Anda di halaman 1dari 8

Nama :

Kelas :

1
Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat menjelaskan reaksi bolak-balik


2. Siswa dapat menjelaskan reaksi tidak dapat balik (reaksi satu arah)
3. Siswa dapat menjelaskan keadaan setimbang
4. Siswa dapat menjelaskan kesetimbangan dinamis
5. Siswa dapat menjelaskan kesetimbangan homogen
6. Siswa dapat menjelaskan kesetimbangan heterogen
7. Siswa dapat menentukan persamaan tetapan kesetimbangan (Kc)

2
KESETIMBANGAN KIMIA
A. Reaksi Kesetimbangan
1. Reaksi Satu Arah (Irreversibel)

Reaksi yang berlangsung searah, atau reaksi yang tidak dapat balik, artinya:
zat-zat hasil reaksi tidak dapat kembali membentuk zat pereaksi. Contohnya kertas
yang terbakar, tidak mungkin menjadi kertas lagi.
Ciri-ciri reaksi satu arah sebagai berikut :
1. Reaksi ditulis dengan satu anak panah ( )

2. Reaksi berlansung satu arah dari kiri ke kanan.

3. Zat hasil reaksi tidak dapat dikembalikan seperti zat mula-mula.

4. Reaksi baru berhenti apabila salah satu atau semua reaktan habis.
Contoh:
NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O(l)
Pada reaksi tersebut NaOH habis bereaksi dengan HCl membentuk NaCl dan air.
NaCl dan air tidak dapat bereaksi kembali menjadi NaOH dan HCl.

2. Reaksi dapat balik (Reversibel)

Reaksi yang berlangsung dua arah, dan zat-zat hasil reaksi dapat kembali
membentuk zat pereaksi. Kesetimbangan dinamis dapat terjadi bila reaksi yang terjadi
merupakan reaksi bolak-balik. Contohnya: es mencair, memasak air dalam wadah
tertutup, air hujan, dan lain-lain.

Ciri-ciri reaksi bolak-balik sebagai berikut :


1. Reaksi ditulis dengan dua anak panah ( )

2. Reaksi berlansung dari dua arah, yaitu dari kiri ke kanan dan dari kanan ke kiri.

3. Zat hasil reaksi dapat dikembalikan seperti zat mula-mula.

4. Reaksi tidak pernah berhenti karena komponen zat tidak pernah habis.

Contoh:
Reaksi : PbSO4(s) + 2NaI(aq) PbI2(s) + Na2SO4(aq)

Endapan PbI yang terbentuk dapat direaksikan dengan cara menambahkan larutan
Na2SO4 berlebih.

PbI2(s) + Na2SO4(aq) PbSO4(s) + 2NaI(aq)


Dalam menuliskan reaksi bolak-balik, kedua reaksi dapat digabungkan sebagai
berikut: PbSO4(s) + 2NaI(aq) PbI2(s) + 2Na2SO4 (aq)

B. Kesetimbangan
Kesetimbangan dinamis adalah keadaan setimbang yang dicapai suatu sistem
reaksi kimia dimana jumlah pereaksi atau hasil reaksi tidak berubah dan reaksi
berlangsung dua arah berlawanan (bolak-balik) dengan laju yang sama.

3
Kesetimbangan dinamis tidak terjadi secara makroskopis melainkan secara
mikroskopis (partikel zat).

Ciri-ciri kesetimbangan dinamis


a. Terjadi dalam wadah tertutup, pada suhu dan tekanan tetap.
b. Reaksinya berlangsung terus-menerus (dinamis) dalam dua arah yang berlawanan.
c. Laju reaksi ke reaktan sama dengan laju reaksi ke produk.
d. Konsentrasi produk dan reaktan tetap.
e. Terjadi secara mikroskopis pada tingkat partikel zat.

Keadaan setimbang adalah suatu keadaan dimana komponen zat-zat pereaksi dan zat
hasil reaksi ada dalam sistem dimana laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri.
Syarat-syarat agar dapat menjadi reaksi setimbang
1. Reaksi bolak-balik
2. Sistem tertutup
3. Bersifat dinamis

C. Jenis Kesetimbangan
1. Kesetimbangan Homogen
Kesetimbangan homogen adalah suatu kesetimbangan yang didalamnya
terdapat zat-zat dengan fasa yang sama, misalkan :
a. Kesetimbangan antara larutan dan larutan
Contoh: Fe3+(aq) + SCN-(aq) Fe(SCN)2+(aq)
b. Kesetimbangan antara gas dan gas
Contoh : 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g)

2. Kesetimbangan Heterogen
Kesetimbangan Heterogen adalah kesetimbangan yang di dalamnya terdapat
zat-zat dengan fasa yang berbeda. Misalnya :
a. Kesetimbangan antara zat padat dan gas
Contoh: H2O(g) + C(s) H2(g) + CO(g)
b. Kesetimbangan antara gas dengan zat cair.
Contoh: H2O(g) H2O(l)
c. Kesetimbangan antara zat padat dengan larutan.
Contoh: Cu(s) + 2Ag+(aq) Cu2+(aq) + 2Ag(s)
d. Kesetimbangan antara gas, zat cair, dan zat padat
Contoh: 2NaHCO3(s) Na2CO3(s) + H2O(l) + CO2(g)
Hukum Kesetimbangan
Pada tahun 1864 dua ahli matematika dan kimia Norwegia yaitu Cato Buldberg
dan peter Waage merumuskan hukum kesetimbangan kimia yang menyatakan : pada suhu
tetap, hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi (produk) pangkat koefisiennya dibagi
dengan hasil kali konsentrasi pereaksi (reaktan) masing-masing dipangkatkan dengan
harga koefisien reaksinya (K) adalah tetap.

Tetapan kesetimbangan

4
Tentukan persamaan tetapan kesetimbangan (Kc) dari sistem kesetimbangan berikut ini:

H2 S


2[O2]3
Kc =
SO 2




H2O(g) + C(s) H2(g) + CO(g)

5
Soal talking stick Kunci Skor
1. Reaksi yang berlangsung searah, atau reaksi yang tidak dapat balik Reaksi satu arah 10
disebut reaksi (Irreversibel)

Reaksi Bolak- 10
2. Reaksi yang berlangsung dua arah, dan zat-zat hasil reaksi dapat balik (Reversibel)
kembali membentuk zat pereaksi disebut reaksi

Kesetimbangan 10
3. Suatu kesetimbangan yang didalamnya terdapat zat-zat dengan fasa homogen
yang sama disebut

Kesetimbangan 10
4. Suatu kesetimbangan yang didalamnya terdapat zat-zat dengan fasa heterogen
yang berbeda disebut

Reaksi satu arah 10


5. Reaksi berlansung satu arah dari kiri ke kanan merupakan ciri reaksi (Irreversibel)

Reaksi Bolak- 10
6. Zat hasil reaksi dapat dikembalikan seperti zat mula-mula merupakan balik (Reversibel)
ciri reaksi

Keadaan 10
7. Suatu keadaan dimana komponen zat-zat pereaksi dan zat hasil reaksi setimbang
ada dalam sistem dimana laju reaksi ke kanan sama dengan laju
reaksi ke kiri disebut

8. pada suhu tetap, hasil kali konsentrasi produk dipangkat koefisiennya Tetap 10
dibagi dengan hasil kali konsentrasi i reaktan masing-masing
dipangkatkan dengan harga koefisien reaksinya (K) adalah

Gas 10
9. Untuk reaksi antara gas dan padatan atau larutan, harga tetapan
kesetimbangan hanya ditentukan oleh konsentrasi

Larutan 10
10. Jika reaksinya merupakan reaksi antara zat dengan fasa larutan dan
padatan yang menentukan nilai tetapan kesetimbangannya adalah
konsentrasi

Total Skor 100

6
Soal Evaluasi

Soal Kunci Skor


Reaksi irreversibel adalah reaksi yang berlangsung searah, 20
1. Jelaskan apa yang
atau reaksi yang tidak dapat balik.
dimakasud dengan
Reaksi reversibel adalah reaksi yang berlansung dua arah,
reaksi irreversibel dan
dan zat-zat hasil reaksi dapat kembali membentuk zat pereaksi
reversibel!

2 Kesetimbangan dinamis adalah keadaan setimbang yang 30


2. Jelaskan apa yang
dicapai suatu sistem reaksi kimia dimana jumlah pereaksi atau
dimakasud dengan
hasil reaksi tidak berubah dan reaksi berlangsung dua arah
kesetimbangan
berlawanan (bolak-balik) dengan laju yang sama.
dinamis,
Kesetimbangan homogen adalah suatu kesetimbangan yang
kesetimbangan
didalamnya terdapat zat-zat dengan fasa yang sama.
homogen, dan
Kesetimbangan Heterogen adalah kesetimbangan yang di
kesetimbangan
dalamnya terdapat zat-zat dengan fasa yang berbeda.
heterogen!
3 Keadaan setimbang adalah suatu keadaan dimana komponen
3. Apa yang dimaksud
zat-zat pereaksi dan zat hasil reaksi ada dalam sistem dimana
dengan keadaan
laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri
setimbang?

10
40
4. Golongkan reaksi-reaksi berikut ke dalam reaksi a. Reaksi heterogen
homogen atau heterogen!
a. CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) (skor 10)
b. Ca3(PO4)2(s) 3Ca2+ (aq) + 2PO43-(aq) (skor 10)
c. N2(g) + O2(g) 2NO(g) (skor 10)
b. Reaksi heterogen
d. CO2(g) + H2(g) CO(g) + H2O(g) (skor 10)

7
c. Reaksi homogen
d. Reaksi homogen

Total Skor 100