Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN

PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

LAJU MOTOR

Disusun Oleh:
Nama :
NIS :
Kela : XI TKR
Program : Teknik Kendaraan Ringan
Bidang Keahlian : Otomotif

YAYASAN AL FARIZI BANTARUJEG


SMK AL FARIZI BANTARUJEG
Jl. Siliwangi No. 148 Bantarujeg, Majalengka 45464
2021
LEMBAR PENGESAHAN

Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini disetujui dan disahkan:

Hari/Tanggal : Senin, 31 Maret 2021

Tempat : Laju Motor

Pimpinan DU/DI, Pembimbing,

Lajuardi Ujang

i
LEMBAR PENGESAHAN

Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini disetujui dan disahkan:

Nama : Ari Lesmana

Program/Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan (TKR)

Hari/Tanggal : 1 April 2021

Tempat : SMK Al-Farizi Bantarujeg

Kakomli, Pembimbing,

Acep Kuswana, ST Risti Nurjanah, S.Pd


NUPTK : 3040769670130083

Kepala Sekolah

Atep Iswanto, S.Pd.Gr


NKRS 19023L013021b24H74664

ii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil’alamiin, segala puji dan syukur kepada Allah SWT

yang telah memberikan rahmat atas segala limpahan karunia ruang dan waktu

sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Industri di

bengkel Laju Motor dengan baik.

Penyusunan Laporan Praktik Kerja Industri ini berdasarkan pengetahuan

yang saya peroleh selama melakukan prakerin di bengkel  Laju Motor serta

berdasarkan keterangan dari pembimbing dan para staf di lingkungan kerja yang

dengan ikhlas telah memberikan kontribusi bagi saya sehingga laporan ini dapat

terselesaikan.

Saya  ucapkan terimakasih kepada:

1. Ketua Yayasan, Desandy Frasusan Nuriman,

2. Kepala Sekolah, Atep Iswanto, S.Pd.Gr,

3. Kepala Bengkel  Laju Motor, Lajuardi,

4. Pembimbing, Ibu Risti Nurjanah, S.Pd.,

5. Kedua orang tua saya, yang telah memfasilitasi, memberi semangat yang

tak terhingga, dan

6. Teman-teman yang telah membantu dalam penyelesaian tugas Laporan

Praktik Kerja Industri (Prakerin).

iii
Akhir kata, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan

saya harap laporan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi kita

semua.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bantarujeg, Maret 2021

Penulis,

iv
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN....................................................................................i

KATA PENGANTAR..........................................................................................iii

DAFTAR ISI...........................................................................................................v

DAFTAR GAMBAR.............................................................................................vi

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1

A. Latar Belakang..........................................................................................1

B. Tujuan Praktik Kerja Industri (Prakerin)...................................................2

BAB II GAMBARNA UMUM PERUSAHAAN.................................................3

A. Sejarah Tempat Praktik Kerja Industri (Prakerin).....................................3

B. Struktur Organisasi Perusahaan.................................................................3

C. Disiplin Kerja dan Keselamatan Kerja......................................................3

D. Jenis Bidang Usaha...................................................................................5

E. Kepegawaian.............................................................................................5

BAB III URAIAN PELAKSANAAN PRAKTIK DI PERUSAHAAN.............7

A. Pelaksanaan Praktik...................................................................................7

B. Langkah Kerja/Proses Kerja......................................................................9

C. Hambatan-Hambatan yang Dialami dan Cara Penyelesaian...................19

BAB IV PENUTUP..............................................................................................20

A. Kesimpulan..............................................................................................20

B. Saran........................................................................................................21

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

v
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Sistem Rem................................................................................ 8

Gambar 2. Rem Tromol ( Drum Brake)...................................................... 9

Gambar 3. Backing Plate............................................................................. 10

Gambar 4. Silinder Roda.............................................................................. 10

Gambar 5. Sepatu Rem Dan Kamvas Rem.................................................. 12

Gambar 6. Tromol Rem............................................................................... 12

Gambar 7. Return Spring (Upper Spring dan Lower Spring)...................... 13

Gambar 8. Brake Shoe Holder..................................................................... 14

Gambar 9. Brake Shoe Adjuster.................................................................. 14

Gambar 10. Parking Brake Leaver............................................................... 15

Gambar 11. Parking Brake Cable................................................................ 16

Gambar 12. Gejala dan Kerusakan yang Terjadi pada Rem Tromol........... 17

vi
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah salah satu penyelenggaraan

pendidikan keahlian profesional yang memadukan sistematik dan sinkron

antara program pendidikan di sekolah dan penguasaan keahlian yang

diperoleh melalui kegiatan bekerja secara langsung dengan dunia kerja secara

terarah untuk membentuk keahlian dan  mental siswa agar pada saat lulus dari

SMK siap terjun dalam dunia kerja.

Dunia kerja yang sekarang tengah berkembang adalah dunia industri

di bidang otomotif seperti bidang jasa perbaikan, dan perawatan (Servis) pada

kendaraan. Oleh karena itu, siswa–siswa  lulusan Jurusan Teknik Kendaraan

Ringan Otomotif (TKRO) di SMK sangatlah dibutuhkan oleh dunia industri.

Salah satunya di bidang otomotif adalah bengkel kendaraan sebagai salah satu

tempat dilaksankannya Praktik Kerja Industri (Prakerin). Hal ini dilaksanakan

dalam rangka peningkatan mutu dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK) dalam mencapai tujuan yang relevan antara dunia pendidikan dengan

tuntutan kebutuhan tenaga kerja, sekaligus sebagai syarat untuk mengikuti

UN (Ujian Nasional).

Saya memilih bengkel “Laju Motor” karena bengkelnya lumayan

lengkap, besar, juga akses transportasi yang mudah. Kegiatan

penyelenggaraan PKL ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian dan etos

1
2

kerja siswa yang meliputi kemampuan bekerja, motivasi kerja, inisiatif,

kreativitas, disiplin dan kerajinan dalam bekerja.

B. Tujuan Praktik Kerja Industri (Prakerin)

1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan,keterampilan dan

etos kerja yang sesuai dengan tuntutan Industri kerja.

2. Dapat mengetahui perbedaan antara lingkungan Dunia Usaha/Industri

dengan lingkungan Sekolah.

3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang

berkualitas.

4. Memperoleh pengalaman bekerja langsung di tempat kerja sesuai

kompetensi dasar jurusan.

5. Dapat mengatasi masalah-masalah pada Sistem Pelumas Oli


BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

A. Sejarah Tempat Praktik Kerja Industri (Prakerin)

Bengkel “Laju Motor” ini didirikan pada tahun 2010 oleh Bapak

Lajuardi. Awalnya bengkel Laju Motor didirikan untuk service dan

memperbaiki roda dua. Dan pada tahun 2013 bapak Lajuardi mengganti

bengkelnya menjadi bengkel mobil. Akhirnya bulan Januari 2013 di resmikan

bengkel mobil “Laju Motor” dan beroperasi sampai sekarang.

B. Struktur Organisasi Perusahaan

PEMILIK BENGKEL
LAJUARDI

MEKANIK 1 MEKANIK II
MANG UJANG MANG EPUL

C. Disiplin Kerja dan Keselamatan Kerja

1. Disiplin Kerja

Disiplin kerja di bengkel Laju Motor meliputi:

a. Disiplin sikap dan waktu.

b. Mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja

c. Menyelesaikan tugas sehari–hari secara konsisten sesuai dengan

SOP (standart oprational procedure), tugas dan tanggung jawabnya,

3
4

agar tidak menimbulkan penyakit akibat kerja serta kecelakaan kerja

(zero accident)

d. Ikut memelihara keseimbangan ekosistem dan kelestarian

lingkungan.

e. Menempatkan dan membuang limbah hasil kerja pada tempatnya,

agar kita mampu mencegah dan menanggulangani pencemaran

lingkungan.

f. Setiap karyawan pada jam kerja yang telah ditentukan tidak

diperbolehkan istirahat.

g. Kepada karyawan yang tidak masuk kerja pada hari kerja di

haruskan melapor kepada pimpinan.

h. Kepada semua karyawan tidak diperbolehkan merokok di area

perusahaan.

2. Keselamatan Kerja

Dalam menjaga keselamatan kerja bengkel sudah memenuhi

keselamatan kerja. Siswa dan para pegawai mamakai wearpack sebagai

pakaian keselamatan kerja, tidak hanya wearpack bengkel juga sudah

mempunyai alat pemadam kebakaran sendiri, untuk berjaga-jaga sewaktu

ada kebakaran.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam keselamatan kerja :

a. Pakaian harus bersih dan rapi.

b. Bekerja dengan aman dan serius.


5

c. Merapikan alat-alat yang berantakan dan berusaha agar lantai tetap

bersih.

D. Jenis Bidang Usaha

Jenis Usaha dan pelayanan di bengkel “Laju Motor” mempunyai jenis

usaha service kendaraan roda 4 berbagai merek mobil.

Jasa service ini dilakukan setiap hari walaupun terkadang semua

service diatas semua bebarengan, tergantung keluhan konsumen, dalam

pelayanan konsumen akan memberitahukan permasalahan yang terjadi pada

kendaraannya, ini merupakan strategi cepat untuk melakukan pekerjaan,

sehingga tidak perlu banyak analisa yang nantinya hanya membuang-buang

waktu saja. Dalam melakukan service harus profesional dalam penanganan

agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

E. Kepegawaian

Tugas masing–masing bagian kepegawaian adalah sebagai berikut.

1. Tugas dan Wewenang Kepala

Bertanggung jawab penuh atas segala hal yang berhubungan

dengan perusahaan, keuangan, staf dan mekanik serta penghubung

antara perusahaan dengan perusahaan lain dalam urusan bisnis dan lain-

lain.
6

2. Tugas dan wewenang service advistor

Melayani pelanggan yang akan melakukan transaksi servis dan

perawatan kendaraan sesuai Standard Service Transaction dalam rangka

mencapai kepuasan pelanggan.

3. Tugas dan wewenang mekanik

Melayani konsumen langsung diIndustri, dan  juga memberi

laporan tentang hal-hal yang harus ada untuk pelayanan bagi para

pelanggan.

4. Tugas dan wewenang pegawai spare part

Menyediakan spare part yang diperlukan oleh mekanik, serta

melaporkan tentang kondisi, dan jumlah spare part yang tersedia.


BAB III

URAIAN PELAKSANAAN PRAKTIK DI PERUSAHAAN

A. Pelaksanaan Praktik

Dalam pelaksanaan Prakerin yang dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Mengecat

2. Mendempul

3. Mengganti oli

4. Service mesin

5. Mengganti kamvas rem

6. Mengentheng

7. Mengganti bohlam

8. Mengganti kampas kopling\tune up mesin

Pembahasan materi yang saya dapatkan selama Praktik Kerja Industri

(Prakerin) di Bengkel Laju Motor sebenarnya sangat banyak tetapi agar

laporan ini tidak terlalu banyak saya hanya akan membahasa materi yang saya

sering kerjakan selama PKL yaitu mengenai Sistem Rem Trombol pada

Mobil.

1. Rem

Rem adalah suatu peranti untuk memperlambat atau menghentikan

gerakan roda. Karena gerak roda di perlambat, secara otomatis gerak

kendaraan menjadi lambat. Eenergi kenitek yang hilang dari benda yang

bergerak ini biasanya diubah menjadi panas karena gesekan.

7
8

Gambar 1. Sistem Rem

Pada rem regeneratif, sebagian energi ini juga dapat dipulihkan dan

disimpan dalam roda gila (flywheell), kapasitor, atau diubah menjadi arus

bolak balik oleh suatu alternator, selanjutnya dilakukan dilakukan melalui

suatu penyearah (rectifier) dan disimpan dalam baterai untuk pengguna

lain.

Sistem rem dalam teknik otomotif adalah suatu sistem yang

berfungsi untuk :

a. Mengurangi kecepatan kendaraan.

b. Menghentikan kendaraan yang sedang berjalan.

c. Menjaga agar kendaraan tetap berhenti.

Pada setiap kendaraan, sistem rem pasti akan di pasang, karena rem

adalah salah satu bagian yang sangat penting pada sebuah kendaraan

2. Prinsip Rem

Prinsip Rem adalah merubah energi panas menjadi energi gerak.

Umumnya rem bekerja disebabkan oleh adanya sistem gabungan


9

penekanan melawan sistem gerak putar. Efeknya pengereman diperoleh

dari adanya gesekan yang ditimbulkanantara dua objek atau benda.

B. Langkah Kerja/Proses Kerja

1. Proses Kerja Rem Tromol

Gambar 2. Rem Tromol ( Drum Brake)

Pada rem tromol, kekuatan tenaga pengereman diperoleh dari sepatu

rem yang diam menekan bagian dalam tromol yang berputar.

a. Komponen-Komponen Rem Tromol

1) Backing Plate

2) Silinder Roda

3) Sepatu Rem dan Kanvas Rem

4) Tromol Rem

5) Return Spring (upper spring dan lower spring)

6) Brake Shoe Holder

7) Brake Shoe Adjuster

8) Parking Brake Leaver

9) Parking Brake Cable

b. Fungsi Komponen Rem Tromol


10

1) Backing Plate

Backing Plate adalah piringan berbahan logam tipis yang berada

tepat di belakang sistem rem tromol. Berfungsi sebagai rangka

sekaligus pelindung komponen rem tromol lainnya.

Jika anda lihat maka bentuk backing plate ini adalah lingkaran

yang disertai dengan banyak lubang dan tonjolan. Lubang dan

tonjolan ini dibuat untuk menyesuaikan semua part rem tromol agar

bisa bekerja secara maksimal.

Gambar 3. Backing Plate

2) Silinder Roda

Fungsi silinder roda adalah untuk mengubah tekanan fluida

menjadi gerakan mekanis. Pada sistem rem tromol, ada beberapa tipe

yang di gunakan. Namun yang banyak digunakan saat ini adalah tipe

wheel cylinder tipe dual piston yang diaplikasikan pada tromol jenis

leading dan trailing.

Gambar 4. Silinder Roda


11

Bagian-bagian didalam wheel cylinder adalah sebagai berikut.

a) Piston, merupakan komponen yang mengubah tekanan hidrolik ke

bentuk energi mekanis.

b) Spring, ini dipakai untuk mengembalikan posisi piston ke posisi

semula.

c) Piston Boot, boot adalah karet yang didesain khusus sebagai seal

agar tidak terjadi kebocoran fluida (minyak rem) dari dalam wheel

cylinder.

d) Bleedder Nut, merupakan bagian khusus untuk membuang udara

dari dalam saluran hidrolis.

e) Wheel Cylinder Housing, merupakan rumah wheel cylinder yang

berbentuk silinder dan berbahan logam.

Cara kerja wheel cylinder adalah dengan menggunakan hukum

pascal ketika kita injak pedal rem, maka akan ada aliran fluida yang

mengarah ke silinder roda. Aliran yang berlangsung secara terus

menerus ini akan meningkatkan tekanan fluida dan hasilnya

mendorong kedua piston yang sudah diletakan di ujung wheel

cylinder, piston yang terdorong oleh tekanan hidrolis akan menonjol

keluar dan menekan sepatu rem ke arah luar.

c. Sepatu Rem dan Kanvas Rem

Brake shoe atau sepatu rem adalah tempat untuk meletakan kampas

rem pada sistem rem tromol. Pada rem cakram, ini disebut brake pad,

brake shoe berbentuk setengah lingkaran berjumlah dua yang apabila


12

digabungkan dua sepatu rem berbentuk lingkaran tersebut nantinya akan

berada di sisi dalam tromol rem yang berbentuk lingkaran. Sehingga

pengereman bisa berlangsung.

Gambar 5. Sepatu Rem Dan Kamvas Rem

d. Tromol Rem

Fungsi tromol rem ini adalah sebagai media gesekan bersama

kampas rem agar putaran roda bisa berhenti. Tromol tersambung ke baut

roda, sehingga kapanpun mobil bergerak pasti tromol akan bergerak.

Ketika kampas rem menyentuh permukaan tromol akibatnya timbul

gesekan karena tromol rem bersifat dinamis (berputar) dan kampas rem

statis. Hasilnya berupa panas yang juga akan menghentikan putaran

tromol rem.

Gambar 6. Tromol Rem


13

e. Return Spring (Upper Spring dan Lower Spring)

Fungsi utama return spring adalah untuk mengembalikan posisi

sepatu rem seusai proses pengereman berlangsung. Ketika kita menekan

pedal rem, sepatu rem bergerak ke arah luar dan menempel dengan tromol

rem. Namun ketika kita lepas pedal rem, maka sepatu rem harus bisa

kembali.

Ada dua buah pegas biasanya dalam satu rem tromol.

a. Upper spring, pegas ini berada dibagian atas tepatnya dibawah wheel

cylinder. Fungsi utama pegas ini adalah untuk mengembalikan posisi

sepatu rem agar menutup.

b. Lower spring, sementara pegas kedua yang terletak didekat adjuster

berfungsi menjaga agar dua buah sepatu rem bisa menekan adjuster.

Gambar 7. Return Spring (Upper Spring dan Lower Spring)

f. Brake Shoe Holder

Untuk rem tromol mobil, sepatu rem memang terletak menempel

pada backing plate. Namun yang perlu digaris bawahi adalah sepatu rem

ini bersifat dinamis (bergerak-gerak). Sehingga mekanisme holder yang

dipakai harus bisa menunjang hal ini. Brake shoe holder terdiri dari

sebuah pin yang memiliki pengunci, per dan plat penekan. Ketiga bagian
14

ini saat dipasangkan akan menjaga sepatu rem tetap menempel pada

backing plate tapi masih bisa digerakan kekiri dan kekanan.

Gambar 8. Brake Shoe Holder

g. Brake Shoe Adjuster

Fungsinya sebagai penyetel celah antara kampas rem tromol

dengan permukaan tromol saat pedal rem tidak di tekan. Prinsip kerja

penyetelan ini, menggunakan prinsip sekrup, dimana ada dua buah

komponen utama yang terdiri dari baut dan mur.

Gambar 9. Brake Shoe Adjuster


15

h. Parking Brake Leaver

Ini salah satu perbedaan rem tromol motor dan mobil, kalau motor

tidak dilengkapi dengan mekanisme parking brake tapi untuk mobil ada

mekanisme rem parking yang membuat konstruksinya lebih rumit.

Terbilang ada dua buah lever pada mekanisme rem parkir ini yaitu:

1) Park brake lever, salah satu ujung lengan ini memiliki engsel yang

tersambung pada brake shoe bagian atas. Sementara ujung lainnya,

terhubung ke kabel rem.

2) Brake shoe link, lengan ini akan menghubungkan park brake lever

dengan brake shoe yang satunya.

Cara kerja rem parkir ini, ketika kita tarik tuas rem maka park

brake lever akan tertarik. Tarikan ini akan mendorong brake shoe link

untuk bergerak kearah luar, sehingga kampas rem sekunder langsung

menempel dengan permukaan tromol. Kemudian, karena kampas rem

sekunder sudah mentok maka akan terjadi efek pengungkit dimana tarikan

park brake lever juga mendorong kampas rem primer ke permukaan

tromol.

Gambar 10. Parking Brake Leaver


16

i. Parking Brake Cable

Kabel ini, memang tidak berbeda dengan kabel berbahan kawat

baja lainya. Fungsi utama kabel rem parkir adalah untuk menghubungkan

gerakan tuas rem parkir dengan parking brake lever yang ada pada rem.

Gambar 11. Parking Brake Cable

2. Gejala dan Kerusakan yang Terjadi pada Rem Tromol

a. Rem kaku atau keras saat pedal rem diinjak bisa jadi karena adanya

kerusakan booster rem, kebocoran selang hose vacum, atau juga.

b. Rem bunyi berisik, suara kampas tergores, yang seperti ini biasanya

hanya sebuah kotoran atau memang sedang terjadi sebuah gesekan

antara besi dengan besi, atau biasa orang sebut kampas habis sehingga

besi bantalan kampas tergesek secara langsung.

c. Rem membanting kiri atau kanan, ini bisa diakibatkan karena terjadi

piston/kaliper rem macet pada salah satu roda, bisa juga karena setelan

kerapatan rem tidak seimbang antara kiri dan kanan.

d. Rem ambles bahkan blong, jenis kerusakan yang paling berbahaya ini

bisa diakibatkan karena ada kebocoran, kebocoran bisa terjadi di


17

master rem atas, selang atau master bawah, dan bisa juga akibat

karet/seal master rem atas sudah aus.

Gambar 12. Gejala dan Kerusakan yang Terjadi pada Rem Tromol

3. Memperbaiki Rem Tromol yang Rusak

a. Jika system rem di rasa sudah kurang pakem, gantilah kanpas rem

dengan yang baru dan usahakan ganti dengan menggunakan kanpas

yang berkualitas bagus dan original supaya dalam masa

penggunaannya awet.

b. Cara yang ke dua yaitu kalau kanpas rem masih tebal dan anda tidak

mau untuk menggantinya yang baru, ampelas bagian yang kerasnya.

Biasanya bagian luar yang bergesekan dengan tromol mengeras dan

akan mengakibatkan licin. Gunakan ampelas kasar, sampai kanpas

rem menyerupai bidang baru.

c. Setelah itu bersihkan tromol dari debu,oli dan kotoran, bisa

mengampelas tromol supaya bidang tidak terlalu licin pada saat

bergesekan dengan kanpas rem.


18

d. Tidak Cuma itu saja, bisa juga memodifikasi tuas rem pada tromol

dengan memanjangkan atau menggantinya dengan persamaan dari

motor lain yang lebih panjang.

e. Jika pada system pengereman menggunakan step uderbone, maka

pada bagian depan harus lebih panjang dari bagian belakang. Kalau

kurang pakem, bisa juga memanjangkan bagian depan atau juga bisa

di pendekkan pada bagian belakang.

f. Cara yang terakhir untuk memperbaiki rem tromol yang kurang

pakem yaitu mungkin cara ini sedikit aneh, akan tetapi ini berhasil

untuk mengatasi rem yang kurnag pakem. Caranya yaitu pada kanpas

rem di olesi dengan sabun colek dan juga pada bagian dalam tromol

juga sama yaitu di olesi sabun colek.

4. Perawatan Rem Tromol

a. Biasakan kontrol minyak rem, dan segera isi ulang apabila sudah

berada pada batas minimum pengisian.

b. Kontrol selang-selang mulai dari master atas hingga ke selang bawah

pada roda, segera ganti apabila telah ditemukan kebocoran pada

selang.

c. Bongkar ban dan lakukan pembersihan secara berkala, terhadap

kaliper, cakram, dan komponen yang lain, dan segera ganti kampas

rem apabila terlihat tipis.


19

C. Hambatan-Hambatan yang Dialami dan Cara Penyelesaian

1. Hambatan-Hambatan yang Dialami

Dalam pelaksanaan Praktik Kerja Industri di Bengkel Motor “Laju

Motor” ada kendala yang sering kami alami yaitu onderdil kendaraan

yang kurang lengkap, sehingga saat diperlukan harus membeli dari

bengkel lain.

2. Penyelesaian Hambatan

Bertanya kepada pembimbing eksternal jika ada kerusakan alat

atau onderdil tidak ada ketika saat mau digunakan.


BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Setelah penyusun menyelesaikan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini,

maka penyusun dapat menyimpulkan bahwa kegiatan prakerin sangat

bermanfaat bagi siswa siswi SMK Al Farizi Bantarujeg. Dengan adanya

kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) siswa siswi di tuntut untuk

mempunyai sikap mandiri, bertanggung jawab dan mampu berinteraksi

dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki ketrampilan dan

wawasan yang tinggi.

Selain itu Prakerin merupakan kegiatan praktik di luar jam sekolah

yang bekerja di DU/DI, sehingga siswa dan siswi mampu bergaul dan bekerja

sama. Praktik Kerja Industri (Prakerin) dapat menunjang siswa untuk menjadi

tenaga kerja yang ahli dan profesional di bidangnya.

Disamping itu pula kami juga dituntut untuk bekerja kreatif dan penuh

ketelitian dalam melakukan setiap tugas yang diberikan , dari sini kami bisa

menyimpulkan bahwa pengetahuan yang kami dapat disekolah banyak juga

diterapkan ditempat kami melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin)

serta banyak pula pengetahuan yang tidak kami dapatkan di sekolah bisa

diperoleh ditempat Praktik Kerja Industri (Prakerin).

20
21

B. Saran

Adapun saran saya untuk melaksanakan prakerin sebagai berikut.

1. Untuk Dunia Industri

a. Dan dari pihak sekolah di haruskan membuat panduan lebih jelas lagi

agar dapat di pahami oleh siswa/siswi.

b. Dan semua pihak yang bersangkutan pada praktik kerja industri ini

dapat melakukan kerja sama dengan sebaik mungkin.

c. Seharus siswa diberikan fasilitas seperti dipinjamkan baju kerja dari

industri, mendapatkan makan dan pengetahuan mengemudi mobil.

2. Untuk Sekolah

a. Praktik Kerja Industri mohon tetap dilaksanakan tiap tahun untuk

menunjang pendidikan sistem ganda.

b. Guru pembimbing diusahakan lebih sering mengunjungi siswa yang

sedang melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) setidaknya 1

bulan 1 kali.

c. Seharusnya disekolahan lebih banyak praktik dari pada teori supaya

siswa lebih terampil dalam bidang otomotif didunia Industri.

d. Diharapakan dari pihak yang bersangkutan dapat membimbing siswa

yang melaksanakan praktik kerja industi.

3. Untuk Siswa

a. Siswa sebaiknya mentaati peraturan di Industri maupun disekolah.

b. Siswa harus lebih disiplin dan menjaga nama baik sekolah di Industri.
22

c. Siswa diharapkan menguasai salah satu bidang keahlian atau

semua bidang keahlian untuk bersaing di Dunia Industri setelah lulus

dari sekolah.

d. Siswa diharapkan bersikap jujur dan berhati-hati dalam bekerja.

e. Usahakan dalam bekerja menjaga kebersihan ditempat kerja terutama

pakaian kerja yang kita pakai.

f. Bagi siswa dan siswa yang melaksanakan praktik kerja industri jangan

malu untuk bertanya kepada  pembimbingnya jika ada hal yang tidak

di ketahui atau di pahami agar tidak ada kesalahan.


DAFTAR PUSTAKA

https://google.com

https://wikipedia.com

https://laporanmagangsmkkelas12.blogspot.com/2019/02/laporan-praktik-kerja-

Industri-sistem.html

https://www.coursehero.com/file/40919246/Laporan-PKLdocx/

 
LAMPIRAN-LAMPIRAN