Pengertian Mutu Rekam Medis
Rekam medis dapat dikatakan bermutu atau berkualitas, menurut Dirjen Yanmed
(2006: 75) adalah sebagai berikut :
a. Agar rekam medis lengkap dan dapat digunakan bagi refereensi pelayanan
kesehatan, melindungi minat hokum, sesuai dengan peraturan yang ada.
b. Menunjang informasi untuk aktivitas penjamin mutu (quality assurance)
c. Membantu penetapan diagnosis dan prosedur pengkodean penyakitan.
d. Bagi riset medis, studi administrasi dan penggantian biaya perawatan.
e. Indikator Mutu Rekam Medis
Adapun uraian indikator- indikator mutu adalah sebagai berikut :
a. Kelengkapan isi rekam medis (Permenkes No. 269/2008):
1) Identitas pasien, berisi :
Nama pasien
Nama keluarga pasien
Jenis kelamin
Tanggal lahir
Agama
Pekerjaan
Penddidikan
Status perkawianan
Cara pembayaran.
2) Tanggal dan waktu pemeriksaan
3) Hasil anamnesis, mencangkup sekurang-kurangnya
Keluhan
Riwayat penyakit
4) Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medis
5) Diagnosis
6) Rencana penatalaksanaan
7) Pengobatan dan atau tindakan
8) Persetujuan tindakan medik (bila diperlukan tindakan medic)
9) Catatan observasi klinis dan hasil pengobatan
10) Ringkasan Pulang (Discharge Summary)
11) Nama dan tanda tangan
Dokter
Dokter gigi
Tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan
kesehatan
12) Pelayanan yang lain dilakukan oleh tenaga kesehatan tertentu
13) Untuk pasien gigi dilengkapi dengan odontogram klinik
b. Keakuratan
Adapun ketepatan catatan rekam medis dimana semua data pasien ditulis
dengan teliti, tepat sesuai keadaan sesungguhnya.
c. Tepat waktu
Pencatatan berkas rekam medis harus teliti dan setelah pasien pulang harus
dikembalikan ke sub bagian rekam medis tepat waktu sesuai dengan
peraturan yang ada.
d. Memenuhi persyaratan aspek hokum
Rekam medis harus memenuhi persyaratan aspek hokum (Permenkes
No.269/2008) yaitu :
1) Penulisan rekam medis tidak memakai pensil
2) Penghapusan tidak ada
3) Coretan hanya dapat dilakukan dengan cara pencoretan tanpa
menghilangkan catatan yang dibentulkan
4) Ada tanda tangan dokter, dokter gigi atau tenaga kesehatan tertentu
yang memberikan pelayanan kesehatan secara langsung
5) Ada tanggal dan waktu pemeriksaan dan tindakan
6) Ada lembar persetujuan timdakan
Parameter mutu
Berikut ini ada beberapa parameter yang dapat dilihatuntuk mengetahui mutu
rekam medis dirumah sakit, khususnya yang melibatkan kegiatan assembling
(Budi, 2011:82) diantaranya :
a. Ketepatan waktu pengambilan
b. Kelengkapan formulir pada berkas rekam medis
c. Kelengkapan pengisian pada berkas rekam medis
Rekam medis yang berkualitas
Rekam medis yang bermutu erat kaitannya dengan rekam medis yang berkualitas,
erat kaitannya dengan rekam medis yang berkualitas, maka agar diperoleh rekam
medis yang berkualitas optimal, perlu dilakukannya penelitian terhadap rekam
medis yang dihasilkan oleh staf medis dan paramedic serta hasil-hasil
pemeriksaan dari unit-unit penunjang sehingga kebenaran penempatan diagnose
dan kelengkapan rekam medis dapat dipertanggungjawabkan. Standar-standar
yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan rekam medis dirumah sakit menurut
J. Guwandi (2005:60)
Adalah :
a. Standar organisasi dan staff
Rumah sakit harus memakai karyawan yang kompeten untuk menjamin
kelengkapan dan pencarian kembali dari rekam medis tersebut
b. Standar bentuk dan penyimpanan rekam medis
c. Rumah sakit harus mempunyai prosedur untuk menjamin kerahasiaan data
pasien
d. Rekam medis harus membuat informasi untuk justifikasi masuk rawat dan
penerusan perawatannya dirumah sakit, menunjang diagnosis dan
penguraian kemajuan pasien dan respon terhadap pengobatan pelayanan.
Sedangkan menurut gemala hatta (sabarguna, 2004:64) untuk mendukung agar
rekam medis menjadi berguna maka diperlukan rekam medis yang :
a. Lengkap
Informasi yang lengkap, meliputi: informasi mengenai pasien, alas an
dalam penempatan diagnose dan perawatan serta mencatat seluruh
hasil pemeriksaan
b. Akurat, cermat dan objektif
Data yang dicatat, sesuai dengan keadaaan/fakta yang sebenarnya
c. Terintegrasi
Antara satu data dengan data yang lainnya yang ada dalam satu rekam
medis harus saling berkaitan dan berkesinambungan atau bagian yang
tak terpisahkan.
1. Data pribadi
2. Data financial
3. Data social
4. Data medis
Merupakan rekam medis klinis dari pasien, rekaman riwayat pengobatan yang
berkesinambungan yang diberikan kepada pasien selama dirumah sakit, data-data
ini memuat :
Hasil-hasil pemeriksaan fisik
Riwayat penyakit
Pengobatan yang diberikan
Laporan anestesi
Laporan operasi
Informed consent
Dan laporan catatan lain yang diberikan selama dirawat
Berikut ini adalah komponen dari analisis kuantitaitf
1. Review identifikasi pasien
2. Review pelaporan yang penting
3. Review Autentifikasi
4. Review Pendokumentasian