Anda di halaman 1dari 3

Efektifitas Ekstrak Daun Tempuyung (Sonchus Arvensis L.

) Untuk Menurunkan Kadar


Asam

ABSTRAK

PENDAHULUAN
Hiperurisemia adalah keadaan terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah
lebih dari 7 mg/dl (416 µmol/L) untuk pria dan 6 mg/dl (357 µmol/L) pada wanita.
Hiperurisemia bisa terjadi akibat peningkatan produksi asam urat, penurunan ekskresi asam
urat melalui ginjal atau gabungan dari keduanya1.
Kejadian hiperurisemia dapat menyebabkan penimbunan kristal asam urat. Kerusakan
ginjal dapat terjadi apabila terdapat penimbunan asam urat di ginjal. Pada stadium awal
penyakit ginjal tidak menimbulkan gejala apapun. Namun seiring dengan keadaan
hiperurisemia yang terus terjadi, maka akan terjadi kerusakan ginjal yang lebih lanjut.
Komplikasi yang berkaitan dengan asam urat berlebih yaitu nefropati asam urat akut,
nefropati asam urat kronis, dan nefrolitiasis asam urat2.
Bagi pasien hiperurisemia, allopurinol merupakan drug of choice. Namun apabila obat
dikonsumsi dalam waktu yang panjang, dapat memberiksan efek samping, antara lain
hepatitis, gangguan pencernaan, munculnya ruam dalam kulit, berkurangnya jumlah sel darah
putih, dan kerusakan hati. Sehingga, diperlukan obat yang lebih aman dan efektif3.
Salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakitnya
secara medis yaitu obat tradisional. Pengobatan menggunakan bahan herbal sebagai obat
dapat diperoleh di lingkungan rumah atau sekitar 4. Tempuyung merupakan salah satu obat
tradisional yang memiliki banyak khasiat, salah satu di antaranya untuk menurunkan kadar
asam urat pada keadaan hiperurisemia 5. Kandungan utama tempuyung adalah glikosida
flavonoid yang memiliki efek untuk menghambat aktivitas enzim xanthine oxydase, sehingga
pembentukan asam urat yang berlebih dapat di hambat6.

METODE PENELITIAN
Sumber data strategi pencarian sebagai bahan artikel dikumpulkan dengan melakukan teknik
pengambilan data studi literatur yang telah di publikasikan. Pencarian menggunakan mesin
pencarian artikel dan jurnal penelitian seperti Google Scholar.

HASIL PENELITIAN
Hiperurisemia ditandai dengan peningkatan produksi asam urat. Pada manusia, asam urat
diproduksi pada tahap akhir metabolisme purin. Enzim kunci pada metabolisme ini adalah XO. Enzim
ini mengkatalisis konversi hypoxanthine menjadi xanthine, dimana kemudian dioksidasi menjadi
asam urat. Penghambatan xanthine oxidase bisa digunakan sebagai terapi efektif pada hiperurisemia
7
.

Penelitian yang dilakukan oleh Muhtadil dkk, menunjukan ekstrak daun tempuyung dosis 200
mg/kgBB dapat memberikan penghambatan terhadap enzim xanthine oxidase sebesar 70,30% ±
3,70% pada mencit hiperurisemia 8.

Xanthine oxidase merupakan salah satu enzim yang dapat dihambat oleh flavonoid 5.
Penelitian Putra dkk (2013), menyatakan bahwa di dalam ekstrak daun tempuyung mengandung
senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, triterpen, dan steroid 5. Studi in vitro menunjukkan bahwa
beberapa flavonoid seperti luteolin dan apigenin yang terdapat dalam daun tempuyung dapat
bekerja sebagai inhibisi XO 8.

1. Triyono A, Novianto F. Clinical study of the efficacy and safety of jamu for
hyperuricemia. Farmasains J Farm dan Ilmu Kesehat. 2019;4(1):13.
doi:10.22219/farmasains.v4i1.6628
2. Harmanto N, Nando A, Tjahjadi VK. Efek Segera Jamu X terhadap Kadar Asam Urat
Darah Relawan Hiperurisemia. 2019;46(2):87-89.
3. Widia I., marline A. AYC dan taufik R. Farmaka Farmaka. 2018;16:213-221.
4. Ningsih IY. Studi Etnofarmasi Penggunaan Tumbuhan Obat Oleh Suku Tengger Di
Kabupaten Lumajang Dan Malang, Jawa Timur. Pharmachy. 2016;13(01):10.
5. Putra BRS, Kusrini D, Fachriyah E. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Isolasi ,
Identifikasi dan Uji Sitotoksik Senyawa Steroid dari Daun. J Kim sains dan Apl.
2013;16(1):23-26.
6. Malaya AN, Wicaksono IA. Potensi Ekstrak Tanaman Terhadap Pengujuan Xantin
Oksidase Secara In Vitro. Farmaka Suplemen. 2018;15(1):11-19.
7. Strazzullo P, Puig JG. Uric acid and cardiovascular risk: Is the devil always so bad?
Nutr Metab Cardiovasc Dis. 2007;17(6):409-414. doi:10.1016/j.numecd.2007.02.011
8. Wahyuningtyas N, Sutrisna EM, Suhendi A. UJI PENGHAMBATAN XANTHINE
OXIDASE OLEH EKSTRAK DAUN TEMPUYUNG ( Sonchus arvensis ) PADA
MENCIT HIPERURISEMIA Jalan Penelitian Penelitian ini merupakan lanjutan dari
penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Muhtadi dkk ( 2010 ) bahwa ekstrak air
daun tempuyung 200 mg / kgBB berpotensi dalam menurunkan asam urat . Penentuan
dosis Dosis potassium oxonate yang digunakan adalah 250 mg / kgBB ( Muhtadi dkk ,
2010 ). adalah 10 mg / kgBB ( Muhtadi dkk , 3 . Dosis ekstrak air daun tempuyung
adalah 200 mg / kgBB ( Muhtadi dkk , Pengkondisian hewan uji Hewan uji diadaptasi
terlebih dahulu selama satu minggu dengan suhu kandang pada lingkungan penelitian .
Hewan uji tidak diberi makan 1 jam sebelum penelitian dimulai ( Haidari et al .,
2009 ). Pembuatan hiperurisemia Pembuatan hiperurisemia dilaku- kan dengan
menginjeksikan potassium oxonate 250 mg / kgBB secara i . p 1 jam sebelum
pemberian sediaan uji . Pengambilan sampel hati dilakukan setelah 2 jam pemberian
potassium oxonate . ( Haidari et al . , 2009 ). Published online 2015:82-88.