Anda di halaman 1dari 21

11/24/2018

Perpindahan Panas

IX. PERPINDAHAN PANAS

A. PENGERTIAN PANAS
A1. SUHU  dinyatakan dalam persamaan

T = suhu
T = C.P P = tekanan gas
ρ = masa jenis
P = Po - .g.h Po = tekanan atmosfir
C = konstanta
o C = 32 oF

A.2. KALOR  Jumlah panas dari suatu materi, yang mengalir


dari materi yang bertemperatur tinggi ke materi
yang bertemperatur rendah
1 kal = 4,186 J = 3,968 x 10-3 Btu
T1 T2 1J = 0,2389 kal = 9,478 x 10-4 Btu
1 Btu = 1055 J = 252,0 kal
T1 > T2

1
11/24/2018

A.2.1. KALORI  Jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan


temperatur 1 gram air sebesar 1oC
1 kilo kalor = 100 kalor

A.2.2. SATUAN KALORI CENTIGRADE (CHU)  jumlah kalor yang


diperlukan utk menaikkan temperatur 1 pound air
sebesar 1 oC

1 pound = 453,6 gram


1 CHU = 453,6 kalori
A.2.3. BRITISH THERMAL UNIT (BTU)  Atau disebut juga
BThU adalah jumlah yang diperlukan untuk
menaikkan temperatur 1 pound air sebesar 1 oF

A.2.4. Ekivalen Mekanik dari Kalor  Kalor dan Energi mekanik bias
saling berpindah, terdapat persamaan numeric antara satuan
kalor dan satuan kerja
Hubungan dinyatakan dalam :
1 kcal = 427 kgm
1 cal = 1 J  1 J = 0,2389 cal
A.2.5. Kalor Spesifik  Sebagai jumlah kalor yang diperlukan untuk
menaikkan temperatur 1 satuan massa suatu zat sebesar
to C dan dinotasikan c.
Secara matematis dinyatakan dalamm:

2
11/24/2018

A.3. TEMPERATUR  Definisi : sebagai derajat panas atau tingkat


intensitas panas suatu benda

Pengukuran Temperatur menggunakan alat “Thermometer” , dimana


didasarkan atas dua titik tetap yaitu titik beku dan titik didih.
1. Skala Centigrade (oC)  digunakan oleh ahli teknik / ilmuwan.
Titik beku air = 0 dan titik didih ditandai dengan = 100, jarak antara
titik ini dibagi dengan 100, sehingga satu jarak/garis skala = oC
2. Skala Farenheit (oF)
Titik beku air ditandai dengan 32 dan titik didih ditandai dengan
212, jarak antaranya dibagi 180 dan setiap jarak/garis skala = o F
Hubungan antara skala Centigrade dan Farenheit , dinyatakan dalam

A.4. TEKANAN  didefinisikan sebagai gaya persatuan luas

Satuan tekanan : Gaya/luas = F/L = kg/m 2


Admosfir (ata)  1 ata = kg/cm2
Sistem SI  N/m.m2 = kN/m2 = MN/m2
Satuan untuk sistem yang lebih besar digunakan bar, dimana :

atau dalam Pascal (Pa)

A.4.1 Tekanan Gauge dan Tekanan Mutlak (Absolut)


Pengukuran tekanan = membaca perbedaan antara tekanan
aktual (tekanan Gauge) dengan tekanan atmosfir (tekanan
absolut = 1,033 kg/m2 atau 1,01 bar, thd permukaan laut)
secara matematis dinyatakan dalam :

3
11/24/2018

C. DASAR THERMODINAMIKA
Thermodinamika = ilmu yang mempelajari hubungan antara
energi panas dengan kerja (usaha).
Energi dalam hal ini yang dimaksud energi akibat gaya magnet dll.
Antara lain terdiri energy kimia, listrik, nuklir, gelombang,dll

C.1. SIFAT THERMODINAMIKAN  ditinjau dari sisi energi


a. Sifat Makroskopik, yaitu sifat thermodinamis didekati dari perilaku
umum partikel-2 zat yang menjadi pembawa energi, disebut
juga dengan “ thermodinamika klasik ” atau disebut “

b. Sifat Mikrokospik, sifat thermodinamis suatu zat berdasarkan perilaku

kumpulan partikel-partikel. Merupakan perkembangan ilmu


thermodinamika modern atau thermodinamika statistik,
karena perkembangan komputer

1. Sebuah tungku api unggun perkemahan, hanya 30% energi yang dikeluarkan dalam
pembakaran bensin yang digunakan untuk memanaskan air dalam panci di atas kompor.
Berapa banyak bensin yang harus kita bakar untuk memanaskan 1,00 L (1,00 kg) air dari
200C ke 1000C dan mendidihkan 0,25 kg itu?
2. Batang baja sepanjang 10,0 cm dilas ujung ke ujung pada batang tembaga sepanjang 20,0
cm. Setiap batang memiliki penampang persegi, 2,00 cm di samping. Salah satu ujung dari
batang baja disimpan 1000c pada dengan dengan uap, dan ujung lainnya disimpan pada
00C dengan m dengan es. Kedua bar terisolasi dengan sempurna pada kedua sisi.
Tentukan suhu tetap di persimpangan dua batang tembaga dan laju total aliran panas
melalui pada batang!

3. Udara pada suhu 20 0C bertiup diatas plat panas 50 x 75 cm. Suhu plat dijaga tetap 250 0C.
Koefisien perpindahan kalor konveksi adalah 25 W/m2 0C. Hitunglah perpindahan kalor.

4
11/24/2018

C.2. SISTEM THERMODINAMIKA  suatu massa atau daerah yang dijadikan


objek analisis seperti gambar berikut :

a. Sistem Tertutup
Pada sisitem tertutup yang ditunjukkan pada gambar
berikut, menjelaskan bahwa gas dalam silinder
dianggap sebagai suatu sistem. Jika panas dari
sumber luar diberikan ke silinder, maka temperatu
gas akan naik dan piston bergerak ke atas dan
ketika piston naik permukaan gas akan menurun

b. Sistem Terbuka
Pada sistem thermodinamika terbuka seperti
gambar berikut, menjelaskan bahwa kompresor
udara dimana zat yang melewati batas sistem
udara bertekanan rendah (LP) memasuki
kompresor dan udara bertekanan tinggi (HP)
meninggalkan kompresor. Sehingga kerja
melewati batas sistem melalui poros penggerak
dan panas di transfer melewatiu batas sistem
melalui dinding silinder

c. Sistem Terisolasi

Sebuah sistem yang sama sekali tidak dipengaruhi oleh lingkungannya,


Sehingga sistem dan massanya tetap serta tidak ada panas atau kerja
yang melewati batas

5
11/24/2018

C.3. SIFAT SIFAT SISTEM


Keadaan sistem bias diidentifikasi sebagai besaran yang
bisa diobservasi seperti volume, tekanan, kerapatan, dll
Secara umum besaran yang mengidentifikasi keadaan
sistem atau sifat sistem
 Sifat Ekstensif  merupakan nilai harga untuk keseluruhan
dari komponen-2 individu sistem tersebut (volume total,
massa total, energy total,dll)
 Sifat Intensif  merupakan sifat khusus yang tidak bisa
dijumlahkan (nilai temperatur, nilai tekanan, kerapatan.

Kesetimbangan Thermal  Keadaan dimana dua benda


mempunyai temperatur yang sama

C.4. HUKUM THERMODINAMIKA

6
11/24/2018

Siklik, untuk mentransfer panas dari benda dengan temperatur lebih rendah
ke benda dengan temperatur yang lebih tinggi tganpa adanya bantuan dari
luar. Atau dengan kata lain panas tidak bias mengalir dengan sendirinya
Dari benda dingin ke benda panas tanpa bantuan pihak eksternal.
Pernyatan Kelvin Planck “ tidak mungkin membuat mesin yang bekerja
dalam proses siklik yang tujuannya untuk mengkovensi energy panas
ke enerji kerja”

C.5. PROSES dan SIKLUS

 Proses = perubahan dari satu kesetimbangan ke setimbangan

yang lain
 Lintasan = rangkaian state yang dilalui proses
 Siklus = suatu proses dimana state awal berimpit dengan
state akhir

7
11/24/2018

 Kekekalan Energi = energi hanya berubah bentuk

 dQ =  dW  dW = p.dV dan Q = U + W

C.6 PROSES NON REVERSIBLE

1. Proses volume konstan (Isoklorik)  volume tidak berubah,tidak ada

kerja dalam sistem, maka W = 0 , sehingga :

Q = U2 – U1

2. Proses tekanan konstan (Isobarik)  kerja yang dilakukan =


integrasi tekanan terhadap volume, sehingga :
W = p (V2 – V1)
3. Proses Adiabatik  merupakan proses pada sistem tidak terjadi
pertukaran kalor, maka Q = 0 , sehingga :
W = - (U2 – U1)
4. Proses Temperatur konstan (Isothermal)  kalor yang berpindah
dinyatakan :
Q = T (S2 – S1)
W = T (S2 – S1 ) – (U2 – U1)
5. Proses Politropik  dinyatakan dengan :
PVn = konstan ( n = indek politropik)

8
11/24/2018

1. Sebuah tungku api unggun perkemahan hanya mengeluarkan 30% energy dalam
pembakaran bensin yang digunakan untuk memanaskan air pada panci di atas kompor.
Berapa banyak bensin yang harus kita bakar untuk memanaskan 1,00 L (1,00 kg) air dari
200C ke 1000C dan mendidihkan 0,25 kg air?
2. Batang baja sepanjang 10,0 cm dilas dari ujung ke ujung pada tembaga sepanjang 20,0
cm. Setiap batang memiliki penampang persegi, 2,00 cm. Salah satu ujung dari batang
baja disimpan 1000c dengan uap panas, dan ujung lainnya disimpan pada 00C dengan
dengan es. Kedua batang logam terisolasi dengan sempurna pada kedua sisi. Tentukan
suhu tetap di persimpangan dua batang logam dan laju total aliran panas melalui batang!

3. Udara pada suhu 20 0C bertiup diatas plat panas 50 x 75 cm. Suhu plat dijaga tetap 250 0C.
Koefisien perpindahan kalor konveksi adalah 25 W/m2 0C. Hitunglah perpindahan kalor.

Sebuah tungku api unggun perkemahan hanya mengeluarkan 30% energy dalam pembakaran bensin yang
digunakan untuk memanaskan air pada panci di atas kompor. Berapa banyak bensin yang harus kita bakar
untuk memanaskan 1,00 L (1,00 kg) air dari 200C ke 1000C dan mendidihkan 0,25 kg air?

Untuk memanaskan 1 kg air dari suhu 200C ke 1000C :

Untuk memanaskan air 0,25 kg hingga mencapai 1000C :

Maka diperoleh total energi

Untuk memperoleh 30 % total energi, maka

Pembakaran 1 g bensin melepaskan 46.000 J, maka diperoleh kebutuhan bensin

9
11/24/2018

Batang baja sepanjang 10,0 cm dilas dari ujung ke ujung pada tembaga sepanjang 20,0 cm. Setiap
batang memiliki penampang persegi, 2,00 cm. Salah satu ujung dari batang baja disimpan 1000c
dengan uap panas, dan ujung lainnya disimpan pada 00C dengan dengan es. Kedua batang logam
terisolasi dengan sempurna pada kedua sisi. Tentukan suhu tetap di persimpangan dua batang
logam dan laju total aliran panas melalui batang!

Maka didapatkan:

Kombinasi Persamaan :

D. PENGERTIAN PERPINDAHAAN PANAS

ENERGI - I PROSES ENERGI - II

ENERGI YANG HILANG PERPINDAHAN


(BERUPA PANAS) PANAS

MACAM PERPINDAHAN PANAS :


 Perpindahan Panas Konduksi
 Perpindahan Panas Konveksi
 Perpindahan Panas Radiasi
 Penguapan (Evaporation)

10
11/24/2018

D.1. Perpindahan Panas Konduksi


Adalah proses transfer panas dari daerah bersuhu tinggi ke daerah bersuhu
rendah dalam satu medium (padat, cair atau gas), atau antara medium –
medium yang berlainan yang bersinggungan secara langsung.
Dinyatakan dengan :

dT
q   kA
dx

dengan :
q = Laju perpindahan panas (w)
A = Luas penampang dimana panas mengalir (m 2)
dT/dx = Gradien suhu pada penampang, atau laju perubahan suhu T
terhadap jarak dalam arah aliran panas x
k = Konduktivitas thermal bahan (w/m oC atau Btu/h.ft.oF)

11
11/24/2018

12
11/24/2018

Konduksi keadaan tunak untuk satu dimensi :


1. Bidang datar :
(a) Bilamana konduktivitas thermal bahan tetap, tebal dinding
adalah ∆x, sedang T1 dan T2 adalah suhu permukaan
dinding seperti terlihat pada gambar berikut :

q T1 Profil Suhu

T2 q

x
∆x
dT
q  kA
dx

q
KA
T1  T2 
x

(b) Jika dalam sistem tersebut terdapat lebih dari satu macam
bahan, dan terdiri dari beberapa lapis dinding seperti
terlihat pada gambar berikut :

q q
A A RA
q
RB RC

B
C x A xB xC
K A.A K B .A KC .A
1 2 3 4

T2  T1 T  T2 T  T3
q  K A A  K B A 3   KC A 4
x A xB xC

T1  T4
q
x A xB xC
 
K A.A K B .A KC .A
x A x B xC
Dengan nilai tahanan RA,;RB dan RC  ; ;
K A. A K B . A K C . A

13
11/24/2018

(b) Jika dalam sistem tersebut terdapat lebih dari satu macam
bahan, dan terdiri dari beberapa lapis dinding seperti
terlihat pada gambar berikut :

q q q
A A RA RB RC

B
C x A xB xC
K A.A K B .A KC .A
1 2 3 4

T2  T1 T  T2 T  T3
q  K A A  K B A 3   KC A 4
x A xB xC

T1  T4
q
x A xB xC
 
K A.A K B .A KC .A
x A x B xC
Dengan nilai tahanan RA,;RB dan RC  ; ;
K A. A K B . A K C . A

2. Sistem Silinder - Radial


Suatu silinder panjang dengan jari-jari dalam ri, jari-jari luar ro dan
panjang L

Dengan kondisi batas :


T = Ti pada r = ri
T = To pada r = ro
A = 2ПrL

dT dT
q   KA q  2rlK
dr dr
Sehingga :

2KL Ti  To  q  U 0 . A.Tmenyeluruh


q
Lnro / ri 
atau

14
11/24/2018

Dimana :
Uo = koefisien perpindahan kalor menyeluruh
A = luas bidang aliran kalor
ΔTm = beda suhu menyeluruh
3. Sistem Silinder Berongga
Suatu silinder berongga dengan jari-2 dalam = ri, jari-2 luar = r2
dan panjang L. Masing-2 rongga diberikan fluida A dan B dengan
suhu TA dan TB

jika

4. Bola Terisolasi
Sebuah bola dipasang selapis isolasi di sekelilingnya. Suhu dinding
dalam isolasi adalah Ti, sedang suhu luarnya terkena konveksi
sebesar Ts

15
11/24/2018

5. Sistem dengan sumber kalor:


Dinding datar dengan sumber kalor, maka laju aliran panas yang
dibangkitkan = rugi kalor pada permukaan dan untuk mendapatkan
besar suhu pusat adalah :

q = kalor yang
X=0 dibangkitkan
persatuan qL2
Tw Tw volume To   Tw
x 2K
L L

Untuk silinder dengan sumber kalor dinyatakan dalam

qR 2
To   Tw
4K

B.2. Perpindahan Panas Konveksi


Adalah transport energi dengan kerja gabungan dari konduksi panas,
penyimpanan, energi dan gerakan mencampur. Proses terjadi pada
permukaan padat (lebih panas atau dingin) terhadap cairan atau gas
(lebih dingin atau panas).
. Secara matematik dinyatakan
dalam :

qc = hc A (Tw – Ts)
atau
qc = hc A(∆T)
dimana :
qc = Laju perpindahan panas konveksi
hc = Koefisien perpindahan panas konveksi (w/m 2 0C)
A = Luas penampang (m 2)
∆T = Perubahan atau perbedaan suhu (0C; 0F)
= suhu dinding/Tw – suhu fluida diluar lapisan
batas thermal/Ts

16
11/24/2018

Tabel.3 : Koefisien konveksi alamiah dalam udara pada tekanan atmosfir

1. Konveksi bebas / alamiah (free convection)


 Perpindahan panas yang disebabkan oleh beda suhu (proses
pemanasan) yang menyebabkan fluida berubah densitasnya
(kerapatannya) saja dan tidak ada tenaga luar

Contoh :
Plat panas dibiarkan di udara sekitar tanpa ada sumber gerakan

17
11/24/2018

2. Konveksi Paksa (Forced Convection Flow System)


 Perpindahan panas aliran gas atau cairan yang disebabkan
adanya tenaga dari luar.
Contoh :
1. Plat panas dihembus udara dengan kipas/blower
2. Aliran panas dalam pipa / tabung
q q = m.Cp(Tb2 – Tb1)
m, Cp
Aliran

L
2 q = h.A(Tw – Tb)
1

Tb1 Tb2

dimana :
m = ρ.Um.A
m = laju aliran fluida (kg/s)
Cp = Panas jenis (kj/kg.0C)
Tb = Suhu limbak
Tw = Suhu dinding
Um = Kec. Rata-rata (m/s)
μ = Kekentalan (kg/m.s)
ρ = Kerapatan (kg/m3)

B.3. Perpindahan Panas Radiasi


Adalah proses transport panas dari benda bersuhu tinggi ke benda
yang bersuhu lebih rendah, bila benda – benda itu terpisah didalam
ruang (bahkan dalam ruang hampa sekalipun)
Secara matematik dinyatakan dalam :

q = δ A (T14 – T24)

δ = Konstanta Stefan-Boltzman
= 5,669 x10- 8 w/m2 k4
A = Luas penampang
T = Temperatur

18
11/24/2018

B.3. Perpindahan Panas Radiasi


Adalah proses transport panas dari benda bersuhu tinggi ke benda
yang bersuhu lebih rendah, bila benda – benda itu terpisah didalam
ruang (bahkan dalam ruang hampa sekalipun)
Secara matematik dinyatakan dalam :

q = δ A (T14 – T24)

δ = Konstanta Stefan-Boltzman
= 5,669 x10- 8 w/m2 k4
A = Luas penampang
T = Temperatur

Pendingin styrofoam memiliki luas dinding total 0,80m2(termasuk tutup) dan tebal
dinding 2,0 cm. Pendingin sedang terisi es, air, dan beberapa kaleng minuman ringan
dengan suhu 0oC. Berapa tingkat panas mengalir ke pendingin jika suhu dinding luar
30oC? Berapa banyak es mencair dalam 3 jam?

Total Panas yang mengalir Q = Ht dengan t = 3h = 10.800 s. Fusi pada es


adalah 3,34 x 105 J/Kg.

19
11/24/2018

TUGAS
Seorang tukang kayu membangun dinding rumah dengan lapisan kayu setebal 3,0 cm
pada bagian luar dan lapisan styrofoam setebal 2,2 cm pada permukaan dinding bagian
.
dalam. Kayu memiliki k = 0,080 W/m K dan Styrofoam memiliki k = 0.010 W/m K Suhu.
permukaan interior 190C dan permukaan eksterior suhu adalah -10C
(a) Berapa suhu ketika kayu bertemu dengan Styrofoam?
.
(b) Berapa tingkat panas yang mengalir per meter persegi pada dinding?

Berapa total radiasi energi dari tubuh manusia dengan luas permukaan 1,20 m2 dan
suhu permukaan 30oC = 303 K? Jika lingkungan sekitar berada pada suhu 20oC, berapa
radiasi panas yang hilang dari tubuh?

Sebuah plat baja persegi diletakkan 10 cm dari tungku dan dipanaskan oleh pandai besi
dengan suhu 8000C. Jika emisivitas adalah 0,60, berapa total radiasi energi dari plat
tersebut?

Seorang tukang kayu membangun dinding rumah dengan lapisan kayu setebal 3,0 cm
pada bagian luar dan lapisan styrofoam setebal 2,2 cm pada permukaan dinding bagian
. .
dalam. Kayu memiliki k = 0,080 W/m K dan Styrofoam memiliki k = 0.010 W/m K Suhu
permukaan interior 190C dan permukaan eksterior suhu adalah -100C
(a) Berapa suhu ketika kayu bertemu dengan Styrofoam?
(b) Berapa tingkat panas yang mengalir per meter persegi pada dinding?

Pada Kayu

Pada Styrofoam

20
11/24/2018

Sebuah plat baja persegi diletakkan 10 cm dari tungku dan dipanaskan oleh pandai
besi dengan suhu 8000C. Jika emisivitas adalah 0,60, berapa total radiasi energi dari
plat tersebut?

Berapa total radiasi energi dari tubuh manusia dengan luas permukaan 1,20 m2 dan
suhu permukaan 30oC = 303 K? Jika lingkungan sekitar berada pada suhu 20oC, berapa
radiasi panas yang hilang dari tubuh?

21