SPO
PERMINTAAN INFORMED CONSENT UNTUK
PEMASANGAN RESTRAIN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
………………. ……………
……………….
Ditetapkan
STANDAR Kepala Rumah Sakit Paru Dungus
Tanggal Terbit Madiun
PROSEDUR
OPERASIONAL ………………..
dr. Asmaul Husnah
NIP. 19670509 199703 2 001
Suatu proses pengambilan persetujuan dari pasien/keluarga
mengenai tindakan medis/kedokteran berupa pemasangan restrain
Pengertian untuk membatasi gerakan ekstrimitas pasien yang berperilaku
diluar kendali yang bertujuan memberikan keamanan dan
mencegah cedera pada pasien selama berada dalam perawatan di
Rumah Sakit.
1. Sebagai pedoman persetujuan dari pasien/keluarga terhadap
Tujuan tindakan yang dilakukan
2. Sebagai aspek legalitas untuk tenaga kesehatan dalam
memberikan pelayanan
Kebijakan Dilakukan pada setiap pasien yang akan dilakukan tindakan
restrain.
Prosedur 1. Setelah pasien diindikasikan tindakan pemasangan restrain,
pasien/keluarga dijelaskan mengenai :
a. Pengertian tindakan restrain yang akan dilakukan
b. Tujuan restrain
c. Indikasi pemasangan restrain
d. Komplikasi pemasangan restrain
e. Prosedur tindakan pemasangan restrain
2. Penjelasan diberikan oleh DPJP atau perawat yang sudah
mendapatkan limpahan dari DPJP yang merawat.
3. Yang berhak menandatangani persetujuan tindakan adalah :
a. Pasien itu sendiri dengan usia lebih dari 18 tahun dan
1
SPO
PERMINTAAN INFORMED CONSENT UNTUK
PEMASANGAN RESTRAIN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
………………. ……………
……………….
dalam kondisi sadar penuh
b. Pasangan hidup pasien (suami/istri)
c. Orang tua/wali
d. Bagi pasien dengan usia kurang dari 18 tahun, orang tua
atau wali atau keluarga terdekat (penanggung jawab)
4. Setelah pasien dan keluarga paham tentang tindakan medis
yang akan dilakukan, kemudian menandatangani surat
persetujuan yang telah tersedia dengan disertai saksi sesuai
dengan format surat pernyataan.
Unit Terkait Instalasi Rawat Inap, IGD, HCU