Nama : La Ode Rahman (18.51.
1086)
Kelas :A
Tugas : Final Strategic Information System
ANALISIS PEST PT. SEPATU BATA, Tbk
LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
Bata atau T&A Bata Shoe Company terdaftar di Zhin, Cekoslowakia oleh dua bersaudara
Tomas, Anna dan Antonin Bata (1894). Di Indonesia pengoperasian penjualan sepatu Bata
dijalankan oleh PT. Sepatu Bata, Tbk. Pabrik perusahaan ini pertama kali berdiri pada tahun
1993, dan saat ini berada dua tempat, yaitu Kalibata dan Medan. Keduanya menghasilkan 7 juta
pasang alas kaki setahun yang berdiri dari 400 model sepatu, sepatu sandal, dan dandal baik
yang dibuat dari kulit, karet maupun plastik. Pada tahun 2008 PT.Sepatu Bata, Tbk
memindahkan pabrik dan pusat distribusi dari Kalibata ke Purwakarta. Bata kini mengeluarkan
merek alternatif seperti North Star, Power, Bubblegummers, Weinbrenner, B-First, Bata
Industrial, Comfit dan Merie-Claire (Sumber: id.wikipedia.org)
DEFINISI ANALISIS PEST
Menurut Ward and Peppard (2002,p70) Analisis PEST (Political, Economic Social and
Technology) adalah analisis terhadap faktor lingkungan eksternal bisnis yang meliputi
bidang politik, ekonomi, sosial dan teknologi. PEST digunakan untuk menilai pasar dari suatu
unit bisnis atau unit organisasi. Arah analisis PEST adalah kerangka untuk menilai sebuah
situasi, dan menilai strategi, arah perusahaan, rencana pemasaran, atau ide. Dimana analisis ini
cukup mempengaruhi perusahaan, karena melalui analisis ini dapat diambil suatu peluang atau
ancaman baru bagi perusahaan.
ANALISIS PEST PT. SEPATU BATA, Tbk
1. Politik :
Keikutsertaan Indonesia pada AFTA, APEC dll.,
Kondisi politik yang cenderung tidak stabil,
Indonesia menggunakan sistem perdagangan bebas,
Kebijakan pemerintah yang mendukung ekspor dan impor, yakni Memperindag No 276
tahun 2003 tentang kebijakan proteksi impor barang dalam jenis tekstil dan produk tekstil
serta SK Menteri Keuangan No.. 39/KMK.03/2003 tentang pemberian pajak barang
mewah termasuk didalamnya produk sepatu dan alas kaki
Buruh Indonesia yang menuntut kenaikan UMR setiap tahunnya
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, dari laporan yang diterima
Kemnaker, sejauh ini sebagian besar provinsi telah menetapkan UMP sesuai dengan
ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2018 tentang Pengupahan. Sesuai
dengan PP tersebut, kenaikan UMP 2018 ditetapkn sebesar 8,71 persen.
2. Ekonomi :
Rentannya depresiasi mata uang Indonesia,
Pendapatan perkapita Indonesia yang cenderung naik,
Kenaikan harga barang mempengaruhi pengeluaran konsumen berdampak terhadap
industri fashion,
3. Teknologi :
Berkembangnya e-Commerce memberi kesempatan pada Bata e-Commerce,
Perubahan teknologi yang mutakhir meningkatkan persaingan industri,
Berbagai fasilitas teknologi seperti komputer yang difungsikan untuk mendesain ataupun
menyempurnakan produk dapat lebih efisien serta menghemat biaya.
SUMBER DATA ANALISIS PEST PT. SEPATU BATA, Tbk :
EKONOMI :
Berdasarkan laporan keuangan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek indonesia,
Rabu (31/10/2018) tumbuh 43,60% ketimbang laba periode tahun lalu sebesar Rp 32,95 miliar.
Peningkatan laba tersebut ditopang dari kenaikan penjualan sepatu serta terpangkasnya beban
keuangan. Tercatat, penjualan BATA naik tipis 2,52% menjadi Rp 769,79 miliar dari periode
yang sama tahun 2017 sebesar Rp 750,86 miliar.
Tabel 1.1
Persentase Pengeluaran Rata-rata Penduduk Indonesia per Kapita per Bulan
Menurut Kelompok Barang Tahun 2013-2017
Kelopok Barang Tahun
2013 2014 2015 2016 2017
Perumahan dan fasilitas 19,91% 18,92% 20,20% 20,75% 19,58%
rumah tangga
Barang dan jasa 17,92% 17,84% 18,51% 19,74% 19,28%
Pakaian, alas kaki dan tutup 3,3% 6,96% 5,95% 6,53% 6,57%
kepala
Barang-barang tahan lama 4,76% 5,27% 4,94% 4,45% 4,87%
Pajak dan asuransi 1,64% 1,51% 1,48% 1,73% 1,67%
Keperluan pesta dan 1,32% 1,48% 1,52% 1,47% 2,91%
upacara
Sumber: www.bps.go.id
Industri alas kaki, merupakan salah satu industri yang terus meningkat nilai perdagangannya
dengan rata-rata surplus dalam lima tahun terakhir mencapai US$ 2,48 miliar (Sumber:
Indonesia-investments.com).
Tabel 1.2
Perkembangan Ekspor Sepatu/Alas Kaki Di Indonesia Tahun 2013-2017
Tahun Ekspor Sepatu
2013 $ 3,5 billion
2014 $ 3,8 billion
2015 $ 4,1 billion
2016 $ 4,5 billion
2017 $ 4,6 billion
Sumber: www.bps.go.id
Berdasarkan data tabel 1.2 ekpor di Indonesia mengalami kenaikan 4,6 miliar dollor Amerika
Serikat (AS) pada tahun 2017 dari 4,5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2016,
seperti yang telah diperkirakan oleh Asosisiasi Alas Kaki Indonesia (Aprisindo) pada tahun
sebelumnya yang memperkirakan ekpor alas kaki nasional naik 6,8% pada basis year-on-year
Tabel 1.3
Pangsa Pasar Industri Sepatu di Indonesia Tahun 2017
No Merek Pangsa Pasar
1 Nike 26%
2 Adidas 23%
3 Converse All Star 18%
4 Tomkins 17%
5 Buccheri 13,5%
6 Yongki 10%
7 Rebook 7,8%
8 Carvil 6,3%
9 Ardiles 5,4%
10 Bata 4,7%
Sumber: Asosiasi Persepatuan Indonesia (Apirisindo) 2017
TEKNOLOGI :
Berkembangnya e-Commerce memberi kesempatan pada Bata e-Commerce,
Produsen alas kaki PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mulai gencar untuk menjual produknya
melalui e-commerce. Penjualan online ini sudah dilakukan sejak tahun 2014 melalui Zalora.
PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mengklaim di tahun pertama memulai e-commerce,
perusahaan berhasil menorehkan penjualan Rp 2 miliar atau sekitar 1.000 pasang. Mulai
2015, PT Sepatu Bata Tbk (BATA) tersedia di 10 e-commerce di Indonesia seperti
Mataharimall.com, Tokopedia, Elevenia, Lazada, dan Rakuten.
Imran Malik selaku Presiden Direktur, mengatakan "Tahun 2015 kami catatkan penjualan e-
commerce sekitar Rp 3 miliar," Ingin semakin kuat baik offline maupun online, BATA bidik
penjualan e-commerce tahun 2016 sebesar Rp 4,6 miliar. Tahun 2016 PT Sepatu Bata Tbk
(BATA) juga sedang mengembangkan situs belanja online sendiri dengan akses melalui
www.bata.co.id. dan sudah berjalan di tahun 2017 hingga sekarang.
KESIMPULAN
PT Sepatu Bata Tbk (BATA) terus melakukan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja,
adapun strategi-strateginya adalah sebagai berikut:
Membuka toko baru dengan melakukan seleksi lokasi, dan melakukan renovasi di beberapa
toko lama dengan konsep baru yaitu Red Label
Terus mengembangkan produk baru untuk mengikuti tren di pasar dan memperbaiki koleksi
Terus mengembangkan divisi E-Commerce
Produk PT Sepatu Bata Tbk (BATA) meraih Top Brand tahun 2018 untuk Kategori Sepatu
Kerja Pria dan Sepatu Casual, dengan presentasi 18.4 % dam 16,9 %. Sepatu Bata mengalahkan
merek ternama Nike untuk kategori Sepatu Casual 2018.
Tabel 1.4
Top Brand Index (TBI) Kategori Sepatu Kerja Pria dan Sepatu Casual Tahun 2018
SEPATU KERJA PRIA 2018 SEPATU CASUAL 2018
MEREK TBI TOP MEREK TBI TOP
Bata 18.4% TOP Bata 16.9% TOP
Buccheri 7.6% Fladeo 11.7% TOP
Yongki Komaladi 6.6% Nike 9.3%
Fladeo 6.1% Yongky Komaladi 8.2%
Kickers 4.9% Nevada 5.6%
Sumber: http://www.topbrand-award.com