Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA NEGERI 2 LAMONGAN


Kelas/ Semester : XI / 1
Tahun Ajaran : 2018/2019
Mata Pelajaran : Kimia
Materi : Termokimia
Jumlah Pertemuan: 5 kali

A. Kompetensi Inti
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


Kompetensi Dasar (Pengetahuan) Kompetensi Dasar (Keterampilan)
3.4 Menjelaskan konsep perubahan entalpi 4.4 Menyimpulkan hasil analisis data
reaksi pada tekanan tetap dalam percobaan termokimia pada
persamaan termokimia tekanan tetap

Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi


3.4.1. Menjelaskan perbedaan sistem dan 4.4.1 Menganalisis perubahan jumlah
lingkungan pereaksi atau hasil reaksi dengan
3.4.2. Menentukan perbedaan macam- perubahan energy pada reaksi
macam sistem eksoterm dan endoterm
3.4.3. Menjelaskan perbedaan reaksi
eksoterm dan reaksi endoterm
3.4.4. Menjelaskan pengertian entalpi suatu
zat dan perubahannya
3.4.5. Menentukan reaksi eksoterm dan
reaksi endoterm
Kompetensi Dasar (Pengetahuan) Kompetensi Dasar (Keterampilan)
3.5 Menjelaskan jenis entalpi reaksi, hukum 4.5 Membandingkan perubahan entalpi
Hess dan konsep energi ikatan beberapa reaksi berdasarkan data
hasil percobaan
Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5.1 Memahami reaksi entalpi 4.5.1. Melakukan percobaan
pembentukan standar (∆H°f), entalpi penentuan ∆H suatu reaksi
penguraian standar (∆H°d) entalpi dengan kalorimeter
pembakaran standar (∆H°c) 4.5.2. Menyimpulkan percobaan
3.5.2 Mengklasifikasikan jenis-jenis penentuan ∆H suatu reaksi
perubahan entalpi standar (∆H°) dengan kalorimeter
3.5.3 Menjelaskan Hukum Hess 4.5.3. Menganalisis siklus energi
3.5.4 Menentukkan ∆H reaksi berdasarkan Hukum Hess
hukum Hess
3.5.5 Menentukan perubahan entalpi
reaksi berdasarkan entalpi
pembentukan standar.
3.5.6 Menentukan perubahan entalpi
reaksi berdasarkan data energi
ikatan.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Guide Inquiry dengan menggali informasi dari berbagai
sumber belajar, dan mengolah informasi, diharapkan siswa terlibat aktif selama proses
belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap jujur, disiplin dalam melakukan
pengamatan dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat dan santun dalam
menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat menganalisis data hasil
diskusi kelompok tentang materi termokimia.

D. Materi Pembelajaran
1. Sistem dan lingkungan, berdasarkan interaksinya dengan lingkungan sistem
digolongkan menjadi tiga jenis yaitu sistem terbuka, sistem tertutup, dan sistem
terisolasi.
2. Jenis reaksi termokimia:
a. Reaksi eksoterm
b. Reaksi endoterm
3. Macam-macam perubahan entalpi:
a. Perubahan entalpi pembentukan standar (∆H°f)
b. Perubahan entalpi penguraian standar (∆H°d)
c. Perubahan entalpi pembakaran standar (∆H°c)
d. Perubahan entalpi netralisasi standar (∆H°n)
e. Perubahan entalpi penguapan standar (∆H°vap)
f. Perubahan entalpi peleburan standar (∆H°fus)
g. Perubahan entalpi sublimasi standar (∆H°sub)
h. Perubahan entalpi pelarutan standar (∆H°sol)
4. Penentuan perubahan entalpi reaksi:
a. Penentuan ∆H reaksi dengan kalorimeter
b. Penentuan ∆H reaksi berdasarkan data entalpi pembentukan standar (∆H°f)
c. Penentuan ∆H reaksi berdasarkan hukum hess
d. Penentuan ∆H reaksi berdasarkan energi ikatan
5. Perubahan entalpi pembakaran bahan bakar

E. Metode Pembelajaran
Metode : Praktikum, diskusi, tanya jawab

F. Media, alat, dan sumber pembelajaran


1. Media Pembelajaran:
- Slide presentasi
- Lembar kerja peserta didik
- Papan tulis
2. Alat:
- Laptop
- LCD Projector
- Alat praktikum dan bahannya
- Alat tulis
3. Sumber Pembelajaran:
Buku Kimia SMA kelas 11

G. Langkah-langkah kegiatan Pembelajaran


Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan - Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengawali 10 menit
kegiatan pembelajaran dengan doa bersama dipimpin
oleh salah seorang peserta didik
- Guru memberikan rangsangan kepada peserta didik
melalui peristiwa titik air di sekitar gelas yang berisi es
sirup berwarna merah. Dimana titik air tetap berwarna
bening tidak merah sesuai warna sirup. Peristiwa
tersebut diakibatkan karena adanya perpindahan kalor
di sekitar dinding gelas sehingga udara di sekitar gelas
menjadi lebih dingin dan udara disekitar berubah
menjadi titik titik air. Penjelasan singkat diharapkan
mampu memusatkan perhatian peserta didik dalam
kegiatan pembelajaran.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat
mempelajari materi termokimia
(Memahami hubungan kalor dan entalpi zat,
mengidentifikasi perbedaan system dan lingkungan,
mengidentifikasi perbedaan reaksi eksoterm dan reaksi
endoterm, Memahami reaksi eksoterm dan reaksi
endoterm berdasarkan diagram tingkat energy dan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
menuliskannya kedalam persamaan termokimia,
memahami macam ∆H0 pembentukan, ∆H0 penguraian,
∆H0 pembakaran, ∆H0 pelarutan, ∆H0 netralisasi)
- Guru menjelaskan proses pembelajaran model inkuiri
yang akan diterapkan
1) Membagi peserta didik dalam beberapa kelompok -
kelompok terdiri atas 4 peserta didik
2) Setiap kelompok mendapat 1 LKPD
3) Setiap kelompok memiliki kewajiban untuk
mengamati, menyusun pertanyaan, membuat
hipotesis, mengumpulkan data, dan menyimpulkan
kegiatan yang terdapat dalam LKPD
Kegiatan Inti - Guru memberikan penjelasan tentang sistem dan 10 menit
lingkungan, reaksi eksoterm dan reaksi endoterm,
reaksi eksoterm dan reaksi endoterm berdasarkan
diagram tingkat energy dan menuliskannya kedalam
persamaan termokimia

Sistem adalah reaksi atau zat yang dijadikan titik pusat


perhatian. Lingkungan adalah semua hal yang
menunjang sistem, atau dengan kata lain, semua hal di
luar sistem.
Ada 3 jenis system : Sistem terbuka, Sistem tertutup,
Sistem terisolasi

Reaksi endoterm,sistem menyerap energi. Oleh karena


itu, entalpi sistem akan bertambah, artinya entalpi produk
(Hp) lebih besar dari pada entalpi pereaksi/reaktan (Hr).
Akibatnya, perubahan entalpinya (ΔH) bertanda positif.

Reaksi eksoterm, kalor mengalir dari sistem ke


lingkungan sehingga entalpi sistem akan berkurang,
artinya entalpi produk (Hp) lebih kecil dari pada entalpi
pereaksi/reaktan (Hr). Oleh karena itu perubahan
entalpinya (ΔH) bertanda negatif.

- Guru menyajikan keadaan discrapant dalam LKPD dan 10 menit


meminta peserta didik mengamati permasalahan
tersebut sehingga menumukan inti permasalahan
(peserta didik mengamati berbagai macam peristiwa
yang merupakan contoh dari sistem terbuka, tertutup,
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
terisolasi dan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm
yang disajikan secara membingungkan)
- Peserta didik mengamati kopi panas dalam gelas
terbuka, tertutup, dan dalam termos. Mengamati
perubahan yang terjadi pada daerah sekitar wadah.
- Peserta didik mengamati gambar reaksi eksoterm dan
reaksi endoterm dalam LKPD

- Guru mendorong/ membimbing peserta didik untuk 5 menit


mengajukan pertanyaan tentang masalah (keadaan
discrepant) dan menyusun dasar hipotesis yang akan
menjelaskan apa yang terjadi
Pertanyaan yang diharapkan
1. Bagaimana perpindahan kalor dan materi terjadi pada
sistem terbuka, tertutup, dan terisolasi?
2. Bagaimana reaksi eksoterm dan endoterm?

- Guru meminta peserta didik mengumpulkan data untuk 35 menit


menguji hipotesis (proses pengumpulan data dapat
dilakukan dengan kajian literatur dan melalui kegiatan
percobaan jika memungkinkan)
- Guru meminta peserta didik memepresentasikan hasil 5 menit
diskusi di depan kelas dan merumuskan kesimpulan
berdasarkan kajian literatur/ percobaan untuk
menjawab rumusan hipotesis yang telah disusun
Penutup - Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik 15 menit
untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan dengan mengerjakan beberapa
pertanyaan
- Guru memberikan penghargaan kepada kelompok
yang berkinerja baik
- Pemberian tugas untuk mempersiapakan percobaan
reaksi eksoterm dan reaksi endoterm di laboratorium
- Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa
bersama.

Pertemuan 2 (2 jam pelajaran)


Kegiatan Percobaan di Laboratorium Reaksi Eksoterm dan Endoterm

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan - Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengawali 10 menit
kegiatan pembelajaran dengan doa bersama dipimpin
oleh salah seorang peserta didik
- Guru memberikan rangsangan kepada peserta
didik melalui demonstrasi reaksi eksoterm dan
reaksi endoterm. Dengan contoh diharapkan
peserta didik memusatkan perhatian dalam
kegiatan pembelajaran.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
(Melakukan percobaan untuk memahami reaksi eksoterm
dan reaksi endoterm, menyusun laporan hasil
pengamatan, menganalisis perubahan jumlah pereaksi
atau hasil reaksi dengan perubahan energy pada reaksi
eksoterm dan endoterm)
- Guru menjelaskan kegiatan percobaan yang akan
dilakukan
1) Membagi peserta didik dalam beberapa kelompok -
kelompok terdiri atas 4 peserta didik sesuai dengan
kelompok pada pertemuan sebelumnya
2) Setiap kelompok mendapat 1 LKPD
3) Setiap kelompok memiliki kewajiban untuk
mengamati, menyusun pertanyaan, membuat
hipotesis, mengumpulkan data, dan menyimpulkan
kegiatan yang terdapat dalam LKPD
- Guru membacakan tatib selama berada di laboratorium
dan selama melakukan kegiatan percobaan
Kegiatan Inti - Guru memberikan penjelasan singkat tentang reaksi 10 menit
eksoterm dan reaksi endoterm yang akan di uji cobakan
- Guru menyajikan keadaan discrapant dalam LKPD dan 10 menit
meminta peserta didik mengamati permasalahan
tersebut sehingga menemukan inti permasalahan
(peserta didik mengamati permasalahan dalam LKPD,
guru meminta salah satu peserta didik membacakan
perintah/ fenomena dalam LKPD)
- Guru mendorong/ membimbing peserta didik untuk 5 menit
mengajukan pertanyaan tentang masalah (keadaan
discrepant) tentang reaksi kimia dalam LKPD dan
menyusun dasar hipotesis yang akan menjelaskan jenis
reaksi yang terjadi
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
- Guru meminta peserta didik mengumpulkan data untuk 35 menit
menguji hipotesis (proses pengumpulan data dapat
dilakukan melalui kegiatan percobaan reaksi eksoterm
dan reaksi endoterm)

Pengembagan 4C 10 menit
- Guru meminta peserta didik merumuskan kesimpulan
berdasarkan kajian literatur/ percobaan untuk menjawab
rumusan hipotesis yang telah disusun dan
mempresentasikan hasil diskusi
Penutup - Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik 10 menit
untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan dengan mengerjakan beberapa pertanyaan
- Guru memberikan penghargaan kepada kelompok
yang berkinerja baik
- Pemberian tugas untuk mempelajari cara menentukan
perubahan entalpi dengan berbagai metode dan
meminta perserta didik membuat calorimeter
sederhana
- Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa

Pertemuan 3 (2 jam pelajaran)


Kegiatan percobaan kalorimeter sederhana

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan - Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengawali 10 menit
kegiatan pembelajaran dengan doa bersama dipimpin
oleh salah seorang peserta didik dan guru meminta
peserta didik mengecek kebersihan sekitar tempat duduk
- Guru memberikan rangsangan kepada peserta didik
dengan memberikan pertanyaan kepada peserta didik
“sebutkan metode yang dapat digunakan untuk
menentukan perubahan entalpi?”
Peserta didik diharapkan menjawab:” menggunakan
calorimeter, perhitungan Hukum Hess, perhitungan entalpi
pembentukan, dan energy ikatan)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (Memahami
cara menentukan perubahan entalpi dengan menggunakan
calorimeter)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
- Guru menjelaskan proses pembelajaran model inkuiri yang
akan diterapkan
1) Membagi peserta didik dalam beberapa kelompok
@kelompok terdiri atas 4 peserta didik sesuai dengan
pembagian kelompok sebelumnya
2) Setiap kelompok mendapat 1 LKPD
3) Setiap kelompok memiliki kewajiban untuk
mengamati, menyusun pertanyaan, membuat hipotesis,
mengumpulkan data, dan menyimpulkan kegiatan yang
terdapat dalam LKPD
- Guru menjelaskan tatib selama berada di lab dan selama
melakukan kegiatan percobaan
Kegiatan Inti - Guru memberikan penjelasan tentang menentukan 10 menit
perubahan entalpi dengan kalorimeter
q sistem = q reaksi + q kalorimeter + q air
Karena energi tidak dapat diciptakan atau dimusnaskan
maka
0 = q reaksi + q kalorimeter + q air
q reaksi = - (q kalorimeter + q air)
q kalorimeter = C kalorimeter x ∆T
q air = m x c x ∆T

- Guru menyajikan keadaan discrapant dalam LKPD dan 10 menit


meminta peserta didik mengamati permasalahan tersebut
sehingga menumukan inti permasalahan (peserta didik
mengamati berbagai macam data yang berhubungan
dengan menentukan perubahan entalpi dengan
kalorimeter sehingga peserta didik diminta melakukan
percobaan kalorimeter sederhana) salah satu peserta
didik diminta membacakan permasalahan dalam LKPD
secara lantang
- Guru mendorong/ membimbing peserta didik untuk 5 menit
mengajukan pertanyaan tentang masalah (keadaan
discrepant) dan menyusun dasar hipotesis yang akan
menjelaskan apa yang terjadi
- Pertanyaan yang diharapkan adalah
1. Bagaimana cara menentukan perubahan entalpi
dengan percobaan sederhana ?
2. Bagaimana prosedur percobaan dengan kalorimeter
yang tepat
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
- Guru meminta peserta didik mengumpulkan data untuk 35 menit
menguji hipotesis (proses pengumpulan data dapat
dilakukan dengan kajian literatur dan melalui kegiatan
percobaan kalorimeter)
Peserta didik mengukur perubahan suhu sebelum dan
setelah reaksi kimia dalam kalorimeter

- Guru meminta peserta didik merumuskan kesimpulan 5 menit


berdasarkan kajian literatur/ percobaan untuk menjawab
rumusan hipotesis yang telah disusun. Merumuskan
kesimpulan dapat dilakukan dengan memperhatikan dan
mengerjakan tugas dalam LKPD (salah satu kelompok
diminta mempresentasikan hasil percobaan dan kelompok
yang lainnya menanggapi)

Penutup 15 menit
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan dengan mengerjakan beberapa pertanyaan
- Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang
berkinerja baik
- Pemberian tugas untuk mempelajari menentukan
perubahan entalpi Hukum Hess
- Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama.

Pertemuan 4 (2 jam pelajaran)


Penentuan Perubahan entalpi dengan Hukum Hess

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan - Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengawali 10 menit
kegiatan pembelajaran dengan doa bersama dipimpin
oleh salah seorang peserta didik dan meminta peserta
didik untuk mengecek kebersihan sekitar tempat duduk
- Guru memberikan rangsangan kepada peserta
didik dengan cerita tentang Henry Germany Hess
salah seorang ilmuan kimia penemu Hukum Hess.
Dengan cerita diharapkan peserta didik
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
memusatkan perhatian dalam kegiatan
pembelajaran.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (Menentukan
perubahan entalpi dengan Hukum Hess)
- Guru menjelaskan proses pembelajaran model inkuiri yang
akan diterapkan
1) Membagi peserta didik dalam beberapa kelompok
@kelompok terdiri atas 4 peserta didik sesuai dengan
kelompok pada pertemuan sebelumnya
2) Setiap kelompok mendapat 1 LKPD
3) Setiap kelompok memiliki kewajiban untuk
mengamati, menyusun pertanyaan, membuat hipotesis,
mengumpulkan data, dan menyimpulkan kegiatan yang
terdapat dalam LKPD

Kegiatan Inti - Guru memberikan penjelasan perhitungan perubahan 10 menit


entalpi dengan Hukum Hess
“Hukum Hess: perubahan entalpi suatu reaksi hanya
bergantung pada keadaan awal (zat-zat pereaksi) dan
keadaan akhir (zat-zat hasil reaksi) dari suatu reaksi
dan tidak tergantung bagaimana jalannya reaksi”

- Guru menyajikan keadaan discrapant dalam LKPD dan 5 menit


meminta peserta didik mengamati permasalahan tersebut
sehingga menemukan inti permasalahan (peserta didik
mengamati kegiatan dalam LKPD yang mengarahkan
untuk analisis permasalahan dan melakukan perhitungan
perubahan entali dengan Hukum Hess)

- Guru mendorong/ membimbing peserta didik untuk 10 menit


mengajukan pertanyaan tentang masalah (keadaan
discrepant) dan menyusun dasar hipotesis yang akan
menjelaskan apa yang terjadi (pertanyaan: bagaimana
cara untuk menentukan perubahan entalpi dengan Hukum
Hess)
- Guru meminta peserta didik mengumpulkan data untuk 30 menit
menguji hipotesis (proses pengumpulan data dapat
dilakukan dengan kajian literatur
- Guru meminta salah satu kelompok merumuskan 10 menit
kesimpulan hasil diskusi untuk menjawab rumusan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
hipotesis yang telah disusun di depan kelas dan kelompok
lain menanggapi
Penutup PKK Religius 15 menit
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan dengan mengerjakan beberapa pertanyaan
- Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang
berkinerja baik
- Pemberian tugas untuk mempelajari cara menentukan
perubahan entalpi dengan energy ikatan
- Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama.

Pertemuan 5
(2 Jam Pelajaran) Menentukan Perubahan Entalpi dengan Energi Ikatan

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan - Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengawali 10 menit
kegiatan pembelajaran dengan doa bersama dipimpin
oleh salah seorang peserta didik dan meminta peserta
didik untuk mengecek kebersihan sekitar tempat duduk
- Guru memberikan rangsangan kepada peserta didik
melalui konsep energy yang diperlukan dan dilepaskan
jika suatu molekul memutuskan ikatan atau membentuk
ikatan. Dengan contoh diharapkan peserta didik
memusatkan perhatian dalam kegiatan pembelajaran.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
- Guru menjelaskan proses pembelajaran model inkuiri yang
akan diterapkan
1) Membagi peserta didik dalam beberapa kelompok
@kelompok terdiri atas 4 peserta didik sesuai dengan
kelompok pada pertemuan sebelumnya
2) Setiap kelompok mendapat 1 LKPD
3) Setiap kelompok memiliki kewajiban untuk
mengamati, menyusun pertanyaan, membuat hipotesis,
mengumpulkan data, dan menyimpulkan kegiatan yang
terdapat dalam LKPD
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Kegiatan Inti - Guru memberikan penjelasan perhitungan perubahan 10 menit
entalpi dengan energi ikatan
“Reaksi kimia merupakan proses pemutusan ikatan lama
dan pembentukan ikatan baru. Untuk memutuskan ikatan,
diperlukan energi, sedangkan untuk pembentukan ikatan,
dibebaskan energi. Reaksi eksoterm terjadi jika energi
pembentukan ikatan lebih besar besar dari pada energi
pemutusan ikatan, sedangkan reaksi endoterm terjadi jika
energi pembentukan ikatan lebih kecil daripada energi
pemutusan ikatan.”
- Guru menyajikan keadaan discrapant dalam LKPD dan 7 menit
meminta peserta didik mengamati permasalahan tersebut
sehingga menumukan inti permasalahan (peserta didik
mengamati kegiatan dalam LKPD tentang menghitung
perubahan entalpi dengan menggunakan perhitungan
energi ikatan)
- Guru mendorong/ membimbing peserta didik untuk 8 menit
mengajukan pertanyaan tentang masalah (keadaan
discrepant) dan menyusun dasar hipotesis yang akan
menjelaskan apa yang terjadi (peserta didik menyusun
hipotesis cara menghitung perubahan entalpi dengan
energi ikatan)
- Pertanyaan yang diharapkan adalah bagaimana
menentukan perubahan entalpi dengan energi ikatan

- Guru meminta peserta didik mengumpulkan data untuk 30 menit


menguji hipotesis (proses pengumpulan data dapat
dilakukan dengan kajian literatur dan melalui kegiatan
percobaan jika memungkinkan)(peserta didik melakukan
kajian literasi menentukan perubahan entalpi dengan
energi ikatan)

- Guru meminta peserta didik merumuskan kesimpulan dan 10 menit


hasil diskusi di depan kelas dan kelompok lain
menanggapi
Penutup PKK Religius 15 menit
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan dengan mengerjakan beberapa pertanyaan
- Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang
berkinerja baik
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
- Pemberian tugas untuk mempelajari kalor pembakaran
berbagai bahan bakar
- Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama.

H. Penilaian
Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Instrumen
Pengetahuan Tes Soal Tes Uraian
Keterampilan Non Tes Lembar Observasi

Lamongan, Juli 2018

Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran Mahasiswa PPL

Nanik Narwati, S.Pd, MM Diyah Amalia Putri


NIP.196910151992011001 NIM 15030194075
Lampiran

KD Dimensi Soal Jawaban Skoring


Pengetahuan
3.4 Menjelaskan C2 1. Pada pembentukan 1 mol air dari gas 1
1. 𝐻2(𝑔) + 2 𝑂2 → 𝐻2 𝑂(𝑙) ∆H = - 5
konsep perubahan hidrogen dengan oksigen pada suhu 298 K
entalpi reaksi pada 285,5 kJ (5)
dan tekanan 1 atm dilepaskan kalor 1 1
tekanan tetap dalam 2. a. 2H2 + 2Br2 → HBr ∆Hof =
sebesar 285,5 kJ. Bagaimanakah 24
persamaan +36,40 kJ/mol (8)
termokimia persamaan termokimia untuk pernyataan
1 1
tersebut? b. 2H2 + 2 𝐶𝑙2 → HCl ∆Hof = -
2. Tuliskan persamaan termokimia yang 92,31 kJ/mol (8)
setara untuk reaksi yang perubahan entalpi c. 2C(grafit) + O2(g) → 2CO(g) ∆Hoc
standarnya sebagai berikut = -221,0 kJ/mol (8)
a. ∆Hof = +36,40 kJ/mol HBr(g)
b. ∆Hof = -92,31 kJ/mol HCl (g)
c. ∆Hoc = -221,0 kJ/mol C(grafit)
3.5 Menjelaskan jenis C2 3. Perubahan entalpi pembentukan standar 3.
1 1
𝑁2(𝑔) + 2𝐻2(𝑔) + 2 𝐶𝑙2 → 5
2
entalpi reaksi, dari kristal amonium klorida adalah
hukum Hess dan 𝑁𝐻4 𝐶𝑙 ∆Hof = -314,4 kJ/mol (5)
sebesar -314,4 kJ/mol. Bagaimanakah 3
konsep energi 4. a. Ca(s) + C (s) +2O2 →CaCO3
C2 persamaan termokimia dari pernyataan 24
ikatan ∆Hof = +36,40 kJ/mol (8)
tersebut?
4. Tuliskan persamaan termokimia dari b. C(s) + 4H2 → C3H8 ∆Hof =
pernyataan berikut +36,40 kJ/mol (8)
a. ∆Hof = +36,40 kJ/mol CaCO3(s) c. C(s) + S2(g) → CS2 ∆Hoc = -b
C3 kJ/mol (8)
b. ∆Hoc = -225 kJ/mol C3H8(l)
3,2 𝑔𝑟𝑎𝑚
c. ∆Hoc = -b kJ/mol CS2 5. Mol metana = = 0,2 mol 24
16
(8)
KD Dimensi Soal Jawaban Skoring
Pengetahuan
5. Pada pembakaran 3,2 gram gas metana Dalam 0,2 mol dilepaskan 80,2
dibebaskan kalor 80,2 kJ. Tentukan ∆Hoc kJ
C3
metana untuk 1 mol dan tuliskan Untuk 1 mol maka dilepaskan
persamaan termokimianya (Ar C = 12, 1
𝑥 80,2 = 401 𝑘𝐽 (8)
0,2
H=1)
Persamaan termokimia
6. Pada peruraian gas amonia menjadi gas
CH4 + O2 →CO2 + H2O ∆Hoc = -
hidrogen dan gas nitrogen diperlukan
401,kJ/mol (8)
kalor 46 kJ tiap mol amonia. Tentukan
6. Persamaan Termokimia (9) 18
∆Hof gas amonia dan tuliskan persamaan 3 1
termokimianya! NH3 → 2H2 + 2 N2 ∆Hod= +
46 kJ/mol
Persamaan Termokimia (9)
3 1
H2 + N2→ NH3 ∆Hof= - 46
2 2
kJ/mol Total
skor
100
Lampiran
Lembar Penilaian Pengetahuan Pertemuan 3 dan 4

No Nama Peserta didik Skor


1
2
3
4

Soal :
1. Bila 50 mL larutan NaOH 1 M direaksikan dengan 50 mL larutan HCI 1 M ke dalam alat kalorimeter menyebabkan kenaikkan suhu pada
kalorimeter dari 29 °C menjadi 35,5 °C. Bila kalor jenis larutan dianggap sama dengan air yaitu 4,2 joule/g°C, maka tentukan harga
perubahan entalpi standar reaksi berikut!

NaOH(aq)+HCl(aq)NaCl(aq)+H2O(l)
Jawaban Soal :
Σmassa larutan = 50 ml + 50 ml = 100ml = 100 gr
Δt = 35,5 °C - 29 °C = 6,5 °C
Mollarutan = Massa larutan / Mr larutan= 100 g / 76 g mol-= 0,05 mol

Qsistem = m c Δt
= 100 g x 4,2 J/g °C x 6,5 °C
= 2.730 J
Qkalorimeter = C x Δt
= 4,2 J/ °C x 6,5 °C
= 27,3 J
Qreaksi = - (Qsistem + Qkalorimeter)
= - (2.730 + 27,3) J
= - 2757.3 J
ΔHreaksi = Qreaksi / mol
= - 2757.3 J / 0,05 mol
= - 55,146 kJ

2. Pembentukan gas NO2 dari unsur-unsurnya dapat dilakukan dalam satu tahap atau dua tahap reaksi. Jika diketahui:
½ N2(g) + ½ O2(g)→ NO(g) ΔH° = +90,4 kJ
NO(g) + ½ O2(g)→ NO2(g) ΔH° = +33,8 kJ

Berapakah ΔH°pembentukan gas NO2?

Jawab:
Reaksi pembentukan gas NO2 dari unsur-unsurnya:
½ N2(g) + O2(g) → NO2(g) ΔH° = ? kJ
Menurut hukum Hess, ΔH° hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi. Dengan demikian, ΔH° pembentukan gas NO2 dapat
ditentukan dari dua tahap reaksi tesebut.
½ N2(g) + ½ O2(g) → NO(g) ΔH°1= +90,4 kJ
NO(g) + ½ O2(g) → NO2(g) ΔH°2= +33,8 kJ
½ N2(g) + O2(g) → NO2(g) ΔH°1 + ΔH°2 = +124,2 kJ

Hukum Hess dapat diterapkan untuk menentukan perubahan entalpi reaksi zat-zat kimia, dengan catatan bahwa setiap tahap reaksi diketahui
perubahan entalpinya.
Rubrik Penilaian Pengetahuan:
100 : Apabila Peserta didik menjawab soal sesuai dengan kunci jawaban di atas
75 : Apabila Peserta didik hanya menjawab perhitungan kalor sistem, kalor kalorimeter
50 : Apabila Peserta didik hanya menjawab kalor sistem atau kalor kalorimeter.
25 : Apabila Peserta didik menjawab soal tetapi tidak benar.
0 : Apabila Peserta didik sama sekali tidak menjawab soal.
Lampiran

No. Indikator Ranah Soal Jawaban Skor


Kognitif
ESAI (Soal kuis)
1 Menentukan Pada pembakaran etanol (C2H5OH) Diketahui:
perubahan entalpi C3 dibebaskan kalor sebesar 1.364 kJ/mol. Jika dibebaskan kalor sebesar 1.364 kJ/mol Total 25
reaksi berdasarkan diketahui Hof C2H5OH(l) = -277 kJ/mol dan Hof C2H5OH(l) = -277 kJ/mol poin
entalpi Hof CO2(g) = -393 kJ/mol Hof CO2(g) = -393 kJ/mol
pembentukan a. Tulis persamaan termokimianya Ditanya: Persamaan termokimia dan
standar. b. Hitung Hof H2O ∆Hof H2O? (5 poin)
Jawab:
a. Persamaan termokimia
C2 H5 OH(l) + 3O2(g) →
2CO2(g) + 3H2 O ∆H = -1.364
kJ/mol (10 poin)
b. ∆H = ΣΔHfo produk −
ΣΔHfo pereaksi
∆H = (2 x ΔHfo CO2(g) + 3 x ΔHfo
H2O) - ΔHfo C2H5OH(l)
-1.364 kJ/mol = (2 x (-393) kJ/mol
+ 3 x ΔHfo H2O) – (-277) kJ/mol
-1.364 kJ/mol = -786 kJ/mol + 3 x
ΔHfo H2O + 277 kJ/mol
3 x ΔHfo H2O = -1.364 kJ/mol +
786 kJ/mol – 277 kJ/mol
3 x ΔHfo H2O = -855 kJ/mol
ΔHfo H2O = -285 kJ/mol (10 poin)
No. Indikator Ranah Soal Jawaban Skor
Kognitif
2 Diketahui : Diketahui :
C3 Hf o H2O (g) = -242 kJ/mol Hf o H2O (g) = -242 kJ/mol Total 25
Hf o CO2 (g) = -393,5 kJ/mol Hf o CO2 (g) = -393,5 kJ/mol poin
Hf o C2H2(g) = 227 kJ/mol Hf o C2H2(g) = 227 kJ/mol
Berapa gram C2H2 yang harus dibakar secara ∆H = -251,2 kJ
sempurna agar dapat dibebaskan kalor Ditanya: massa C2H2? (5 poin)
sebesar 251,2 kJ? (Ar C = 12, H = 1) Jawab:
3
C2 H2(g) + O2(g) → 2CO2(g) +
2
H2 O(g)
∆H = ΣΔHfo produk
− ΣΔHfo pereaksi
∆H = (2 x ΔHfo CO2(g) + ΔHfo H2O) -
ΔHfo C2H2(g) (10 poin)
∆H = (2 x (-393,5) kJ/mol + (-242)
kJ/mol) – 227 kJ/mol
∆H = -787 kJ/mol – 242 kJ/mol – 227
kJ/mol
∆H = -1256 kJ/mol
−1256 𝑘𝐽/𝑚𝑜𝑙
n C2H2 = = 0,2 mol
−251,2 𝑘𝐽
massa C2H2 = n x Mr = 0,2 mol x 26
gr/mol = 5,2 gr (10 poin)
3 Menentukan C3 Tentukan (ramalkan) energi yang dibebaskan CH4(g) + 2O2(g)  CO2(g) + 2H2O(g) Total 25
perubahan entalpi pada pembakaran gas metana, jika diketahui (10 poin) poin
reaksi berdasarkan energi ikatan (kJ/mol): Pemutusan ikatan:
energi ikatan C-H : 413 4 mol C-H = 1652
No. Indikator Ranah Soal Jawaban Skor
Kognitif
O=O : 495 2 mol O=O = 990
C=O : 799 Total = 2642
O-H : 463 Pembentukan ikatan:
2 mol C=O = 1598
4 mol O-H = 1852
Total = 3450
∆H = 2648 – 3450 kJ = -808 kJ
(15 poin)
4 C4 Tentukanlah  reaksi dari reaksi ; N2 + 3H,   Total 25
1
2 NH3 N=N + 3H – H  2  N - H poin
1

Diketahui : Energi ikatan
(10 poin)
N = N = 944 kJ
Ikatan yang putus :
H - H = 436 kJ Ikatan yang terbentuk :
N – H = 391 kJ 1 mol N = N = 944
kJ 2 mol NH3 = 2 x 3 mol
N – H = 6 (391)

3 mol H – H = 3(436) = 1.308


kJ
= 2.346 kJ
Jumlah : = 2.252 kJ
No. Indikator Ranah Soal Jawaban Skor
Kognitif
 = jumlah ikatan putus - jumlah
ikatan baru (yang terbentuk)
= 2.252 - 2.346
= - 94 kJ(15 poin)

Lampiran
Format Penilaian Keterampilan Presentasi

Aspek yang dinilai


Menjawab
No Nama Keaktifan Berdiskusi Sistematika Paparan Manajemen Waktu
Pertanyaan
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1

dst

Rubrik Penilaian Keterampilan


Presentasi Hasil Diskusi

Kriteria Sangat baik (4) Baik (3) Cukup (2) Kurang (1)
Keaktifan Aktif melakukan pembagian Aktif melakukan Kurang aktif (lambat) Pasif dalam berdiskusi
berdiskusi tugas dalam kelompok, pembagian tugas dalam melakukan pembagian
membantu teman dalam kelompok tugas dalam kelompok
kelompok menyelesaikan
tugasnya
Sistematika Pemaparan runtut, jelas, dan Pemaparan tidak runtut, Pemaparan tidak runtut, Pemaparan tidak
pemaparan tepat jelas dan benar kurang jelas dan benar runtut, kurang jelas
dan salah
Kemampuan Menjawab dengan tepat Menjawab pertanyaan Kurang mampu Tidak dapat menjawab
menjawab dengan bahasa yang mudah namun dengan berbelit- menjawab pertanyaan pertanyaan
pertanyaan dimengerti belit
Manajemen Memanfaatkan waktu Kelebihan/kekurangan Kelebihan/kekurangan Kelebihan/kekurangan
waktu dengan efektif dan efisien waktu ≤ 5 menit waktu ≥ 5 menit waktu ≥ 10 menit
Pedoman Penilaian
Skor Maksimal = 16
Jumlah skor yang diperoleh
Nilai  x 100
Skor Maksimal
Lembar Penilaian Keterampilan dalam Praktikum

Menggunakan gelas ukur Menggunakan termometer


No Nama Peserta didik
1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4

Rubrik Penilaian keterampilan :


Menggunakan thermometer
1 Apabila Peserta didik tidak mampu memegang dan membaca thermometer dengan benar
2 Apabila Peserta didik mampu membaca thermometer dengan benar namun cara memegang thermometer salah

3 Apabila Peserta didik mampu memegang thermometer dengan benar namun tidak mampu membaca thermometer
dengan benar
4 Apabila Peserta didik mampu membaca dan memegang thermometer dengan baik dan benar
Menggunakan gelas ukur
1 Apabila Peserta didik tidak mampu menggunakan gelas ukur dan membaca miniskus dengan benar

2 Apabila Peserta didik mampu menggunakan gelas ukur namun tidak mampu membaca miniskus dengan benar

3 Apabila Peserta didik mampu membaca miniskus dengan benar namun tidak mampu menggunakan gelas ukur
dengan benar
4 Apabila Peserta didik mampu menggunakan gelas ukur dan membaca miniskus dengan benar

Skor Penilaian = Skor yang diperoleh/8 x 100