YAYASAN BANJAR INSAN PRESTASI PENTINGNYA ORAL HYGIENE
PERAWATAN GIGI & MULUT
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INTAN 1. Mengurangi kehilangan gigi akibat gigi yang
(ORAL HYGIENE)
MARTAPURA
rusak atau penyakit gigi dan mulut bagi orang
DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN
yang berusia 35 sampai 44 tahun;
TAHUN 2019
2. Mengurangi jumlah lansia yang kehilangan
gigi alami mereka;
3. Mengurangi jumlah orang yang mengalami
peradangan pada gusi;
4. Mengurangi penyakit periodontal dekstruktif
PENGERTIAN di antara individu berusia 35 sampai 44
tahun;
Oral hygiene atau perawatan gigi dan mulut
OLEH
5. Melindungi pasien penurunan kesadaran
merupakan suatu usaha untuk membantu
Velia Nur Fauziah
yang mengalami penumpukan sekresi air liur
mempertahankan status kesehatan mulut, gigi,
201914401171091 sehingga mengakibatkan hambatan dan
dan gusi. Menggosok dan membersihkan gigi dari
aspirasi maka diperlukan pembersihan dan
partikel-partikel makanan, plak, dan bakteri;
pembilasan secara teratur pada rongga
memasase gusi; dan mengurangi
mulut.
ketidaknyamanan yang dihasilkan dari bau dan
rasa tidak nyaman.
6. Stomatitis (peradangan pada mulut karena
kontak dengan iritan/sariawan)
7. Glositis (peradangan lidah)
8. Gingivitis (peradangan gusi)
CARA MENJAGA ORAL HYGIENE
1. Sikat gigi
MACAM-MACAM MASALAH PADA MULUT
2. Kumur-kumur antiseptik
1. Karies gigi (gigi berlubang)
3. Dental floss/benang gigi
2. Plak gigi (lapisan gigi yang transparan dan
4. Pembersih lidah
melekat pada gigi)
5. Menjaga pola makan
3. Penyakit periodontal (peradangan membran
atau ligamen pada gigi dan mulut)
TATA CARA ORAL HYGIENE PADA PASIEN
4. Halitosis (bau mulut)
1. Posisikan klien dekat ke sisi tempat tidur,
5. Keilosis (bibir yang retak terutama pada
balik kepala pasien ke arah matras, bila
sudut mulut)
perlu nyalahkan mesin pengisap dan
sambungkan selang ke kateter pengisap.
2. Tempatkan handuk dibawah wajah pasien 7. Basahi aplikator bersih dengan air dan
dan bengkok di bawah dagu. gosok mulut untuk mencuci. Ulangi sesuai
3. Secara hati-hati regangkan gigi atas dan kebutuhan
bawah pasien dengan spatel lidah 8. Kembalikan pasien pada posisi yang
dengan memasukkan tong spatel nyaman.
secara cepat tetapi lembut, diantara molar 9. Bersihkan peralatan dan kembalikan pada
belakang. tempatnya.
4. Masukkan spatel lidah bila pasien relaks.
(Jangan memaksa)
5. Bersihkan mulut pasien menggunakan
spatel lidah yang dibasahi dengan air
segar. Isap sesuai kebutuhan selama
pembersihan.
6. Bersihkan permukaan penguyah dan
permukaan dalam pertama. Bersihkan
atap mulut dan bagian dalam pipi dan
bibir. Gosok lidah tetapi hindari
menyebabkan reflex muntah bila ada.