Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Gastritis

Sasaran : Klien Lansia

Hari/ Tanggal : 2 juli 2017

Tempat : Rumah Keluarga Ny.E

Waktu : 15 menit

Penyuluhan : Arif Setiawan

Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan

STIKES Eka Harap Palangka Raya.

1. Tujuan Instruksional Umum

Setelah di berikan penyuluhan tentang pendidikan kesehatan selama 15 menit diharapkan


keluarga pasien dapat memahami tentang penyakit gastritis

2. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah di lakukan penyuluhan selama 15 menit dapat :
1. Klien dapat menyebutkan pengertian, penyebab gastritis, tanda dan gejala gastritis,
cara pencegahan gastritis.
2. Klien dapat memahami teori tentang penyakit gastritis

3. Materi Penyuluhan
1. Pengertian gastritis
2. Penyebab gastritis
3. Tanda dan gejala gastritis
4. Cara pencegahan gastritis
4. Metode
1) Ceramah
2) Tanya Jawab
3) Demonstrasi

5. Media
1) Leaflet

6. Evaluasi

1) Evaluasi Struktur
Waktu untuk mulai acara, persiapan alat, persiapan media, kelengkapan alat yang akan
di gunakan.
a. Evaluasi Proses
Bagaimana berlangsungnya proses penyuluhan, ada hambatan atau tidak ada
hambatan , ke aktifan keluarga dalam proses pembelajaran, tanya jawab bisa hidup
atau tidak.
b. Evaluasi hasil
Dengan memberikan pertanyaan secara lisan
Jelaskan Pengertian Gastritis
Penyebab gastritis
Tanda dan gejala gastritis
Cara pencegahan gastritis

7. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 3 menit Pembukaan :
a. Membuka kegiatan dengan a. Keluarga menjawab
mengucap salam salam
b. Menjelaskan Tujuan dari b. Mendengarkan Dan
penyuluhan memperhatikan
c. Menyebutkan materi yang akan
di berikan
d. Mengkaji tingkat pengetahuan
klien tentang penyakit gastritis

2 5 menit Pelaksanaan :
Menjelaskan :
a. Memperhatikan dan
1. Menjelaskan tentang gastritis menjawab pertanyaan
2. Menjelaskan penyebab gastritis yang diajukan
3. Menjelaskan tanda dan gejala b. Bertanya dan menjawab
gastritis pertanyaan yang
4. Cara pencegahan gastritis diajukan
3 5 menit Evaluasi :

Menanyakan kepada klien dan Menjawab pertanyaan


keluarga tentang materi yang telah
diberikan dan meminta keluarga untuk
mengulang kembali secara singkat

4 2 menit Terminasi :

a. Mengucap terimakasih atas a. Mendengarkan


perhatian peserta b. Menjawab salam
b. Mengucapkan salam penutup
8. Referensi

9. Sue, Marion, Meridean, Elizabeth. 2008. Nursing Outcomes Classification Fourth


Edition, USA : Mosby Elsevier
10. Joanne&Gloria. 2004. Nursing Intervension Classification Fourth Edition, USA :
Mosby Elsevier
11. T. Heather Herdman. 2011. NANDA Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi
2009-2011, Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian Gastritis

Gastritis adalah inflamasi/peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut,
kronik, difus atau local

B. Penyebab Gastritis
-Obat analgetik, anti inflamasi terutama aspirin (aspirin yang dosis rendah sudah
dapat menyebabkan erosi mukosa lambung).
- Merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol, banyak mengkonsumsi kopi dan teh.
- Mengkonsumsi makanan yang dapat merangsang peningkatan asam lambung
misalnya makanan yang terlalu pedas, asam, ketan, maupun makanan yang terlalu manis.
- Mengkonsumsi buah-buahan yang dapat merangsang peningkatan asam lambung
seperti durian, nenas, dan nangka.
- Mengkonsumsi sayuran yang rendah serat dan mengandung banyak gas seperti kol.
- Banyak mengkonsumsi kopi dan teh, minuman bersoda dan berkabon tinggi.
- Makan tidak teratur, sering makan dalam porsi besar.

C. Tanda dan Gejala


-Nyeri pada ulu hati bisa terasa tajam, dangkal ataupun perih.
-Mual, muntah.
- Perdarahan pada saluran cerna.
-Rasa pusing, fisik lemah, lelah.
- Wajah berkerut, agak pucat, bibir kering, tubuh berkeringat, penderita gelisah.
- Tidak toleran terhadap makanan pedas, asam atau terlalu manis
D. Cara Pencegahan
- Usahakan makan secara teratur.
- Hindari makanan yang merangsang peningkatan asam lambung seperti asam, pedas,
maupun makanan yang terlalu manis.
- Hindari buah-buahan seperti durian, nenas, dan nangka.
- Hindari makanan ketan.
- Hindari sayuran yang rendah serat dan mengandung banyak gas seperti kol.
- Hindari minuman beralkohol, minuman bersoda dan berkarbon tinggi.
- Hindari penggunaan obat analgetik, anti inflamasi terutama aspirin (aspirin yang dosis
rendah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung).
- Kurangi mengkonsumsi kopi dan teh,, merokok.
- Tetap lakukan makanan dengan porsi kecil tapi sering (tiap 2 atau 3 jam) dengan makan
roti atau makanan lainnya.