0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan19 halaman

Asuhan Keperawatan Hiperbilirubin Neonatus

Dokumen tersebut merangkum asuhan keperawatan pada bayi perempuan bernama By. Ny. K yang dirawat di ruang PICU/NICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dengan diagnosis hiperbilirubin. Dokumen ini meliputi data identitas bayi dan orang tua, riwayat kehamilan dan persalinan ibu, pengkajian fisik neonatus, serta riwayat sosial keluarga.

Diunggah oleh

Bob Amri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan19 halaman

Asuhan Keperawatan Hiperbilirubin Neonatus

Dokumen tersebut merangkum asuhan keperawatan pada bayi perempuan bernama By. Ny. K yang dirawat di ruang PICU/NICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dengan diagnosis hiperbilirubin. Dokumen ini meliputi data identitas bayi dan orang tua, riwayat kehamilan dan persalinan ibu, pengkajian fisik neonatus, serta riwayat sosial keluarga.

Diunggah oleh

Bob Amri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA By. Ny. K DENGAN HIPERBILIRUBIN


RUANG PICU/NICU DI RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS

Disusun oleh:
MUKHAMIMAH
62019040040

JURUSAN PROFESI NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS
TAHUN 2019/2020
ASUHAN KEPERAWATAN

PADA BY. NY K DENGAN HIPERBILIRUBIN

DI RUANG PICU/NICU DI RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS

NamaMahasiswa :Mukhamimah

Nim :62019040040

Hari/tanggal Pengkajian :Sabtu, 16 November 2019 jam 13.15 WIB

Tempat Praktek :Ruang PICU/NICU

A. PENGKAJIAN
DATA BAYI
Nama bayi : By. Ny. K
Tanggal dirawat : 10 November 2019 (09.00)
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : Mejobo, RT 02, RW 04
Tanggal lahir/usia : 10 November 2019
Nama orangtua : Ny. K dan Tn. E
Pendidikan ayah/ibu : SMP/SMA
Pekerjaan ayah/ibu :Buruh/buruh
Usia ayah/ibu : 27 tahun/ 26 tahun
Diagnosamedis : Hiperbilirubin

RIWAYAT BAYI
Apgar Score : 1” : 4 5” : 3 10” : 4
Usia gestasi : 45 minggu
Berat badan : 3000 gr panjang badan : 49 cm
Komplikasi persalinan : (√ ) tidak ada ( - ) ada
a. Aspirasi mekoneum :( √ ) tidak ada ( - ) ada
b. Denyut jantung janin abnormal :( √ ) tidak ada ( -) ada
c. Prolaps tali pusat/lilitan tali pusat :( √ ) tidak ada ( - ) ada
d. Ketuban pecah dini :( √ ) tidak ada ( - ) ada
e. Masalah lain :-

RIWAYAT IBU
Usia Gravida Partus Abortus
26 tahun 2 2 0

Jenis persalinan :
 Pervaginam ( √)
 Sectio caesarea (- )
Komplikasi Kehamilan : Tidak ada ( √ ) Ada ( - )
 Ruptur plasenta/plasenta previa ( - )
 Preeklamsia ( - )
 Suspect Sepsis ( - )
 Persalinan prematur/postmatus ( - )
 Masalah lain :.................................................
Perawatan antenatal ( - )

PENGKAJIAN FISIK NEONATUS

Beri tanda (x) pada istilah yang tepat/sesuai dengan data-ata di bawah ini dan coret
yang tidak perlu. Gambarkan semua temuan abnormal secara obyektif, gunakan data
tambahan bila perlu.

A. PENGKAJIAN

1. Reflek
( - )Moro
( x )Menghisap ( -) Kuat ( x ) Lemah
( -)Menggenggam ( -) Kuat ( ) Lemah

2. Tonus/aktivitas
Aktif ( - ) tenang ( x )
letargi ( - ) kejang ( - )
Menangis ( x ) Keras ( - ) melengking ( - )
lemah ( x ) sulit menangis ( - )
3. Kepala/leher
a. fontanel anterior :
lunak ( x ) tegas ( - ) datar ( x ) menonjol ( - )
cekung ( - )
b. Sutura sagitalis :
tepat ( x ) menjauh ( - ) terpisah ( - ) tumpang tindih ( - )
c. Gambaran wajah :
Simetris ( x ) asimetris ( - )Molding ( - )
Caput succedanium ( - ) Cephalhematom ( - )
4. Mata
Bersih ( x ) sekresi ( - )
Jarak interkantus :( - )Sklera : ( - )

5. THT
a. Telinga : normal ( x ) abnormal ( - )
b. Hidung : simetris ( x ) asimetris ( - )
Sekresi ( - ) napas cuping hidug ( - )

6. Wajah
a. Bibir sumbing ( - )
b. Sumbing palatum ( - )
c. Normal ( x )
7. Abdomen
a. Lunak ( x ) tegas ( - ) datar ( - ) kembung ( )
b. Lingkar perut : 29 cm
c. Liver : teraba ( - ) kurang dari 2 cm ( - )
lebih dari 2 cm ( - ) Tidak teraba ( x )

8. Toraks
a. Simetris ( x )
b. Retraksi derajad 0 ( x ) derajad 1 ( - ) derajad 2 ( - )
c. Klavikula normal ( x ) abnormal ( - )

9. Paru-paru
a. Suara napas bersih ( - ) sekresi ( - )
Vesikuler ( -) ronchi ( x ) wheezing ( - )
Kanan & kiri sama ( x ) tidak sama ( - )
b. Respirasi spontan ( x ) tidak spontan ( - )
c. Alat bantu pernapasan :
( - ) Oxihood ( - ) Nasal kanul ( x ) O2 inkubator
konsentrasi O2 :

10. Jantung
a. Bunyi
Normal Synus Rhythm ( NSR) ( x )
Mur mur ( - )
lokasi :...............................
b. Waktu pengisian kapiler :<3 detik
c. Denyut nadi : 137 x/menit
d. Nadi perifer

Nadi perifir Keras Lemah Tidak ada

Brakhial kanan - X -

Brakhial kuru - X -

Femoral kanan - X -

Femoral kiri - X -

11. Ekstremitas
a. Gerakan ROM
Bebas( x )terbatas ( - ) tidak terkaji ( - )
b. Ekstremitas atas : normal ( x ) abnormal ( - )
sebutkan:.........................
c. Ekstremitas bawah : normal ( x ) abnormal ( - )
sebutkan:.........................
d. Panggul : normal ( x ) abnormal ( - )
sebutkan:.........................
12. Umbilikus : normal ( x ) abnormal ( - )
Inflamasi ( - ) drainase ( - )

13. Genital:
perempuan normal ( x ) Abnormal ( - ) sebutkan: ...........

laki-laki normal ( - ) Abnormal ( - ) sebutkan: ..............

14. Anus : Paten ( x ) Imperforata ( - )

15. Spina : Normal ( x ) Abnormal (-) sebutkan :.....................


16. Kulit
a. warna
pink ( ) pucat ( - ) jaundice ( - )
sianosis ( -) kuku ( - ) sikumoral ( - )
periorbital ( - ) seluruh tubuh ( - )
kemerahan ( x )
tanda lahir ( - ) sebutkan :.......................................
b. elastisitas kulit
elastis ( x ) tidak elastis ( - ) edema ( ) lanugo ( - )
17. Suhu
a. Lingkungan
Penghangatan radian ( - ) pengaturan suhu ( - ) Inkubator ( x )
suhu ruang( - ) Boks terbuka ( - )
b. Suhu kulit : 36,5 oC

RIWAYAT SOSIAL

a. Struktur keluarga ( genogram tiga generasi )

Keterangan :

: Laki – lakimeninggal

: Perempuan

: laki – laki

: Klien

: Hubungansuamiistri
: Tinggal 1 Rumah

b. Antisipasi vs pengalaman nyata kelahiran : anak pertama dan kedua melahirkan


spontan dan mempunyai pengalaman melahirkan spontan
c. Budaya : Jawa
d. Suku : Jawa
e. Agama : Islam
f. Bahasa utama : Bahasa Indonesia dan bahasa jawa
g. Perencanaan makanan bayi : ASI, keluar dengan lancar dari kedua
payudara ibu
h. Masalah sosial yang penting :-
i. Hubungan orang tua dan bayi : Baik, ibu dan ayah bayi datang untuk
menjenguk anaknya, membawakan ASI dan peralatan bayi seperti tisu dan popok

IBU TINGKAH LAKU AYAH


√ Menyentuh √
- Memeluk -
√ Berbicara √
√ Berkunjung √
- Memanggil nama -
- Kontak Mata -
j. Orang terdekat yang dapat dihubungi : ibu dan ayah bayi
k. Orang tua berespon terhadap penyakit: ya ( √ ) tidak ( - )
l. Berespon : Orang tua bahagia menyambut kelahiran sang bayi dan
bersyukur karena telah melahirkan dengan selamat, tetapi juga khawatir dengan
keadaan bayi mereka
m. Orang tua berespon terhadap hospitalisasi: ya ( √ ) tidak ( )
n. Bersepon :Orang tua selalu mencoba menemani anak mereka ketika
waktu jam berkunjung
RIWAYAT ANAK LAIN :
Jenis kelamin anak Riwayat persalinan Riwayat immunisasi
1. L 1. Normal 1. Imunisasi lengkap
2. P 2. Normal 2. Imunisasi hepatitis
B
PROSEDUR DIAGNOSTIK DAN LABORATORIUM
Prosedur Tanggal Indikasi Hasil Nilai Normal Analisa
Diagnostik/ pemeriks &
laboratorium aan Tujuan
1. Laborator 10 Cek 1. Hemoglobin : 1. 14,9 – 23,7
ium Klinik Novemb darah 16.8 g/dL
er 2019 rutin 2. Eritrosit : 2. 3,7 – 6,5
Jam 4,73 jt/ul
09.19 3. Hematokrit : 3. 47 – 75
48,6 %
4. Trombosit : 4. 150 – 400
Ʌ
266 10 3/ul
5. Lekosit : 12,7 5. 10,0 – 26,0
10Ʌ3/ul
6. Netrofil : H 6. 50 – 70
72,1%
7. Limfosit : L 7. 25 - 40
13.2
8. Monosit : L 8. 2 – 8
1.0 %
9. Eosinofil : 0.5 9. 2 – 4
%
10. Basofil : 0.5 10. 0 -1
%
11. MCH : H 35,5 11. 27,0 – 31,0
pg
12. MCHC : 34,6 12. 33,0 – 37,0
g/dL
13. MCV : H 13. 79,0 – 99,0
102,7 fL
14. RDW : H 14. 10,0 – 15,0
15,4% 15. 6,5 – 11,0
15. MPV : 9.5 fL 16. 10,0 – 18,0
16. PDW : 10.3
Fl
1. Laborator 10 Elektrolit 1. Kalsium : 1. 2,20 – 2,90
ium klinik Novemb 2,89mmo/L
er 2019 2. Kalium : 4.1 2. 3,5 – 5,5
Jam mmo/L
11.12 3. Natrium : 144
3. 135 – 145
mmo/L
4. Klorida : 113
mmo/L 4. 98 – 108
5. Magnesium :
0,8 mmo/L
5. 0,8 – 1,0
2. Radiologi 10 Foto Cor: besar BRNKOPNEU
Novemb thorax bentuk MONIA
er 2019 normal
Jam Pulmo:
09.05 bercak,kesur
aman
paracardinal
dx
3. Kimia 12 K 1. Bilirubin 1. 0,20-
klinik dan Novemb total H 1,20
elektrolit er 2019 14,70 2. 0,0–0,40
jam mg/dl 3. 0-0,75
11.12 2. Bilirubin
direk H
0,63
mg/dl
3. Bilirubin
indirek H
14,07
mg/dl
4. Kimia 14 1. Bilirubin 4. 0,20-
klinik Novemb total H 1,20
er 2019 13,63 5. 0,0–0,40
jam mg/dl 0-0,75
20.00 2. Bilirubin
direk H
0,71
mg/dl
Bilirubin
indirek H
12,92
mg/dl
6. Kimia 17 1. Bilirubin 1. 0,20-1,20
klinik Novemb total H 2. 0,0–0.40
er 2019 13,69 3. 0-0,75
jam mg/dl
09.40 2. Bilirubin
direk H
0,50
mg/dl
Bilirubin
indirek H
13,
19mg/dl

B. ANALISA DATA

NO
TANDA DAN GEJALA PROBLEM ETIOLOGI

DS : pasien tidak dapat dikaji

DO :
- KU lemah, kesadaran Apatis
- Spo2 96%
- HR 130x/menit
Kelebihan bilirubin Adanya pemerian foto
1) - RR : 30 x/mnt
indirek dalam tubuh terapi
- S: 36OC
- Nampak warna kuning
- Bilirubin total H 14,70
mg/dl
- Bilirubin direk H 0,63
mg/dl
- Bilirubin indirek H 14,07
mg/dl
DS : pasien tidak dapat dikaji

DO :
- terpasang infuse
Dextrose 10% 10 tpm Respon imun yang
3) Resiko infeksi
- S : 36,0oC terganggu
- Netrofil : H 72,1%
- Limfosit : L 13.2
- Monosit : L 1.0 %

C. MASALAH KEPERAWATAN ( SESUAI DENGAN PRIORITAS)


N Tgl/jam Diagnosa Keperawatan Paraf Tgl/jam Paraf
o ditemukan teratasi

1. Sabtu, 16 Belum
november 2019 Resiko terjadinya kern iktterus b,d teratasi
13.15 WIB kelebihn bilirubin indirek dalam tubuh
2. Sabtu, 16 Resiko infeksi b.d respon imun yang Belum
november 2019 terganggu teratasi
13.15 WIB

D. PERENCANAAN
NO Diagnosa keperawatan Tujuan dan KH Intervensi
1. Resiko terjadinya kern iktterus Setelah dilakukan 1. Observasi
b,d kelebihn bilirubin indirek tindakan Vital sign
dalam tubuh keperawatan 2. Observasi
selama 3x24 jam pemberian
diharapkan resiko cahaya
tinggi terjadina kern sesuai
ikterus dapat dengan
dihindari dengan kebutuhan
KH: pasien
1. Kadar
bilirubin 3. Kolaborasi
berkurang dengan
dokter untuk
pemberian
foto terapi
4. Kolaborasi
dengan
laboratorium
untk
pemeriksaan
bilirubin
5. Observasi
keadaan
umum setelah
terapi
6. Berikan ASI
2. Resiko infeksi b.d respon imun Setelah dilakukan 3. Kaji tanda dan
yang terganggu tindakan gejala adanya
keperawatan infeksi
selama 3x24 jam 4. Pertahankan
diharapkan resiko teknik aseptik
infeksi dapat 5. Mencuci tangan
dihindari dengan sebelum dan
KH: sesudah kontak
1. Tidak ada dengan bayi
tanda-tanda 6. Menjaga
infeksi kebersihan badan
2. Lab dalam dan lingkungan
batas bayi
normal
E. PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN
1) Implementasi Keperawatan
N Dx Tgl/ja Implementasi Respon Par
o Keperaw m af
atan
1) Resiko Sabtu, 1. Memonitor warna kulit bayi 1. DS : pasien
terjadiny 16 tidak dapat
a kern novem dikaji
iktterus ber DO : kulit bayi
2019 masih tampak
13.15 kuning
WIB 2. DS : pasien
2. Mengobservasi vitalsign tidak dapat
dikaji
DO : S: 36OC, N
120 x/menit, RR
30 xmenit
3. Melakukn tindakan kolaborasi 3. DS : pasien
dengan dokter untuk foto terapi tidak dapat
dikaji
DO : fisioterapi
sampai tanggal
17 november
2019 jam 12.00

2) Resiko Sabtu, 1. Kaji tanda dan gejala adanya 1. DS : pasien


infeksi 16 infeksi tidak dapat
b.d novem dikaji
respon ber DO : tanda-
imun 2019 tanda infeksi
yang 13.15 W dapat termonitor
tergangg I 1. Bilirubin
u B total H
13,63 mg/dl
2. Bilirubin
direk H 0,71
7. Pertahankan teknik aseptik mg/dl
3. Bilirubin
indirek H
12,92 mg/dl
8. Menjaga kebersihan badan dan 2. DS : pasien
lingkungan bayi tidak dapat
dikaji
DO : kebersihan
bayi dapat
terjaga

3. DS : pasien
tidak dapat
dikaji
DO : kebersihan
badan dan
lingkungan
dapat terjaga

3) Resiko Mingg DS: Pasien


terjadiny u, 17 2. Observasi Nadi, RR, Suhu tidak dapat
a kern novem setiap 2 jam dikaji
iktterus ber DO: N: 125
2019 x/menit, S:
o
14.15 36,1 C, akral
WIB dingin
3. Mengobservasi kondisi kulit DS:Pasien tidak
dan mata klien dapat dikaji
DO: kulit baik
mata tertutup
dengan baik
pula
4. Kolaborasi terapi antipiretik DS: Pasien
tidak dapat
dikaji
DO: Obat
masuk lewat
oral dicampur
susu L-bio, Zink
tab
5. Memerikan diiet per oral DS:Pasien tidak
dapat dikaji
DO: susu
formula masuk
lewt oral
sebanyak 30 cc
4) Resiko Mingg 1. Mengobservasi tanda-tand DS: Pasien
1. M tidak
infeksi u, 17 infeksi dapat dikajie
b.d novem DO: Bilirubin
n total H
respon ber 13,69 mg/dl
g
imun 2019 k
Bilirubin
yang 15.00 a
direk H 0,50
tergangg WIB j
mg/dl
u i
Bilirubin
indirek H 13,
t
19mg/dl
a
DS: Pasien
n
tidak dapat
2. Memonitor vital sign d
dikaji
a
DO: S: 35,6,
N 120
d
x/menit, RR
a
30 x/menit
n

g
e
j
a
l
a
2) Medical Management
a. IVF, O2 Therapy
Medical Tanggal Penjelasan Indikasi Respon
Manage Therapy Scrumum Dan tujuan Pasien
ment
1) IVF : Sabtu, 1) IVF diberikan 1) D10% digunakan 1) Pasien tidak
D10 16 menggunakan sebagai kekurangan
% 10 novembe infus pump pengganti cairan cairan
tpm r 2019 sebanyak 10 tpm dan energy
13.10
WIB

2) Fisio Sabtu, 2) Pemberian 2) Fisioterapi 2) pasien belum


terap 16 fisioterapi sampai digunakan untuk terpenuhi
i novembe tanggal 17 mengurangi
r 2019 november 2019 kadar bilirubin
13.15 jam 12.00
WIB

Tanggung jawab perawat: (sebelum, selama dan sesudah) : Mukhamimah

b. Obat-obatan

Namaobat Cara, dosis, Cara kerja obat, fungsi Respon pasien


frekwensi dan klasifikasi
1. Cefotaxime 6. 2x150 1. Obat antibiotik yang 1. Pneumonia mulai
2. Gentamicin mg, inj IV digunakan untuk membaik
3. Ca gluconas 7. 1x12 mg, mengobati sejumlah 2. Infeksi pada mata
4. L-bio inj IV infeksi bakteri. mulai membaik
5. Zink tab 8. 2x1,5 cc Secara khusus obat 3. Kadar kalsium
(diencerk ini digunakan untuk dalam rentang
an), inj IV mengobati normal
9. 1x1 pneumoonia, infeksi
sachet sendi, infeksi radang
10. 1x1 tablet panggul, meningitis,
ISK, sepsis, gonore
2. Obat ini termasuk
golongan obat
antibitik. Obat ini
digunakan untuk
menangani infeksi
akibat dengan cara
membunuh sekaligus
mencegah
pertumbuhan bakteri,
seperti infeksi mata,
telinga, ISK, serta
infeksi kulit
3. Merupakan salah
satu jenis obat
suplemen yang
digunakan untuk
mencegah penurunan
kadar kalsium yang
ada di dalam darah
akibat suatu penyakit
4. Merupakan obat yang
digunakan untuk
melindungi sistem
pencernaan
5. Obat yang digunakan
untuk mengatasi
diare pada anak

Tanggung jawab perawat: (sebelum, selama dan sesudah) :


c. Diet
Jenisdi Tanggalter Penjelasa Indikasi Makanan spesifik Responklien
et api numum dan tujuan
Diet Sabtu, 16 - Untuk ASI, 8x15-20 cc Kebutuhan pasien
ASI november memenuhi terpenuhi
2019 kebutuhan
makanan
dan
minuman
pasien

Tanggung jawab perawat: (sebelum, selama dan sesudah) : Mukhamimah


d. Aktivitas dan latihan
Jenis Tgl Penjelasan umum Indikasi dan tujuan Respon klien
aktivitas/l terapi
atihan
1. Melak Sabtu, Pergerakan Pasien mampu Pasien mulai
ukan 16 ekstremitas melakukan pergerakan mampu bergerak
ROM novem terbatas bebas bebas
Pasif ber
2019
13.10
WIB

1. EVALUASI
No Tgl/jam DxKeperawatan Perkembangan Paraf
1) Senin, 18 Resiko terjadinya S : pasien tidak dapat dikaji
november 2019 kern iktterus O:
13.10 WIB - KU lemah
- Kesadaran apatis
- SPO2 : 96%
- S 36.0
- DIIT : susu formula 30 cc/ 4
jam
A : masalah sudah teratasi
P : pertahankan intervensi
- Pantau keadaan kulit
- Pantau foto terapi
- Pantau suhu
2) Senin, 18 Resiko infeksi b.d S : pasien tidak dapat dikaji
november 2019 respon imun yang O : tidak ada tanda infeksi,
13.15 WIB terganggu suhu 36, oC,
1. Bilirubin total H 13,69
mg/dl
2. Bilirubin direk H 0,50
mg/dl
3. Bilirubin indirek H 13,
19mg/dl

A : masalah teratasi sebagian


P : lanjutkan intervensi
- Pantau dan observasi
tanda infeksi

Kudus, 18 November 2019


Mahasiswa

Anda mungkin juga menyukai