misalnya
mentega atau margarin biasanya dicairkan atau dikocok terlebih dulu. Setelah
pengocokan telur dan gula, barulah bahan lain seperti terigu dimasukkan ke
dalam adonan (dengan bertahap kecepatan mixer rendah). Kemudian giliran
lemak yang dimasukkan ke dalam adonan secara perlahan dan merata. Untuk
lebih jelasnya teknik pembuatan spong cake dapat dilihat pada
https://www.youtube.com/watch?v=A3qNclBDhWs.
Membuat cake dengan metoda sponge cake memiliki ketinggian 2-2,5
cm, diperlukan suhu 0ven 200ºC dengan lama pemanggangan 15-20 menit.
contohnya bolu gulung. Sedangkan cake dengan ketinggian 5 cm sampai lebih,
diperlukan suhu 180ºc dengan lama pemanggangan 30 menit, contoh black
florest. Selama proses pembakaran berlangsung selama 20 menit pertama oven
jagan dibuka, dikhawatirkan sponge cake dengan ketinggian 5 cm akan turun.
Jenis cake yang menggunakan metoda sponge cake antara lain bolu gulung (roll
tart), brownies panggang, brownies kukus dan cupcake.
Dibawah ini merupakan pemaparan salah satu jenis cake menggunakan teknik
sponge yaitu bolu gulung, brownies panggang dan cupcake.

a) Bolu Gulung
1) Sejarah
Bolu gulung atau lebih dikenal dengan Swiss Roll atau sering disebut bolu
gulung Swiss. Orang Belanda menyebutnya “rolade” sedangkan orang
Perancis menyebutnya “roulade”. Orang Inggris menyebutnya “roll cake”,
sementara orang Amerika terkenal disebut “Jelly roll”, karena kue ini biasanya
dilapisi dengan jelly atau selai.
Bolu gulung (Swiss roll) adalah kue bolu yang dipanggang di loyang dangkal,
diberi isi berupa selai atau buttercream dan digulung.Terdapat perbedaan
antara Swiss Roll dengan Roulade, swiss roll selalu manis dan terlapisi selai,
gulungannya pun tidak banyak sementara roulade memiliki rasa manis dan
gurih serta gulungannya pun banyak.
Bolu gulung termasuk kue yang sangat mudah divariasikan dan dapat pula
terbuat dari berbagai adonan antara lain Butter Cake dan Sponge Cake.
Adonan bolu gulung yang terbuat dari adonan Sponge cake. Isi atau olesan
bolu gulung dapat berasa manis atau asin, misalnya selai, mousse, krim ,vla,
atau rogout untuk yang rasanya gurih.
2) Metoda Pembuatan bolu gulung
Metoda pembuatan bolu gulung menggunakan all in one method, dimana
semua bahan dikocok hingga mengental, kecuali gula pasir, tambahkan
margarin diakhir. Tuangkan adonan ke dalam loyang 30 x 4 cm. Panggang
hingga matang selama 15 menit. Dinginkan hingga hangat kuku, lepaskan
kertas roti.
3) Karakteristik
Karakteristik bolu gulung ,yakni :
(a) Rasanya legit karena menggunakan kuning telur dan lemak atau mentega
(b) Bentuknya bulat dan pada bagian dalamnya melingkar dan terlihat bagian
isi jika dipotong dengan berbagai macam seperti selai, butter cream, atau
rogout.
(c) Teksturnya lembut dan berpori-pori halus.
(d) Tekstur ringan dan berlongga
(e) Permukaan rata

Gambar 5.30 Roll Cake, Sumber:


Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode
pembuatan roll cake, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=dY3jPKYcLks [diakses 20 April 2018].

b) Brownies
1) Sejarah Brownies
Brownies tercipta dari kegagalan seorang pemuda dalam membuat cake
cokelat, karena pemuda tersebut lupa menambahkan baking powder pada
resepnya.
2) Pengertian
Brownies adalah cake bantat cokelat yang memiliki rasa manis
menggunakan teknik pembuatan sponge cake.
3) Teknik Pembuatan
Tim dark cooking chocolate dan margarine, sisihkan. Kocok telur dan gula
hingga kental. Masukkan tepung terigu, cokelat dan baking powder, aduk
melipat hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang brownies 11x22 cm
yang dialasi margarine dan kertas roti. Panggang pada suhu 160º c selama
1 jam.
4) Karakteristik Brownies Panggang, yaitu:
(a) Volume lebih rendah dibandingkan dengan produk cake lainnya.
(b) Rongga berukuran lebih kecil.
(c) Permukaan cake rata.
(d) Tekstur padat dan lembab.
(e) Remah berwarna cokelat.

Gambar 5.31 Brownies, Sumber:


https://id.pinterest.com/pin/475059460673871533/
Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai
metode pembuatan bwornies, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=HIonKbKM-tE [diakses 20 April 2018].

5) Cupcake
a. Pengertian
Cupcake adalah miniatur dari satu jenis cake yang menggunakan bahan
yang diukur dengan gelas cup atau gelas ukur, yang ditempatkan dalam
loyang-loyang lebih kecil dari loyang muffin (Dapur Kirana : 2005 )
b. Teknik Pembuatan
1) Kocok telur, gula pasir dan TBM hingga mengembang. Ditandai dengan
perubahan warna menjadi putih, adonan tebal, ringan dan bila dilakukan
tes pita menggunakan spatula adonan dapat jatuh perlahan – lahan
seperti pita. Tambahkan tepung terigu aduk melipat hingga tercampur
rata dan terkhir tambahkan margarin cair aduk hingga merata dengan
teknik melipat juga.
2) Isi baking paper sebanyak ¾ dari adonan .
3) Panggang pada suhu 180 °c selama 45 – 50 menit. Jika cake belum
matang secara sempurna maka cake akan menyusut.
4) Beri hiasan pada cake setelah cup cake dalam kondisi dingin
c. Karakteristik cup cake yaitu :
1) Volume lebih tinggi dibandingkan produk dari adonan butter type cake.
2) Rongga berukuran lebih kecil dibandingkan dengan produk dari butter type
cake, jika tidak menggunakan bahan emulsifayer (SP, TBM dan ovalet).
3) Permukaan cake rata.
4) Tekstur lembut dan ringan.
5) Remah halus.
Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode
pembuatan cup cake, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=F1DxLQbx_bU diakses 20 April 2018].

3. Foam Type Cake


Foam type cake adalah adonan yang dibuat dari batter dough dan Meringue. Dari
telur yang digunakan, foam type cake dapat dibedakan kembali menjad dua,yaitu
atau angel food cake dan chiffon cake. Angel food cake merupkan adonan foam type
cake yang hanya menggunakan putih telur pada batter doughnya, chiffon cake yang
menggunakan meringue dan batter dough yang terbuat dari kuning telur. Angel food
cake di Indonesia lebih populer sebagai cake Putih Telur. Aromanya tawar karena
hanya memakai putih telur dan gula yang lebih banyak. Agar lebih kaya rasa cake bisa
diberi frosting seperti selai atau saus dan buah.

Gambar 5.33 angel food cake, Sumber:


https://id.pinterest.com/pin/475059460673871533/
Karakteristik Chiffon cake yang baik yaitu :
a. Volume lebih tinggi dibandingkan produk dari adonan Sponge cake.
b. Rongga berukuran lebih kecil dibandingkan dengan produk dari sponge cake.
c. Permukaan cake rata.
d. Tekstur lebih lembut dibandingkan dengan sponge cake , seperti busa.
e. Remah lebih halus dibandingkan dengan sponge cake.

Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode


pembuatan chifon cake, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=uj2HfYDtSBw diakses 20 April 2018].

4. Rich cake
Rich cake dalam bahasa Indonesia memiliki pengertian kaya, kaya maksud
disini ini adalah penggunaan telur yang banyak. Teknik pembuatan rich cake ini
dilakukan dengan cara mengkocok mentega sampai creamy (lembut, ringan dan
bercahanya), kemudian dilain tepat kocok kuning telur dan gul pasir hingga
mengembang sama seperti metoda sponge cake, setelah itu masukkan tepung
terigu yang terakhir masukkan mentega yang telah dilembut, aduk hingga rata.
Jenis rich cake diantaranya lapis legit, lapis Surabaya dan moskovis.
Pembuatan kue ini perlu perhatan khusus terutama pada cara mengkocok
mentega yang harus dicampurkan sedikit demi sedikit. Kemudian panas oven harus
stabil, waktu mengeluarkan kue dari oven pun harus tepat. Pasalnya proses
pematangan masih berlangsung kurang lebih 5 menit dari saat api oven dimatikan,
jadi kenali tingkat warna kecokletan permukaan kue yang nantinya akan bertambah
gelap, meski hanya sedikit.
Karakteristik Rich cake :
a. Volume lebih rendah dibandingkan dengan produk cake lainnya.
b. Rongga berukuran lebih kecil dibandingkan dengan produk dari sponge cake.
c. Permukaan cake rata .
d. Tekstur sangat lembut dibandingkan dengan klasifikasi adonan cake lainnya
e. Remah halus.
Gambar 5.34 Lapis Legit, Sumber:
https://id.pinterest.com/pin/475059460673871533/

Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan anda mengenai metode


pembuatan lapis legit, dapat diakses di lama
https://www.youtube.com/watch?v=X4C4aKG9k6M diakses 20 April 2018].