Anda di halaman 1dari 48

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya tugas ini dapat
diselesaikan dengan baik untuk memenuhi nilai mata kuliah Simulasi Sistem
Industri pada Program Studi Teknik Industri Universitas Tarumanagara.
Tugas ini membahas mengenai pemodelan dan juga simulasi untuk sistem
pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar. Simulasi juga dilakukan untuk
6 skenario yang berbeda.
Penulis memahami sepenuhnya bahwa tugas ini tak luput dari kesalahan.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk
perbaikan pada tahap berikutnya. Semoga tugas ini dapat memberikan informasi
yang diharapkan dan dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Jakarta, 27 April 2017

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i

DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................ iv

DAFTAR TABEL ................................................................................................ iv

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ................................................................................................. 1

1.2 Tujuan .............................................................................................................. 1

1.3 Manfaat ............................................................................................................. 2

1.4 Batasan Sistem .................................................................................................. 2

1.5 Asumsi .............................................................................................................. 2

BAB II PERANCANGAN MODEL KONSEPTUAL ....................................... 3

2.1 Pengumpulan Data ............................................................................................ 3

2.2 Penentuan Distribusi ......................................................................................... 5

2.3 Model Konseptual ............................................................................................. 9

2.3.1 Entity Flow Diagram ............................................................................ 9

2.3.2 Activity Cycle Diagram....................................................................... 14

2.4 Validasi Model....................................................................................... 19

BAB III PERANCANGAN MODEL SIMULASI ............................................ 20

3.1 Flowchart event simulasi ................................................................................ 20

3.2 Model Simulasi Arena..................................................................................... 22

3.3 Uji Verifikasi ................................................................................................... 28

3.4 Rancang Percobaan .......................................... Error! Bookmark not defined.

BAB IV ANALISA OUTPUT SIMULASI ........................................................ 29

ii
4.1 Langkah Setup Simulasi.................................................................................. 29

4.2 Hasil Simulasi ................................................................................................. 32

4.3 Skenario .......................................................................................................... 36

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .............................................................. 40

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Distribusi Waktu Kedatangan ............................................................. 7


Gambar 2.2 Distribusi Waktu Pencucian Hidrolik ................................................. 7
Gambar 2.3 Distribusi Waktu Pencucian Non Hidrolik ......................................... 8
Gambar 2.4 Distribusi Waktu Pengeringan ............................................................ 8
Gambar 2.5 Area Parkir Luar ................................................................................ 11
Gambar 2.6 Workstation 1 .................................................................................... 12
Gambar 2.7 Workstation 2 .................................................................................... 12
Gambar 2.8 Area Pengeringan .............................................................................. 13
Gambar 2.9 Workstation 4 (Detailing Room) ....................................................... 13
Gambar 2.10 Layout Pencucian Mobil AutoBridal Plus 168 Jelambar ................ 14
Gambar 2.11 Entity Flow Diagram (EFD) ........................................................... 14
Gambar 2.12 Keterangan Warna ........................................................................... 15
Gambar 2.13Activity Cycle Diagram untuk Setiap Pekerja dan Workstation ....... 15
Gambar 2.14 Activity Cycle Diagram Konsumen dan Mobil ............................... 16
Gambar 2.15 Activity Cycle Diagram Keseluruhan .............................................. 18
Gambar 3.1 Flowchart Proses Pencucian Paket Advance ..................................... 20
Gambar 3.2 Flowchart Proses Pencucian Paket Exrpress ..................................... 20
Gambar 3.3 Flowchart Proses Pengeringan .......................................................... 20
Gambar 3.4 Logic Model....................................................................................... 21
Gambar 3.5 Verifikasi Model Pencucian Mobil AutoBridal Plus 168 Jelambar .. 28

iv
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Data Observasi AutoBridal Plus 168 Jelambar ....................................... 4


Tabel 2.2 Data Hasil Pengolahan ............................................................................ 5
Tabel 2.3 Langkah-Langkah untuk Mencari Distribusi Data.................................. 6
Tabel 2.4 Distribusi Data ........................................................................................ 9
Tabel 3.1 Langkah-Langkah untuk Membuat Model Arena ................................. 23
Tabel 3.2 Data Hasil Simulasi Skenario ............................................................... 37

v
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pemodelan digunakan untuk memudahkan dalam memahami masalah dengan
memberikan gambaran dari sistem yang sedang dikembangkan. Gambaran sistem
akan sangat berguna apabila sistem yang dikembangkan kompleks sehingga kita
sulit mengingat kinerja sistem keseluruhan. Selain itu, pemodelan juga
mempermudah dalam mengkomunikasikan gambaran kerja sistem yang sedang
dikembangkan ke orang awam yang terlibat dalam proyek tersebut.
Simulasi adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta
keadaan sekelilingnya (state of affairs). Simulasi juga dapat diartikan sebagai
imitasi aatau tiruan dari aktivitas/proses sebuah sistem.
Pada penelitian ini, dilakukan proses pemodelan dan juga simulasi untuk
sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar. Penelitian dilakukan
dengan melakukan pengumpulan data dengan metode observasi untuk kemudian
diolah sehingga dapat dibuat simulasi.
Simulasi ini bertujuan untuk mengamati antrian yang terjadi pada sistem
pencucian mobil ini dan bagaimana skenario-skenario tertentu mempengaruhi
antrian yang terjadi. Simulasi dilakukan dengan menggunakan aplikasi Arena
dimana distribusi data dicari terlebih dahulu dengan menggunakan Input Analyzer.

1.2 Tujuan
Tujuan pemodelan simulasi sistem adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui performansi sistem, rata-rata waktu menunggu, dan
utilisasi masing-masing server pada AutoBridal Plus 168 Jelambar.
2. Untuk membangun alternatif-alternatif sistem desain yang dapat
meningkatkan performansi pada AutoBridal Plus 168 Jelambar.
3. Untuk memilih alternatif yang terbaik.

1
1.3 Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk menganalisa antrian yang terjadi pada masing-masing stasiun dalam
rangka menemukan solusi untuk mengurangi antrian yang terjadi pada
AutoBridal Plus 168 Jelambar.
2. Untuk mengetahui jumlah penambahan stasiun yang tepat untuk
mengurangi jumlah antrian pada AutoBridal Plus 168 Jelambar.

1.4 Batasan Sistem


Batasan dari sistem yang diamati pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Simulasi dilakukan pada sistem pencucian mobil AutoBridal Plus 168 yang
terletak di Jelambar.
2. Pemodelan dilakukan hanya pada sisttem pencucian mobil dan tidak
meliputi proses pembelian mesin dan material maupun sistem pemasaran
dan lain sebagainnya.
3. Proses pembayaran tidak disimulasikan.
4. Proses pemolesan tidak disimulasikan.

1.5 Asumsi
Asumsi dari sistem yang diamati pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Proses pembayaran diasumsikan dilakukan selama pemilik mobil sedang
menunggu sehingga tidak ada antrian untuk proses pembayaran.
2. Mobil yang datang dan masuk ke antrian dianggap sudah memutuskan paket
cuci yang akan dipilih, yaitu hidrolik dan non hidrolik.
3. Mengabaikan faktor biaya.
4. Waktu pengamatan dilakukan selama 4 jam untuk mewakili satu hari kerja
BAB II
PERANCANGAN MODEL KONSEPTUAL

2.1 Pengumpulan Data


Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi pada tempat pencucian
mobil AutoBridal Plus 1168 Jelambar. Data yang dikumpulkan adalah data waktu
kedatangan serta waktu dimulainya dan selesainya pelayanan yang diberikan oleh
AutoBridalPlus 168 Jelambar. Adapun pelayanan yang dimaksud adalah
pelayanan pencucian mobil hidrolik, pencucian mobil non hidrolik, serta
pengeringan. Data observasi yang didapatkan dapat dilihat pada Tabel 2.1.
Data observasi yang berupa waktu kedatangan serta waktu mulai dan waktu
selesai sebuah proses tidak dapat langsung digunakan untuk pemodelan dengan
menggunakan arena. Data tersebut harus diolah menjadi waktu antar kedatangan
mobil dan juga waktu lama proses pencucian. Sehingga dilaukan perhitungan
untuk mendapatkan waktu antar kedatangan, waktu pelayanan pencucian hidrolik,
waktu pelayanan pencucian non hidrolik dan waktu pelayanan pengeringan. Data
hasil pengolahan tersebut dapat dilihat pada Tabel 2.2.

3
4

Tabel 2.1 Data Observasi AutoBridal Plus 168 Jelambar


Jenis Hidrolik Non Hidrolik
Waktu Urutan Mulai Selesai
Pencucian Mulai Selesai Mulai Selesai
Datang Pengeringan Pengeringan Pengeringan
(H/NH) Pencucian Pencucian Pencucian Pencucian
H 0 0 16 1 16 34
H 5 16 27 2 34 41
H 11 27 56 4 48 61
H 23 56 76 5 61 86
NH 35 35 48 3 86 101
H 53 76 100 7 101 121
NH 83 83 98 6 121 136
H 98 100 121 9 136 162
NH 104 104 119 8 162 192
H 121 121 144 10 192 209
H 161 161 182 11 209 228
H 166 182 205 12 228 246
H 170 205 228 13 246 269
Keterangan : H = Pencucian Hidrolik, NH = Pencucian Non Hidrolik
5

Tabel 2.2 Data Hasil Pengolahan

Kedatangan Cuci Hidrolik Cuci Non Hidrolik Pengeringan

16 18
5 11 7
6 29 13
12 20 25
12 13 15
18 24 20
30 15 15
15 21 26
6 15 30
17 23 17
40 21 19
5 23 18
4 23 23
14,16666667 21,1 14,33333333 18,92307692

2.2 Penentuan Distribusi


Penentuan distribusi dihitung dengan menggunakan aplikasi Input Analyzer.
Tetapi untuk menggunakan aplikasi tersebut, data harus disimpan dalam format
txt dengan menggunakan aplikasi Notepad. Langkah-langkah untuk mencari
distribusi data dengan menggunakan Input Analyzer dapat dilihat pada Tabel 2.3.
Dengan menggunakan langkah-langkah pada Tabel 2.3 dapat dicari distribusi data
yang ada. Hasil distribusi untuk masing masing data yang ada dapat dilihat pada
Gambar 2.1 sampai Gambar 2.4. Kesimpulan dari distribusi data dapat dilihat
pada Tabel 2.4.
6

Tabel 2.3 Langkah-Langkah untuk Mencari Distribusi Data


No. Langkah-Langkah Gambar
1. Copy Excel data yang diinginkan dan
paste data pada Notepad. Pastikan
bahwa data terurut, kemudian simpan
data pada Notepad.

2. Buka aplikasi Input Analyzer, pilih


toolbar New, maka anda akan
membuka lembar input baru untuk
dimasukkan data. Pilih toolbar Use
Existing Data File untuk memasukkan
data.
3. Pilih Files of Type pada bagian bawah
dengan pilihan Text Files (txt),
kemudian Open file Notepad yang
telah disimpan pada langkah 1.

4. Data akan masuk secara otomatis.


Untuk melihat distribusi data, pilih
menu bar Fit, kemudian pilih Fit All.

5. Secara otomatis, distribusi akan


terlampir pada bagian bawah
histogram.
7

Gambar 2.1 Distribusi Waktu Kedatangan

Gambar 2.2 Distribusi Waktu Pencucian Hidrolik


8

Gambar 2.3 Distribusi Waktu Pencucian Non Hidrolik

Gambar 2.4 Distribusi Waktu Pengeringan


9

Tabel 2.4 Distribusi Data

Data Distribusi Expression

Waktu kedatangan Lognormal 3.5 + LOGN(12.6, 24.8)


Waktu pelayanan stasiun hidrolik Triangular TRIA(10.5, 23, 29.5)
Waktu pelayanan stasiun non 12.5 + 3 * BETA(1.35,
Beta
hidrolik 0.958)
Waktu pelayanan stasiun
Normal NORM(18.9, 5.82)
pengeringan

2.3 Model Konseptual


2.3.1 Entity Flow Diagram
Entitas yang ada pada proses pencucian mobil AutoBridal Car Wash adalah
konsumen, staff/pekerja, dan juga stasiun kerja (workstation). Penjelasan dari
masing masing entitas yang ada pada sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus
168 adalah sebagai berikut:
1. Konsumen
Konsumen dari AutoBridal Car Wash adalah orang-orang yang mempunyai
mobil dan ingin menggunakan layanan pencucian mobil yang disediakan
oleh AutoBridal Car Wash.
2. Staff / Pekerja
Pekerja merupakan salah satu entitas yang mempunyai peranan yang sangat
penting pada sistem pencucian mobil dan mempengaruhi antrian yang
terjadi. Terdapat beberapa jenis pekerja dengan jobdesk yang berbeda.
Berikut adalah perincian tugas dari setiap pekerja yang ada (untuk
memudahkan penamaan, digunakan nama pekerja 1-5).
Pekerja 1 : Penerima Konsumen (1 orang)
Pekerja 1 bertugas untuk menerima/menyambut konsumen yang
datang. Kemudian memberikan penjelasan mengenai paket-paket
yang tersedia pada AutoBridal Car Wash. Setelah konsumen
membuat keputusan, maka konsumen akan menyerahkan kunci
10

mobil kepada pekerja 1. Kemudian pekerja 1 akan menulis nota dan


menyerahkannya kepada pekerja 2 serta menyerahkan kunci mobil
kepada pekerja 2.
Pekerja 2 : Pemindahan Mobil (2 orang)
Pekerja 2 bertugas untuk memindahkan mobil konsumen ke lokasi
antri. Apabila tidak terdapat antrian maka petugas 2 bertugas untuk
memindahkan konsumen ke tempat pencucian mobil sesuai dengan
paket yang dipilih oleh konsumen. Apabila konsumen memilih paket
Express maka mobil dipindahkan ke bagian pencucian biasa. Dan
apabila konsumen memilih paket Advance, maka mobil dipindahkan
ke mesin hidrolik. Pekerja 2 berkomunikasi dengan pekerja 1 dan
menerima nota serta kunci mobil dari pekerja 1, setelah itu pekerja 2
yang bertugas untuk memegang kunci mobil.
Setelah proses pencucian berakhir, maka pekerja 2 bertugas untuk
memindahkan mobil ke bagian pengeringan. Apabila konsumen
memilih untuk melakukan pemolesan, maka pekerja 2 bertugas
untuk memindahkan mobil ke detailing room. Setelah semua proses
berakhir, petugas 2 bertugas untuk memberikan nota dan kunci
mobil ke pekerja 8 atau kasir.
Pekerja 3 Pencucian Mobil Hidrolik (2 orang)
Pekerja 3 bertugas untuk melakukan pencucian mobil dengan
menggunakan mesin Hidrolik yaitu melakukan proses pencucian
exterior mobil dan juga pencucian kolong mobil.
Pekerja 4 : Pencucian Mobil Non-Hidrolik (2 orang)
Pekerja 4 bertugas untuk melakukan pencucian mobil tanpa
menggunakan mesin hidrolik yaitu hanya melakukan proses
pencucian exterior mobil tanpa melakukan proses pencucian kolong
mobil.
Pekerja 5 : Pengeringan Mobil (3 orang)
Pekerja 5 bertugas untuk melakukan proses pengeringan mobil
dengan menggunakan lap dan vacuum. Selain itu, pekerja 5 juga
11

bertugas untuk melakukan proses pembersihan interior mobil.


Pekerja
tunggu.
3. Stasiun Kerja (Workstation)
Workstation adalah tempat dilakukannya proses-proses yang ada pada
AutoBridal Car Wash yaitu proses pencucian, proses pengeringan, serta
proses pemolesan. Untuk memudahkan pemodelan, maka sistem pencucian
mobil pada AutoBridal Plus 168 dibagi kedalam beberapa workstation yaitu
sebagai berikut:
Area Parkir Luar
Ketika konsumen datang, maka mereka akan meletakkan mobil di
area parker luar. Kemudian pekerja 1 akan menyambut konsumen
dan pekerja 2 akan memarkirkan mobil di area parkir luar apabila
konsumen masuk dalam antrian. Apabila mobil tidak mengantri
untuk proses pencucian maka pekerja 2 akan langsunng
memindahkan mobil ke area workstation sesuai dengan paket yang
dipilih. Gambar area parkir luar dapat dilihat pada Gambar 2.5.

Gambar 2.5 Area Parkir Luar


Workstation 1 : Area Pencucian dengan Mesin Hidrolik (1)
Workstation 1 merupakan tempat untuk melakukan proses pencucian
paket Advance yatu dengan menggunakan mesin Hidrolik. Pada
autobridal yang berada di Jelambar, terdapat 1 mesin hidrolik yang
12

dapat digunakan untuk melakukan proses pencucian. Gambar


workstation 1 dapat dilihat pada Gambar 2.6.

Gambar 2.6 Workstation 1


Workstation 2 : Area Pencucian Non-Hidrolik (1)
Workstation 2 digunakan untuk melakukan proses pencucian paket
Express. Terdapat 1 area yang digunakan untuk melakukan proses
pencucian mobil tanpa mesin Hidrolik. Gambar workstation 2 dapat
dilihat pada Gambar 2.7.

Gambar 2.7 Workstation 2


Workstation 3 : Area Pengeringan (1)
Workstation 3 merupakan area untuk melakukan proses pengeringan
yang meliputi proses menelap, vakum, pembersihan interior dan
karpet mobil. Gambar workstation 3 dapat dilihat pada Gambar 2.8.
13

Gambar 2.8 Area Pengeringan


Workstation 4 : Detailing Room (1)
Detailing Room digunakan untuk melakukan proses pemolesan.
Detailing room yang terdapat di AutoBridal plus 168 hanya dapat
menampung 1 buah mobil. Gambar workstation 4 dapat dilihat pada
Gambar 2.9.

Gambar 2.9 Workstation 4 (Detailing Room)


Entitas stasiun kerja dapat digambarkan dalam sebuah layout. Layout stasiun kerja
sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar dapat dilihat pada
Gambar 2.10.
14

PENCUCIAN NON HIDROLIK


PENCUCIAN HIDROLIK
ENTITAS
MASUK

ENTITAS
KELUAR

PENGERINGAN
KASIR

RUANG TUNGGU

Gambar 2.10 Layout Pencucian Mobil AutoBridal Plus 168 Jelambar

Setelah menganalisis entitas yang ada pada sistem pencucian mobil di AutoBridal
Plus 168 Jelambar maka dapat dibuatkan Entity Flow Diagram. Gambar Entity
Flow Diagram pada sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar
dapat dilihat pada Gambar 2.11.
Non Hidrolik
Pelanggan Pelanggan
datang Antri Antri Pengeringan pulang

Hidrolik

Gambar 2.11 Entity Flow Diagram (EFD)

2.3.2 Activity Cycle Diagram


Activity Cycle Diagram pada Sistem Pencucian Mobil di AutoBridal Plus 168
dibuat dengan mengunakan warna yang berbeda pada setiap elemennya untuk
memudahkan pembaca dalam memahami ACD. Keterangan warna dari Diagram
aktivitas dapat dilihat pada Gambar 2.12.
Untuk memudahkan proses pembuatan ACD keseluruhan, maka terlebih
dahulu perlu dibuat ACD untuk setiap elemen. ACD memperlihatkan aktivitas
dan idle pekerja serta interaksi workstation dan idle dari setiap workstation.
15

Activity Cycle Diagram untuk setiap pekerja dan workstation dapat dilihat pada
Gambar 2.13. Activity Cycle Diagram untuk konsumen serta mobil dapat dilihat
pada Gambar 2.14.
ACD kesuluruhan membantu pembaca dalam memahami keseluruhan
sistem. Activity Cycle Diagram keseluruhan dapat dilihat pada Gambar 2.15.

Gambar 2.12 Keterangan Warna

Gambar 2.13 Activity Cycle Diagram untuk Setiap Pekerja dan Workstation
Penjelasan dari Gambar 2.13 adalah sebagai berikut:
Ketika ada konsumen yang datang dan pekerja 1 menganggur maka ia akan
menyambut tamu dan menjelaskan paket-paket yang tersedia serta
menerima kunci mobil dari konsumen. Setelah selesai melayani konsumen
maka ia mengkomunikasikan paket yang dipilih kepada pekerja 2 dan
16

memberikan kunci mobil kepada pekerja 2. Apabila ia telah melakukan


kedua proses ini, ia akan kembali menganggur sampai ada konsumen
lainnya yang datang.
Ketika terdapat mobil yang harus dipindahkan maka pekerja 2 yang
menganggur harus memindahkan mobil. Jadi tugas dari pekerja 2 adalah
memindahkan mobil dari area (workstation) satu ke area kerja yang lain,
selain itu ia bertugas untuk menerima informasi dari pekerja 1 dan
menerima kunci mobil serta menyerahkan kunci mobil ke kasir.
Proses pencucian mobil hidrolik akan dilakukan ketika pekerja 3
menganggur dan area kerja pencucian hidrolik (workstation 1) menganggur.
Proses pencucian mobil non hidrolik akan dilakukan ketika pekerja 4
menganggur dan area kerja pencucian non hidrolik (workstation 2)
menganggur.
Proses pengeringan mobil akan dilakukan apabila pekerja 5 menganggur
dan juga area kerja pengeringan (workstation 3) menganggur.
Proses pemolesan mobil akan dilakukan apabila pekerja 6 menganggur dan
juga area kerja pengeringan (workstation 4) menganggur.
Proses menerima kunci mobil dan nota dari pekerja 2 akan terjadi apabila
pekerja 8 sedang menganggur dan tidak sedang melayani proses
pembayaran atau menyerahkan kunci mobil kepada konsumen.

Kedatangan
(Parkir)
Antri
Pelayanan &
Pemilihan
Paket
Outside

Proses
Pembayaran Antri

Proses Proses Proses


Pemolesan Pengeringan Pencucian

Gambar 2.14 Activity Cycle Diagram Konsumen dan Mobil


17

Konsumen yang ingin melakukan proses pencucian mobil (konsumen dan


mobilnya) memasuki sistem. Konsumen memarkirkan mobil dan kemudian
mengantri, melakukan proses pelayanan dan pemilihan paket. Sementara itu mobil
mengantri, setelah konsumen melakukan proses pemilihan paket maka mobil akan
dicuci, dikeringkan dan juga dipoles. Setelah itu mobil keluar dari sistem apabila
konsumen telah melakukan proses pembayaran.
18

Gambar 2.15 Activity Cycle Diagram Keseluruhan


19

2.4 Validasi Model


Validasi diartikan sebagai suatu tindakan pembuktian dengan cara yang sesuai
bahwa tiap bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem, perlengkapan atau
mekanisme yang digunakan dalam produksi dan pengawasan akan senantiasa
mencapai hasil yang diinginkan.

Uji validasi yang dilakukan adalah dengan uji kesamaan dua variansi. Uji validasi
dilakukan dengan rumus:

=

Untuk menentukan valid atau tidaknya data tersebut, F hitung akan dibandingkan
dengan F tabel. Apabila F hitung > F tabel maka Ho ditolak, dan apabila F hitung
< F tabel, maka Ho diterima.
Pada penelitian kali ini, tingkat kepercayaan yang digunakan adalah 10%.
Berdasarkan data yang dimiliki digunakan metode uji kesamaan dua variansi
dengan hipotesa awal sebagai berikut.
Ho: tidak ada perbedaan variansi antara kedua populasi
H1: ada perbedaan variansi antara kedua populasi
Tabel 4.8 Hasil Validasi
VALIDASI
Customer AutoBridal Plus 168 Jelambar F F
Rata-Rata Varians
Pengamatan 1 2 3 hitung tabel
Number In Sistem Nyata 6 3 4 4.33 2.33
0.538
Number In Simulasi 7 3 6 5.33 4.33
19
Number Out Sistem Nyata 2 2 3 2.33 0.33
1
Number Out Simulasi 1 2 1 1.33 0.33

Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Fhitung yang dihasilkan seluruhnya lebih


kecil dibandingkan dengan nilai Ftabel (0,05;2;2) yaitu 19. Hal ini berarti Ho
diterima sehingga berarti tidak ada perbedaan variansi antara kedua populasi atau
data valid.
BAB III
PERANCANGAN MODEL SIMULASI

3.1 Flowchart event simulasi


Untuk membuat model arena, maka perlu dianalisis cara kerja atau flowchart dari
sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar. Flowchart proses yang
ada di dalam AutoBridal Plus 168 Jelambar dapat dilihat pada Gambar 3.1 sampai
Gambar 3.3.
Mobil Proses
Proses
dipindahkan Hidrolik pencucian Hidrolik
Pencucian
ke tempat diangkat Kolong Diturunkan
Exterior Mobil
hidrolik mobil

Gambar 3.1 Flowchart Proses Pencucian Paket Advance


Mobil
Proses
dipindahkan
Pencucian
ke area
Exterior Mobil
pencucian

Gambar 3.2 Flowchart Proses Pencucian Paket Exrpress

Mengelap Membersihkan
Membersihkan
bagian luar bagian dalam
karpet mobil
mobil Mobil

Gambar 3.3 Flowchart Proses Pengeringan


Logic model untuk sistem pencucian mobil di AutoBridal Plus 168 Jelambar dapat
dilihat pada Gambar 3.4.

20
21

Pelanggan datang

Konsumen
membawa mobil
ke area AutoBridal

Proses pemilihan
paket (Paket X-
press dan
Advance)

Waktu Menunggu
Pekerja Pencucian
memindahkan
mobil sesuai paket
yang dipilih

Pekerja
memindahkan
Ada Antrian ?
mobil ke lokasi
antri

Proses pencucian Waktu Pencucian


mobil sesuai
dengan paket yang
dipilih

Pekerja
memindahkan
mobil ke tempat Waktu Menunggu
pengeringan Pengeringan

Pekerja
memindahkan
Ada Antrian ?
mobil ke lokasi
antri

Proses
Pengeringan dan
Vakuum
Waktu Pengeringan

Pekerja
memindahkan
mobil ke area
parkir AutoBridal

Konsumen melakukan
proses pembayaran di
kasir & pengembalian
kunci mobil

Pelanggan pulang

Gambar 3.4 Logic Model


22

3.2 Model Simulasi Arena


Pemuatan model Arena dilakukan sesuai dengan proses pencucian mobil dengan
cara menggunakan modul create, assign, decide, process, record dan dispose.
Proses pencucian mobil ini diawali dengan mobil yang datang, kemudian
harus melalui modul assign terlebih dahulu agar dapat diketahui waktu
kedatangannya, selanjutnya pemilih akan memilih apakah ingin mencuci di
stasiun hidrolik atau non hidrolik, dilanjutkan dengan proses pencucian dan
diteruskan pada proses pengeringan, mobil yang telah selesai akan melalui modul
record untuk merekam waktu selesai sebelum mobil keluar dari sistem
Kemudian dilakukan input seluruh informasi pada masing masing modul untuk
dijalankan pada model Arena. Beberapa modul akan menggunakan data distribusi
data yang didapat melalui Input Analyzer.
Klik 2 kali pada modul yang diinginkan untuk melakukan input data.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat model arena dapat dilihat pada
Tabel 3.1.
23

Tabel 3.1 Langkah-Langkah untuk Membuat Model Arena


Modul Input Data Gambar
Modul Name: Mobil Datang
Create Entity Type: Mobil
Type: Expression
Expression: 3.5 + LOGN(12.6, 24.8)
Unit: Minutes

Modul Name : Assign Mobil Datang


Assign Type: Variable
Attribute Name: Waktu Datang
New Value: TNOW
24

Modul Name : Ingin Cuci Hidrolik?


Decide Percent True : 77
Angka 77 didapat dari data bahwa 77% dari
keseluruhan mobil yang datang ingin mencuci
pada stasiun hidrolik.

Modul Name: Cuci Hidrolik


Process Action: Seize Delay Release
Stasiun Resources:
Hidrolik Type: Resource
Resource Name: Stasiun Hidrolik
Quantity: 1
Delay Type: Triangular
Units: Minutes
Minimum: 10.5
Value (Most Likely): 23
Maximum: 29.5
25

Modul Name: Cuci Non Hidrolik


Process Action: Seize Delay Release
Stasiun Resources:
Non Type: Resource
Hidrolik Resource Name: Stasiun Non Hidrolik
Quantity: 1
Delay Type: Expression
Units: Minutes
Expression: 12.5 + 3 * BETA(1.35, 0.958)
26

Modul Name: Pengeringan


Process Action : Seize Delay Release
Stasiun Resources:
Pengeri Type: Resource
ngan Resource Name: Stasiun Pengeringan
Quantity: 1
Delay Type: Expression
Units: Minutes
Expression: NORM(18.9, 5.82)

Modul Name: Waktu Selesai


Record Type: Time Interval
Attribute Name: Waktu Datang
Tally Name: Waktu Selesai
27

Modul Name: Mobil Keluar


Dispose

Perancangan model pada Arena akan terlihat sebagai berikut:


28

3.2 Uji Verifikasi


Uji verifikasi dilakukan dengan menggunakan arena. Gambar uji verifikasi model
dapat dilihat pada Gambar 3.5.

Gambar 3.5 Verifikasi Model Pencucian Mobil AutoBridal Plus 168 Jelambar
BAB IV
ANALISA OUTPUT SIMULASI

4.1 Langkah Setup Simulasi


Langkah-langkah untuk mendapatkan setup simulasi adalah sebagai berikut:
1. Memilih menu bar Run, kemudian klik Setup.
Pilih tab Project Parameters, isi kolom Project Title dan Analyst Name
sesuai dengan yang diinginkan, kemudian check bagian Statistic Collection
pada kotak Resources, Queues, dan Processes. Uncheck semua kotak selain
kotak tersebut. Hasilnya akan terlihat sebagai berikut:

2. Kemudian, pilih tab Replication Parameters, Atur Replication Length dan


Number of Replication dengan yang diinginkan, pada kasus ini, simulasi
akan dilakukan selama 24 jam dengan dua replikasi. Kemudian pilih Base

29
30

Time Unit pada satuan menit (minutes). Hasilnya akan terlihat sebagai
berikut:

3. Selain langkah diatas, terdapat langkah opsional berupa pemilihan


visualisasi entitas. Caranya dengan memilih Modul Entity pada project bar,
kemudian pada bagian bawah akan muncul row list detail dari entitas.
Kemudian pilih Initial Picture untuk menentukan gambar entitas pada
simulasi. Pada simulasi ini, yang dipilih adalah Picture Yellow Ball.
31

Pada menu toolbar, pilih segitiga hitam Go, maka simulasi akan berjalan.

Jika sudah selesai, maka akan muncul pop up window yang menawarkan
pengguna untuk melihat hasil simulasi. Klik Yes.

Hasil simulasi dapat diexport dalam bentuk pdf.


32

4.2 Hasil Simulasi


33
34

Dari data diatas maka dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain:
1. Waktu per entitas dapat dijelaskan sebagai berikut:
35

a. Rata-rata waktu mobil berada pada stasiun pencucian mobil hidrolik


selama 22 menit dengan rata-rata waktu mengantri adalah 110 menit.
Rata-rata waktu mobil berada dalam sub-sistem pencucian hidrolik
adalah 132 menit.
b. Rata-rata mobil berada pada stasiun pencucian mobil non hidrolik
selama 15 menit dengan rata-rata waktu mengantri selama 0.5 menit.
Rata-rata waktu mobil berada dalam sub-sistem pencucian mobil non
hidrolik adalah 15 menit.
c. Rata-rata mobil berada pada stasiun pengeringan selama 19 menit
dengan rata-rata waktu mengantri adalah 113 menit. Rata-rata waktu
mobil berada dalam sub-sistem pengeringan adalah 131 menit.

2. Data akumulasi dapat dijelaskan melalui tabel berikut:


Jenis Data Stasiun Stasiun Non Stasiun
Hidrolik Hidrolik Pengeringan
Total waktu mobil berada 1383.12
405.59 menit 1421.93 menit
dalam sub-sistem menit
Total waktu mobil menunggu 7147.39
12.6 menit 8523.16 menit
menit
Jumlah mobil masuk
74 unit 28 unit 93 unit
kedalam sub-sistem
Jumlah mobil keluar dari
65 unit 28 unit 76 unit
sub-sistem
36

3. Data antrian dapat dijelaskan melalui tabel berikut:


Stasiun Stasiun Non Stasiun
Jenis Data
Hidrolik Hidrolik Pengeringan
Rata rata waktu tunggu 110.63
0.45 menit 113.59 menit
menit
Waktu tunggu maksimum 248.74
7.93 menit 228.23 menit
menit
Rata rata jumlah mobil
5.56 unit 0.009 unit 7.3109 unit
menunggu dalam sub-sistem
Jumlah maksimum mobil
12 unit 1 unit 17 unit
menunggu

4. Waktu selesai, dapat dijelaskan sebagai berikut:


a. Waktu selesai rata-rata sebesar 225.77 menit
b. Waktu selesai maksimum sebesar 40.53 menit
c. Waktu selesai minimum sebesar 500.89 menit

4.3 Skenario
Untuk mengetahui pengaruh jumlah stasiun kerja (workstation) terhadap antrian
yang terjadi, maka dibuatlah 6 buah skenario. Skenario tersebut antara lain:
1. Skenario 1(Kondisi Aktual):1 stasiun pencucian hidrolik, 1 stasiun
pencucian non hidrolik, 1 stasiun pengeringan.
2. Skenario 2: 1 stasiun pencucian hidrolik, 1 stasiun pencucian non hidrolik, 2
stasiun pengeringan.
3. Skenario 3: 2 stasiun pencucian hidrolik, 1 stasiun pencucian non hidrolik, 1
4. Skenario 4: 2 stasiun pencucian hidrolik, 1 stasiun pencucian non hidrolik, 2
stasiun pengeringan.
5. Skenario 5: 2 stasiun pencucian hidrolik, 2 stasiun pencucian non hidrolik, 2
stasiun pengeringan.
6. Skenario 6: 1 stasiun pencucian hidrolik, 2 stasiun pencucian non hidrolik, 1
stasiun pengeringan.
37

Setelah dilakukan simulasi dari skenario-skenario diatas maka, didapatkan data


hasil simulasi skenario. Data hasil simulasi skenario dapat dilihat pada Tabel 3.2.
Tabel 3.2 Data Hasil Simulasi Skenario
Scenario Properties Controls Responses
Cuci Cuci Non
Cuci
Stasiun Pengeringan Pengeringan Hidrolik. Cuci Non Hidrolik. Waktu
Stasiun Stasiun Hidrolik.Queu
No. Scenario ke- Replikasi Non Queue.Numb Queue.Waiting Queu Hidrolik.Queu Queu Selesai
Hidrolik Pengeringan Waiting
Hidrolik (unit) (menit) Numb Numb (unit) Waiting (menit)
(menit)
(unit) (menit)
1 Scenario 1 1 1 1 1 7,311 113,592 5,560 110,630 0,009 0,450 225,766
2 Scenario 2 1 1 1 2 0,035 0,699 2,832 66,859 0,019 1,165 83,168
3 Scenario 3 1 2 1 1 8,207 123,559 0,196 3,665 0,021 1,524 164,917
4 Scenario 4 1 2 1 2 0,190 3,910 0,113 2,909 0,051 5,229 47,036
5 Scenario 5 1 2 2 2 0,522 10,300 0,145 3,365 0,000 0,051 53,619
6 Scenario 6 1 1 2 1 7,164 112,256 5,459 109,050 0,000 0,000 224,893

Pada skenario 1 (kondisi aktual), dimana terdapat 1 stasiun Hidrolik, 1


stasiun non Hidrolik, dan 1 stasiun Pengeringan. Diperoleh jumlah mobil
rata-rata yang antri pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 5,560 unit
dan waktu antri rata-rata adalah 110,630 menit. Jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,009 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 0,450 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri
pada proses pengeringan sebanyak 7,311 unit dan waktu antri rata-rata
adalah 113,592 menit. Serta waktu rata-rata dalam sistem adalah 225,766
menit.
Pada skenario 2, dimana stasiun Hidrolik dan stasiun non Hidrolik tetap
berjumlah 1 stasiun, kemudian dilakukan penambahan pada stasiun
Pengeringan sehingga menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 2,832 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 66,589 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada
proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,019 unit dan waktu antri rata-
rata adalah 1,165 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses
pengeringan sebanyak 0,035 unit dan waktu antri rata-rata adalah 0,699
menit. Serta waktu rata-rata dalam sistem adalah 83,168 menit.
Pada skenario 3, dimana stasiun Pengeringan dan stasiun Hidrolik tetap
berjumlah 1 stasiun, kemudian dilakukan penambahan pada stasiun non
Hidrolik sehingga menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 0,196 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 3,665 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada
38

proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,021 unit dan waktu antri rata-
rata adalah 1,524 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses
pengeringan sebanyak 8,207 unit dan waktu antri rata-rata adalah 123,559
menit. Serta waktu rata-rata dalam sistem adalah 164,917 menit.
Pada skenario 4, dimana stasiun non Hidrolik tetap berjumlah 1 stasiun,
kemudian dilakukan penambahan pada stasiun Hidrolik dan stasiun
Pengeringan sehingga masing-masing berjumlah 2 stasiun. Diperoleh
jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pencucian Hidrolik sebanyak
0,113 unit dan waktu antri rata-rata adalah 2,909 menit. Jumlah mobil rata-
rata yang antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,051 unit
dan waktu antri rata-rata adalah 5,229 menit. Jumlah mobil rata-rata yang
antri pada proses pengeringan sebanyak 0,190 unit dan waktu antri rata-
rata adalah 3,910 menit. Serta waktu rata-rata dalam sistem adalah 47,036
menit.
Pada skenario 5, dimana dilakukan penambahan pada stasiun Hidrolik,
stasiun non Hidrolik, dan stasiun Pengeringan sehingga masing-masing
berjumlah 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri pada
proses pencucian Hidrolik sebanyak 0,145 unit dan waktu antri rata-rata
adalah 3,365 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses
pencucian non Hidrolik sebanyak 0 unit dan waktu antri rata-rata adalah
0,051 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pengeringan
sebanyak 0,522 unit dan waktu antri rata-rata adalah 10,300 menit. Serta
waktu rata-rata dalam sistem adalah 53,619 menit.
Pada skenario 6, dimana stasiun Hidrolik dan stasiun Pengeringan tetap
berjumlah 1 stasiun, kemudian dilakukan penambahan pada stasiun non
Hidrolik menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri
pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 5,459 unit dan waktu antri rata-
rata adalah 109,050 menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses
pencucian non Hidrolik sebanyak 0 unit dan waktu antri rata-rata adalah 0
menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pengeringan
39

sebanyak 7,164 unit dan waktu antri rata-rata adalah 112,256 menit. Serta
waktu rata-rata dalam sistem adalah 224,893 menit.
40

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan model yang sudah berjalan dan skenario yang telah dibuat, maka
dapat disimpulkan beberapa hal berikut:
1. Terdapat berbagai modul yang digunakan dalam perancangan Arena, yaitu
modul create, assign, decide, process, record dan dispose.
2. Model Arena yang dibuar memilki 3 modul proses, yaitu stasiun hidrolik,
non hidrolik, dan stasiun pengeringan.
3. Distribusi data harus diketahui untuk mengisi modul kedatangan, stasiun
hidrolik, non hidrolik, dan stasiun pengeringan.
4. Model Arena yang dibuat memiliki waktu simulasi selama 24 jam.
5. Setelah simulasi selesai dilakukan, maka dapat diketahui data per entitas
pada masing masing stasiun sebagai berikut:
a. Rata-rata yang berada pada stasiun pencucian mobil hidrolik
selama 22 menit dengan rata-rata waktu mengantri adalah 110
menit. Rata-rata waktu mobil berada dalam sub-sistem pencucian
hidrolik adalah 132 menit.
b. Rata-rata mobil berada pada stasiun pencucian mobil non hidrolik
selama 15 menit dengan rata-rata waktu mengantri selama 0.5
menit. Rata-rata waktu mobil berada dalam sub-sistem pencucian
mobil non hidrolik adalah 15 menit.
c. Rata-rata mobil berada pada stasiun pengeringan selama 19 menit
dengan rata-rata waktu mengantri adalah 113 menit. Rata-rata
waktu mobil berada dalam sub-sistem pengeringan adalah 131
menit.
6. Selain itu dapat diketahui data antrian sebagai berikut:
a. Waktu tunggu maksimum pada stasiun hidrolik adalah 248.74
menit, sedangkan pada stasiun non-hidrolik selama 7.93 menit dan
pada stasiun pengeringan selama 228.23 menit
41

b. Rata rata jumlah mobil yang menunggu dalam sub-sistem hidrolik


sebanyak 5.56 unit dengan jumlah maksimum 12 unit, rata rata
jumlah mobil yang menunggu dalam sub-sistem non hidrolik
sebanyak 0.009 unit dengan jumlah maksimum 1 unit, dan rata rata
jumlah mobil yang menunggu dalam sub-sistem pengeringan
sebanyak 7.3109 unit dengan jumlah maksimum 17 unit.
7. Dari keseluruhan skenario yang telah dibuat, maka dapat diketahui bahwa
skenario berpengaruh langsung pada waktu proses dan waktu tunggu yang
berlangsung. Hal ini dapat dijelaskan sbb:
a. Skenario 1 merupakan kondisi awal simulasi diterapkan, sehingga
tidak ada yang berubah dari sisi waktu tunggu dan waktu proses.
b. Pada skenario 2, dimana stasiun Hidrolik dan stasiun non Hidrolik
tetap berjumlah 1 stasiun, penambahan pada stasiun Pengeringan
menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri
pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 2,832 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 66,589 menit. Jumlah mobil rata-rata yang
antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,019 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 1,165 menit. Jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pengeringan sebanyak 0,035 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 0,699 menit. Serta waktu rata-rata dalam
sistem adalah 83,168 menit.
c. Pada skenario 3, dimana stasiun Pengeringan dan stasiun Hidrolik
tetap berjumlah 1 stasiun, penambahan pada stasiun non Hidrolik
menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri
pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 0,196 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 3,665 menit. Jumlah mobil rata-rata yang
antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,021 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 1,524 menit. Jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pengeringan sebanyak 8,207 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 123,559 menit. Serta waktu rata-rata dalam
sistem adalah 164,917 menit.
42

d. Pada skenario 4, dimana stasiun non Hidrolik tetap berjumlah 1


stasiun, penambahan pada stasiun Hidrolik dan stasiun
Pengeringan menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 0,113 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 2,909 menit. Jumlah mobil rata-rata
yang antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0,051 unit
dan waktu antri rata-rata adalah 5,229 menit. Jumlah mobil rata-
rata yang antri pada proses pengeringan sebanyak 0,190 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 3,910 menit. Serta waktu rata-rata
dalam sistem adalah 47,036 menit.
e. Pada skenario 5, dilakukan penambahan pada stasiun Hidrolik,
stasiun non Hidrolik, dan stasiun Pengeringan menjadi 2 stasiun.
Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pencucian
Hidrolik sebanyak 0,145 unit dan waktu antri rata-rata adalah 3,365
menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pencucian
non Hidrolik sebanyak 0 unit dan waktu antri rata-rata adalah 0,051
menit. Jumlah mobil rata-rata yang antri pada proses pengeringan
sebanyak 0,522 unit dan waktu antri rata-rata adalah 10,300 menit.
Serta waktu rata-rata dalam sistem adalah 53,619 menit.
f. Pada skenario 6, stasiun Hidrolik dan stasiun Pengeringan tetap
berjumlah 1 stasiun, penambahan pada stasiun non Hidrolik
menjadi 2 stasiun. Diperoleh jumlah mobil rata-rata yang antri
pada proses pencucian Hidrolik sebanyak 5,459 unit dan waktu
antri rata-rata adalah 109,050 menit. Jumlah mobil rata-rata yang
antri pada proses pencucian non Hidrolik sebanyak 0 unit dan
waktu antri rata-rata adalah 0 menit. Jumlah mobil rata-rata yang
antri pada proses pengeringan sebanyak 7,164 unit dan waktu antri
rata-rata adalah 112,256 menit. Serta waktu rata-rata dalam sistem
adalah 224,893 menit.
43

DAFTAR PUSTAKA