Anda di halaman 1dari 5

UJIAN AKHIR SEMESTER

BIMBINGAN KONSELING

Disusun Oleh :
Suyatmi
P1337425218015
Semester 6

DIV TERAPI GIGI DAN MULUT


JURUSAN KESEHATAN GIGI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
TAHUN 2020/2021
JAWABLAH DENGAN SINGKAT DAN JELAS

1. JENIS LAYANAN KONSELING LEBIH 10 MACAM, JELASKAN MINIMAL 6 LAYANAN


KLINIKAL KONSELING YANG DAPAT DITERAPKAN PADA PROSES PELAYANAN
ASUHAN INDIVIDU DI KLINIK PRATAMA PENGOBATAN GIGI
Jawaban :
Layanan konseling yang dapat diterapkan pada proses pelayanan asuhan
keperawatan gigi, yaitu sebagai berikut;
a. Layanan orientasi
Layanan yang diberikan kepada pasien/klien agar dapat memahami
lingkungan baru. Yaitu lingkungan klinik itu sendiri, hal ini bertolak dari
anggapan bahwa memasuki lingkungan baru bukanlah hal yang selalu dapat
berlangsung dengan muda dan menyenangkan bagi setiap pasien/klien.
Layanana ini bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar pelayanan
yang didapat pasien meliputi pemahaman situasi di klinik, keadaan umum
maupun utama pasien, fasilitas, alur pengobatan, hak serta kewajiban pasien,
yang berfungsi untuk pencegahan dan pemahaman
b. Layanan informasi
Layanan yang memungkinkan pasien menerima, mendapatkan dan
memahami informasi (seperti; informasi mengenai masalah kesehatan gigi
yang sedang dialami, perawatan, dan lain sebagainya) yang dapat digunakan
sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan secara tepat
tentang masalah kesehatan gigi yang sedang dialami, dimana layanan
informasi pun berfungsi untuk pencegahan dan pemahaman.
c. Layanan konseling individual
Layanan yang memungkinkan pasien mendapatkan layanan langsung tatap
muka yang secara perorangan dengan cara wawancara antara pasien dan
perawat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan gigi yang sedang
dialami. Dalam hal ini masalah pasien dapat dicermati dan diupayakan
pengentasannya. Perawat akan melakukan identifikasi melalui layanan
konseling , lau ditetapkan penanganan yang tepat untuk pasien.
d. Layanan konsultasi
Layanan yang membantu pasien dalam memperoleh wawasan, pemahaman
dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisinya.
Layanan konsultasi didalamnya terdapat proses indentifikasi dan perbaikan
masalah yang selama ini membatasi efektivitas pasien dalam menjalankan
kehidupan sehari-harinya.
e. Layanan pembelajaran
Layanan yang diberikan perawat kepada pasien yang berkaitan dengan
pelayanan dalam proses pembelajaran seperti kapan waktu menyikat gigi
yang baik dan benar, bagaimana cara merawat gigi agar tidak timbul masalah
kesehatan gigi dan mulut, bagaimana cara mencegah terjadinya gigi
berlubang, makanan apa saja yang dapat memicu terjadinya gigi berlubang
dan lainnya.
f. Layanan mediasi
Layanan yang diberikan untuk membantu pasien dalam mnyelesaikan serta
menghadapi masalah kesehatan gigi yang sedang dialami.

2. SUSUNLAH RENCANA GARIS BESAR PROGRAM KOMPETENSI KLINIKAL


KONSELING UNTUK PROSES PELAYANAN ASUHAN GIGI DAN MULUT SESUAI
PROFESI SAUDARA.
Jawaban :
a. Tahap Pra Interaksi
Tahap dimana perawat belum bertatap muka dnegan pasien, diamana perawat
berfocus pada kemampuannya sebelum bertemu pasien, mempersiapkan diri
serta klinik, menggali perasaan, rasa takut/frustasi, menganalisa kekuatan dan
keterbatasan profesionalitas diri serta merencakan pertemuan selanjutnya
dengan pasien.
b. Tahap Orientasi
Tahap perawat pertama kali bertemu pasien, dimana perawat memperkenalkan
diri lalu menetapkan alasan pasien untuk mencari bantuan, membina rasa
percaya, penerimaan dan komunikasi terbuka, mengidentifikasi masalah
dengan memberikan pertanyaan (5W+1H), menegakkan diagnosa, menetapkan
tujuan dan merumusakn kontrak pertemuan selanjutnya.
c. Tahap Kerja
Pada tahap ini perawat melakukan rencana atau tindakan yang telah disepakati
sebelumnya, menggali stressor yang relevan, membahas dan atasi perilaku dari
pasien.
d. Tahap terminasi
Pada tahap ini perawat akan menghentikan interaksi dengan pasien, membina
realitas tentang perpisahan, meninjau kemampuan terapi dan pencapaian
tujuan-tujuan, menggali secara timbal balik perasaan penolakan, kesedihan,
kesakitan, kemarahan dan perilakku terkait lainnya.
Terapis Gigi dan Mulut memiliki wewenang untuk melakukan pelayanan asuhan
kesehatan gigi dan mulut meliputi:
1. Upaya Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut
a) Promosi kesehatan gigi dan mulut kepada individu, keluarga,
kelompok, dan masyarakat
b) Pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut, guru serta dokter kecil
c) Pembuatan dan penggunaan media/alat peraga untuk edukasi
kesehatan gigi dan mulut
d) Konseling tindakan promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut.
2. Upaya Pencegahan Penyakit Gigi

bimbingan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut untuk individu


kelompok dan masyarakat

a. Penilaian faktor resiko penyakit gigi dan mulut


b. Pembersihan karang gigi; d.penggunaan bahan/material untuk
pencegahan karies gigi melalui:
1) Pengisian pitdan fissuregigi dengan bahan fissure sealant
2) Penambalan Atraumatic Restorative Treatment/ART; dan/atau
3) Aplikasi flours
c. Pencabutan gigi sulung persistensi atau goyang derajat 3 dan 4
dengan lokal anastesi.
d. Skrining kesehatan gigi dan mulut
3. Manajemen Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
a. Administrasi klinik gigi dan mulut
b. Pengendalian infeksi, hygiene, dan sanitasi klinik
c. Manajemen program ukgs
d. Manajemen program UKGM/UKGMD
4. Pelayanan Kesehatan Dasar pada Kasus Kesehatan Gigi Terbatas
a. Pencabutan gigi sulung dan gigi tetap satu akar dengan lokal anestesi
b. Penambalan gigi satu atau dua bidang dengan glass ionomer atau
bahan lainnya
c. Perawatan pasca tindakan.
5. Dental Assisting
a. Asistensi pada pelayanan kedokteran gigi umum
b. Asistensi pada pelayanan kedokteran gigi spesialistik