Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN TUGAS PRAKTIK MANDIRI

PENATALAKSANAN KURATIF TERBATAS III


PRAKTIK 8 - 9
ANALISA SALIVA

Dosen Pembimbing : Sadimin, SSiT,MKes

Disusun Oleh :
Nama : Suyatmi
NIM : P1337425218015
Prodi : D IV Terapis Gigi dan Mulut
Semester : 5

POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG


TAHUN 2020
A. RESTING SALIVA
1. Pemeriksaan Hidrasi Saliva :
untuk mengetahui tingkat hidrasi / aliran saliva/flow rate
Cara :
- Keringkan mukosa labial dari bibir bawah
- Periksa keadaan mukosa di bawah sinar lampu yang terang
- Periksa butiran ludah yang keluar dari muara kelenjar ludah minor
- Hitung saat pengeringan saliva – saat terlihatnya butiran ludah
- Bila > 60 detik hidrasi saliva istirahat RENDAH
Bila < 60 detik hidrasi saliva istrirahat NORMAL

UJI RESPONDEN SAAT PENGERINGAN SALIVA HIDRASI


SAMPAI ADA BUTIRAN LUDAH SALIVA
1. Lala 20 s Rendah / Normal
2. Aida 45 s Rendah / Normal
3. Aldian 32 s Rendah / Normal
4. Berlian 50 s Rendah / Normal
5. Reva 13 s Rendah / Normal
6. Felika 9s Rendah / Normal
7. Kemal 60 s Rendah / Normal
8. Silmi 25 s Rendah / Normal
9. Abi 50 s Rendah / Normal
10. Naena 45 s Rendah / Normal
11. Umang 23 s Rendah / Normal
12. Ofa 19 s Rendah / Normal
13. Nurul 19 s Rendah / Normal
14. Dian 30 s Rendah / Normal
15. Zahra 18 s Rendah / Normal
16. Intan 24 s Rendah / Normal
17. Christian 40 s Rendah / Normal
18. Aditya 60 s Rendah / Normal
RERATA 29,8 S Rendah / Normal
Alat dan bahan yang 1. tissue lapis 2
digunakan 2. masker
3. handschoen
4. stopwatch
5. alat tulis

Posisi Pasien Laju alir saliva berdiri 100%


Laju alir saliva duduk 69%
Laju alir saliva berbaring 25%

Cara melakukan 1. tarik bibir bawah pasien


Pemeriksaan Hidrasi 2. keringkan mukosa labial dari bibir bawah
Saliva 3. letakkan tisu pada setengah permukaan bibir bawah pasien
4. periksa keadaan mukosa di bawah sinar lampu terang
5. periksa droplet saliva (yang keluar dari muara kelenjar ludah
minor) pada tisu
6. hitung saat pengeringan saliva sampai terlihatnya butiran saliva
(ludah)
Jika >60 detik maka laju alir saliva RENDAH
Jika <60 detik maka laju alir saliva NORMAL

Hasil Pemeriksaan >60 detik maka laju alir saliva RENDAH


Hidrasi Saliva <60 detik maka laju alir saliva NORMAL

Interpretasi Hasil - Resiko karies rendah ,bila aliran saliva endah


- Resiko karies sedang , bila aliran saliva normal.

Saran untuk Pasien - Rutin mengonsumsi makanan beserat seperti buah dan sayuran.
- minum air putih yang cukup , minimal 8 gelas / hari

2. Pemeriksaan Viskositas Saliva :


- Amati viskositas saliva tanpa stimulasi
- Bila sangat lengket bergelembung berarti viskositas tinggi
- Bila berbusa bergelembung berarti viskositas tinggi
- Bila seperti air jernih berarti viskositas normal
- Tiap mahasiswa melakukan pengamatan pada 2 orang pasien
- Hasilnya dari masing-masing mahasiswa dalam 1 kelompokkan dikumpulkan
dan dimasukkan dalam tabel berikut ini :
RESPONDEN KEADAAN SALIVA VISKOSITAS
Lala Bening, cair, sedikit berbuih Tinggi / Normal
Aida Bening, cair, berbuih Tinggi / Normal
Aldian Bening , cair, seperti air Tinggi / Normal
Berlian Bening, cair, tidak berbusa Tinggi / Normal
Reva Bening, cair , tidak berbusa Tinggi / Normal
Felika Bening, cair , tidak berbusa Tinggi / Normal
Kemal Bening, cair , tidak berbusa Tinggi / Normal
Silmi bergelembung Tinggi / Normal
Abi Bening, cair , tidak berbusa Tinggi / Normal
Naena Bening, cair , tidak berbusa Tinggi / Normal
Umang Jernih, cair Tinggi / Normal
Ofa Jernih, sedikit berbuih Tinggi / Normal
Nurul Bening , cair seperti air Tinggi / Normal
Dian Bening , cair seperti air Tinggi / Normal
Zahra Bening , mengalir, cair Tinggi / Normal
Intan Bening , mengalir, cair Tinggi / Normal
Christian Bening, mengalir, cair Tinggi / Normal
Aditya Berbusa, bergelembung Tinggi / Normal

Alat dan bahan yang 1. kaca mulut


digunakan 2. masker
3. handschoen
4. alat tulis
Posisi Pasien Pasien duduk dalam posisi tegak dan rileks

Cara melakukan 1. pasien diminta untuk membuka mulut


Pemeriksaan Viskositas 2. operator meretraksi pipi pasien dengan kaca mulut
Saliva 3. periksa dan amati tampilan saliva di dalam mulut pasien

Hasil Pemeriksaan - Bila sangat lengket bergelembung berarti viskositas tinggi


Viskositas Saliva - Bila berbusa bergelembung berarti viskositas tinggi
- Bila seperti air jernih berarti viskositas normal
Jadi , dari 18 responden 2 responden dengan viskositas tinggi dan
16 responden viskositasnya normal

Interpretasi Hasil - respondeng dengan viskositas saliva normal termasuk dalam


kriteria baik .
- responden dengan viskositas saliva tinggi termasuk dalam
kriteria sedang

Saran untuk Pasien Rutin menggosok gigi minimal 2x sehari pada waktu setelah
sarapan dan sebelum tidur , serta mengkonsumsi makanan yang
berserat dan mengandung air seperti sayura dan buah.

B. STIMULATED SALIVA
1. Pemeriksaan PH Saliva :
- Untuk melihat derajat keasaman saliva
- Instruksikan pasien untuk meludah ke dalam cawan
- Letakkan pH Strip dalam saliva selama 10 detik.
- Lihat perubahan warna yang terjadi dan bandingkan dengan pedoman warna
yang tersedia.
CATATAN :
a. Pemeriksaan ini tidak dapat dilakukan di rumah
b. Tiap Mahasiswa mencari film tentang pengukuran pH Saliva. Film tersebut
ditampilkan dalam presentasi diskusi kelompok.
c. Dari film tersebut, mahasiswa mengisi tabel dibawah ini :
Alat dan bahan yang 1. pH strip
digunakan 2. gelas ukur atau cawan
3. masker
4. handschoen

Posisi Pasien 1. posisi duduk nyaman


2. saat mengumpulkan saliva, duduk sambil
menundukan kepala

Cara melakukan Tahapan spitting method:


Pemeriksaan pH Saliva 1. Subjek diminta untuk tidak makan dan minum
kurang lebih 1 jam sebelum pengambilan saliva.
2. Subjek diminta untuk duduk dengan nyaman
selama 5 menit kemudian berkumur
menggunakan aquadest
3. Subjek diminta menelan saliva yang terdapat
dalam rongga mulut, setelah itu kepala menunduk
dan diminta untuk mengumpulkan saliva di dalam
rongga mulut dengan bibir tertutup selama 1
menit kemudian meludahkan ke dalam gelas ukur
saliva
4. Kemudian rendam lakmus selama 10 detik di
dalam gelas ukur saliva
5. Cocokan warna yang terbentuk dengan pH
indicator
6. Hasil : pH 5
pH 7
pH 8
(sesuai dgn pedoman warna pd indicator pH strip)

Hasil Pemeriksaan pH Saliva yang telah di ukur menggunakan kertas lakmus


Saliva menunjukan pH 7 (sesuai indeks pH strip)

Interpretasi Hasil pH saliva yang diukur menunjukan pH dengan kategori


netral
Saran untuk Pasien Rutin menggosok gigi minimal 2x sehari dan
mengkonsumsi makanan sayuran dan buah yang berserat
dan berair

2. Pemeriksaan Kuantitas Saliva :


- Di awal percobaan, instruksikan pasien untuk mengunyah sepotong
wax/permen karet selama 30 detik
- Instruksikan pasien untuk meludah ke cawan
- Lanjutkan mengunyah selama 5 menit dan meludah lagi
- Dalam waktu 5 menit tersebut, pasien diperbolehkan meludah 2 kali,
hanya saat meludah wax/permen karet yang dikunyah diambil terlebih
dulu. Hal ini untuk mencegah saliva tertelan
- Periksa jumlah saliva yang didapat
 Bila > 5 ml kuantitas saliva NORMAL
 Bila 3.5 – 5.0 ml kuantitas saliva RENDAH
 Bila < 3.5 ml kuantitas saliva sangat rendah
- Tiap mahasiswa melakukan pada 2 orang pasien
- Hasilnya dari masing-masing mahasiswa dalam 1 kelompokkan
dikumpulkan dan dimasukkan dalam tabel berikut ini :

RESPONDEN KUANTITAS SALIVA KRITERIA


Lala 13 ml Normal
Aida 4.5 ml Normal
Aldian 7 ml Normal
Berlian 10 ml Normal
Reva 12 ml Normal
Felika 13 ml Normal
Kemal 5 ml Rendah
Silmi 10 ml Normal
Abi 5 ml Rendah
Naena 6 ml Normal
Umang 12,5ml Normal
Ofa 8,5 ml Normal
Nurul 6 ml Normal
Dian 10 ml Normal
Zahra 12 ml Normal
Intan 7 ml Normal
Christian 8,5 ml Normal
Aditya 4,5 ml Rendah

Alat dan bahan yang 1. paraffin wax atau permen karet bebas gula
digunakan 2. stopwatch
3. gelas ukur atau cawan
4. alat tulis

Posisi Pasien Pasien duduk dalam posisi tegak dan rileks

Cara melakukan 1. pasien diinstruksikan untuk mengunyah paraffin wax


Pemeriksaan Kuantitas atau permen karet bebas gula selama 30 detik
Saliva 2. instruksikan pasien untuk meludah ke dalam gelas
ukur atau cawan
3. instruksikan pasien untuk mengunyah parafin
wax/permen karet bebas gula lagi selama 5 menit dan
meludah lagi ke dalam gelas ukur
(selama 5 menit tersebut, pasien diinstruksikan untuk
meludah ke gelas ukur sebanyak 2 kali)
4. saat meludah, permen karet diambil terlebih dahulu

Hasil Pemeriksaan Jumlah saliva :


Kuantitas Saliva Bila > 5 ml berarti kuantitas saliva NORMAL
Bila 3.5 – 5.0 ml berarti kuantitas saliva RENDAH
Bila < 3.5 ml berarti kuantitas saliva sangat rendah
Jadi, dari 18 responden terdapat 3 responden dengan
kuantitas saliva rendah dan 15 responden dengan
kuantitas saliva normal

Interpretasi Hasil Untuk jumlah saliva > 5 ml kuantitan saliva tesebut


masuk kriteria Normal
Sedangkan untuk jumlah saliva < 3,5 ml kuantitas saliva
tesebut masuk kriteria Rendah

Saran untuk Pasien Tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut serta rajin
menggosok gigi minimal 2 x sehari setiap pagi setelah
sarapan dan malam sebelum tidur.
3. Pemeriksaan Kapasitas Buffer
 Untuk melihat efektifitas saliva dalam menetralisir asam di dalam
mulut
 Siapkan satu tes strip yang terdiri dari 3 pad
 Hisap/sedot saliva secukupnya dari cawan pengumpul dengan pipet
 Tuangkan saliva tersebut pada masing-masing pad.
 Miringkan tes strip 900 agar kelebihan saliva tersedot tissue
 Terjadi perubahan warna pada tes strip setelah 5 menit kemudian
 Beri point pada masing-masing warna yang muncul di tiap pad
Hijau :4
Hijau/biru : 3
Biru :2
Merah/biru :1
Merah :0
 Jumlahkan poing dari ke tiga pad tersebut dan interpretasikan :
JUMLAH POIN KAPASITAS BUFFER
0–5 sangat rendah
6–9 rendah
10 – 12 normal

CATATAN :
a. Pemeriksaan ini tidak dapat dilakukan di rumah
b. Tiap Mahasiswa mencari film tentang pengukuran pH Saliva. Film tersebut
ditampilkan dalam presentasi diskusi kelompok
c. Dari film tersebut, mahasiswa mengisi tabel dibawah ini :

Alat dan bahan yang 1. Saliva buffer check kit


digunakan 2. Pipet
3. gelas ukur atau cawan
4. tissue
5. masker
6. handschoen
Posisi Pasien Posisi pasien duduk tegak dan rileks.

Cara melakukan 1. pasien diminta untuk mengumpulkan saliva ke


Pemeriksaan Kapasitas dalam gelas ukur
Buffer 2. letakkan 1 test strip di atas tissue
3. ambil saliva menggunakan pipet
4. tetesi 3 pad pada 1 test strip dengan saliva
5. Miringkan tes strip 900 agar kelebihan saliva
tersedot tissue
6. Amati perubahan warna pada strip setelah 5 menit
7. Catat point pada masing-masing warna yang
muncul di tiap pad
Hijau :4
Hijau/biru : 3
Biru :2
Merah/biru : 1
Merah :0
8. Jumlahkan ketiga poin pada pad dan
interprestasikan

Hasil Pemeriksaan Terdapat perubahan warna pada tes strip dengan warna di
Kapasitas Buffer tiap ped dan di beri poin disetiap warna yaitu: hijau/biru
(3), hijau(4), dan merah/biru (1) .

Interpretasi Hasil Pada tes strip dengan warna hijau/biru, hijau, dan
merah/biru setelah di jumlahkan hasil kapasitas buffernya
yaitu (8) Rendah
Saran untuk Pasien  Rajin menggosok gigi setiap pagi dan malam
sebelum tidur.
 Kurangi makan manis
 Perbanyak makan buah dan sayur