0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan32 halaman

Laporan Kasus CHF di RS Kariadi

Laporan kasus asuhan keperawatan Tn. S dengan diagnosis CHF (gagal jantung kongestif). Pasien berumur 70 tahun dirujuk ke RS karena keluhan nyeri dada dan sesak nafas. Berdasarkan pengkajian, pasien mengalami gangguan kardiorespirasi dan gizi serta ketergantungan sedang dalam aktivitas sehari-hari.

Diunggah oleh

Ibnu Said
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan32 halaman

Laporan Kasus CHF di RS Kariadi

Laporan kasus asuhan keperawatan Tn. S dengan diagnosis CHF (gagal jantung kongestif). Pasien berumur 70 tahun dirujuk ke RS karena keluhan nyeri dada dan sesak nafas. Berdasarkan pengkajian, pasien mengalami gangguan kardiorespirasi dan gizi serta ketergantungan sedang dalam aktivitas sehari-hari.

Diunggah oleh

Ibnu Said
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN CHF


(GAGAL JANTUNG KONGESTIF)
DI RUANG ELANG 1 JANTUNG PRIA RSUP Dr. KARIADI SEMARANG

DISUSUN OLEH:

MUHAMAD ZAENAL ABIDIN

P1337420616032

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN
SEMARANG
2018
PROGRAM STUDI
SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

RUANG : ELANG 1 No. RM : C165686


BAGIAN : JANTUNG PRIA
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
Pasien masuk RS pada hari : RABU Tanggal: 26 Mei 2018 Jam:13:45 WIB
Pengkajian dilakukan pada hari : SENIN Tanggal: 28 Mei 2018 Jam 07:15 WIB
I. IDENTITAS
1. Nama pasien : Tn. S
2. Pekerjaan : Peensiunan
3. Umur : 70 TAHUN
4. Pendidikan :
5. Alamat :,Sidorejo – Kalimantan Tengah
6. No. Telepon :
7. Status Perkawinan : Kawin
8. Agama : Islam
9. Cara masuk : Datang Sendiri
II. PENANGGUNG JAWAB PASIEN
1. Penanggung pasien : Keluarga
2. Nama penanggung pasien : Hj. Murtiyati
3. Alamat penanggung pasien :, Sidorejo – Kalimantan Tengah RT 08/02, Pati
4. Nomor telepon yang bisa dihubungi : 0856435xxxx96410076XXX

III. RIWAYAT KESEHATAN


1. Data diperoleh dari : Pasien
2. Keluhan utama : Nyeri dada, sedikit sesak nafas, nyeri leher saat dibuat
menoleh,nyeri uluhati, merasa lemah seluruh badanya saat digunakan beraktifitas.
3. Riwayat penyakit sekarang :, Klien mengeluh nyeri dada dan sesak nafas pada 2
minggu yang lalugan lauk ayam atau
4. Alat bantu yang digunakan : -
5. Diagnosa medis : CHF (gagal jantung kongestive)
6. Riwayat penyakit dahulu : Tahun 2009 pasien mengatakan pernah didiagnosa
mengalami lemah janung pada saat menjalani perawatan di RS swasta di kaliman
tan tengah
7. Pernah dirawat di RS
8. Operasi : PERNAH
9. Jika pernah operasi sebutkan (operasi apa) : bedah jantung
10. Dimana : RS Swasta kalimantan selatan
11. Kapan : 2009
12. Riwayat kesehatan keluarga : -

PENGKAJIAN FISIK DAN POLA FUNGSIONAL

IV. KESADARAN, AFEKTIF, KOGNITIF


1. Skala Koma Glasgow
 Motorik : 1 2 3 4 5 6
 Verbal : 1 2 3 4 5
 Reaksi membuka mata : 1 2 3 4
2. Keadaan Umum:  Composmentis  Paien terlihat lemah dalam beraktifitas 
Pasien tampak hanya berbaring di tempat tidur
3. Penilaian Nyeri skala wong baker
 Lokasi kaki kanan  Frekuensi hilang timbul
 Derajat sakala 4
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Keterangan :
0 : Tidak Nyeri 4-7 : Nyeri Sedang
1-3 :  Nyeri Ringan 8-10 : Nyeri Berat
4. Skala fungsional Indek barthel = 61 ( ketergantungan sedang)
5.  komposmentis ⎕ apatis ⎕somnolen ⎕soporokoma ⎕koma
6. Perilaku : ⎕amuk ⎕gelisah  diam kooperatif ⎕menarik diri
⎕gaduh gelisah
7. Gangguan orientasi :  tidak ⎕ya ⎕person ⎕waktu ⎕tempat
8. Amnesti : tidak ⎕ya ⎕jangka ⎕pendek ⎕menengah
⎕panjang
9. Pandangan terhadap diri sendiri: saya merasa kurang baik

V. TORAKS-KARDIO-RESPIRATORI
1. Tanda-tanda vital:
Nadi: 70 x/menit Pernafasan: 20 x/menit
TD 160/90 mmHg Suhu : 36,3’C
2. Batuk: ⎕ ya ⎕ tidak ⎕perokok perhari 3 batang perhari saat masih
muda
3. Jenis pernafasan: ⎕ dada ⎕perut teratur ⎕ kusmaul ⎕biot
⎕Cheyne Stokes ⎕ataksik ⎕retraksi otot bantu nafas ⎕cuping
hidung
4. Suara nafas : vesikuler ⎕ ronkhi ⎕ wheesing ⎕krepitasi
5. Hipersekresi pada : ⎕hidung ⎕rongga mulut ⎕tenggorokan
6. Perkusi : sonor ⎕pekak ⎕timpani ⎕subtimpani
7. Palpasi :  fremitus vocal
8. ⎕benjolan di........................ukuran diameter.......................cm ⎕discharge
9. ⎕luka ukuran. ..., kedalaman... cm
10. Nyeri dada : ya ⎕ tidak ⎕menjalar ke.................... ⎕palpitasi
11. Sakit kepala : ⎕ ya ⎕ tidak
12. Suara jantung tambahan : ⎕ bising  galop ⎕ mur mur
13. Inspeksi denyut jantung : ⎕melebar denut abnormal
VI. POLA NUTRISI DAN CAIRAN
1. Sebelum masuk RS: TB: 170 cm, BB: 68 kg
2. Keadaan sekarang: TB: 170 cm, BB: 68 kg
a. Keluhan:  nyeri perut saat nangun tidur ⎕muntah, nafsu makan: ⎕
baik ⎕cukup ⎕kurang ⎕anoreksia  sukar menelan
⎕haus ⎕sakit menelan ⎕sakit gigi ⎕gangguan rasa lidah ⎕
sakit rongga mulut ⎕sakit bibir dan mukosa
b. Kuantitas konsumsi makan: 3x sehari  lauk ⎕sayur ⎕buah ⎕
susu ⎕ makanan selingan
c. Jenis lauk hewani: ⎕tiap hari  kadang-kadang ⎕tidak pernah
d. Kuantitas minum per hari 1100ml,  air ⎕teh ⎕kopi ⎕soft drink
⎕susu
e. Kebiasaan yang kurang baik untuk kesehatan:  merokok ⎕kopi
⎕alkohol ⎕narkoba
f. Makanan pantang: makanan berlemak tinggi
g. Alergi makanan/bahan makanan/obat/zat kimia
Lain-lain:

VII. ELIMINASI
Keluhan:
Buang air besat (BAB) selama sakit
1. Frekuensi: 1xsehari
2. Konsistensi: ⎕ cair  lunak ⎕keras seperti
3. Warna:  kuning ⎕coklat ⎕merah segar ⎕hitam
Buang air besar sebelum sakit
4. Frekuensi: 1 x/hari
5. Warna:  kuning ⎕coklat ⎕merah segar ⎕hitam
6. Kebiasaan menggunakan pencahar: ⎕ya  tidak, jika ya sebutkan nama
pencaharnya
Buang air kecil (BAK) selama sakit
7. Keluhan:  tidak ada ⎕dysuria ⎕oliguria ⎕menetes ⎕panas
waktu kencing ⎕menetes/inkontinensia ⎕ retensi ⎕nocturia
8. Kateter uretra: ⎕ ya ⎕menetap ⎕jika perlu intermitent
9. Frekuensi: warna: ⎕bening ⎕ kuning ⎕coklat ⎕merah
warna lain seperti.......................
10. Jumlah kencing selama 24 jam 1100 cc
11. Keluhan:  tidak ada ⎕dysuria ⎕oliguria ⎕menetes ⎕panas
waktu kencing ⎕menetes/inkontinensia ⎕retensi ⎕nocturia
12. Kateter uretra: ⎕ ya ⎕menetap ⎕jika perlu intermitent
13. Frekuensi: warna: ⎕bening  kuning ⎕coklat ⎕merah
warna lain seperti.......................
14. Jumlah kencing selama 24 jam 1100cc ml
Pernah operasi saluran kencing: ya kapan?..............................hari/bulan/tahun
yang lalu
Macam operasi/jenis tindakan:
Lain-lain:.....................................................................................................................

VIII. INTEGRITAS KULIT


1. Penampilan:  bersih ⎕ kotor
2. Kondisis kulit: ⎕utuh ⎕elastis  lembab ⎕ kering
⎕nodul ⎕macula ⎕hiperpigmentasi ⎕eritema ⎕sianosis
⎕ pucat
3. Luka: ⎕ekskoreasi ⎕laserasi ⎕skisum ⎕ luka operasi ⎕balutan
kotor ⎕balutan warna merah ⎕balutan berdarah mengering
4. Eksudat: ⎕ada nanah ⎕ tidak ada nanah ⎕ cairan bening
5. Granulasi: ⎕ ya ⎕tidak ⎕nekrosis ⎕bau busuk
6. Turgor kulit:  cukup ⎕ kurang ⎕jelek
7. Rambut: ⎕mudah rontok  normal ⎕alopesia
8. Lain-lain..................................................................................................................................................

IX. KEMAMPUAN MOBILISASI DAN KONDISI MUSKULO-SKELETAL


1. Keluhan: nyeri jika bergerak
2. Keluhan tulang:  tidak ada kerusakan tulang ⎕ada diskontinyuitas
3. Lokasi diskontinyuitas:
4. Tangan dominan: ⎕ kanan ⎕ kiri
5. Gaya berjalan: biasa
6. Duduk: stabil ⎕goyang ⎕ harus ditopang
7. Bahu:  simetris ⎕tidak simetris
8. Bentuk tulang belakang:  normal ⎕lordosis ⎕kifosis ⎕skoliosis
9. Ekstremitas atas: ⎕ normal dan dengan dibantu  keterbatasan
⎕cacat
Lain-lain............................................................................................................................

X. AKTIVITAS, ISTIRAHAT DAN TIDUR


1. Jenis aktivitas dengan fisik ketika belum sakit:  ringan ⎕ sedang ⎕berat
2. Kemampuan aktivitas selama sakit:  nafas dibantu ventilator ⎕nafas
spontan dengan cepat ⎕ nafas spontan dengan dibantu ⎕gerakan tangan
dibantu ⎕ gerakan tangan dengan dibantu miring dibantu  duduk
dibantu ⎕bergerak dengan dibantu ⎕duduk dengan dibantu
⎕berdiri dibantu ⎕jalan dibantu ⎕menggunakan alat bantu
3. Keluhan: ⎕sukar tidur ⎕sering terjaga ⎕mimpi buruk ⎕tidak
merasa segar ketika bangun ⎕tidur amat lelap  tidak ada keluhan
4. Lama tidur sebelum sakit: malam 8 jam, siang..................jam,  tidak tidur siang
5. Lama tidur selama sakit: malam 8 jam, siang 3 jam, ⎕tidak tidur siang
6. Pengantar tidur: ⎕baca ⎕musik ⎕televisi ⎕obat
7. Istirahat:  siang  sore  malam
8. Lain-lain.................................................................................................................................................

1. Penampilan fisik secara umum:  bersih ⎕kotor pada.............................................


2. Kondisi kuku: ⎕bersih  pendek bersih ⎕ pendek kotor ⎕panjang
kotor
3. Kemampuan merawat diri:
 Gosok gigi: ⎕ Mandiri  dibantu sebagian ⎕ sepenuhnya dibantu
 Mandi: ⎕ dengan dibantu dibantu sebagian ⎕ sepenuhnya
dibantu
 Berpakaian: ⎕ dengan dibantu  dibantu sebagian ⎕ sepenuhnya
dibantu
 Bersolek: ⎕dengan dibantu dibantu sebagian ⎕ sepenuhnya
dibantu

XI. SENSORI DAN MOTOR


1. Keluhan mata : -
2. Tajam penglihatan: OD= OS=
3. Kondisi mata kanan: ⎕sekret ⎕ulkus ⎕konjungtival injeksi
⎕perdarahan
4. Kondisi mata kiri: ⎕sekret ⎕ulkus ⎕konjungtival injeksi
⎕perdarahan
5. Pendengaran telinga: kanan...............
6. Kondisi telingan kanan: bersih ⎕keluar nanah
7. Pendengaran telinga: kiri...............
8. Kondisi telingan kiri:  bersih ⎕keluar nanah
9. Penghidungan/pembauan: normal
10.
11. Gangguan sensori raba/taktil:  tidak ada ⎕ada pada..............................................
12. Gangguan sensori nyeri:  tidak ada ⎕ ada

XII. PERILAKU DAN HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA


1. Tempat tinggal : di rumah sendiri ⎕dengan orangtua ⎕ikut saudara
⎕kontrak sewa
2. Sikap: ⎕ kooperatif ⎕tidak kooperatif ⎕marah ⎕gelisah 
cemas ⎕amuk ⎕percobaan bunuh diri
3. Kebiasaan: ⎕alkohol ⎕merokok ⎕narkoba
4. Hubungan dengaaan keluarga:  harmonis ⎕ada konflik
5. Hubungan sosial masyarakat:  baik ⎕suka menyendiri ⎕ada konflik
⎕suka bermasyarakat/organisasi
Lain-lain..............................................................................................................................

XIII. EKONOMI
1. Tempat tinggal: rumah sendiri ⎕menumpang ⎕sewa/kontrak
⎕asrama ⎕kost
2. Status domisili:  penduduk tetap ⎕boro bekerja ⎕dalam perjalanan
keluar negeri
3. Kondisi bangunan rumah tinggal:  permanen ⎕semi permanen ⎕tidak
permanen
4. Kondisi lantai: ⎕tanah ⎕plester  ubin ⎕keramik ⎕marmer ⎕kayu
5. Sumber air minum: ⎕sungai ⎕rawa  sumur ⎕artetis ⎕PAM
6. MCK: ⎕sungai ⎕jumbleng  septic tank/km mandi ⎕tidak ada
tempat khusus
7. Ada ventilasi di:  kamar tidur  dapur  ruang keluarga  kamar
tamu
8. Pencahayaan rumah yang bersumber matahari: ⎕kurang  cukup baik
9. Pencahayaan lampu: ⎕lampu minyak tanah listrik
10. Jumlah anggota keluarga: 4 orang
11. Penghasilan keluarga perbulan: Rp 2.500.000

XIV. PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENYAKIT, PENATALAKSANAAN DAN


HARAPANNYA
1. Pengelolaan kesehatan bila ada anggota keluarga atau diri sendiri menderita sakit:
⎕diobati sendiri ⎕dukun ⎕puskesmas ⎕dokter pribadi  rumah
sakit
2. Pengetahuan tentang penggunaan obat, dosis, dan efek samping obat: ⎕jelas
 belum mengerti ⎕tidak bisa mengerti..................................................................

XV. PEMERIKSAAN PENUNJANG


1. Laborat:
Hematologi dan kimia klinik 18/05/21018
Hb : 14.0 g/dL
Hematokrit : 41.6
Eritrosit : 4.31 10’6/Ui
MCH :32.5 pq
Leukosit : 10.2
Ureum : 68 mg/dL
Kreatin : 4.0 mg/dL
AsamUrat : 5.5 mg/dL
2. Pemeriksaan Radiologi Kepala

 Infark pada corona kiri


 Tampakperdarahan Intra Cranial
 Tampak peningkatan TIK
 Gambaran atropy Cerebri
XVI. Tearapi Pengobatan

- Therapi cairan : Infus NaCl 0,9% + 600 cc 8 tpm

- 02 3 L/menit

- Therapi medik :

No Jenis Therapi Dosis Cara Pemberian

1 Aminodoprin 10 mcg/12 jam Intra Vena


2 ISDN 5 mg Peroral
3 Vbloc 0,25 mg/8 jam Peroral
4 Simarc 2 mg/24 jam Peroral
5 Lansoprazole 30 mg/24 jam Intra Vena
6 furosemid 40 mg/24 jam Peroral
7 Diazopame 5 mg/24jam Peroral
8 Vit B1 B6 B12 1 tab/8 jam Peroral

DAFTAR MASALAH

Tanggal Ttd.
No Tanggal/ Jam Data Fokus Masalah Keperawatan
Teratasi Perawat
1 28 Mei 2018 DS: Gangguan 28 Mei 2018
Pertukaran gas
07:15 Paien mengeluh berhubungan
dengan perubahan
sesak nafas membran
kapiler-alveolar
 Pasien
mengeluh nyeri
dada
DO:

 KU
Composmentis

 Pasien tampak
cemas

 TTV TD:
160/100 N: 60 RR;
24x/menit S:
36,2’C

Paien terlihat
lemah dalam
beraktifitas

 terpasang
oksigen 3 L/menit.

2.. 28 Mei 2018 DS: Resiko Jatuh 28 Mei 2018


07:30  Pasien merasa berhubungan
dengan penyakit
lemah seluruh
akut
badanya saat
digunakan
beraktifitas.

 Pasien
mengatakan
memiliki riwayat
penyakit hipertensi
DO:
KU Composmentis

 pasien
terpasang selang
infus.

 TTV TD:
160/100 N: 60 RR;
24x/menit S:
36,2’C
3. 28 Mei 2018 DS : Intoleransi aktivitas 28 Mei 2018
08:00  Pasien merasa
berhubungan dengan
kelemahan
lemah seluruh menyeluruh
badanya saat
digunakan
beraktifitas.
 Pasien
mengatakan
memiliki riwayat
penyakit hipertensi
DO:
 KU
Composmentis
pasien
Paien
tampakterbaring
ditempat tidur
-  Aktivitas klien
dibantu keluarga
 Klien tampak
lemas

4. 28 Mei 2018 DS: Penurunan curah


08:30 Pasien merasa jantung b/d gangguan 28 Mei 2018
kelelahan saat irama jantung
tubunyadigunakan
beraktifitas
Pasien mengatakan
sesak nafas
 Nyeri dada
 sedikit sesak
nafas
 nyeri leher saat
dibuat menoleh
DO:
KU Composmentis
Pasien tampak
lemas dan gelisah
TTV TD: 160/100
N: 60 RR;
24x/menit S:
36,2’C
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

Tanggal/ jam No Kode Dx. Kep Tujuan Intervensi Ttd

28 Mei 2018 1 00030 Setelah dilakukan Airway Management


07:15
asuhan keperawatan
selama 3x24 jam
 Posisikan pasien
untuk memaksimalkan
maka gangguan
ventilasi
pertukaran gas dapat
teratasi dengan  Auskultasi suara
kriteria hasil : nafas, catat adanya
suara tambahan
Nyeri dada pasien Monitor respirasi
berkurang dan status O2
Klien tidak
merasa sesak Oxygen Therapy
 TTV klien Pertahankan jalan
normal nafas yang paten
Atur peralatan
oksigenasi
Monitor aliran
oksigen
Pertahankan posisi
pasien
 Kolaborasi
pemberian terapi
farmakologi

Vital sign Monitoring


 Monitor TD, nadi,
suhu, dan pernapasan

28 Mei 2018 2
Resiko jatuh  Identifikasi faktor
00155 menurun yang mempengaruhi
07:30 Kriteria Hasil: kebutuhan keamanan,
dalam waktu 15 misal : defisit
menit, klien dapat: motorik/sensorik,
Mencegah perubahan status fisik,
tingkat kesadaran klien
terjadinya resiko
jatuh Identifikasi
faktor
Mengembangkan lngkungan yang
memungkinkan resiko
strategi
jatuh (posisi pasien
pengendalian resiko
senyaman mungkin)
jatuh. Pantau pergerakan
dari pasien
Pasang pakakaikan
gelang resiko jatuh
pada pasien
 Berikan tanda
resiko jatuh pada bed
 pasien
Rendahkan bed pasien

Setelah dilakukan Exercise Therapy :


28 Mei 2018 3 Joint Mobility
00092 tindakan
08:00 keperawatan selama  Tentukan tingkat
3x24 jam, klien motivasi pasien untuk
dapat mentolerir menjaga atau
aktifitas, dengan mengembalikan
kriteria hasil : gerakan sendi

Activity tolerance
 Mendorong klien
untuk melakukan
 Saturasi oksigen ROM aktif atau pasif
saat beraktivitas sesuai dengan
dalam rentang schedule
normal
Membantu klien
Frekuensi nadi untuk
saat beraktivitas mengembangkan
dalam rentang jadwal latihan ROM
normal (60-100 aktif atau pasif
x/menit)
 Mendorong klien
 RR saat untuk duduk di tempat
beraktivitas dalam tidur, di sisi tempat
rentang normal (12- tidur, atau di kursi
20 x/menit) sesuai toleransi.
 Mudah bernapas
saat beraktivitas
Tekanan systolik
saat beraktivitas
dalam rentang
normal (120-140
mmHg)
Tekanan diastolic
saat beraktivitas
dalam rentang
normal (80-90
mmHg)
Cardiac Care Acute
28 Mei 2018 4 Setelah dilakukan
08:30
00029
asuhan keperawatan  Evaluasi adanya
selama 3x24 jam, nyeri dada
penurunan curah  Monitoring irama
jantung teratasi jantung
dengan kriteria hasil
:
 Monitor status
respirasi untuk gejala
Cardiac pump gagal jantung
effectiveness Intruksikan kepada
 Tanda-tanda pasien jika terdapat
vital dalam batas ketidaknyamanan pada
normal dada dengan
memencet
 Dapat tombo/mintabatuan
mentoleransi keluarganya untuk ke
aktivitas, tidak ada ruang keperawatan
kelelahan
 Memberikan
 Nyeri pada dada tambahan oksigen
dan leher kliendapat menjadi 4 -5 liter/
teratasi Menit
TTV klien dalam Kolaborasi dalam
batas normal pemberian dengan tim
medis untukpemberian
terapi farmakologi:
ISDN
Monitor
keefektifan terapi

Vital sign Monitoring


 Monitor TD,nadi,
suhu, dan RR
 Monitor TD, nadi,
RR, sebelum, selama,
dan setelah aktivitas
 Monitor frekuensi
dan irama jantung
Monitor bunyi
jantung
IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN

Kode DX Ttd.
Tanggal/Jam Tindakan Keperawatan Respons
Kep Perawat
28/5/2018 0030 Airway Management  pasien masih
09:30  Posisikan pasien untuk tampah lemah
memaksimalkan ventilasi  Rasa nyeri dada
 Auskultasi suara nafas,
catat adanya suara pasien sedikit
tambahan berkurang
Monitor respirasi dan
status O2  TTV klien
masih cukup tinggi
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Oxygen Therapy
Pertahankan jalan nafas
yang paten
Atur peralatan
oksigenasi
Monitor aliran oksigen
Pertahankan posisi pasien
 Kolaborasi pemberian
terapi farmakologi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 160/100 N:
60 RR; 24x/menit S:
36,2’C

 Nafas teratur

10:00  Identifikasi faktor yang  Pasien merasa


0155 mempengaruhi kebutuhan lebih nyaman dan
keamanan, misal : defisit terlidungi dariresiko
motorik/sensorik, jatuh
perubahan status fisik,
tingkat kesadaran klien
Identifikasi faktor
lngkungan yang
memungkinkan resiko jatuh
(posisi pasien senyaman
mungkin)
Pantau pergerakan dari
pasien
Pasang pakakaikan
gelang resiko jatuh pada
pasien
 Berikan tanda resiko
jatuh pada bed
 pasien
Rendahkan bed pasien

10:30 0092
Exercise Therapy : Joint  Paisien masih
Mobility belum bisa
 Tentukan tingkat beraktifitas secara
motivasi pasien untuk mandiri
menjaga atau
mengembalikan gerakan
sendi
 Mendorong klien untuk
melakukan ROM aktif atau
pasif sesuai dengan
schedule
Membantu klien untuk
mengembangkan jadwal
latihan ROM aktif atau
pasif
 Mendorong klien untuk
duduk di tempat tidur, di
sisi tempat tidur, atau di
kursi sesuai toleransi.

11:00 0029 Cardiac Care Acute  Klien merasa


 Evaluasi adanya nyeri sesak nafasnya
dada berkurang
 Monitoring irama  Klien tampak
jantung sudah tidak geliash
 Monitor status respirasi  Nyeri dada
untuk gejala gagal jantung pasien masih sedikit
Intruksikan kepada teras
pasien jika terdapat
ketidaknyamanan pada dada
dengan memencet
tombo/mintabatuan
keluarganya untuk ke ruang
keperawatan
 Memberikan tambahan
oksigen menjadi 4 -5 liter/
Menit
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Kolaborasi dalam
pemberian dengan tim
medis untukpemberian
terapi farmakologi: ISDN
Monitor keefektifan
terapi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 150/100 N:

60 RR; 24x/menit S:
36,2’C

29/5/2018 0030 Airway Management  pasien masih


09:30  Posisikan pasien untuk tampah lemah
memaksimalkan ventilasi  Rasa nyeri dada
 Auskultasi suara nafas,
catat adanya suara pasien sedikit
tambahan berkurang
Monitor respirasi dan
status O2  TD klien masih
tinggi
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Oxygen Therapy
Pertahankan jalan nafas
yang paten
Atur peralatan
oksigenasi
Monitor aliran oksigen
Pertahankan posisi pasien
 Kolaborasi pemberian
terapi farmakologi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 150/100 N:
60 RR; 24x/menit S:
36,2’C

 Nafas teratur

10:00
0155
 Pasang pengaman  Pasien merasa
tempat tidur lebih nyaman dan
 Identifikasi faktor yang terlidungi dariresiko
mempengaruhi kebutuhan jatuh
keamanan, misal : defisit
motorik/sensorik,
perubahan status fisik,
tingkat kesadaran klien
Identifikasi faktor
lngkungan yang
memungkinkan resiko jatuh
(posisi pasien senyaman
mungkin)
Pantau pergerakan dari
pasien
Pasang pakakaikan
gelang resiko jatuh pada
pasien
 Berikan tanda resiko
jatuh pada bed
 pasien
Rendahkan bed pasien

10:30 Exercise Therapy : Joint  Paisien masih


0092 Mobility belum bisa
 Tentukan tingkat beraktifitas secara
motivasi pasien untuk mandiri
menjaga atau
mengembalikan gerakan
sendi
 Mendorong klien untuk
melakukan ROM aktif atau
pasif sesuai dengan
schedule
Membantu klien untuk
mengembangkan jadwal
latihan ROM aktif atau
pasif
 Mendorong klien untuk
duduk di tempat tidur, di
sisi tempat tidur, atau di
kursi sesuai toleransi.

11:00 0029 Cardiac Care Acute


 Klien merasa
sesak nafasnya
 Evaluasi adanya nyeri berkurang
dada  Klien tampak
 Monitoring irama sudah tidak geliash
jantung  Nyeri dada
 Monitor status respirasi pasien masih sedikit
untuk gejala gagal jantung teras
Intruksikan kepada
pasien jika terdapat
ketidaknyamanan pada dada
dengan memencet
tombo/mintabatuan
keluarganya untuk ke ruang
keperawatan
 Memberikan tambahan
oksigen menjadi 4 -5 liter/
Menit
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Kolaborasi dalam
pemberian dengan tim
medis untukpemberian
terapi farmakologi: ISDN
Monitor keefektifan
terapi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 150/100 N:

60 RR; 24x/menit S:
36,2’C
30/5/2018
0030
Airway Management
 pasien masih
tampah lemah
09:30  Posisikan pasien untuk  Rasa nyeri dada
memaksimalkan ventilasi
pasien sedikit
 Auskultasi suara nafas,
catat adanya suara berkurang
tambahan
 TD klien masih
Monitor respirasi dan tinggi
status O2
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Oxygen Therapy
Pertahankan jalan nafas
yang paten
Atur peralatan
oksigenasi
Monitor aliran oksigen
Pertahankan posisi pasien
 Kolaborasi pemberian
terapi farmakologi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 140/100 N:
60 RR; 20x/menit S:
36,2’C

 Nafas teratur

10:00 0155  Pasang pengaman  Pasien merasa


lebih nyaman dan
tempat tidur terlidungi dariresiko
 Identifikasi faktor yang jatuh
mempengaruhi kebutuhan
keamanan, misal : defisit
motorik/sensorik,
perubahan status fisik,
tingkat kesadaran klien
Identifikasi faktor
lngkungan yang
memungkinkan resiko jatuh
(posisi pasien senyaman
mungkin)
Pantau pergerakan dari
pasien
Pasang pakakaikan
gelang resiko jatuh pada
pasien
 Berikan tanda resiko
jatuh pada bed
 pasien
Rendahkan bed pasien

0092
10:30
Exercise Therapy : Joint
 Paisien masih
Mobility belum bisa
beraktifitas secara
 Tentukan tingkat mandiri
motivasi pasien untuk
menjaga atau
mengembalikan gerakan
sendi
 Mendorong klien untuk
melakukan ROM aktif atau
pasif sesuai dengan
schedule
Membantu klien untuk
mengembangkan jadwal
latihan ROM aktif atau
pasif
 Mendorong klien untuk
duduk di tempat tidur, di
sisi tempat tidur, atau di
kursi sesuai toleransi.

0029
11:00
Cardiac Care Acute  Klien merasa
 Evaluasi adanya nyeri sesak nafasnya
dada berkurang
 Monitoring irama  Klien tampak
jantung sudah tidak geliash
 Monitor status respirasi  Nyeri dada
untuk gejala gagal jantung pasien masih sedikit
Intruksikan kepada teras
pasien jika terdapat
ketidaknyamanan pada dada
dengan memencet
tombo/mintabatuan
keluarganya untuk ke ruang
keperawatan
 Memberikan tambahan
oksigen menjadi 4 -5 liter/
Menit
 Ajarkan teknik tarik
nafas dalam
Kolaborasi dalam
pemberian dengan tim
medis untukpemberian
terapi farmakologi: ISDN
Monitor keefektifan
terapi

Vital sign Monitoring


 TTV TD: 130/100 N:

60 RR; 20x/menit S:
36,2’C SPO2: 93%
CATATAN PERKEMBANGAN

Tanggal/Jam Kode DX. Kep SOAP Nama Perawat


30/5/2018 S: Sesak
07:00 nafasberkurang,
Nyeri dada
berkurang, leher
sudah tidak nyeri,
pasien mengatakan
rasa lelah badannya
sudah mulai
berkurang
O:
KU composmentis
Pasien sudah tampak
tidak cemas, pasien
sudah mampu
berjalan sendiri
namun masih
terbatasi
TTV TD: 130/100 N:
60 RR; 20x/menit
S: 36,2’C SPO2:
93% terpasang infus
Nacl 0,9% 8, O2
3L/menit, resiko
jatuh sedang
A:
1. Gangguan
07:30 0030
Pertukaran gas
berhubungan dengan
perubahan membran
kapiler-alveolar

08:00 0155 2. Resiko Jatuh


berhubungan dengan
penyakit akut

3. Intoleransi aktivitas
09:30 0092 berhubungan dengan
kelemahan
menyeluruh

4. Penurunan curah
11:00 0029
jantung b/d gangguan
irama jantung
LAPORAN HASIL KELOLAAN PASIEN

Nama mahasiswa : Muhamad Zaenal Abidin

Nama Pasien : Tn. S

NIM : P1337420616032

Nomer Register : C691583

Jurusan : S1 Terapan Keperawatan

Diagnosis Medis : CHF

Tanggal
No Data fokus Dx. Kep Intervensi Implementasi Respon
/ jam

30/5/20
18
1. 07:30 DS: 00030 Airway
Setelah dilakukan
Managemen
asuhan
Paien keperawatan
t

mengeluh sesak selama 3x24 jam 


maka gangguan Posisikan
nafas pertukaran gas pasien
dapat teratasi untuk
 Pasien dengan kriteria memaksima
hasil : lkan
mengeluh nyeri ventilasi
dada Nyeri dada 
DO: pasien berkurang Auskultasi
Klien tidak suara nafas,
 KU merasa sesak catat adanya

Composmentis  TTV klien suara


tambahan
normal
 Pasien tampak Monitor
respirasi
cemas dan status
O2
 TTV TD:
Oxygen
160/100 N: 60 Therapy
RR; 24x/menit
S: 36,2’C Pertahan
Paien terlihat kan jalan
nafas yang
lemah dalam paten
beraktifitas
Atur
 terpasang peralatan
oksigenasi
oksigen 3 L/menit. Monitor
aliran
oksigen
Pertahankan
posisi
pasien

Kolaborasi
pemberian
terapi
farmakologi

Vital sign
Monitoring
 Monitor
TD, nadi,
suhu, dan
pernapasan

jatuh  Pasang
2. 10:00 DS: 00155 Resiko
menurun pengaman
 Pasien Kriteria Hasil: tempat tidur
merasa lemah
dalam waktu 15
menit, klien

Identifikasi
seluruh badanya dapat:
faktor yang
saat digunakan Mencegah mempengar
terjadinya resiko uhi
beraktifitas.
jatuh kebutuhan
 Pasien Mengembang keamanan,
kan strategi misal :
mengatakan pengendalian defisit
resiko jatuh. motorik/sen
memiliki riwayat sorik,
penyakit perubahan
status fisik,
hipertensi tingkat
DO: kesadaran
klien
KU
Identifik
Composmentis asi faktor
lngkungan
 pasien yang
memungkin
terpasang selang kan resiko
jatuh (posisi
infus.
pasien
 TTV TD: senyaman
mungkin)
160/100 N: 60 Pantau
RR; 24x/menit pergerakan
dari pasien
S: 36,2’C
Pasang
pakakaikan
gelang
resiko jatuh
pada pasien
 Berikan
tanda resiko
jatuh pada
bed 
pasien
Rendahkan
bed pasien

10:30 DS : 00092 Setelah dilakukan Exercise


Therapy :
 Pasien tindakan
keperawatan Joint
merasa lemah Mobility
seluruh badanya selama 3x24 jam,
saat digunakan klien dapat 
beraktifitas. mentolerir Tentukan
aktifitas, dengan tingkat
 Pasien kriteria hasil : motivasi
mengatakan pasien
memiliki riwayat Activity tolerance untuk
penyakit
hipertensi
 Saturasi menjaga
oksigen saat atau
DO: mengembali
beraktivitas
 KU dalam rentang kan gerakan
Composmentis normal sendi
pasien Frekuensi 
Paien nadi saat Mendorong
tampakterbaring beraktivitas klien untuk
ditempat tidur dalam rentang melakukan
ROM aktif
-  Aktivitas normal (60-100
atau pasif
klien dibantu x/menit)
sesuai
keluarga  RR saat dengan
 Klien tampak beraktivitas schedule
dalam rentang
lemas
normal (12-20 Memban
x/menit) tu klien
 Mudah untuk
bernapas saat mengemban
beraktivitas gkan jadwal
Tekanan latihan
ROM aktif
systolik saat
atau pasif
beraktivitas
dalam rentang 
normal (120-140 Mendorong
mmHg) klien untuk
Tekanan duduk di
tempat
diastolic saat
tidur, di sisi
beraktivitas
tempat
dalam rentang
tidur, atau
normal (80-90
di kursi
mmHg)
sesuai
toleransi.

11:00 DS: 00029 Setelah dilakukan Cardiac


Pasien merasa asuhan Care Acute
kelelahan saat
tubunyadigunaka
keperawatan
selama 3x24 jam,

Evaluasi
n beraktifitas penurunan curah
adanya
Pasien jantung teratasi
nyeri dada
mengatakan dengan kriteria
sesak nafas hasil : 
 Nyeri dada Cardiac pump
Monitoring
irama
 sedikit sesak effectiveness jantung
nafas
 Tanda-tanda  Monitor
 nyeri leher vital dalam batas status
saat dibuat normal respirasi
menoleh
DO:
 Dapat untuk gejala
gagal
mentoleransi
KU jantung
aktivitas, tidak
Composmentis
Pasien tampak
ada kelelahan Intruksik
lemas dan gelisah  Nyeri pada an kepada
pasien jika
TTV TD: dada dan leher
terdapat
160/100 N: 60 kliendapat
ketidaknya
RR; 24x/menit teratasi
manan pada
S: 36,2’C TTV klien dada
dalam batas dengan
normal memencet
tombo/mint
abatuan
keluarganya
untuk ke
ruang
keperawata
n

Memberika
n tambahan
oksigen
menjadi 4 -
5 liter/
Menit
Kolabor
asi dalam
pemberian
dengan tim
medis
untukpembe
rian terapi
farmakologi
: ISDN
Monitor
keefektifan
terapi O2

Vital sign
Monitoring
 Monitor
TD,nadi,
suhu, dan
RR

Nama dan Tanda tangan Nama dan Tanda Tangan Nama dan Tanda Tangan

Pembimbing Klinik Pembimbing Akademik Praktikan

( ) ( ) ( )
DAFTAR PISTAKA

Diagnosis Keperawatan NANDA. 2015-2017. Jakarta: EGC

Nurarif, Amin Huda dan Hardhi Kusuma. 2015. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan

Diagnosa Medisdan Nanda Nic-NocJilid 3. Jogjakarta: Mediaction Jogja.

Mary Caster, 2015. Buku Ajar keperawtan medikal bedah, edisi 8 vol 3. Jakarta: EGC
Long, 2006. Nursing Interventions Classification (NIC) Second Edition. New Jersey: Upper
Saddle River
Suddart, Brunner. 2010. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3, Jakarta: Media Ausculapius
FKUI

Anda mungkin juga menyukai