Anda di halaman 1dari 1

UNIVERSITAS WIDYATAMA

FAKULTAS TEKNIK PRODI. TEKNIK INDUSTRI


Jl. Cikutra No. 204 A Bandung 40125 Telp. (022) 7275855

TUGAS 2
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (MINGGU KE-6)
ISU DALAM RANTAI PASOK
(E-Learning)

Nama : RIDWAN RIANSYAH Nama Dosen :


Program Studi : Reguler B1/ Teknik Industri Setijadi, S.T.,M.T
NPM : 0515103019

Berikan contoh cara mengurangi ketidakpastian dalam supplychain imperatives for succes!

Cara mengurangi ketidakpastian dalam supplychain imperatives for succes yaitu:


1. Peramalan
Penerapan kerjasama peramalan dan perencanaan sangatlah penting, tahap yang berbeda dari
rantai pasok harus bekerjasama meramalkan dan merencanakan. Seorang pengecer mungkin
telah mengamati permintaan yang besar dalam bulan januari, karena itu melaksanakan sebuah
promosi. Jika tidak ada promosi yang direncanakan di Januari mendatang, peramalan
pengecer akan berbeda dari peramalan perusahaan walaupun jika keduanya memiliki point
data penjualan masa lalu. Perusahaan harus menyadari rencana promosi pengecer untuk
mencapai koordinasi. Kunci untuk memastikan keseluruhan rantai pasok adalah
mengoperasikan dengan peramalan pada umumnya. Untuk memfasilitasi tipe koordinasi ini
dalam lingkungan rantai pasok, asosiasi standar sukarela antar industri perdagangan (VICS)
telah menetapkan sebuah komite kerjasama perencanaan, peramalan, dan pengisian kembali
(CPFR) untuk mengidentifikasi praktek terbaik dan merancang pedoman untuk kerjasama
perencanaan dan peramalan.
2. Kolaborasi
Customer dan supplier berkumpul secara bersama-sama dalam membicarakan keuntungan,
kebutuhan yang lebih baik atas proses supply chain management berikut sistemnya yang jelas
lebih banyak bermanfaat dan mendatangkan tingginya prioritas bisnis mulai dari:
1) Strategi dan perencanaan
2) Manajemen permintaan dan pasokan
3) Eksekusi
4) Analisis
Aspek mendasar dari kesuksesan kolaborasi adalah identifikasi dan resolusi exceptions.
Exeptions merujuk kepada sebuah kesenjangan antara ramalan yang dibuat oleh dua pihak
atau beberapa metrik kinerja yang jatuh atau kemungkinan besar akan jatuh di luar batasan
yang dapat diterima. Metrik ini mungkin termasuk persediaan yang melebihi target atau
ketersediaan produk yang jauh di bawah target.
3. Integrasi
Pemanfaatan teknologi informasi dapat dilakukan dengan membangun suatu sistem informasi
terintegrasi di antara para pelaku dalam rantai pasok. Sistem informasi itu akan meningkatkan
kecepatan dan akurasi aliran dan pertukaran data dan informasi di antara para pelaku tersebut.