0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan10 halaman

Makalah Shalat

Makalah ini membahas tentang pengertian, perintah, macam-macam, dan tata cara shalat yang benar menurut agama Islam dalam 3 kalimat atau kurang. Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan lima kali sehari oleh setiap muslim dewasa dan sehat sesuai perintah Allah dalam Al-Quran dan hadist.

Diunggah oleh

Zein Abdurrahman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan10 halaman

Makalah Shalat

Makalah ini membahas tentang pengertian, perintah, macam-macam, dan tata cara shalat yang benar menurut agama Islam dalam 3 kalimat atau kurang. Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan lima kali sehari oleh setiap muslim dewasa dan sehat sesuai perintah Allah dalam Al-Quran dan hadist.

Diunggah oleh

Zein Abdurrahman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

SHALAT

Disusun Oleh :

NAMA : OCHA CHAYADI

NPM : 162001096

KELAS :D

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON

BAUBAU

2021
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas
lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan
shalat ,maka ia mendirikan agama (Islam), dan barang siapa meninggalkan
shalat,maka ia meruntuhkan agama (Islam). 
Shalat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali, berjumlah 17
rakaat. Shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi
muslim mukallaf baik sedang sehat maupun sakit. Selain shalat wajib ada juga
shalat – shalat sunah.

Tetapi adakalahnya manusia sebagai ciptaan Allah sering lupa bahkan


melalaikan waktu sholat itu sendiri. Padahal di dalam Al-Qur’an sudah tertera sangat
jelas perintah untuk mendirikan Shalat untuk umat muslim,baik muslim sejak lahir
ataupun bagi mualaf. Nah demi kian lah juga tentang bahasan yang akan kita bahas
pada makalah ini tentang pengertian ,perintah, macam dan tata cara shalat yang
benar bagi umat muslim di seluruh dunia.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian shalat

Sholat berasal dari bahasa Arab As-Sholah, sholat menurut Bahasa


(Etimologi) berarti Do'a dan menurut istilah (terminology) adalah ibadah yang
tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan .Dalam pengertian lain shalat ialah
salah satu sarana komunikasi antara hamba dengan Tuhannya sebagai bentuk,
ibadah yang di dalamnya merupakan amalan yang tersusun dari perkataan dan
perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam, serta
sesuai dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan syara’. Shalat juga
merupakan penyerahan diri (lahir dan bathin) kepada Allah dalam rangka ibadah dan
memohon ridho-Nya.   Sholat dalam agama islam menempati kedudukan yang tidak
dapat ditandingi oleh ibadah manapun juga, ia merupakan tiang agama dimana ia
tak dapat tegak kecuali dengan itu. 

B. Dalil perintah shalat

Dalil perintah shalat dalam Al-Qur’an jelas dan tentu banyak karena shalat
merupakan tiang agama dimana seluruh umat muslim di perintahkan oleh Allah SWT
untuk melaksanakan shalat sesuai yang telah tertera di dalam Al-Qur’an dan Hadist.
Pada saat pertama kita membaca Al-Qur’an setelah membaca surah Al-Fatihah
maka akan membaca surat Al-Baqarah di Ayat 3 yang berbunyi :

ِ 2‫ ْي‬2‫غ‬2َ 2‫ ْل‬2‫ ا‬2‫ ِب‬2‫ َن‬2‫ و‬2‫ ُم‬2‫ ي‬2‫ ِق‬2‫ ُي‬2‫و‬2َ 2‫ اَل َة‬2َّ2‫ص‬2‫ل‬2‫ا‬2‫ ا‬2َّ2‫ م‬2‫ ِم‬2‫و‬2َ 2‫ ْم‬2‫ ُه‬2‫ ا‬2‫ َن‬2‫ ْق‬2‫ز‬2َ 2‫ر‬2َ 2‫ َن‬2‫ و‬2‫ ُق‬2‫ ِف‬2‫ ْن‬2‫ُي‬
2‫ َن‬2‫ ي‬2‫ ِذ‬2َّ‫ل‬2‫ ا‬2‫ َن‬2‫ و‬2‫ ُن‬2‫ ِم‬2‫ؤ‬2ْ 2‫ ُي‬2‫ب‬

Artinya : “ (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib , melaksanakan


shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada
mereka.

Dan di dalam suatu hadits di perintahkan shalat dan balasan bagi yang
meninggalkannya :

Rasulullah SAW bersabda :

َّ ‫ْال َع ْه ُد الَّذِى َب ْي َن َنا َو َب ْي َن ُه ُم ال‬


‫صالَةُ َف َمنْ َت َر َك َها َف َق ْد َك َف َر‬

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa
meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu
Majah. )

C. Macam-macam shalat

Seperti kita ketahui dan kita pelajari bahwa shalat dibagi menjadi dua , yaitu
shalat fardhu (wajib) dan shawat tatawwu’ (sunah).

1. shalat fardhu
- shalat fardhu ‘ain : Shalat yang diwajibkan kepada diri seorang Muslim, yang tidak
bisa diwakilkan kepada seorang Muslim lainnya. Shalat fardhu ‘ain sendiri yang
biasa kita lakukan mulai dari terbit matahari sampai terbit matahari kembali, yaitu
shalat subuh , shalat zhuhur, shalat ashar, shalat magrib, shalat isya’. Nah , dengan
dikatakan fardhu ain maka kita yang meninggalkannya akan mendapat dosa karna
pada dasarnya ini yang di perintahkan oleh Allah SWT.

- shalat fardhu kifayah : Shalat yang diwajibkan kepada sekelompok kaum Muslim,
yang apabila ada seorang Muslim yang telah melaksanakan kewajiban tersebut
maka beberapa Muslim lainnya akan gugur dari kewajiban tersebut. Namun, apabila
tidak ada seorang Muslim pun yang mewakili kewajiban tersebut maka berdosalah
seluruh kaum Muslim yang berada dalam kelompok tersebut.yaitu sholat jenazah.

2. Shalat tatawwu’

- Shalat Sunah Rawatib : shalat ini adalah shalat yang dilakukan muslim sebelum
(qobliyah) ataupun sesudah (ba’diyah) shalat fardhu.

- Shalat Sunah Nawafil : Shalat yang di lakukan di waktu tertentu di mana jika kita
melaksanakan akan mendapat pahala , dan jika tidak melaksanakan akan merugi.
Adapun shalat Nawafil ini seperti Shalat Tahajjud (dilakukan di pertengah malam),
shalat dhuha (dilakukan ketika matah telah mulai naik tinggi (jam atau 8 pagi), shalat
tahyatul masjid (saat masuk masjid dan belum duduk), dan masih banyak lagi.

D. Tata cara shalat yang di perintahkan

Dalam melakukan sesuatu hal maka ada tata cara pelaksanaannya , seperti itu juga
Shalat yang kita lakukan sebelum melakukan shalat ada beberapa yang harus kita
lakukan dan perhatikan yaitu :

1. Syarat-Syarat Shalat

- Beragama Islam

- Sudah Baligh dan berakal

- Suci dari Hadas

- Suci pakaian dan tempat

- menutup aurat

- Masuk waktu yang telah di tentukan

- Menghadap Kiblat

- Mengetahui mana rukun wajib dan sunnah

2. Rukun Shalat
- Niat shalat

- Takbiratul Ikhram

- Berdiri tegak bagi sehat , diperbolehkan duduk atau berbaring bagi yang
sakit

- Membaca surah Al-Fatihah di setiap rakaat

- Ruku’

- I’tidal

- sujud

- duduk di antara dua sujud

- duduk tahyat awal dan akhir

- Membaca Tasyahud awal

- membaca shalawat nabi

- membaca tasyahud akhir

- membaca salam

3. tata cara dan bacaan

1. Niat : “bismillahirahmanirahim”

2. Takbirratul Ikhram : “Allahu Akbar”

Bersedekap : meletakkan tangan kanan pada punggung telapak tangan kiri di


atas dada

3. membaca doa iftitah :


4. membaca ta’awudz : A`ūdzu billāhi minas-syaitānir-rajīmi

5. membaca Al-Fatihahh

6. berta’min dengan membaca Aamiin , dan membaca salah satu surat


pendek

7. ruku’ :

8. Kemudian mengangkat kepala untuk I’tidal dan membaca doa : Rabbanaa


lakal hamdu atau Rabbanaaa lakal hamdu mil-as-samaawaati wa mil-al-ardhi
wa mil-a maa syik-ta min syai-im ba’du

9. kemudian sujud dengan takbir :

10. lalu, angkat kepala dengan takbir dan duduklh dengan tenang dan berdo’a
: “allahummagfirli warhamni wajburni wahdini warzukni”

11. sujud kembali dengan bacaan sujud yang sama


12. Dan kerjakan rakaat ke dua sebagaimana rakaat pertama

13. Tasyahud awal dengan bacaan : Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu


waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi
wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu
anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh.

Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad. Kamaa


shollaita ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Wabaarik ‘alaa Muhammad wa aali
Muhammad. Kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Innaka
hamiidummajiid.

14. Kemudian berdirilah untuk rakaat berikutnya dengan bertakbir sembari


mengngkat tangan, seperti pada rakaat pertama tetapi tanpa do’a iftitah dan
surat .( Apabila sholat nya 3 atau 4 rakaat)

15. duduk dalam rakaat akhir (tasyahud akhir) cara memajukan kaki kiri
sedang kaki kanan bertumpu dan duduk bertumpu dan duduk bertumpu pada
pantat dan bacalah tasyahud . Dan Do’a nya sama dengan tasyahud awal
ditambah dengan doa berikut: Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi
jahannam. Wamin ‘adzaabil qobri. Wamin fitnatil mahyaa walmamaati. Wamin
syarri fitnatil masiihiddadjaal.

16. Kemudian bersalaman dengan berpaling ke kanan dank e kiri sampai


terlihat pipimu oleh orang di belakangmu dengan membaca :
Assalaamua’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.

D. Ancaman bagi yang Sengaja Meninggalkan Shalat & Melalaikannya

Resapi dan renungilah :

1. Firman ALLAH :

“Lalu datanglah sesudah mereka pengganti ( yang jelek ) yang menyia nyiakan
shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui
kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka
mereka itu akan masuk surga dan tidak akan dirugikan sedikitpun.” (QS. Maryam,
59-60 ).

2. Firman ALLAH :
Celakalah orang-orang yang shalat, yaitu orang yang lalai dalam shalatnya
(menunda-nunda sehingga keluar dari waktunya)” (QS. Al ma’un, 4-5).

3. Rasulullah SAW. bersabda, “Barangsiapa meninggalkan shalat hingga terlewat


waktunya, maka ia akan disiksa di dalam neraka selama satu huqub, satu huqub
sama dengan 80 tahun, dan satu tahun terdiri dari 360 hari. Sedangkan ukuran satu
hari ( di akhirat ) adalah 1.000 tahun ( di dunia ).“

(Majalisul Abrar).

Rasulullah SAW. bersabda, “Perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat,
barang siapa yang meninggalkannya maka benar benar ia telah kafir.”

(HR. Abu Daud, Turmudzi, An Nasai, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).

4. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam telah berwasiat kepada kita : “Janganlah


kamu berbuat syirik kepada Allah sedikitpun, dan janganlah kamu sengaja
meninggalkan shalat, barang siapa yang benar benar dengan sengaja
meninggalkan shalat maka ia telah keluar dari Islam”. (Ibnu Abi Hatim)

5. “tidak ada satupun amal yang bila ditinggalkan menyebabkan kafir, kecuali
shalat.” (diriwayatkan oleh Turmudzi dan Al Hakim menyatakannya shahih menurut
persyaratan Imam Bukhori dan Muslim).

Wahai saudaraku kembalilah ke JALAN YANG BENAR sebelum terlambat


BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Sholat berasal dari bahasa Arab As-Sholah, sholat menurut Bahasa (Etimologi)
berarti Do'a dan menurut istilah (terminology) adalah ibadah yang tersusun dari
beberapa perkataan dan perbuatan. Dan perintah dalam Al-Qur’an dalam surah Al-
Baqarah ayat 3 menjelakan perintah bagi kaum muslimin untuk melaksanakan sholat
, dan dalam suatu hadits di jelaskan bahwa kaum muslim yang tidak melaksanakan
perintah Allah yaitu Shalat maka ia termasuk kafir “Perjanjian antara kami dan
mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah
kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. ). Ada 2 macam sholat yaitu
fardhu dan tatawwu’.

B. Saran

Dari penjelasan di atas seharusnya kita dapat membenahi diri dalam melakukan
perintah Allah terutama shalat, memperbaiki shalat , waktu shalat, dan bacaan
shalat.

Anda mungkin juga menyukai