Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Nama Mahasiswa : Normiati


NPM : 1614401320222
Pokok bahasan : Meningioma (tumor otak)
Hari/tanggal : Rabu, 02 Mei 2018
Waktu : Pukul 08.00-08.30 WIB
Tempat : RSUD Ulin Banjarmasin, ruang Seruni
Sasaran : Keluarga pasien Tn.D

I. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan sasaran penyuluhan dapat
memahami tentang apa itu Meningioma (tumor otak)

II. Tujuan Khusus


Setelah diberikan penyuluhan diharapkan keluarga pasien dapat :
1. Menjelaskan pengertian tumor otak
2. Menjelaskan klasifikasi tumor otak
3. Menjelaskan penyebab tumor otak
4. Menjelaskan tanda dan gejala tumor otak
5. Menjelaskan penanganan tumor otak
III. Materi.
1. Pengertian tumor otak
2. Klasifikasi tumor otak
3. Penyebab tumor otak
4. Tanda dan gejala tumor otak
5. Penanganan Tumor Otak

Materi penyuluhan terlampir


IV. Metoda
Ceramah dan tanya jawab

V. Media
Leaflet

VI. Pelaksanaan
No. Tahap dan Kegiatan Pemateri Kegiatan Peserta
Waktu
Pembukaan 1. Mengucapkan salam dan 1. Menjawab salam
5 menit memperkenalkan diri 2. Mendengarkan maksud
2. Menyampaikan maksud dan dan tujuan
tujuan 3. Mendengarkan topik
3. Menyampaikan topik penyuluhan
penyuluhan yang akan 4. Mendengarkan
diberikan mekanisme kegiatan
4. Menjelaskan mekanisme 5. Menyetujui kontrak
kegiatan waktu
5. Kontrak waktu
Penyuluhan 1. Menggali pengetahuan peserta 1. menjawab pengalaman
20 menit mengenai tumor otak & pengetahuan
2. Menjelaskan materi: sebelumnya tentang
1. Menjelaskan pengertian tumor otak
tumor otak 2. mendengarkan materi
yang diberikan
2. Menjelaskan penyebab 3. menanyakan materi
tumor otak yang belum dipahami
3. Menjelaskan klasifikasi
tumor otak
4. Menjelaskan tanda dan
gejala tumor otak
5. Menjelaskan
pengobatan tumor otak
3. Memberikan kesempatan
peserta untuk bertanya
4. Menjawab pertanyaan peserta
Penutup 1. mengevaluasi pemahaman 1. menjawab pertanyaan
5 menit peserta pemateri
2. menyimpulkan kembali 2. mendemonstrasikan
penjelasan yang telah diberikan materi
3. membagikan leaflet 3. mendengarkan
4. Salam penutup kesimpulan

IX Evaluasi
1. Kriteria Struktur
a. Kontrak waktu dan tempat diberikan 1 hari sebelum penkes dilakukan
b. Pembuatan SAP, leaflet 1 hari sebelum penkes
c. Peserta berada didalam ruangan

2. Kriteria Proses
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Peserta mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan
c. Pelaksanaan kegiatan sesuai rencana
Lampiran
MATERI PENYULUHAN
MENGENAL MENINGIOMA (TUMOR OTAK)

1.1 Pengertian
Tumor otak adalah proliferasi dan pertumbuhan tak terkendali sel-
sel di dalam dan di sekitar jaringan otak. Tumor otak mencakup sekitar 7-
9% dari semua jenis kanker dan dapat terjadi pada semua usia. Pria lebih
banyak terkena penyakit ini daripada wanita. Tumor otak dapat jinak atau
ganas, primer atau sekunder.

1.2 Klasifikasi :
1.2.1 Tumor jinak & tumor ganas
WHO (World Health Organization) membedakan tumor
otak antara jinak dan ganas dalam empat grade(tingkat). Grade 1-2
adalah tumor jinak yang tumbuh lambat, terlokalisasi, dan
berprognosis menguntungkan dan grade 3-4 adalah tumor ganas
yang berkembang pesat, menginvasi jaringan/struktur sekitar, dan
berprognosis buruk. Penggolongan ini berperan penting dalam
rencana perawatan yang dilakukan.
1.2.2 Tumor primer & tumor sekunder
Tumor otak primer berasal dari dalam otak, sedangkan
tumor sekunder adalah hasil penyebaran (metastasis) kanker di
bagian lain tubuh, misalnya kanker payudara, kanker paru dan
melanoma. Sekitar 20%-40% tumor otak berasal dari tempat lain
dalam tubuh.

1.3 Jenis-jenis

Tumor otak dinamai menurut jaringan otak yang terkena, antara lain:
1.3.1 Astrocytoma: pada sel-sel neuroglia astrosit yang
berbentuk bintang.
1.3.2 Ependymoma: pada ependyma atau membran epitel yang melapisi
ventrikel otak dan kanal tulang belakang.
1.3.3 Glioma batang otak: pada bagian otak yang berisi medula
oblongata, pons varolii, dan otak tengah, bagian otak yang
menghubungkan sumsum tulang belakang ke otak.
1.3.4 Medulloblastoma: pada otak kecil dan menyebar dengan cepat ke
jaringan sekitarnya, terutama di cairan serebrospinal dan batang
otak. Medulloblastoma adalah tumor ganas yang paling sering
terjadi pada anak.
1.3.5 Meningioma: pada meninges atau membran otak dan sumsum
tulang belakang. Meningioma biasanya jinak, tumbuh lambat
sehingga sering terlambat terdeteksi.
1.3.6 Neurinoma: biasanya terjadi pada fosa posterior. Saraf kranial
kedelapan, yang menyampaikan indera pendengaran dan
keseimbangan paling sering terpengaruh. Neurinoma tidak
membentuk metastasis.
1.3.7 Limfoma: pada limfosit (sel yang bertanggung jawab untuk
pertahanan tubuh). Ini adalah tumor ganas, yang berasal dari
jaringan limfoid. Tumor ini sering terjadi pada pasien dengan AIDS
dan pasien imunosupresi.
1.3.8 Adenoma hipofisis: pada kelenjar hipofisis dan dasar otak. Ini
adalah jenis tumor otak yang jinak.
1.3.9 Glioma: pada sel-sel glia atau neuroglia, tisu yang mengelilingi
dan mendukung neuron atau sel-sel saraf otak. Glioma adalah yang
paling umum, meliputi 50% tumor otak primer

1.4 Penyebab

Penyebab pasti pembentukan tumor otak tidak diketahui. Diduga


radiasi ionisasi dapat menyebabkan pertumbuhan tumor. Radiasi ionisasi
adalah energi radiasi tinggi yang menyebabkan kerusakan pada molekul
DNA, sehingga menyebabkan mutasi yang menyebabkan kanker.

Kebiasaan hidup berisiko, seperti merokok dan konsumsi alkohol,


turut berperan. Faktor risiko lain adalah genetik dan hormonal, zat
karsinogenik, virus onkogenik (virus tumor), dan zat kimia tertentu
(pestisida, herbisida).

1.5 Gejala

Tumor otak menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat karena


menyerang dan menghancurkan jaringan otak lainnya. Massa fisik tumor
juga dapat menyebabkan efek sekunder, seperti:

 Kompresi otak, saraf tengkorak dan pembuluh darah.

 Cerebral edema atau pembengkakan akibat akumulasi cairan.

 Peningkatan tekanan intrakranial (ICP)

Gejala tepatnya tergantung pada jenis, ukuran dan lokasi tumor,


serta luasnya invasi. Tumor otak seringkali tetap tersembunyi untuk waktu
yang lama karena hanya menyebabkan ketidaknyamanan kecil di awal.
Tumor biasanya didiagnosis terlambat, karena gejalanya tidak spesifik dan
ambigu, seperti gejala pertama dan paling umum yaitu sakit kepala.

Gejala khas yang mungkin mengindikasikan tumor otak adalah:.

 Vertigo dan penglihatan kabur.

 Sakit kepala, terutama pada malam dan pagi hari. Sakit kepala
yang disebabkan tumor otak semakin parah dalam beberapa
hari ke minggu dan obat analgesik biasa tidak mengurangi
sakitnya

 Mual dan muntah, biasanya di pagi hari. Ini sering


menandakan tekanan intrakranial yang meningkat.

 Kejang, kedutan pada anggota badan atau satu sisi tubuh


 Masalah neurologis, kelumpuhan

 Gangguan koordinasi, limbung dan pelupa

 Perubahan kepribadian

1.6 Diagnosis

Selain wawancara (riwayat medis), teknik-teknik pemeriksaan


berikut ini digunakan untuk mendiagnosis tumor otak:

1.6.1 Rontgen tengkorak dan angiografi serebral. Pembuluh darah


diperiksa oleh rontgen setelah injeksi larutan yang membuat
mereka terlihat.

1.6.2 Eksaminasi neurologis

1.6.3 Computed tomography (CT) scan atau magnetic resonance


imaging (MRI).

1.6.4 Electroencephalogram (EEG). Tes ini mengukur aktivitas


listrik otak. Tumor mungkin terlihat sebagai kelainan lokal.

1.6.5 Pemeriksaan cairan cerebrospinal. Pada tes ini, contoh


cairan serebrospinal diambil dari tulang belakang. Tumor
otak mengakibatkan tekanan yang meningkat, tingkat
protein lebih tinggi, mengurangi kadar gula atau glukosa.
Mungkin juga ada sel-sel tumor di cairan cerebrospinal.

1.6.6 Biopsi jaringan. Bila ada dugaan tumor ganas, sampel


tumor diambil melalui operasi khusus. Ahli bedah dapat
menargetkan lokasi tertentu, dipandu oleh CT scan atau
MRI.

1.7 Terapi

Pengobatan tumor otak tergantung pada jenis, lokasi dan kepekaan


terhadap radiasi dan agen kimia. Tujuan perawatan adalah menghilangkan
tumor jika mungkin, atau jika tidak maka untuk menguranginya,
meringankan gejala dan mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Pilihan
terapi tumor otak seperti halnya pada kanker jenis lain, yaitu operasi,
kemoterapi, dan radioterapi.

Obat-obatan lain untuk mengontrol gejala termasuk obat untuk


mengontrol edema otak atau akumulasi cairan, diuretik untuk mengurangi
pembengkakan otak, analgesik untuk mengurangi rasa sakit, antasida
untuk mengurangi stres ulkus dan antikonvulsan untuk mengurangi
kejang.

Langkah dan metode pengobatan yang biasa ditempuh oleh para


medis biasanya meliputi beberapa hal di bawah ini:

1.7.1 Pembedahan
Langkah ini ditempuh jika sel kanker sudah terlalu besar
dan mulai mengganggu sistem motorik pasien
1.7.2 Penyinaran
Dokter menggunakan sinar X dengan radiasi yang tinggi
untuk menghancurkan sel kanker, biasanya dilakukan
bersamaan dengan proses pembedahan
1.7.3 Kortikosteroid
Diberikan oleh dokter untuk mengurangi pembengkakan
yang terjadi pada otak
1.7.4 Pemberian Antikonvulsan
Diberikan pada pasien untuk mengurangi intensitas kejang
yang mungkin terjadi suatu waktu

Masa penyembuhan berfariasi antara pasien yang satu dengan


lainnya, namun biasanya berkisar antara 6 sampai 8 minggu setelah proses
pengangkatan tumor selesai. Tehnik pengobatan di atas bukan tanpa
resiko, oleh sebab itu dibutuhkan dokter yang sangat mengerti akan
penyakit ini.
1.8 Tips

1.8.1 Tidak ada tindakan spesifik yang dapat mencegah tumor otak. Kita
harus melindungi diri dari paparan radiasi yang tidak perlu,
terutama pada anak-anak. Penanganan dan kontak bahan kimia
harus dihindari. Selain itu, gaya hidup sehat seperti tidak merokok
dan tidak mengonsumsi alkohol membatasi risiko penyakit.

1.8.2 Waspadalah bila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan


kepribadian tiba-tiba dan gejala abnormal seperti sering muntah
dan sakit kepala yang semakin parah. Temanilah dia untuk
mengunjungi dokter.
REFERENSI

https://id.scribd.com/doc/153680351/Sap-Leaflet-Tumor-Otak
PENDIDIKAN KESEHATAN FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU Tumor ganas : yang tumbuh cepat,
KESEHATAN menyebar ke seluruh organ lain, dan mempunyai
MENGENAL MENINGIOMA TAHUN AKADEMIK 2017-2018 prognosis buruk
(TUMOR OTAK) Apa itu TUMOR OTAK? Berdasarkan Asalnya :

Tumor otak adalah proliferasi dan pertumbuhan Tumor Primer : Tumor yang berasal dari dalam

tak terkendali sel-sel di dalam dan di sekitar otak

jaringan otak. Tumor otak mencakup sekitar 7- Tumor Sekunder : Tumor yang berasal dari

9% dari semua jenis kanker dan dapat terjadi penyakit kanker di organ lain

pada semua usia. Pria lebih banyak terkena


penyakit ini daripada wanita PENYEBABNYA APA YA????
Penyebab pasti pembentukan tumor otak
belum diketahui secara pasti tapi ada beberapa
faktor resiko yaitu :
1. Radiasi
2. Merokok
Normiati 3. Minuman Alkohol
4. Zat Karsinogenik (Pemicu Kanker)
5. Hormonal
6. Pola konsumsi
JENIS TUMOR OTAK ITU
APA SAJA ???
D3 KEPERAWATAN KELAS
INTERNASIONAL Berdasarkan Sifatnya :
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
Tumor jinak : yang tumbuh lambat,
BANJARMASIN
terlokalisasi, dan mempunyai prognisis baik
sel kanker, biasanya dilakukan bersamaan
dengan proses pembedahan
3. Kortikosteroid
Diberikan oleh dokter untuk mengurangi
pembengkakan yang terjadi pada otak
4. Pemberian obat anti kejang
Diberikan pada pasien untuk mengurangi
intensitas kejang yang mungkin terjadi
suatu waktu

LALUUU ???.... Wahh… ADA TIPS CARA


Tanda dan gejalanya seperti Bahaya… !!!! MENCEGAHNYA GAK
apa ya ??? YA ???
1. Vertigo dan penglihatan kabur.
2. Sakit kepala, terutama pada malam
dan pagi hari. Sakit kepala yang
disebabkan tumor otak semakin
parah dalam beberapa hari ke
minggu dan obat analgesik biasa
tidak mengurangi sakitnya
3. Mual dan muntah, biasanya di pagi PENANGANANNYA  Tidak ada tindakan spesifik yang dapat
hari. Ini sering menandakan tekanan mencegah tumor otak. Kita harus
intrakranial yang meningkat. BAGAIMANA ??? melindungi diri dari paparan radiasi yang
tidak perlu, terutama pada anak-anak.
4. Kejang, kedutan pada anggota
1. Pembedahan Penanganan dan kontak bahan kimia
badan atau satu sisi tubuh Langkah ini ditempuh jika sel kanker harus dihindari. Selain itu, gaya hidup
5. Masalah neurologis, kelumpuhan sudah terlalu besar dan mulai sehat seperti tidak merokok dan tidak
mengganggu sistem motorik pasien mengonsumsi alkohol membatasi risiko
6. Gangguan koordinasi, limbung dan 2. Penyinaran penyakit.
pelupa Dokter menggunakan sinar X dengan  Waspadalah bila ada anggota keluarga
radiasi yang tinggi untuk menghancurkan yang mengalami gangguan kepribadian
7. Perubahan kepribadian
tiba-tiba dan gejala abnormal seperti
sering muntah dan sakit kepala yang
semakin parah. Temanilah dia untuk
mengunjungi dokter.
Normiati
D3 KEPERAWATAN KELAS
INTERNASIONAL
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
BANJARMASIN
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU
KESEHATAN
TAHUN AKADEMIK 2017-2018