Anda di halaman 1dari 66

Fakultas Geografi UGM

PEDOMAN
KEMAHASISWAAN
FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Dipersembahkan oleh :

BAGIAN KEMAHASISWAAN
FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA

2010

1 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

PEDOMAN
KEMAHASISWAAN
FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Edisi pertama

Diterbitkan oleh :

BAGIAN KEMAHASISWAAN
FAKULTAS GEOGRAFI UGM
2010

2 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................i.


DAFTAR ISI ..........................................................................................ii
KATA PENGANTAR.........................................................................iii

BAGIAN I
PROFIL FAKULTAS GEOGRAFI UGM 1
1.1. Sejarah 1
1.2. Visi, Misi, dan Tujuan 2
1.3. Tujuan Pendidikan 3
1.4. Sistem Jaminan Mutu 3
1.5. Dukungan Laboratorium 4
1.6. Asosiasi Profesi Geografi 5
1.7. Lapangan Kerja 5
1.8. Struktur Organisasi 7
1.9. Program Studi-Program Studi Didalam Lingkungan
Fakultas Geografi UGM 10
1.10. Organisasi Kemahasiswaan Di Fakultas Geografi
Universitas Gadjah Mada 11
1.11. Daftar Nama Dosen Fakultas Geografi Universitas
Gadjah Mada 12

BAGIAN II
PROGRAM PEMBINAAN KEGIATAN
KEMAHASISWAAN FAKULTAS GEOGRAFI UGM 16
2.1. Problematika Pengembangan Kemahasiswaan 16
2.2. Visi pengembangan Kemahasiswaan Fakultas Geografi 18
UGM
2.3. Misi Pengembangan
2.4. Pola Pengembangan Kemahasiswaan 18
2.5. Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM 20
2.6. Program Pengembangan Mahasiswa 21
2.7. Rencana Strategis Bidang Kemahasiswaan 23
2.8. Laporan Singkat Kegiatan kemahasiswaan Januari-

3 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

September 2009 27
2.9. Matrik Indikator Kinerja Pengembangan Kegiatan
kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM 31

BAGIAN III
PROFIL ORGANISASI KEMAHASISWAAN DAN
KALENDER KEGIATAN 34
3.1. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa
(BEM-KM) Fakultas Geografi UGM 34
3.2. Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Geografi 36
1. Forum Mahasiswa Environmental Geography Student
Association (EGSA) 36
2. Forum Association of Regional Development and
Geographic Information System Students (ARDGIS) 37
3. STARGIS (Student Association of Remote Sensing and
Geography Information System.) 38
3.3. Profil Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM) Di Fakultas
Geografi 39
1. Jamaah Musholla Geografi ( JMG ) 39
2. GEGAMA 40
3. GEOGRAPHY STUDY CLUB (GSC) 43
4. Bengkel Kesenian Geografi (BEKAGE) 44
3.4. Profil Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain Di
Fakultas Geografi 47
1. IMAHAGI (Ikatan Mahasiswa Geografi
Indonesia ) 47
2. IGI (Ikatan Geograf Indonesia) 48
3. IGEGAMA (Ikatan Geografiwan Gadjah Mada) 48
3.5. Kalender Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi 49
3.6. Alur Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi 51

BAGIAN IV

4 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

BEASISWA UNTUK MAHASISWA 53


4.1. Tujuan 53
4.2. Jenis Beasiswa 54
4.3. Persyaratan Umum Penerima Beasiswa 54
4.4. Prosedur Pelayanan Beasiswa 55
4.5. Petugas Beasiswa Fakultas Geografi 56
4.6. Lembaga Pemberi Beasiswa di Universitas Gadjah
Mada 56

5 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultass Geografi UGM

KATA
K PENGANNTAR
DEKAN FAKULTAS
F GE
EOGRAFI UGM
M

Assalam mu alaikum wr.w wb.


Puji syukur kehadirat Allaah SWT, bukku Panduan
kemahaasiswaan telah dapatd diselesaikkan sebagai pem mandu dalam
pembin naan pelaksanaaan seluruh akktivitas kemahaasiswaan di
Fakultaas Geografi UGM M.
UGM merupakkan universitas perjuangan,
p kebangsaan dan
kerakyaatan, telah mem miliiki nilai filossofi Ilmu Pengeetahuan dan
Pancassila. Visi UGM menjadikan World W Class Researrch University
(WCRU U) dan visi Fakultas
F Geograafi menjadikan pendidikan
Geograafi bertaraf Internasional. Sesuaai dengan visi teersebut maka
pembelajaran di Fakkultas Geograffi diarahkan untuk u dapat
mencip ptakan lulusan yang
y memiliki kompetensi
k sebaagai Scientist,
leader, m
manager, dan entrep
epreneur.
Pembelajaran di Fakultas GeografiG selain pendidikan
berbasiis riset juga dibeekali pengetahuan n dan kegiatan berorganisasi
b
melaluii program di KM M BEM dan HM MJ serta UKM yaang berada di
Fakultaas Geografi. Seemoga buku panduan p ini dap pat menjadi
pendorrong semangat bagi mahasisw wa untuk beraktivitas dan
menjaddi mahasiswa yan ng aktif dan dinaamis.
Selamat dan terimakasih
t kep pada bagian kem mahasiswaan
bersertta seluruh orgaanisasi kemahasiswaan BEM, HMJ, dan
UKMM M yang telah mampu mewujudkkan buku panduuan ini. Jaya
Terus M Mahasiswa Geoggrafi!.

Wassallamu alaikum wrr.wb.

Yogyakkarta, 17 Agustus 2010


Dekan Fakultas Geografi

Prof. D
Dr. Suratman, M.Sc.

6 | Bukuu Pedoman Kemahasisswaan


Fakultas Geografi UGM

BAGIAN I
PROFIL FAKULTAS GEOGRAFI UGM

1.3. Sejarah

Pada tahun 1950, Fakultas Geografi UGM awalnya merupakan


salah satu jurusan pada Fakultas Sasta, Paedogogik dan Filsafat
UGM, yaitu Jurusan Ilmu Bumi. Pada tahun 1956 Fakultas ini
diubah menjadi Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM. Waktu itu
Jurusan Ilmu Bumi. Berkembang dengan pesat. Peran pakar Ilmu
Bumi semakin nyata dalam pembangunan dan semakin luas
kiprahnya, hingga akhirnya Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM
merelakan Jurusan Ilmu Bumi berubah menjadi Fakultas Geografi
UGM (1 September 1963 dan seterusnya diperingati sebagai
lahirnya fakultas ini). Pada saat dibuka, fakultas ini memiliki dua
jurusan (Prodi), yaitu Jurusan Geografi Fisik dan Jurusan Geografi
Manusia.

Dalam perkembangannya, Fakultas ini kemudian ditetapkan


mempunyai 3 jurusan dengan 7 Program Studi (Prodi), yakni:

1. Jurusan Geografi Fisik memiliki Prodi Geomorfologi dan


Sumberdaya Lahan, dan Prodi Hidrologi.
2. Jurusan Geografi Manusia memiliki Prodi Kependudukan dan
Tenaga Kerja, dan Prodi Permukiman dan Sumberdaya.
3. Jurusan Geografi Teknik memiliki Prodi Kartografi dan
Penginderaan Jauh.
4. Prodi Perencanaan Pengembangan Wilayah dan Transmigrasi
yang dikelola secara bersama di bawah kendali Dekan.

Kemudian, pada tahun 1991 mengalami penyempurnaan nama


jurusan dan program studi, yakni:
1. Jurusan Geografi Fisik mengasuh Prodi Geografi Fisik.
2. Jurusan Geografi Manusia mengasuh Prodi Geografi
Manusia

7 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3. Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh, dan


4. Jurusan Perencanaan Pengembangan Wilayah.

Sejak keluarnya SK Mediknas No 1/2006 yang memberi


kewenangan UGM untuk membuka dan menutup prodi, maka
fakultas membenahi diri dengan melakukan efisiensi yang mengacu
pada perkembangan keilmuan dan tuntutan masyarakat. Mulai
tahun 2007 Fakultas Geografi UGM memiliki 2 Jurusan dan 3
program studi S1, diantaranya :
1. Jurusan Geografi Lingkungan (GEL)
a. Program studi Geografi dan Ilmu Lingkungan
2. Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pengembangan Wilayah
(SIGPW)
a. Program studi Kartografi dan Penginderaan Jauh
b. Program Studi Pembangunan Wilayah

Selain itu, Fakultas Geografi juga memiliki satu program studi


Diploma Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi

1.4. Visi, Misi dsn Tujuan

Visi
Fakultas Geografi UGM menjadi pusat unggulan dalam bidang
geografi bertaraf internasional

Misi

1. Meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sesuai standart


internasional
2. Meningkatkan kegiatan riset kewilayahan yang berkualitas
3. Meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat yang
memberikan solusi permasalahan lingkungan
4. Meningkatkan jejaring (networking) kerjasama nasional dan
internasional

8 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

5. Meningkatkan tata kelola kelembagaan yang baik (good


governance)

1.3. Tujuan Pendidikan


Pendidikan sarjana S1 di Fakultas Geografi UGM pada
dasarnya mempunyai tujuan untuk menghasilkan lulusan yang
mempunyai kompetensi:
Mampu learning to know, memahami dan mempunyai landasan
ilmu geografi yang kuat untuk menjawab pertanyaan why
and how fenomena geografi yang terjadi dan mampu
menerapkan pengetahuannya untuk menyelesaikan masalah;
Mampu learning to be, cakap dalam berbagai konsep ilmu
geografi, pakar dalam bidang ilmu geografi, mampu
melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi pada semua
bidang dan mampu serta mau belajar sepanjang hayat;
Mampu learning to do, memberi solusi pada permasalahan
geografi yang timbul akibat pembangunan, menganalisis dan
menyajikan serta mengkomunikasikan hasil dan kesimpulan ke
konteks permasalahan semula;
Mampu learning to live together, mempunyai nilai dan moral yang
tinggi sesuai jatidiri bangsa, mampu berkomunikasi ilmiah,
mempunyai tingkat emosional yang matang dan mampu
bekerjasama dalam tim dengan pakar bidang lain.

1.12. Sistem Jaminan Mutu

Semua Program Studi di Fakultas Geografi telah mendapatkan


pengakuan dan terakreditasi, yaitu :
1. Program studi Geografi dan Ilmu Lingkungan
(Terakreditasi A : SK BAN-PT No. 028/BAN-PT/Ak-
XII/S1/IX tanggal 16 September 2009)
2. Program studi Kartografi dan Penginderaan Jauh
(Terakreditasi A : SK BAN-PT No.031/ BAN-PT/Ak-
XII/S1/ X/2009 tanggal 23 Oktober 2009)

9 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3. Program Studi Pembangunan Wilayah(Terakreditasi A : SK


BAN-PT No. 053/BAN-PT/Ak-XII/S-1/IV/2010 tanggal
16 April 2010)
Selain itu Fakultas Geografi juga telah memperoleh sertifikasi
internasional dalam jaminan mutu akademik, yaitu :
1. ISO 9001:2008 Tentang Jaminan Kualitas Mutu Akademik
(TUV-Germany)
2. ISO 17025 Tentang Jaminan Kualitas Mutu Lab. Hidologi
Dan Kualitas Air (KAN)

1.13. Dukungan Laboratorium

1. Jurusan Geografi Dan Lingkungan


y Laboratorium Geomorfologi Dasar
y Laboratorium Geografi Tanah
y Laboratorium Hidrologi dan Kualitas Air
y Laboratorium Geohidrologi
y Laboratorium Geomorfologi Terapan
y Laboratorium Hidrometeorologi
y Laboratorium Permukiman dan Sumberdaya
y Laboratorium Kependudukan dan Tenaga Kerja
2. Jurusan Sains Informasi Geografi Dan Pembangunan
Wilayah
y Laboratorium Reproduksi Peta
y Laboratorium Disain dan Konstruksi Peta
y Laboratorium Penginderaan Jauh Dasar
y Laboratorium Penginderaan Jauh Terapan
y Laboratorium Analisis Data Wilayah
y Laboratorium Perencanaan Partisipatif dan
Pengembangan Masyarakat
y Laboratorium Perencanaan Penggunaan Lahan dan
Tata Ruang
y Laboratorium Sistem Informasi Geografis

10 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

1.14. Asosiasi Profesi Geografi

1. IGU (International Geography Union)


2. IGI (Ikatan Geograf Indonesia)
3. IGEGAMA (Ikatan Geografiwan Gadjah Mada)
4. IALH (Ikatan Ahli Lingkungan Hidup)
5. ISI (Ikatan Surveyor Indonesia)
6. AKI (Asosiasi Kartografi Indonesia)
7. MAPIN (Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia)
8. IAP (Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia)
9. Ikatan Geomorfologi Indonesia
10. Ikatan Hidrologi Indonesia
Dan beberapa asosiasi profesi lainnya.

1.15. Lapangan Kerja

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh IGEGAMA (Ikatan


Geografiwan Gadjah Mada), Alumni Fakultas geografi tersebar
dalam berbagai macam lapangan pekerjaan, baik pemerintahan,
swasta maupun wirausaha. Beberapa diantaranya adalah
A. Sektor Pemrintahan
1. BAKOSURTANAL
2. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
3. Kementrian Pendidikan Nasional (DOSEN dan Guru)
4. Kementrian Dalam Negeri (Dirjen BANGDA)
5. Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia (BAPPEDA)
6. Kementrian Pekerjaan Umum
7. Kementrian Kehutanan
8. HANKAM (TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kepolisian)
9. BKKBN
10. Kementrian Lingkungan Hidup
11. Kementrian Perikanan dan Kelautan
12. Kementrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja
13. Kementrian Keuangan (Dirjen Pajak)
11 | Buku Pedoman Kemahasiswaan
Fakultas Geografi UGM

14.Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral


15.Kementrian Pendidikan Nasional
16.Kementrian Daerah Tertinggal
17.Kementrian Perumahan Rakyat
18.BAPPENAS
19.Lembaga-Lembaga Penelitian (BPPT, LIPI, LAPAN,
PUSLITBANGTANAK)
B. Sektor Swasta (Konsultan Dan Lembaga Swadaya Masyarakat)
1. Perusahaan Surveyor
2. Konsultan Survey dan Pemetaan
3. Konsultan Ke-PU-an
4. Konsultan Perkotaan
5. Perbankan
6. Konsultan Tata Ruang
7. Konsultan Lingkungan dan Permukiman
8. Konsultan Kebencanaan
9. Konsultan Kependudukan dan Sosial
10. LSM Lingkungan (WWF, Walhi, dsb)
11. LSM Pemberdayaan Masyrakat (community development)
12. BHMN (Pertamina, Lemigas, PLN)
13. Swasta Lainnya (Hotel, Penerbit Buku, Pemasaran, Guru
Swasta, SDM,dll)

12 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

1.16. Struktur Organisasi

Daftar Pengurus Fakultas Geografi UGM , Periode 2009-2012 :

DEKANAT
Dekan : Prof.Dr. Suratman, MSc.
Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Penelitian
: Drs. Sukamdi, MSc.
Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumberdaya
: Dr. Slamet Suprayogi, MS..
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama
: Dr. Luthfi Mutaali, S.Si. MT.
JURUSAN DAN PROGRAM STUDI
1. Jurusan Geografi Lingkungan (GEL)
Ketua : Prof. Dr. Junun Sartohadi, MSc.
Sekretaris : Dr. M. Pramono Hadi, MSc.
Prodi Geografi dan Ilmu Lingkungan
Ketua : Dr. Eko Haryono, M.Si.
Sekretaris : Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si.
2. Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pengembangan Wilayah
(SIGPW)
Ketua : Prof. Dr. R. Rijanta, MSc.
Sekretaris : Dr. Projo Danoedoro, MSc.
1. Prodi Kartografi dan Penginderaan Jauh
Ketua : Drs. R. Suharyadi, MSc.
Sekretaris : Muhammad Kamal, S.Si. M.GIS..
2. Prodi Pembangunan Wilayah
Ketua : Dr. Agus Sutanto, MSc.
Sekretaris : Drs. B.S.Eko Prakoso, MSP.
3. Prodi Diploma Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi
Geografi
Ketua : Drs. Retnadi Heru jatmiko, MSc.
Sekretaris : Taufik Heri Purwanto, S.Si. MSi..

Kepengurusan Administrasi

13 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Kabag Tata Usaha : Edy Yunianto, SH, MPd.


Kasubag Umum & Perlengk : Drs. Sujawal
Kasubag Kepeg. & Keuangan : Agus Riyadi
Kasubag Kemahasiswaan :
Kasubag Pendidikan : Dra. Sudarmanto

14 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultass Geografi UGM

15 | Bukku Pedoman Kemahassiswaan


Fakultas Geografi UGM

1.17. Program Studi-Program Studi Didalam Lingkungan


Fakultas Geografi UGM

1. Diploma III
- Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi
2. Sarjana (S-1)
- Geografi dan Ilmu Lingkungan
- Kartografi dan Penginderaan Jauh
- Pembangunan Wilayah
3. Pascsarjana S2 (Master)
- S2-Geografi
- S2-PenginderaanJauh
S2-Ilmu Lingkungan
- S2-Kependudukan
- Magister Pengelolaan Lingkungan
- Magister Perencanaan Pengelolaan Pesisir dan Daerah
Aliran Sungai (dalam proses double degree dengan Chiba
University Japan)
- Double Degree Master of Geoinformation For Spatial
Planning and Risk Management
4. Pascasarjana S3 (Doktor)
- Doktor Geografi, dengan peminatan (pengkhususan)
a. Geografi Fisik
b. Geografi Manusia
c. Penginderaan Jauh
d. Pembangunan Wilayah
- Doktor Ilmu Lingkungan
- Doktor Kependudukan

Kelengkapan informasi tentang Fakultas Geografi UGM dapat


dilihat pada website : www.geo.ugm.ac.id

16 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

1.18. Organisasi Kemahasiswaan Di Fakultas Geografi


Universitas Gadjah Mada

Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM


1. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM),
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)


2. Himpunan Mahasiswa Jurusan Geografi Lingkungan :
Environmental Geography Student Association (EGSA)
3. Himpunan Mahasiswa Jurusan Sains Informasi Geografi dan
Pengembangan Wilayah : Forum Association of Regional
Development and Geographic Information System Students
(ARDGIS).
4. Himpunan Mahasiswa Program Diploma III Penginderaan
Jauh dan Sistem Informasi geografi : STARGIS (Student
Association of Remote Sensing and Geography

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)


5. Unit Kegiatan Mahasiswa Muslim Fakultas Geografi UGM :
Jamaah Musholla Geografi ( JMG )
6. Unit Kegiatan Mahasiswa Kepencintaalaman Fakultas
Geografi UGM : GEGAMA.
7. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Pemikiran dan
Keilmuan Geografi : Geography Study Club (GSC)
8. Unit Kegiatan Mahaiswa Kesenian Fakultas Geografi UGM :
Bengkel Kesenian Geografi (BEKAGE)

17 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

1.19. Daftar Nama Dosen Fakultas Geografi Universitas


Gadjah Mada

No Nama Dosen Bidang Keahlian

1 Prof. Dr. Sutanto Penginderaan Jauh


2 Prof. Dr. A.J. Suhardjo, M.A. Geografi Pedesaan
3 Prof. Drs. Kasto, M.A Geografi Penduduk
4 Prof. Dr. H. Dulbahri Penginderaan Jauh
5 Prof. Dr. H. Sutikno Geomorfologi
6 Prof. Dr.Hadi Sabari Geografi Kota/
Yunus,MA;DRS. Pemukiman
7 Drs. Jamulya, M.S. Geografi tanah
8 Drs.S.Sutanto BR, MS Hidrologi
9 Dra. Hj. Sunarpi Rilanto,MS Geografi Ekonomi
10 Drs. Sukwardjono,Msi Kartografi
11 Drs.Tukidal Yunianto,MSc Geografi Tanah
12 Drs.Maruli Sinaga,MS Kartografi
13 Drs. Tukiran , M.A. Geografi Penduduk
14 Prof. Dr. Sudarmadji,M..Eng.Sc Hidrologi
15 Drs. Suyono, M.S. Hidrologi
16 Dra. Kistini,MS Geografi Ekonomi
17 Dr. Su Rito Hardoyo, M.A. Geografi Pemukiman
18 Drs. Darmakusuma Hidrologi
D.,Dip.H.,MS.
19 Prof. Dr. H. Totok Gunawan , Penginderaan Jauh
M.S.
20 Drs. Widiyanto, M.S. Geomorfologi
21 Drs.Sujali,MS Geografi Regional
22 Dr. Prapto Suharsono,MSc Penginderaan Jauh
23 Drs.Suprapto Dibyosaputro,MSc Geomorfologi
24 Drs.Ibnu Kadyarsi Kartografi
25 Dra. Endang Saraswati, M.S. Kartografi

18 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

26 Prof. Dr.Suratman, MSc Geomorfologi/lahan


27 Dr.Sunarto,MS Geomorfologi
28 Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, M.S. Hidrologi
29 Prof. Dr. Hartono, DESS Penginderaan Jauh
30 Dr. Slamet Suprayogi,MS Hidrologi
31 Dr. M.R. Djarot Sadharto,MSc Geografi Perkotaan
32 Drs. Risyanto,MS Geografi Regional
33 Drs.Budi Sulaswono, Msi. Hidrologi
34 Drs.BS.Eko Prakoso,MSP. Hidrologi
35 Dr. Agus Sutanto, MSc Kepend. dlm Perenc.
Pemb.
36 Dr. Muh. Pramono Hadi, MSc Hidrologi
37 Drs. R. Suharyadi, M.Sc. Penginderaan Jauh
38 Drs. Sukamdi, MSc Demografi
39 Drs. Noorhadi Rahardjo, MS. MP. Kartografi
40 Drs. Joko Christianto,MSc Pembangunan Wilayah
41 Prof. Dr. R. Rijanta,MSc Geografi Perdesaan
42 Dr.Dewi Galuh Condro Kirono, Hidrologi
MSc.
43 Dr .Prodjo Danudoro,MSc Penginderaan Jauh
44 Dr. Ig.L.Setyawan Purnomo, MSi Hidrologi
45 Dr. Nurul Khakim , Msi Kartografi
46 Prof. Dr. Junun Sartohadi,MSc Geogarfi Tanah
47 Drs.Sudaryatno, MSi Kartografi
48 Dr. Sri Rum Giyarsih,SSi,MSi Geografi Manusia
49 Dr. Lufti Mutaali,SSi,MT Pembangunan.
Wilayah
50 Drs.Retnadi Heru Djatmiko, MSc. Penginderaan Jauh
51 Dr. Eko Haryono, MSi Geomorfologi
52 Dr. Muhammad Baiquni,MA. Geografi Regional
53 Dr, Langgeng Wahyu,SSi,MSi Hidrogeomorfologi
54 Sri Rahayu Budiani,Ssi, MSi. Geografi Industri

19 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

55 Dra.Margaretha Widyastuti, MT Hidrologi


56 Taufik Heri Purwanta,Ssi, MSi. Penginderaan Jauh
57 Dr. Djati Mardianto,MSi. Geomorfologi
58 Emilia Nurjani, Ssi, MSi Hidrometeorolgi
59 Sudrajat,Ssi, MP. Geografi Pertanian
60 Rika Harini,Ssi, MP. Tata Guna Lahan
61 Djaka Marwasta,Ssi, Msi. Geografi Pemukiman
62 RR.Wiwik Puji Mulyani,Ssi, Msi Demografi
63 Umi Listyaningsih,Ssi, MSi Demografi
64 Agus Joko Pitoyo,Ssi, MA. Teknik Anal. Geografi
65 Sigit Heru Murti,BS,Ssi, MSi. Penginderaan Jauh
Agroekologi
66 Dr. Tjahyo Nugroho Adji,Ssi. Geohidrologi
M.Tech.
67 Dr. Muhammad Aris Marfai, MSc. Geomorfologi
Kebencanaan
68 Barandi Sapto Widartono,Ssi, Penginderaan Jauh
MSc. Kebencanaan
69 Andri Kurniawan, SSi, Msi Adm. Perenc.
Pembangunan
70 Evita Hanie Pangaribowo, S.E., Geografi Ekonomi
Midec
71 Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., Geomorfologi
M.Sc. Kebencanaan
72 Rini Rachmawati, S.Si., M.T. Geografi Perkotaan
73 Nur Mohammad Farda, Sistem Informasi
S.Si.,M.Cs. Geografi
74 Bowo Susilo, S.Si., MT. Kartografi
75 Abdur Rofi, S.Si., M.Si. Geografi Manusia
76 Dodi Widiyanto, S.Si. MSc. Ilmu Wilayah
77 Muhammad Kamal, S.Si., MGIS Penginderaan
Jauh/GIS
78 Joni Purwohandoyo, S.Si. Ilmu Wilayah
79 Alia Fajarwati, S.Si.M.IDEA Pemberdayaan

20 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Masyarakat
80 Dyah Widyastuti, S.T., M.CP. Perenc. Penggunaan
Lahan
81 Muhammad Anggri Setiawan, S.Si. Geomorfologi Tanah
M.Si
82 Erlis Saputra, S.Si. MSi. Pengembangan
Wilayah
83 Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si. Geografi Perkotaan
MT, MSc.
84 Estuning Tyas Wulan Mei, S.Si, Peren. Penggunaan
MSc. Lahan
85 Iswari Nur Hidayati, S.Si. Msi Kartografi
86 Nugroho Christanto, S.Si. Msi Geografi Fisik
87 Prima Widayani, S.Si. MSi Penginderaan Jauh

21 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

BAGIAN II
PROGRAM PEMBINAAN KEGIATAN
KEMAHASISWAAN
FAKULTAS GEOGRAFI UGM

2.1. Problematika Pengembangan Kemahasiswaan

Pada umumnya, kebijakan yang ada di berbagai perguruan tinggi


saat ini mencerminkan keadaan yang relatif sama yaitu belum
adanya keterpaduan antara kegiatan kurikuler dan kegiatan
ekstrakurikuler. Kondisi ini jelas kurang kondusif untuk
mendorong keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler
yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan aktualisasi diri
mahasiswa.

1. Secara kuantitatif, masih sangat sedikit mahasiswa yang


berminat pada program pengembangan penalaran dan
keilmuan; bakat, minat, dan kemampuan; kesejahteraan;
kepedulian sosial; dan kegiatan penunjang. Keadaan ini
antara lain dilatarbelakangi oleh tingginya biaya perkuliahan
yang mengakibatkan mereka ingin cepat selesai dan segera
mencari pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Oleh
karena itu untuk dapat lebih banyak lagi melibatkan
mahasiswa, maka kegiatan kemahasiswaan selain ditujukan
untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa, sebaiknya
juga ditujukan untuk mengembangkan
keahlian/ketrampilan yang mendukung mereka untuk
memudahkan dalam mancari kerja dan menciptakan
pekerjaan.
2. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam organisasi mahasiswa
(Ormawa)
intra perguruan tinggi jumlahnya relatif kecil, akan tetapi
ketika terjadi peristiwa yang menyangkut kepentingan
masyarakat luas, mahasiswa dengan cepat menunjukkan

22 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

sikapnya melalui protes yang cenderung reaktif dan


sporadis. Keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas semacam
ini, di satu sisi bernilai positif karena mereka menunjukkan
tingkat kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi. Tetapi
disisi yang lain bernilai negatif karena dalam
mengekspresikan protes cenderung mengabaikan kaidah-
kaidah akademik yang dijunjung tinggi di perguruan tinggi.
3. Keterlibatan organisasi ekstra perguruan tinggi secara
langsung di dalam kampus akan dapat berdampak pada
pengkotak-kotakan mahasiswa yang selanjutnya dapat
mengakibatkan perpecahan dan konflik di kalangan
mahasiswa.
4. Miss persepsi terhadap Kepmendikbud Nomor
155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi
Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi, sebagai pemberian
kebebasan seluas-luasnya kepada mahasiswa tanpa
memperhatikan kedudukan, fungsi dan tanggung jawabnya.
Kesalahpengertian ini terjadi karena adanya kalimat dalam
Kepmendikbud pasal2, bahwa : Organisasi kemahasiswaan
di perguruan tinggi diselenggarakan berdasarkan prinsip
dari, oleh dan untuk mahasiswa dengan memberikan
peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasisw.
Padahal pada pasal 6 Kepmendikbud tersebut diatur bahwa
Derajat kebebasan dan mekanisme tanggungjawab
organisasi kemahasiswaan intra-pergunian tinggi terhadap
perguruan tinggi ditetapkan melalui kesepakatan antara
mahasiswa dengan pimpinan perguruan tinggi, dengan
tetap berpedoman bahwa pimpinan perguruan tinggi
merupakan penanggungjawab segala kegiatan di perguruan
tinggi dan atau yang mengatasnamakan perguruan tinggi.
5. Kesalah pengertian semacam ini, berdampak pada sikap
mahasiswa yang merasa berhak untuk mengabaikan
wewenang pimpinan perguruan
tinggi untuk mengatur Ormawa di kampus. Kesalah

23 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

pengertian ini perlu segera diatasi melalui berbagai kegiatan


yang difasilitasi oleh pimpinan perguruan tinggi.

2.2. Visi pengembangan Kemahasiswaan Fakultas Geografi


UGM

Gerak langkah pembinaan kemahasiswaan dilandasi oleh visi


untuk membentuk dan Mewujudkan mahasiswa Fakultas Geografi
yang memiliki kemampuan akademik dan manejerial, kompetensi, dan
karakter yang teraktualisasikan dalam keimanan dan ketaqwaan,
intelektualitas, kepemimpinan, kewirausahaan, kepekaan terhadap
kemanusiaan dan lingkungan serta kebangsaan..

2.3. Misi Pengembangan

1. Mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan


visi dan misi pendidikan tinggi.
2. Mengembangkan penalaran dan keilmuan (kegiatan
berbasis riset); penelusuran bakat, minat, dan kemampuan;
kesejahteraan; kepedulian sosial; dan kegiatan penunjang,
berlandaskan pada kaidah akademis, moral, dan etika ilmu
pengetahuan serta kepentingan masyarakat.
3. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas program dan
sarana penunjangnya
4. mengembangkan kemampuan soft skills melalui proses
belajar mengaajar dan kegiatan organisasi kemahasiswaan;
dan
5. mengembangkan jiwa dan sikap kewirausahaan

2.4. Pola Pengembangan Kemahasiswaan

Perguruan tinggi termasuk fakultas Geografi UGM memegang


peranan penting dalam mengembangkan mahasiswa sebagai aset
bangsa, yang pada hakikatnya mencakup (Higher Education Long
Term Strategy - HELTS 2003 - 2010).:

24 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

1. Pengembangan kemampuan intelektual, keseimbangan


emosi, dan penghayatan spiritual mahasiswa, agar menjadi
warga negara yang bertanggungjawab serta berkontribusi
pada daya saing bangsa.
2. Pengembangan mahasiswa sebagai kekuatan moral dalam
mewujudkan masyarakat madani (civil society) yang
demokratis, berkeadilan dan berbasis pada partisipasi
publik.
3. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana untuk
mendukung pengembangan dan aktualisasi diri mahasiswa,
baik yang menyangkut aspek jasmani maupun rohani.

Pengembangan kemahasiswaan adalah suatu upaya yang dilakukan


dengan penuh kesadaran, berencana, teratur, terarah, dan
bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan kurikuler melalui
organisasi kemahasiswaan. Berdasarkan pola pikir tersebut, maka
pola pengembangan kemahasiswaan di Indonesia diselenggarakan
untuk mencapai sasaran umum dan sasaran khusus.

Sasaran umum pola pengembangan kemahasiswaan di Indonesia


meliputi membentuk manusia yang berjiwa Pancasila, berjiwa
kepemimpinan yang baik, berdedikasi dan kepeloporan dalam
pembangunan, serta memiliki ketahanan fisik dan mental yang
tangguh. Para mahasiswa sebagai warga negara Indonesia perlu
dididik agar berjiwa Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi luhur, berwawasan
kebangsaan yang luas, terbuka dan mampu bermusyawarah serta
memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi. Para mahasiswa sebagai
generasi muda diberikan peluang untuk mengembangkan dirinya
melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan, kegiatan komunikasi
dan latihan manajemen yang terarah dalam rangka memantapkan
sikap, wawasan dan kemampuan kepemimpinan sebagai generasi
penerus di masa depan.

25 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Para mahasiswa diberi peluang untuk mengembangkan


kemandirian guna memperoleh dedikasi dan kepeloporan dalam
pembangunan melalui kagiatan-kegiatan yang kreatif dan inovatif
serta produktif dengan mengamalkan dan mengabdikan ilmu
pengetahuan dan teknologi serta seni bagi pembangunan
masyarakat, bangsa dan negara. Para mahasiswa dididik dan dilatih
untuk dapat memiliki ketahanan fisik dan mental yaitu sehat
jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap serta memiliki
rasa tanggung jawab dan disiplin tinggi yang pada gilirannya akan
dapat menunjang ketahanan nasional.

Sasaran khusus pola pengembangan mahasiswa adalah


membangun sikap ilmiah dan sikap profesionalisme. Para
mahasiswa dididik dan dilatih agar memiliki s-ikap ilmiah yang
meliputi: a) hasrat ingin tahu, dan belajar terus menerus; b) daya
analisis yang kritis dan tajam; c) jujur; d) rasa tanggung jawab yang
tinggi; e) terbuka terhadap pendapat baru, pendapat yang berbeda
dan kritik; f) sikap bebas dari prasangka; g) berorientasi ke masa
depan; h) sikap menghargai nilai, norma, kaidah dan tradisi
keilmuan. Para mahasiswa perlu diberi motivasi agar memiliki sikap
profesional yang meliputi: a) keinginan untuk mencapai tingkat
keahlian yang lebih tinggi; b) kemandirian dan kemahiran sesuai
minat ilmu, bakat dan kemampuan serta arah profesi; c) etika
profesi yang tinggi; d) kesejawatan yang tinggi.

2.5. Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM

Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM adalah sebagai


berikut :
1. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM),
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
2. Himpunan Mahasiswa Jurusan Geografi Lingkungan :
Environmental Geography Student Association (EGSA)

26 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3. Himpunan Mahasiswa Jurusan Sains Informasi Geografi dan


Pengembangan Wilayah : Forum Association of Regional
Development and Geographic Information System Students
(ARDGIS).
4. Himpunan Mahasiswa Program Diploma III Penginderaan
Jauh dan Sistem Informasi geografi : STARGIS (Student
Association of Remote Sensing and Geography)
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
5. Unit Kegiatan Mahasiswa Muslim Fakultas Geografi UGM :
Jamaah Musholla Geografi ( JMG )
6. Unit Kegiatan Mahasiswa Kepencintaalaman Fakultas
Geografi UGM : GEGAMA.
7. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Pemikiran dan
Keilmuan Geografi : Geography Study Club (GSC)
8. Unit Kegiatan Mahaiswa Kesenian Fakultas Geografi UGM :
Bengkel Kesenian Geografi (BEKAGE)
Seluruh organisai kemahasiswaan tersebut telah diberikan ruang
yang representatif, diantaranya 5 ruang baru diutara selasar dengan
didukung prasarana yang memadai (peralatan sekretariat dan
jaringan internet). Pada saat ini sedang dirancang melebarkan
kegiatan kemahasiswaan pada tingkat Pascasarjana (S2), yang pada
tahun 2009 telah diinisiasi dengan pembentukan pengurus
angkatan sebagai embrio organisasi mahasiswa.

2.6. Program Pengembangan Mahasiswa

Pada dasarnya mahasiswa adalah insan akademis, oleh karena itu


citra yang harus ditampilkan oleh mahasiswa adalah citra yang
mencerminkan kemampuan intelektualnya. Citra ini antara lain
tampil dalam perwujudan daya nalar dan daya analisis yang kuat
terutama dalam menuangkan gagasan untuk penyusunan program
dan kegiatan kemahasiswaan yang realistis dan berkualitas.
Program pengembangan kemahasiswaan disusun mengacu pada
kondisi mahasiswa saat ini serta berpedoman pada strategi
pengembangan kegiatan kemahasiswaan. Dinamika kehidupan

27 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

kemahasiswaan dipengaruhi oleh balk faktor internal yang ada di


perguruan tinggi bersangkutan, maupun faktor eksternal yang ada
di tingkat lokal, regional maupun nasional serta internasional.

Kegiatan dalam program pengembangan kemahasiswaan pada


dasarnya dapat dikelompokan atas:

a. Penalaran dan Keilmuan


Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan
menanamkan sikap ilmiah, merangsang daya kreasi dan inovasi,
meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis karya ilmiah,
pemahaman profesi, dan kerjasama mahasiswa dalam tim, balk
pada perguruan tingginya maupun antar perguruan tinggi di
dalam dan di luar negeri. Kegiatan ini dapat berbentuk; Pekan
Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (PIMNas); Lomba Karya
Tulis Mahasiswa (LKTM); Pengembangan Kreativitas
Mahasiswa (PKM); Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional
(Mawapres); Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa (PPKM);
Co- operative education, dan kegiatan lain yang sejenis.
b. Bakat, Minat, dan Kemampuan
Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam manajemen
praktis, berorganisasi, menumbuhkan apresiasi terhadap
olahraga dan seni, cinta alam, jumalistik, dan baktisosial.
Kegiatan ini dapat berbentuk; Latihan Ketrampilan Manajemen
Mahasiswa (LKMM), Pekan Olahraga Mahasiswa Geografi
(PORGE), Pekan Seni Mahasiswa Geografi; Mahasiswa
Pecinta Alam (GEGAMA); Pers kampus (GEOMEDIA); Tim
Pengabdian Masyarakat; Kewirausahaan; dan kegiatan lain yang
sejenis.
c. Kesejahteraan
Program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
fisik, mental, dan kerohanian mahasiswa. Kegiatan ini dapat
berbentuk; Beasiswa; Kegiatan Kerohaniahan Islam (Jamaah
Mushola Geografi=JMG), Kegiatan Kerohaniaahan Kristen

28 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

dan katholik (KMK), Pembinaan Kewirausahaan; dan kegiatan


lain yang sejenis.
d. Kepedulian Sosial
Program yang bertujuan untuk meningkatkan pengabdian pada
masyarakat, menanamkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa,
menumbuhkan kecintaan kepada tanah air dan lingkungan,
kesadaran kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
yang bermartabat. Kegiatan ini dapat berbentuk; Pelatihan
Pendidikan Lingkungan dan bencana Alam; Donor darah,
Pengembangan Desa Binaan; Dialog Kemahasiswaan; dan
kegiatan lain yang sejenis.

Kegiatan Penunjang

1. Program yang bertujuan untuk meningkatkan sikap dan


kemampuan dosen dalam keterlibatannya membimbing
kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan ini dapat berbentuk;
Pelatihan Pelatih Orientasi Pengembangan Pembimbing
Kemahasiswaan (PP OPPEK); Pelatihan Pelatih Latihan
Ketrampilan Manajemen Mahasiswa (PP-LKMM); Pelatihan
Pembimbing Pendamping Penalaran Mahasiswa (PPPM), dan
kegiatanlain yang sejenis.
2. Program yang bertujuan untuk meningkatkan sarana dan
prasarana kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan ini dapat
berbentuk; pengembangan
sistem informasi kemahasiswaan, pengadaan dan pemeliharaan
sarana dan prasarana kegiatan kemahasiswaan, dan kegiatan
lain yang sejenis.

2.7. Rencana Strategis Bidang Kemahasiswaan

Sebagaimana termaktub dalam isu utama rencana strategis Fakultas


Geografi UGM, salah satunya adalah Terwujudnya proses dan hasil
proses pembelajaran yang berkualitas yaitu melalui Program
peningkatan softskill mahasiswa melalui peningkatan fasilitas

29 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan kelompok UKM, dan


penguatan organisasi kemahasiswaan. Untuk mewujudkan hal
tersebut Fakultas Geografi UGM menjabarkan isu strategis
tersebut ke dalam beberapa bidang kebijakan yang salah satunya
adalah bidang pengembangan pendidikan dan kemahasiswaan.
Yang diantaranya Fakultas Geografi UGM akan memberikan
kesempatan dan keterampilan kepada mahasiswa untuk belajar dan
berkembangan dengan optimal; dan memberikan ruang yang
cukup bagi pengembangan kepribadian, bakat, minat dan
pembinaan diri.

Untuk itu pola pembinaan kemahasiswaan di Fakultas Geografi


UGM diarahkan pada pengembangan budaya kampus yang
mengintegrasikan antara pembinaan intrakurikuler melalui kegiatan
proses belajar mengajar dengan pembinaan ekstrakurikuler yang
menyangkut pembinaan penalaran, minat bakat dan kesejahteraan
mahasiswa. Pengembangan secara sinergi semacam ini
memungkinkan terjadinya pembentukan jati diri mahasiswa
seutuhnya serta memadukan pengembangan kemampuan
intelektual dengan soft-skills, yang diperlukan mahasiswa kelak
dalam kehidupan bermasyarakat. Program pengembangan
kemahasiswaan semacam ini akan mendukung pencapaian
kompetensi lulusan secara utuh untuk mampu berperan dalam
masyarakat secara cerdas, bermartabat dan bertanggungjawab
menurut profesinya masing-masing.

A. Program Peningkatan Penalaran Ilmiah, Minat Bakat dan


Kesejahteraan Mahasiswa

Tujuan program ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pribadi


mahasiswa yang secara langsung berdampak pada terciptanya
lingkungan akademik yang kondusif bagi pendidikan, melalui:

1. Peningkatan daya nalar ilmiah mahasiswa dengan ;


mengadakan pelatihan metodologi penelitian bagi

30 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

mahasiswa, mengadakan konsultasi pembuatan proposal


bersama kelompok kerja, mengadakan evaluasi terhadap
proposal yang disusun oleh mahasiswa, mengadakan lomba
penalaran ilmiah bagi mahasiswa baru, mengadakan lomba
bagi mahasiswa lama, dan mengikuti lomba tingkat
nasional.
2. Peningkatan pengembangan minat (kesenian, olahraga,
keorganisasian, keagamaan, dll) dan bakat melalui kegiatan
minat dan bakat yang relevan, baik di tingkat regional,
nasional dan internasional.
3. Peningkatan kesejahteraan mahasiswa dengan cara :
meningkatkan jumlah penerima beasiswa, meningkatkan
jumlah sumber pemberi beasiswa, meningkatkan pelayanan
kesehatan bagi mahasiswa, meningkatkan pelayanan
kerohanian dan bimbingan konseling mahasiswa.
4. Pembinaan dan pengembangan organisasi kemahasiswaan
tingkat internasional, baik tingkat universitas maupun
fakultas dan meningkatkan motivasi mahasiswa untuk
mengikuti kegiatan internasional secara selektif, bermutu
dan berkesinambungan.

B. Program Pengembangan Kelembagaan Kemahasiswaan

Tujuan dari program ini adalah mengembangkan organisasi dan


manajemen kemahasiswaan dalam struktur organisasi universitas
yang otonom dan manajemen yang sehat, melalui:

1. Penataan struktur dan fungsi lembaga-lembaga


kemahasiswaan dilakukan dengan menyelesaikan persoalan
kelembagaan internal mahasiswa, khususnya antara BEM,
HMJ dan UKM
2. Peningkatan fungsi peran dari pemberdayaan kelembagaan
mahasiswa.
3. Pengembangan jaringan komunikasi kelembagaan dengan
PTN/PTS diseluruh Indonesia, khususnya dalam lingkup

31 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

ilmu Geografi (IMAHAGI= Ikatan Mahasiswa Geografi


Indonesia).
4. Penguatan peran dan posisi lembaga kemahasiswaan
Fakultas Geografi dalam kancah kegiatan mekahasiswaan
di tingkat Universitas
5. Penataan kembali AD dan ART lembaga kemahasiswaan
dilingkungan Fakultas Geografi yang meliputi BEM, HMJ
dan UKM..

C. Program Pengembangan Sarana Kemahasiswaan

Tujuan dari program ini adalah memfasilitasi sarana yang dibutu-


hkan mahasiswa untuk tumbuh dan berkembang dengan baik,
melalui program penambahan dan pemeliharaan sarana bagi
kegiatan kemahasiswaan di bidang minat, bidang bakat dan
kegiatan organisasi.

D. Program Pengembangan Struktur Pendanaan


Kemahasiswaan

Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kemampuan revenue


generating kemahasiswaan yang dapat digunakan untuk menunjang
seluruh kegiatan kemahasiswaan, melalui:

1. Penyusunan konsep peyusunan, pengalokasian dan


penambahan sumber-sumber dana untuk kegiatan
kemahasiswaan.
2. Meningkatkan jumlah sponsor kegiatan kemahasiswaan
dan beasiswa.

E. Pengembangan Kemahasiswaan Berbasis Soft Skill

Dalam rangka pengembangan dan pembinaan kemahasiswaan


sebagaimana dimaksud dalam rencana strategis Fakultas Geografi
UGM beserta isu utamanya, maka seluruh program pengembangan

32 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

kemahasiswaan dibangun di atas basis pengembangan soft skill


mahasiswa

Terjadinya perubahan cara pandang / berfikir (Mind set


paradigm), pembentukan konsep diri mahasiswa (self
concept), pembangunan kesadaran diri mahasiswa (self
awareness), kemampuan identifikasi diri (self identification),
memiliki keterampilan motivasi pengembangan diri
(motivation achievement), memiliki kemampuan pemetaan
hidup (life mapping).
Kemampuan mahasiswa dalam berfikir logis berdasarkan
metode ilmiah meningkatkan inovasi, kemampuan bekerja
sama dalam sebuah tim (team work), mahasiswa memiliki
kemampuan beradaptasi (adaptibility), kemampuan dalam
menjalin hubungan antarpribadi (interpersonal relationship),
mahasiswa memiliki dasar-dasar kreatifitas (creativity).
Peningkatan kemampuan berorganisasi, kepemimpinan
mahasiswa (leadership), peningkatan kemampuan
keterampilan komunikasi mahasiswa (communications).
Kemampuan keterampilan sosial (Social skill), peningkatan
kemampuan kewirausahaan (Enterpreneurship),
kemampuan membangun dan mengoptimalkan jaringan
(Networking skill), peningkatan derajat kesadaran berpolitik
(Political awareness).

2.8. Laporan Singkat Kegiatan kemahasiswaan Januari-


September 2009

Gerak langkah pembinaan kemahasiswaan dilandasi oleh visi


untuk membentuk dan Mewujudkan mahasiswa Fakultas Geografi
yang memiliki kemampuan akademik dan manejerial, kompetensi, dan
karakter yang teraktualisasikan dalam keimanan dan ketaqwaan,
intelektualitas, kepemimpinan, kewirausahaan, kepekaan terhadap
kemanusiaan dan lingkungan serta kebangsaan.. Berdasarkan visi
tersebut dicanangkan beberapa program kegiatan yang tercakup

33 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

dalam bidang penalaran dan keilmuan, pengembangan bakat dan


kemampuan, kesejahteraan dan pengabdian masyarakat, serta
kegiatan penunjang lainnya.
Aktualisasi aktivitas kemahasiswaan terwadahi dalam 7 (tujuh)
organisasi kemahasiswaan, yaitu BEM (Badan Eksekutif
Mahasiswa), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Geografi
Lingkungan (EGSA) dan Sains Informasi Geografi dan
Pengembangan Wilayah (ARDGISS), dan beberapa Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM) seperti kepencintaalaman (GEGAMA),
Kesenian (BKG), Kerohaniahan Islam (JMG), dan Kelompok
Studi GSC=Geographical Science Club). Ditambah Organisasi
mahasiswa program diploma PJ dan SIG (STARGIS). Seluruh
organisai kemahasiswaan tersebut telah diberikan ruang yang
representatif, diantaranya 5 ruang baru diutara selasar dengan
didukung prasarana yang memadai (peralatan sekretariat dan
jaringan internet). Pada saat ini sedang dirancang melebarkan
kegiatan kemahasiswaan pada tingkat Pascasarjana (S2), yang pada
tahun 2009 telah diinisiasi dengan pembentukan pengurus
angkatan sebagai embrio organisasi mahasiswa.
Dalam rangka membekali ketrampilan didalam merencanakan
kegiatan berbasis kinerja, seluruh organisasi kemahasiswaan teleh
menyusun RKAT tahunan sebagai basis awal dalam merealisasikan
program-programnya, sehingga lebih terukur, terkontrol dan
mudah untuk dilakukan penilaian (evaluasi). Beberapa program
yang telah dilakukan oleh organisasi mahasiswa selama rentang
periode akhir 2008 hingga Agustus 2009 mencapai 30 jenis
kegiatan, diantaranya yang bersifat rutin seperti Olimpiade
Geografi, peringatan Hari Bumi dan Hari Lingkungan Hidup,
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Inisiasi Kampus
GEOSPACE. Latihan Kepemimpinan dan Organisasi,
Kewirausahaan, Seminar, dan sebagainya (Lampiran). Setiap 3
bulan sekali, bersamaan dengan pelaksanaan wisuda diselenggakan
Pameran Kreativitas Mahasiswa yang menampilkan seluruh aktiitas
kemahasiswaan.

34 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Kegiatan-kegiatan kemahasiswaan tersebut telah menyerap dana


sebanyak Rp 72.960.000,- (sampai Agustus 2009). Dengan sebagian
besar berasal dari dana masyarakat dan selebihnya dari sponsorship
dan dana mandiri mahasiswa. Besarnya dana yang telah berhasil
didayagunakan oleh organisasi kemahasiswaan tersebut selaras
dengan cita-cita Fakultas Geografi untuk memberikan bekal soft
skill yang lebih banyak dan mumpuni, mengingat dalam berbadai
penelitian disebutkan bahwa 80% keberhasilan seseorang
ditentukan oleh kemampuan softskill nya. Dalam tahun depan tim
kemahasiswaan sedang merencanakan model report soft sklill
mahasiswa, sehingga lulusan geografi selain mendapatkan ijazah
dan transkrip nilai, juga akan memperoleh transkrip soft skill.
Tim kemahasiswan juga memberikan fasilitasi bagi peranserta
Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POMAG) untuk berpartisipasi
dalam proses pembelajaran di kampus kita. Sinergisme orangtua
mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Geografi merupakan
kekuatan yang tangguh untuk meraih kesuksesan pembelajaran
yang partisipatif. POMAG telah memberikan berbagai macam
insentif bagi mahasiswa berprestasi, bantuan SPP, pemberian
sarana dan prasarana organisasi kemahasiswaan, dan kegiatan
posistif lainnya dalam pendampingan putra-putri mereka yang
belajar di Fakultas Geografi.
Beberapa prestasi yang telah dicapai oleh mahasiswa Fakultas
Geografi antara lain lolosnya 10 proposal PKM (didanai), dan dua
kelompok, diantaranya berhasil masuk final dalam PIMNAS 2009
di UNBRAW Malang dan semuanya mendapatkan Medali Perak
(atas nama Maslihatun Nasiha, dkk dan Bayu Andriyanto Wirawan,
dkk lihat lampiran). PKM dan PIMNAS merupakan ajang
bergengsi tingkat nasional untuk mengukur kreatifitas dan
kemampuan hardskill dan softskill mahasiswa. Prestasi yang baik
ini pada masa depan membutuhkan dukungan dari semua pihak,
khususnya para staf pengajar untuk memberikan bimbingan dan
pengarahan sehingga pada masa depan prestasi mahasiswa Fakultas
geografi bisa terus meningkat. Beberapa program yang akan
dirancang pada masa depan adalah membuat sistem insentif yang

35 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

lebih pasti dan mengintegrasikan PKM dalam perkuliahan dan riset


dosen, sekaligus menjadi media pembelajaran berbasis riset.
Pada periode ini, 3 mahasiswa Fakultas Geografi menorehkan
prestasi internasional, diantaranya Ari Cahyono (KPJ) dalam
kegiatan ASEAN University Student Conference di Bandung,.
Alva Kurniawan (GIL) mengikuti Fulls Scholarship For The
Belgrade Summer School, dan Nurmalia (PW), proposalnya untuk
WCA 2009 (KerjasamaKUI UGM dan ICRAF diterima) untuk
kegiatan internasional di Nairobi dan Schiphol Belanda. Prestasi
lain yang tidak kalah pentingnya adalah mulai tumbuhnya jiwa-jiwa
kewirausahaan pada mahasiswa Fakultas Geografi yang ditandai
dengan berhasilnya 5 (lima) tim Wirausaha Fakultas Geografi
mendapat Hibah Kewirausahaan DIKTI sebesar Rp. 15 -40 juta.
Diantara topik bisnis yang dikembangkan adalah Mini content
provider, Disain percetakan, Pencucian dan modifikasi Helm,
Telur Asin rasa Nano-nano, dan Nata de coco.

Mahasiswa Fakultas Geografi telah mendapatkan beasiswa dari 26


lembaga. Penerima beasiswa mengalami kenaikan dari 440 pada
tahun lalu menjadi 610. Jika mahasiswa yang aktif sampai Juli 2009
sekitar 933, maka hampir 60 % mahasiswa terbantu pembiayaan
kuliahnya. Jumlah beasiswa yang diterima tersebut sebanyak Rp.
1.363.260.000,-. Kenaikan IP kumulatif rata-rata mahasiswa (kasus
lulusan Agustus 2009) dari 3,1 menjadi 3,32 diduga turut
berpengaruh terhadap naiknya jumlah penerima beasiswa.
Untuk mengatasi berbagai macam persoalan yang dihadapi
mahasiswa, baik yang bersifat akademik maupun non akademik,
mulai tahun anggaran 2009/2010 tim kemahasiswaan juga telah
membentuk Unit Bimbingan dan Konseling, yang telah
mengawalinya dengan menerbitkan panduan deteksi awal
mahasiswa bermasalah (telah dibagikan kepada orangtua
mahasiswa) dan melakukan survei dan basis data mahasiswa. Unit
ini diharapkan mampu mendeteksi lebih dini permasalahan yang
dihadapi oleh mahasiswa dan mengeliminasi angka droup out.

36 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Dalam bidang pendayagunaan alumni bagi perkembangan Fakultas


Geografi, masih ditemukan banyak kendala yang bersumber dari
basis data dan komunikasi pasca lulus yang lemah. Oleh karena itu
pada masa mendatang direncanakan memperbaiki sistem basis data
dan sistem komunikasi. Upaya yang telah dilakukan bidang alumni
adalah melakukan temu alumni dan tracer study. Dalam rangka
DIES telah dilakukan temu alumni dengan kegiatan Serasehan
Alumni, Job Fair dari Alumni, Workhshop GIS, dan curah gagas
alumni. Dari penelusuran alumni yang dilakukan via website :
geo.ugm.ac.id, didapatkan sekitar 252 alumni yang telah mengisi.
Dari jumlah tersebut 40% persen bekerja di pemerintahan (PNS
dan ABRI), 45% swasta (konsuntan, perusahaan swasta, BHMN)
dan LSM, 15% merupakan lain-lain (Wiraswasta dan masih
mencari pekerjaan). Masukan alumni untuk Fakultas antara lain
penguatan ketrampilan GIS, kemampuan manajerial, bahasa asing,
kerja praktek (magang) dan wirausaha.

2.9. Matrik Indikator Kinerja Pengembangan Kegiatan


Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM

Berikut disampikan matrik program dan kinerja pengembangan


kemahasiswaan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada

Program
Strategi/program Kegiatan
Utama
Program 1. Peningkatan daya Pelatihan metodologi dan proposal
Peningkatan nalar ilmiah penelitian
Penalaran Ilmiah, mahasiswa Terbentuknya kelompok-kelompok
Minat Bakat dan dengan penelitian (berbasis organisasi
Kesejahteraan mahasiswa)
Mahasiswa Keikutsertaan dalam lomba-lomba
karya ilmiah (PKM)
Prestasi Juara dalam lomba-lomba
karya ilmiah
Penelitian mandiri

37 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

2. Peningkatan Aktivitas olahraga mahasiswa


pengembangan
minat aktivitas seni mahasiswa

Keikutsertaan tim olah raga dalam


kejuaraan olahraga
Keikutsertaan tim olah raga dalam
kejuaraan seni
Prestasi Juara bidang olah raga

Prestasi Juara bidang Seni


3. Peningkatan
Jumlah mahasiswa beasiswa (%)
kesejahteraan
mahasiswa Kegiatan kerohaniahan

Bimbingan konseling (menurunnya


mahasiswa bermasalah)
4. Internasionalisasi Jumlah mahasiswa yang berkunjung
ke luar negeri
Program 5. Penataan struktur Pemantapan AD ART lembaha
Pengembangan dan fungsi mahasiswa
Kelembagaan lembaga-lembaga Forum Koordinasi
Kemahasiswaan kemahasiswaan
6. Peningkatan komunikasi/rapat dengan internal dan
fungsi peran dari eksternal (termasuk dengan dekanat)
pemberdayaan
kelembagaan aktivitas kegiatan kemahasiswaan
mahasiswa
7. Pengembangan
Peningkatan posisi dalam IMAHAGI
jaringan
komunikasi
kelembagaan Peningkatan posisi dalam BEM UGM
Program 8. Program
Pengembangan Perbaikan/rehabi
Sarana litasi sarana dan kegiatan perbaikan sarana prasarana
Kemahasiswaan prasarana kegiatan mahasiswa
kegiatan
kemahasiswaan
9. Program
Penambahan
sarana dan Penambahan jumlah sarana prasarana
prasarana kegiatan mahasiswa
kegiatan
kemahasiswaan

38 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Program 10. Program


Pengembangan peningkatan dana
Struktur kemahasiswaan Persentase dana kegiatan mahasiswa
Pendanaan bersumber dana dalam RKAT fakultas
Kemahasiswaan masyarakat

11. Program
peningkatan dana
sponshorship Persentase dana sponshorshi dlm
(pihak luar) kegiatan mahasiswa
dalam kegiatan
mahasiswa
12. Program
peningkatan Donor beasiswa (% lembaga di
sumber-sumber UGM)
beasiswa dan
13. Program
peningkatan
sumber-sumber Persentase dana penelitian mahasiswa
penelitian
mahasiswa
Pengembangan 14. Program Pelatihan, Achievement Motivation
Kemahasiswaan peningkatan Training; Peningkatan kesadaran dan,
Berbasis Soft Skill Kepercayaan diri ESQ.
mahasiswa
Fakultas geografi
15. Program Pengembangan kreatifitas mahasiswa
peningkatan dibidang penalaran
Kemampuan Pembinaan kemampuan mahasiswaan
kerjasama (team dalam berorganisasi
working)
16. Peningkatan Latihan Kepemimpinan Manajemen
kemampuan Mahasiswa (LKMM)
kepemimpinan Latihan public relations, public
(leadership),dan opinion
komunikasi
(communications)
17. kewirausahaan Pembinaan kelompok kewirausahaan
(Enterpreneurship), (proposal, pembiayaan dan action)
kemampuan Peningkatan kemampuan Jaringan
membangun dan internmet
mengoptimalkan
jaringan
(Networking skill),

39 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

BAB III
PROFIL ORGANISASI KEMAHASISWAAN DAN
KALENDER KEGIATAN

3.1. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa


(BEM-KM) Fakultas Geografi UGM

Menuju Geograf Cerdas & Responsif Komunikatif dan Berjaringan Luas

1. Dasar Pemikiran
Mahasiswa sebagai bagian dari Bangsa Indonesia
berkewajiban mengisi kemerdekaan sesuai dengan hati nurani
rakyat yang mencita-citakan terlaksananya kesejahteraan umum
yang berlandaskan nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Sebagai
insane akademisi, mahasiswa bukan saja menerima materi dari
bangku kuliah saja, akan tetapi mereka harus dapat mengaktualisasi
ilmu yang mereka dapat dan menerapkannya di dalam masyarakat.
Mereka juga harus peka akan fenomena-fenomena yang terjadi di
sosial kemasyarakatan dan dapat memberikan sikap kritis
konstruktif yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan
ilmiah.
Mahasiswa sebagai salah satu pelaku kegiatan pendidikan
dan pembelajaran mempunyai peranan penting untuk dapat
memberikan sumbangan pemikiran terhadap segenap persoalan
fakultas, universitas,bangsa dan negara. Untuk itulah perlunya
suatu pengkajian yang mendalam terhadap segenap persoalan
untuk hari esok yang lebih baik.
Saat ini, mahasiswa pada umumnya bersifat acuh tak acuh
dan apatis terhadap segenap persoalan dan kondisi lingkungan,
sosial budaya, politik, lingkungan dan kemasyarakatan. Dinamika
kemahasiswaan yang terjadi sekarang ini banyak menuntut
memperoleh pengetahuan tidak hanya di dalam studi perkuliahan,
tetapi untuk memperoleh pengetahuan di luar studi perkuliahan
juga tidak akan terlaksana apabila tidak disertakan suatu wadah
dibuat dalam melakukan penggalian ilmu yang dilakukan di luar

40 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

perkuliahan yaitu di sebuah organisasi kemahasiswaan BEM KM


FGE UGM. Untuk dapat memberikan manfaat yang lebih BEM
KM FGE UGM bergerak dalam berbagai bidang, yaitu bidang
yang menangani Pengkaderan dan Pengembangan Organisasi,
Pengembangan Intelekual dan Kajian Strategis, Minat dan Bakat
serta Sosial Masyarakat.

2. Azas Organisasi
Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas
Geografi Universitas Gadjah Mada (BEM KM FGE UGM)
berasaskan :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebebasan akademik
3. Kebenaran dan keadilan ilmiah
4. Kebersamaan
5. Keterbukaan
6. Kerakyatan

3. Prinsip Organisasi
Prinsip Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (BEM KM FGE
UGM) meliputi :
1. Independen, artinya bebas dari keterkaitan secara langsung dari
segi structural dengan pengurus perguruan tinggi dan
organisasi/institusi lain.
2. Egaliter, artinya setiap anggota memiliki kesempatan yang sama
dalam organisasi.
3. Demokratis, artinya segala aspirasi dan keputusan organisasi
didasarkan kepada kehendak anggota pada khususnya dan
mahasiswa fakultas geografi UGM pada umumnya.
4. Penjagaan hubungan dengan lembaga fakultas lain dan
universitas, artinya harus mempunyai hubungan kekeluargaan
dengan organisasi sejenis di fakultas lain dan universitas, dengan
mengikuti ketentuan-ketentuan yang disepakati bersama antar

41 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

mahasiswa UGM, misalnya mempunyai wakil di lembaga pada


tingkat universitas.
5. Otonom, dikembangkan pada suatu lingkungan berkegiatan
yang bebas menurut kebutuhan sesuai dengan kondisi.

4. Visi dan Misi


a. Visi
Mewujudkan mahasiswa Fakultas Geografi yang bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berwawasan luas, cendekia,
memiliki integritas, berkepribadian, serta berkepedulian sosial
dan lingkungan.
b. Misi
1. Sebagai wahana pembinaan moral dan etika mahasiswa.
2. Sebagai wahana pengembangan intelektual.
3. Sebagai wahana pengembangan visi dan misi gerakan
mahasiswa.
4. Sebagai wahana penyaluran aspirasi, pemberdayaan dan
pemersatu mahasiswa Fakultas Geografi UGM.
5. Sebagai wahana pengabdian masyarakat.

5. Keanggotaan
Anggota BEM KM Fakultas Geografi UGM adalah mahasiswa
(D3 dan S1) Fakultas Geografi UGM yang telah mendaftar dan
diterima melalui jalur yang telah ditentukan.

3.2. Profil Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)


Fakultas Geografi

3. Forum Mahasiswa Environmental Geography Student


Association (EGSA)
EGSA adalah himpunan mahasiswa jurusan geografi ilmu
lingkungan yang berdiri tanggal 9 Mei 2007 yang merupakan hasil
penggabungan himpunan mahasiswa geografi manusia, geografi,
serta geografi fisik dan lingkungan.

42 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Visi EGSA
Menjadi himpunan mahasiswa jurusan yang
berperan dalam membentuk geograf yang
cerdas, kritis, cinta lingkungan,
berkepribadian dan berbudi pekerti luhur,
serta berguna bagi masyarakat, bangsa dan
negara.

Misi EGSA
1. Berperan dalam upaya meningkatkan semangat mahasiswa
geografi dan ilmun lingkungan untuk meneliti dan mengkritisi
permasalahan-permasalahan geografi.
2. Berperan dalam upaya pendidikan lingkungan bagi masyarakat.
3. Berperan dalam upaya konservasi sumberdaya alam.

4. Forum Association of Regional Development and


Geographic Information System Students (ARDGIS).

ARDGISS For A Better


ARDGISS merupakan kependekan dari Association
Regional Development and Geographic Information Science Students,
yang merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan berbentuk
Himpunan Mahasiswa Jurusan. Organisasi ini berpedoman
pada keputusan rektor Universitas Gadjah Mada No :
32/J01.P/KM/97 yang berfungsi sebagai pelaksanaan
kegiatan di tingkat jurusan yang mempunyai tugas
merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berkaitan
dengan jurusannya.
Sains Informasi Geografi dan Pembangunan Wilayah
merupakan sebuah jurusan yang dibentuk pada tahun 2007
yang merupakan gabungan/merger antara prodi Pembangunan
Wilayah dan prodi Kartografi & Penginderaan Jauh.

43 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Penggabungan ini secara tidak langsung menuntut mahasiswa


tiap prodinya agar dapat bersatu dalam naungan satu jurusan.
Dengan pertimbangan tersebut maka mahasiswa merasa perlu
untuk membentuk sebuah organisasi kemahasiswaan yang
dapat mewadahi berbagai aspirasi dan kegiatan mahasiswa.
Pada akhirnya terbentuk suatu organisasi kemahasiswaan
Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pembangunan Wilayah
yang bernama ARDGISS.
ARDGISS sampai saat ini telah memasuki masa
kepengurusan Wikan Jaya Prihantarto, dkk periode 2010
2011. Dalam 1 periode kepengurusannya, ARDGISS memiliki
sejumlah program kreatif dan inovatif, yang secara tidak
langsung dapat menumbuhkembangkan softskill anggotanya

3. STARGIS (Student Association of Remote Sensing and


Geography Information System.)

Organisasi kemahasiswaan yang berada di program


diploma SIG&PJ fakultas Geografi UGM ini bernama STARGIS.
STARGIS merupakan kepanjangan dari Student Association of Remote
Sensing and Geography Information System. Kepanjangan tersebut
mempunyai arti Perkumpulan mahasiswa penginderaan jauh dan
sistem informasi geografi yang lebih dikenal dengan nama PJ dan
SIG. Organisasi yang berasaskan Pancasila dan mengacu Undang-
Undang Dasar 1945 ini resmi berdiri pada tanggal 30 September
2007. Anggota dari STARGIS ini meliputi mahasiswa aktif dan
alumni program diploma penginderaan jauh dan SIG. Organisasi
yang berdiri pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini bersifat
sosial dan kekeluargaan. STARGIS dipimpin oleh seorang Ketua
Umum dengan dibantu oleh Ketua I, Ketua II, Sekretaris Umum,
Bendahara Umum dan Koordinator Bidang. Bidang bidang yang
terdapat diorganisasi ini adalah bidang Teknologi dan Pendidikan,
bidang Kerohanian, bidang Kreativitas, dan bidang Sosial dan
Humas. Semua bidang tersebut mempunyai beberapa program

44 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

kerja yang dilaksanakan dengan tujuan untuk eksistensi himpunan


mahasiswa jurusan ini. Masa kepengurusan pengurus STARGIS ini
adalah selama satu tahun kepengurusan. Pengurus STARGIS yang
bekerja selama satu tahun kepengurusan ini kinerjanya diawasi oleh
suatu tim yang bernama Dewan Pengawas Pengurus. Dewan
Pengawas Penurus ini terdiri dari perwakilan mahasiswa masing
masing angkatan.

3.3. Profil Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM) Di


Fakultas Geografi

1. Jamaah Musholla Geografi ( JMG )


..
Orang yang hidup bagi dirinya sendiri akan hidup dan mati sebagai orang
kerdil. Tetapi, orang yang hidup bagi orang lain akan hidup dan mati sebagai
orang besar

Jama'ah Musholla geografi merupakan sebuah organisasi yang di


dalamnya ada orang-orang yang mau terus belajar juga mengajar
segala sesuatu tentang Islam. Di sini teman-teman akan
tahu...ternyata Islam tidak melulu tentang sholat, zakat, puasa, dan
sebagainya. Islam juga menyangkut ilmu pengetahuan, pengelolaan
organisasi, manajemen waktu, kerjasama team, kesadaran
sosial...bahwa manusia itu harus bermanfaat.

Visi.
JMG memiliki visi mewujudkan civitas akademika Fakultas
Geografi UGM yang Islami dan bekerja sama dengan elemen-
elemen dakwah lainnya, sehingga aktivitasnya merupakan dakwah
untuk mencapai ridho Allah SWT.
JMG memfokuskan kegiatannya pada dua aspek yaitu
pendidikan/pembinaan untuk anggota serta dakwah (mengajak
kepada kebaikan dan mencegah keburukan)

45 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Agenda:
1. Training tentang Konsep diri: Metamorphose yourself
2. Bincang-bincang ramadhan: mengupas tentang ibadah
ramadhan termasuk sholat,puasa, bersuci..
3. Baksos: kontribusi ke masyarakat, sembako murah, lomba
anak-anak, pengajian anak-anak.
4. ESQ: melihat ke dalam diri, menyadari bahwa kita hidup di
dunia hanya untuk Allah dan karena Alloh semata
5. Kenalan dengan JMG
6. Bazaar: jualan buku, jilbab, pernak-pernik
7. Renungan Romadhon: sebagai penutup, mempersiapkan diri
untuk mencapai pahala Lailatul Qadar...bahwa dengan
Romadhon kamu telah berubah dari ulat bulu mengerikan
menjadi kupu-kupu nan indah.

2. GEGAMA
Kehidupan Kepencintaalaman di Fakultas Geografi UGM
telah ada sejak lama, namun baru pada era 70-an berdiri
perhimpunan pencinta alam yang diberi nama Geography
Mountaineering Club (GMC). Kegiatan GMC praktis hanya
melakukan pendakian gunung saja dan ini sesuai dengan namanya.
Perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh maraknya
kegiatan politik praktis di dalam kampus, ternyata organisasi GMC
juga turut terimbas oleh suasana ini, sehingga organisasi GMC
yang seyogyanya netral menjadi ikut terwarnai dan tidak sehat lagi
sebagai suatu organisasi kepencintaalaman.
Kondisi ini terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya,
dan sampai akhirnya GMC sebagai suatu wadah organisasi
Kepencintaalaman di Fakultas Geografi berubah nama menjadi
GEGAMA.
Pada awal tahun 80an beberapa mahasiswa yang berhobi
pada kegiatan di alam bebas merasa perlu untuk menghidupkan
kembali wadah yang dapat menampung aspirasi mereka. Akan
tetapi wadah yang diinginkan mereka adalah wadah yang lebih
profesional di bidang kepencintaalaman dan tidak diwarnai oleh

46 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

warna-warna politik saat itu. Oleh karenanya wadah tersebut dapat


menjadi suatu organisasi alternatif bagi mahasiswa yang benar-
benar murni berminat pada bidang kepencintaalaman.
Dengan berlandaskan niat luhur ini maka beberapa
mahasiswa yang terdiri dari 1 orang angkatan 1979, 1 orang dari
angkatan 1980, 7 orang dari angkatan 1981 dan 1 orang dari
angkatan 1982 membentuk Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam
Fakultas Geografi UGM dengan nama GEGAMA pada tanggal
20 Agustus 1982. Pemilihan nama tersebut diambil dari singkatan
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, sedangkan
penandatanganan dokumen berdirinya organisasi ini dilakukan di
rumah kontrakan Sdr. Hary Iskadejanto, Jl. Bausasran Yogyakarta,
yang disaksikan oleh 2 orang saksi Didik (Fak. Geografi UGM)
dan Rovicky (Fak. Teknik Geologi UGM).
Sebagai organisasi kepencintaalaman dan UKM (Unit
Kegiatan Mahasiswa), GEGAMA berpedoman pada kode etik dan
hakekat pencinta alam Indonesia, berazaskan Pancasila (yang sesuai
dengan Pembukaan UUD 1945), berdasarkan UUD 1945 dan Tri
Dharma Perguruan Tinggi, bukan merupakan perhimpunan politik
dan tidak berada di bawah perhimpunan politik manapun.
Layaknya suatu organisasi, dalam menjalankan kegiatannya
GEGAMA memiliki pengurus beserta program kerjanya,
AD/ART, dan inventaris alat yang dimiliki untuk berkegiatan.
Lingkup kegiatan GEGAMA yaitu melakukan kegiatan
yang ada hubungannya dengan kepencintaalaman secara fisik
maupun sosial dalam bidang penelitian ilmiah, pengabdian
masyarakat, lingkungan hidup, SAR dan olah raga.
Sampai saat ini seiring dengan perkembangan jaman
orientasi GEGAMA mendasar pada tujuan dari Universitas
Gadjah Mada sebagai Research University. Maka dari itu berusaha
membekali anggotanya dengan kegiatan operasional dengan
penelitian sesuai bidang kepecintalaman dan Geografi. Hingga
sampai saat ini gegama memiliki 5 Divisi yang mencakup :
- Divisi Arung Jeram
- Divisi Penelusuran Goa

47 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

- Divisi Panjat Tebing


- Divisi Hutan Gunung
- Divisi Lingkungan

Visi :
1. Manusia adalah khalifah di muka bumi yang mengembangkan
diri dengan memanfaatkan alam sehingga wajib menjaga
kelestariannya.
2. Pembangunan nasional berkelanjutan sebagai salah satu subyek
pembangunan merupakan sarana pembentuk manusia yang
berwawasan lingkungan.
3. Melalui pengembangan pendidikan formal dan informal yang
seimbang, perguruan tinggi mampu mengantisipasi perubahan.
4. Mengembangkan hubungan antara ilmu geografi dengan
kepencintaalaman.
5. Gegama merupakan wadah pengembangan pribadi mahasiswa
yang bercirikan semangat kesetiakawanan.
6. Pengembangan pribadi mahasiswa sebagai upaya meni-
ngkatkan kualitas sumberdaya manusia yang mempunyai peran
ganda sebagai mahasiswa dan pecinta alam yang mampu
menghadapi tantangan.
Misi :
1. Menjalankan fungsi pencinta alam dalam upaya pembentukan
profesionalisme kepencintaalaman berdasarkan Tri Dharma
perguruan tinggi sehingga terbentuk mahasiswa pencinta alam
dengan nilai tambah.
2. Membentuk manusia dalam mempersiapkan manusia yang
berjiwa pemimpin dalam masyarakat dengan melaksanakan
fungsi diri sebaik-baiknya dalam organisasi sehingga dapat
melaksanakan program yang dicanangkan oleh gegama.

Tujuan GEGAMA :
1. Menghimpun semua mahasiswa Fakultas Geografi UGM yang
secara fisik dan atau pikirannya berminat kepada bidang
kepencintaalaman.

48 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

2. Membentuk mahasiswa yang profesional dan berwawasan pada


disiplin ilmu geografi.Berperan sesuai dengan studi geografi
yang mempelajari hubungan manusia dan lingkungannya dalam
ruang dan waktu.
3. Meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan anggota
GEGAMA terutama dalam bidang kepencintaalaman.

3. GEOGRAPHY STUDY CLUB (GSC)

GSC sebagai sebuah kelompok studi Geografi yang menekankan


keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal harapannya banyak
civitas akademia muslim Fakultas Geografi yang memahami Islam
melalui pengembangan potensi keilmuan dan pemikiran
ilmiah.GSC dilahirkan dari KSI (Kajian
Studi Profesi), salah satu departemen di
bawah Bidang Kajian di awal
kepengurusan JMG periode 2001-2002
M atau 1422-1423 H. Keterbatasan
GSC yang merupakan bagian dari
Departemen Kajian Studi Profesi (KSP)
menyebabkan kesulitan bergerak. Upaya GSC merekrut kader baru
terbatas pada anggota JMG saja, dan itupun belum jelas terkait
dengan kerancuan adanya organisasi dalam sebuah organisasi, hal
ini menyebabkan proses perencanaan kegiatan juga menjadi tidak
jelas. Alhamdulilah pada Mubes V JMG usulan pembentukan GSC
sebagai BSO JMG disetujui, dan melalui Dewan Formatur JMG
dibentuklah tim khusus yang akan mempersiapkan segala sesuatu
yang terkait dengan usulan tersebut. Kemudian GSC terbentuk di
tahun itu juga. Hingga saat ini GSC aktif mengadakan kegiatan-
kegiatan rutin seperti kajian serta kelompok penelitian.

49 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Visi
Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi yang meneliti dan
mengkaji objek studi Geografi dengan pendekatan Geografi secara
ilmiah, modern dan religius serta menumbuhkan jiwa
kepemimpinan berkualitas.
Misi
1. Mengambil peran serta dalam mewujudkan Tri Dharma
Perguruan Tinggi
2. Melakukan penelitian dan pengkajian dalam disiplin ilmu
Geografi melalui pendekatan Geografi
3. Membentuk mahasiswa Fakultas Geografi UGM sebagai
insane akademisi yang memiliki integritas kepribadian,
berakhlak mulia, berjiwa kepemimpinan dan berakhlak mulia.
Keanggotaan
Keanggotaan GSC terbuka untuk seluruh mahasiswa Fakultas
Geografi.

4. Bengkel Kesenian Geografi (BEKAGE)

Bengkel Kesenian Geografi (BeKaGe) adalah salah satu


bentuk organisasi mahasiswa yang berkembang dalam bidang
kesenian. BeKaGe di bentuk oleh sekelompok mahasiswa Fakultas
Geografi yang memiliki bakat dan minat yang sama dalam bidang
kesenian pada tanggal 8 Oktober 1998. Awal
mula pembentukan organisasi ini adalah ketika
Fakultas Geografi mengadakan kegiatan rutin
untuk civitas akademia. Mahasiswa diminta
keterlibatannya dalam kegiatan tersebut oleh
karenanya beberapa mahasiswa membentuk perkumpulan kesenian
guna mengikuti tawaran tersebut, kemudian tercetuslah ide untuk
membuat suatu pementasan teater. Akhirnya dibentuklah
organisasi kesenian yang diberi nama BeKaGe yang mempunyai
pengertian Bengkel Kesenian Geografi. Dalam perkembangannya
BeKaGe merupakan organisasi dengan status BSO (Badan Semi

50 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Otonom) dibawah naungan BEM dengan dua divisi yaitu teater


dan musik. Eksistensi BeKaGe sebagai BSO dirasa kurang leluasa
baik dalam pergerakan sebagai organisasi maupun dalam ekspresi
kesenian. Pergerakan BeKaGe hanya mampu melakukan fungsinya
bersamaan dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi
yang menaunginya sehingga sangat naif dan ironis sekali jika
organisasi yang menaunginya mengalami kelumpuhan dalam
berkegiatan maka BeKaGe juga akan ikut lumpuh. Hal inilah yang
kemudian menjadi pendorong bagi BeKaGe untuk melepaskan
dirinya dari organisasi yang menaunginya dan mengangkat
statusnya sebagai organisasi mahasiswa yang secara mandiri dapat
bergerak bebas sesuai bidang yang telah diusung yaitu kesenian.
BeKaGe kemudian mengangkat dirinya menjadi UKMF (Unit
Kegiatan Mahasiswa) Geografi dan diresmikan pada tanggal 14
Desember 2007. Status BeKaGe sebagai UKMF diikuti semakin
lengkapnya divisi-divisi yang ada didalamnya. Saat ini BeKaGe
mempunyai 4 divisi yaitu divisi teater, musik, grafis, dan fotografi.
Selain pengembangan kesenian, BeKaGe juga mempunyai
beberapa visi antara lain menjaga dan mengangkat nama baik
fakultas geografi, menjadi fasilitator dalam pengembangan
penyaluran keterampilan dan bakat seni, meningkatkan kualitas
mahasiswa Fakultas Geografi terutama dalam bidang kesenian, dan
menjadi kegiatan bagi mahasiswa Fakultas Geografi Universitas
Gadjah Mada di bidang kesenian. Sedangkan misi yang diusung
oleh BeKaGe adalah membuat divisi kesenian sesuai dengan
mahasiswa Fakultas Geografi yang meliputi teater, musik, grafis,
dan fotografi. Misi lain adalah mengadakan event pementasan,
pameran, dan konser yang mampu meningkatkan apresiasi dan
kualitas mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
terutama di bidang kesenian.
Divisi musik menampung seluruh mahasiswa yang tertarik
dengan berbagai aliran musik mulai dari musik orkestra, rock n
roll, metal, underground hingga pop yang selalu mendayu-dayu.
Divisi musik ini sangat cocok untuk mahasiswa yang tertarik
dengan bidang musik baik yang belum bisa memainkan alat musik

51 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

namun berlagak menjadi vokalis yang suaranya pas-pasan hingga


yang sudah sangat jago memainkan beragam alat musik seperti
gitar, bass, drum, keyboard, jimbe, biola, flute dan siulan merdu
seruling bambu. Sejak tahun 2010, divisi musik menerima
bergabungnya unit Geo Voice.
Divisi teater merupakan wadah bagi mahasiswa untuk
berlatih seni peran, mulai dari olah vokal, olah tubuh hingga olah
rasa. Divisi teater BeKaGe ini terkenal dengan nama Teater Bumi
dan telah mengadakan berbagai macam petas mulai dari
pementasan rutin saat geospace hingga pementasan Hari Bumi.
Namun sayangnya pada pelaksanaan geospace tahun 2009 ini
Teater Bumi tidak diberi jatah waktu untuk menghibur teman-
teman Mahasiswa Baru oleh panitia yang tentunya dinahkodai oleh
BEM. Dari hal tersebut Teater Bumi memohon maaf karena tidak
dapat menyegarkan teman-teman Mahasiswa Baru ketika tertekan
selama geospace berlangsung. Divisi teater ini sangat cocok bagi
mahasiswa yang hiperaktif, memiliki kemampuan akting yang tinggi
dan berobsesi menghibur orang lain.
Divisi grafis merupakan divisi untuk menampung
mahasiswa yang tertarik dengan seni desain visual. Kegiatan dalam
divisi grafis ini meliputi acara pameran yang menampilkan berbagai
karya mulai dari desain-desain poster hingga desain 3 dimensi
seperti paper toy. Divisi grafis ini sangat cocok untuk mahasiswa
yang ingin belajar dan bertukar pengetahuan mengenai proses-
proses pembuatan desain baik secara manual maupun
menggunakan software komputer.
Divisi fotografi merupakan divisi termuda dalam Bengkel
Kesenian Geografi namun sudah melaksanakan berbagai pameran
fotografi yang tentunya berkaitan dengan ilmu geografi. Divisi
fotografi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang tertarik dengan
ilmu fotografi dan ingin bertukar pengalaman kepada dunia
melewati lubang lensa.

52 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3.4. Profil Profesi Dan Lembaga-Lembaga Lain Di Fakultas


Geografi

1. IMAHAGI (Ikatan Mahasiswa Geografi Indonesia )


Ikatan Mahasiswa Geografi Indonesia (IMAHAGI)
merupakan organisasi mahasiswa Geografi seluruh Indonesia
sesuai dengan keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia No.115/DIKTI/KEP/1990 yang
trujuan utama pembentukannya adalah menggalang komunikasi,
koordinasi dan konsolidasi dalam rangka meningkatkan kualitas
mahasiswa Geografi menjadi insane akademis yang professional
dan ikut berperan aktif dalam pembangunan.
Setelah mengelami kevakuman selama empat tahun pasca
kongres IX di Surakarta, akhirnya kongres X IMAHAGI.
Vakumnya IMAHAGI mendorong Himpunan Mahasiswa
Geografi Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan sarasehan
antar Mahasiswa Geografi se-Indonesia di Kaliurang. Hadir di
antaranya Mahasiswa Geografi dari UNY (Yogyakarta), UGM
(Yogyakarta), UNESA (Surabaya), UNNES (Semarang), UNLAM
(Lampung), UI (Jakarta), UPI (Bandung), UM (Malang). Hasil
sarasehan tersebut adalah melaksanakan Kongres IMAHAGI ke X
dan Keluarga Mahasiswa Geografi Universitas Gadjah Mada
terpilih sebagai tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara.
Kongres IMAHAGI ke X berlangsung tanggal 22-24
Februari 2009 di Fakultas Geografi UGM dengan tema
Revitalisasi Peran dan Fungsi IMAHAGI yang dihadiri 38
peserta dari 10 Universitas di Indonesia. Dalam acara ini dibahs
mengenai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Garis-Garis
Besar Haluan Kerja, Rekomendasi, menetapkan tempat kongres
IMAHAGI selanjutnya dan memilih Sekjen IMAHAGI 2009-
2010. Dari hasil pemilihan, Sekjen IMAHAGI 2009-2010 adalah
Mashudi Majari (Universitas Negeri Yogyakarta). Pengurus Besar
IMAHAGI yang terbentuk diharapkan dapat menjalankan
program-programnya dan perlunya menjalin kerjasama dengan
IGI.

53 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

2. IGI (Ikatan Geograf Indonesia)


Ikatan Geograf Indonesia (IGI) merupakan organisasi
profesi yang dibentuk tahun 1967. Tujuan dari organisasi ini
adalah untuk memajukan dan mengembangkan ilmu serta profesi
geografi yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara
Indonesia.
Program kerja IGI meliputi (1) Bidang organisasi dan
kelembagaan (2) Bidang pengembangan IPTEK dan (3) Bidang
pengembangan sumberdaya manusia dan masyarakat.
Selain itu IGI melakukan kegiatan seminar, pertemuan
ilmiah tahunan (PIT) IGI yang tempatnya di wilayah IGI se
Indonesia secara bergantian. IGI juga membina guru geografi dan
IMAHAGI (Ikatan Mahasiswa dan Alumni Geografi). Selama
Periode 2006-2010 IGI dipimpin oleh: Prof. .Dr. Suratman, M.Sc.
Alamat Sekretariat IGI pusat di Fakultas Geografi
Universitas Mada Yogyakarta.. Setiap lulusan geografi di seluruh
Indonesia termasuk di Fakultas Geografi UGM dapat menjadi
anggota IGI. Selamat dan sukses bersama Geografi Indonesia

3. IGEGAMA (Ikatan Geografiwan Gadjah Mada)


IGEGAMA dibentuk dalam Reuni Alumni Fakultas
Geografi Universitas Gadjah Mada pada tanggal 15 Desembar
1981 di Yogyakarta untuk waktu yang tidak ditentukan yang
disahkan oleh Pengurus Pusat Harian KAGAMA tanggal 9
Agustus 1982.
Tujuan dan Fungsi
1. mempererat dan membina kekeluargaan geografiwan
alumni Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada beserta
keluarga
2. menjalin hubungan kerjasama dengan badan-badan
kekeluargaan lain di lingkungan Universitas Gadjah Mada
dan dengan organisasi profesi ilmu kebumian baik dalam
negeri maupun dalam negeri dalam rangka
mengembangkan dan menerapkan geografi

54 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3. membantu meningkatkan fungsi dan peranan Almamater


Fakultas Geografi Gadjah Mada khususnya dan alumni
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada pada
umumnya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan
Tinggi
Struktur Organisasi IGEGAMA Pusat (2007-2010), dibawah
Ketua umum DR Muhammad Dimyati, M.Sc (Menpera) dan
berkedudukan di Almamater Fakultas Geografi Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.

3.5. Kalender Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi

Kegiatan-kegiatan organisasi mahasiswa terdiri dari kegiatan (1)


rutin dan (2) insidental. Kegiatan rutin diselenggarakan dengan
waktu yang telah ditetapkan dan menjadi kegiatan yang rutin
dilakukan setiap tahun, sedangkan kegiatan insidental dilakukan
untuk merespon perkembangan yang ada, baik perkembangan
internal (kemahasiswaan) maupun eksternal
Basis kegiatan mahasiswa fakultas geografi menggunakan beberapa
parameter penilaian, diantaranya :
1. Moralitas
2. Intelektualitas
3. Kreativitas
4. Riset
5. Wirausaha
Dalam kaitannya dengan skala, kegiatan mahasiswa geografi
dilakukan dalam lingkup :
1. Komunitas
2. Lokal
3. Regional
4. Nasional
5. Internasional

Berikut disampaikan jenis-jenis kegiatan mahasiswa Fakultas


Geografi dalam satu tahun kalender.

55 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

Tabel : Kalender Tahunan Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi

No Kalender Kegiatan
1 Januari Seminar Nasional
Pelantikan Pengurus Organisasi mahasiswa
Program Road Show ke SMA
Share With Dekanat
2 Februari Olimpiade Geografi Nasional
Pameran Kreativitas Mahasiswa (Wisuda
Periode Februari)
3 Maret Perencanaan Program Organisasi mahasiswa
Latihan Kepemimpinan Mahasiswa
4 April Rangkaian Hari Bumi-Hari Lingkungan Hidup
Earthinityfest
5 Mei Rangkaian Hari Bumi-Hari Lingkungan Hidup
Seminar Nasional
Pameran Kreativitas Mahasiswa (Wisuda
Periode Mei)
6 Juni Rangkaian Hari Bumi-Hari Lingkungan Hidup
7 Juli Kuliah Kerja Lapangan
Persiapan GEOSPACE PPSMB
PIMNAS
8 Agustus GEO SPACE PPSMB
Pameran Akbar Kreativitas Mahasiswa
(Wisuda Periode Agustus)
RODIFA (Ramadhan di Kampus)
9 September Share With Dekanat
Program Penelitian Mahasiswa : Program
Kreativitas Mahasiswa (PKM)
PORGE
10 Oktober Program Pengenalan Jurusan Mahasiswa baru
: (1) Exksursi (EGSA), (2) Arvie
(ARDGISS)

56 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

11 November Seminar Nasional


Pameran Kreativitas Mahasiswa (Wisuda
Periode November)
12 Desember Pemilihan Ketua Organisasi Mahasiswa
(PEMIRA)
Pertanggung Jawaban Organisasi Mahasiswa
DIKLATSAR Kepecintaalaman

3.6. Alur Kegiatan Mahasiswa Fakultas Geografi

Alur kegiatan kemahasiswaan Fakultas Geografi mengikuti


proseudr berikut :

1. Pemilihan pengurus
2. Rapat kerja (program kerja)
3. Penyusunan rkat
4. Rencana operasional
5. Penyusunan proposal kegiatan (tiap kegiatan, khususnya yang
didanai)
6. Persetujuan (teknis, substansi, keuangan)
7. Aksi (operasional kegiatan)
8. Evaluasi dan laporan pertanggung jawaban

Dalam setiap melakukan kegiatan, mahasiswa menyususn proposal


kegiatan. Proses adminsitrasi proposal dan adminsitrrasi keuangan
adalah sebagai berikut :

1. Pemberian dana disesuaikan dengan RKAT dan kemampuan


keuangan Fakultas, denganprinsip skala prioritas,
proporsional dan berkeadilan, transparan
2. Semua kegiatan (yang meminta dana) harus disertasi
proposal
3. Proposal kegiatan hendaknya telah dikoordinasikan dan
dikomunikasikan oleh pembina BEM, UKM, HMJ.

57 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

4. Kontrol dan persetujuan anggaran oleh wakil dekan


kemahasiswaan
5. Bendahara BEM, UKM, HMJ bertanggung jawab terhadap
SPJ kegiatan di unitnya (mengambil dan melaporkan SPJ)
6. SPJ diselesaikan paling lambat 2 minggu setelah kegiatan.
Jika tidak mampu dipenuhi akan dikenakan sistem tanggung
renteng

58 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

BAGIAN IV
BEASISWA UNTUK MAHASISWA

Universitas Gadjah Mada adalah perguruan tinggi yang snagat


memperhatikan mahasiswa yang berasal dari kalangan masyarakat
ekonomi lemah tetapi memiliki prestasi yang tinggi. Salah satu
bentuk perhatian yang diberikan UGM adalah dengan selalu
mencarikan sumber-sumber pemberi beasiswa yang dapat
dimanfaatkan sebagai pendukung finansial para mahasiswa kurang
mampu. Pemberian beassiwa diharapkan dapat membantu
meningkatkan prestasi dan mempercepat proses penyelesaian studi
para mahasiswa penerimanya.

Universitas Gadjah Mada telah menjalin kerjasama dengan 60-an


sumber pemberi beasiswa. Dari sumber-sumber tersebut, jumlah
penerima beasiswa terus meningkat, dari 4.471 mahasiswa (tahun
2004), menjadi 8.620 (tahun 2009), yang berarti hampir 24%
mahasiswa aktif UGM terbantu secara finansial melali beasiswa.
Dari segi total biaya, beasiswa mencapai 20,8 Milyar rupiah.
Persentase mahasiswa Fakultas Geografi UGM yang menerima
beasiswa tahun 2009 mencapai 30%. Pada masa mendatang UGM
akan terus mencari terobosan-terobosan baru untuk menggalang
kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak pemberi beasiswa.
Untuk mendukung langkah tersebut, Fakultas Geografi juga
menyusun langkah-langkah untuk terus menerus membantu
mahasiswanya yang mengalami kesulitan finansial.

4.1. Tujuan
Tujuan pemberian beasiswa adalah :
1. Memberikan pelayanan kepada mahasiswa dengan membuka
kesempatan yang lebih luas kepada putra-putri Indonesia yang
memiliki kemamapuan intelektual tinggi, tetapi tidak memiliki
dukungan finansial yang memadai untuk mengenyam
pendidikan di Universitas Gadjah Mada

59 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

2. Memberikan pelayanan kepada mahasiswa yang berprestasi


agar dapat meningkatkan pencapaian prestasinya dan
memperpendek masa studinya.

4.2. Jenis Beasiswa

Secara umum, beassiwa diberikan kepada mahasiswa yang benar-


benar memerlukannya sehingga diharapkan selalu tepat sasaran.
Ada dua jenis beasiswa yang dikelola dan disalurka UGM kepada
para mahasiswa, yaitu :

1. Beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki preatsi akademik


tinggi, tetapi berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan
pertimbangan utama finansial disamping prestasi akademik
Bantuan keringanan atau pembebasan SPMA
Bantuan Biaya Operasional Pendidikan (SPP/BOP)
Bantuan Uang Buku
Bantuan Biaya Hidup
2. Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Dengan pertimbangan
utama prestasi akademik manahiswa penerimanya
Bantuan Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
Bantuan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)

4.3. Persyaratan Umum Penerima Beasiswa

1. Terdaftar sebagai mahasiswa S1 atau D3 reguler UGM (sesuai


yang disyaratkan pemberi beasiswa)
2. Mengisi formulir permohonan pengajuan beasiswa, yang telah
ditandatangani oleh Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan
(formulir dapat didownload di website kemahasiswaan ugm)
3. Belum atau tidak sedang mengajukan atau menerima beasiswa
lain. (tidak ada beassiwa ganda)
4. Menyerahkan surat keterangan / bukti penghasilan orang tua
(asli atau yang telah dilegalisir)

60 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

5. Menyerahkan fotocopy kartu keluarga (C1) yang telah


dilegalisir
6. Menyerahkan persyaratan lain yang ditentukan
7. Diajukan oleh / melalui fakultas yang bersangkutan

Keterangan:
Pemberian beassiwa akan dihentikan jika mahasiswa penerimanya
cuti kuliah, sudah lulus, atau tidak memenuhi persyaratan yang
telah ditentukan.

4.3. Prosedur Pelayanan Beasiswa

a. Yang dilakukan mahasiswa


1. Mengisi formulir permohonan beasiswa
2. Melengkapi persyaratan yang ditentukan
3. Menyerahkan berkas ke petugas fakultas
4. Menerima beasiswa
5. Menyerahkan laporan hasil studi
b. Yang dilakukan Petugas/Pengurus Fakultas
1. Menerima berkas calon penerima beaiswa
2. Mengumpulkan, memeriksa, menandatangani, menyeleksi
berkas permohonan
3. Memasukkan ke dalam SIB (Sistem Informasi Beasiswa)
dan melakukan rekapitulasi
4. Mengirim berkas dan rekapitulasi ke Universitas
5. Menerima dan Mengumumkan Penerimaan Beasiswa
6. Laporan Hasil Studi
c. Yang dilakukan Universitas
1. Memproses kerjasama dengan pemberi beassiwa
2. Menginformasikan penawaran beasiswa
3. Meneliti berkas calon penerima beasiswa sesuai dengan
SIB
4. Menyeleksi calon penerima beasiswa
5. Mengirimkan berkas calon ke pemberi beasiswa
6. Menerima beasiswa dan menyalurkannya ke mahasiswa

61 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

d. Yang dilakukan Pemberi ana


1. Memproses kerjasama pemberian beasiswa dengan UGM
2. Menerima calon penerima beasiswa dari Universitas
3. Menyeleksi calon penerima beasiswa
4. Mengirimkan dana beasiswa
5. Menerima laporan keuangan dan hasil studi penerima
beasiswa

4.5. Petugas Beasiswa Fakultas Geografi

Hotline : Jika mahasiswa Geografi mengalami kesulitan finansial,


segera menghubungi tim atau petugas beasiswa Fakultas geografi
UGM, diantarnya :

Ketua : Wakil Dekan Kemahasiwaan dan Kerjasama


Wakil Ketua : Kasi Akademik dan Kemahasiswaan
Petugas : Gatot Muhamad Yusuf W

4.6. Lembaga Pemberi Beasiswa di Universitas Gadjah Mada

A. Universitas Gadjah Mada


1. Bantuan Keringanan / Pembebasan SPMA
2. Beasiswa Bantuan Operasional Pendidikan (BOP)
3. Bantuan Pendidikan (SPP)
4. Beasiswa Anak Pegawai
5. Beasiswa Mahasiswa Berprestasi
B. Instutusi Lemaga Pemerintah
Direktorat Jendreal Pendidikan Tiinggi, Kementrian
Pendidikan Nasional
6. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA)
7. Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM)
8. Beasiswa Peningkatan Prestasi Ekstra Kulikuler (PPE)
9. Technological and Profesional Skills Development Sector
Project (TPSDP)

62 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

10. BKM
11. Beasiswa Masuk Universitas (BMU)
12. Beasiswa Bidik Misi
13. Dinas Pendidikan Propinsi DIY
14. Kodam IV Diponegoro (Ikatan Dinas)

C. Lembaga Swasta (Perusahaan Nasional)


1. Accenture
2. Astra Honda Motor
3. Astra Reguler
4. Bank Indonesia
5. Bank Niaga
6. Bank Rakyat Indonesia
7. Baznas
8. BP Migas KKKS
9. Branita Shandini
10. Bukopin
11. Coca Cola
12. Djarum
13. Gudang Garam
14. HCPT
15. HSBC Bank
16. Indocement
17. Karya Salemba Empat
18. Koba Tin
19. Komatsu Indonesia
20. Marubeni
21. Medco E & P
22. Metrodata
23. Mitsui Kosgoro
24. Pelayanan Kasih A & A Rachmat
25. Pertamina YKKP
26. Posco
27. PT Sriboga
28. Qatar Charity

63 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

29. Sampoerna Foundation


30. Samsung
31. Shell
32. Standar Chartered Bank
33. Sunbright
34. Supersemar
35. Tanoto Foundation
36. Tha Bank of Tokyo Mitshubishi
37. Tifico
38. Yayasan Eka Cipta
39. Total E&P
40. Unilever
41. VDMS
42. Yampi
43. Yayasan Dharma Bakti Kalbe
44. Yayasan Salim
45. YPTI
46. BNI
47. LG Elektronic Indonesia
48. Mandiri Prestasi
49. Wira Usaha Mandiri

Fakultas Geografi UGM

Fakultas Geografi UGM memiliki prinsip bahwa tidak boleh ada


mahasiswa geografi yang droup out karena kesulitan ekonomi
(finansial). Oleh karena itu disamping beasiswa yang telah
disalurkan melalui UGM, Fakultas Geografi membuat program
bantuan pendidikan yang dilakukan melalui beberapa kegiatan,
diantaranya :

1. Bantuan Pendidikan dari BAZIS Fakultas Geografi UGM


2. Bantuan Pendidkan dari Persatuan Orang Tua mahasiswa
Geografi (POMAG)

64 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

3. Bantuan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) dari


dana Masyarakat
4. Pengajuan Keringanan / penundaan Biaya pendidikan
(SPP/BOP)
5. Bantuan Pendidikan Sistem Magang ke Unit-unit Fakultas
Geografi dan Asisten penelitian Dosen.

Bantuan-bantuan tersebut di atas terutama diprioritaskan kepada


mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial tetapi tidak mampu
mengakses beassiwa yang disediakan oleh UGM.

65 | Buku Pedoman Kemahasiswaan


Fakultas Geografi UGM

66 | Buku Pedoman Kemahasiswaan