100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
536 tayangan43 halaman

Bahan Sosialisasi Rapermen KKPR

Dokumen tersebut membahas tentang Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai salah satu persyaratan dasar perizinan berusaha berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. KKPR bertujuan untuk mengkonfirmasi kesesuaian rencana lokasi kegiatan dan/atau usaha dengan Rencana Tata Ruang, dan menjadi acuan administrasi pertanahan serta perizinan berusaha.

Diunggah oleh

Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
536 tayangan43 halaman

Bahan Sosialisasi Rapermen KKPR

Dokumen tersebut membahas tentang Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai salah satu persyaratan dasar perizinan berusaha berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. KKPR bertujuan untuk mengkonfirmasi kesesuaian rencana lokasi kegiatan dan/atau usaha dengan Rencana Tata Ruang, dan menjadi acuan administrasi pertanahan serta perizinan berusaha.

Diunggah oleh

Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JUNI 2021

KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG


(KKPR)

Oleh:
Dr. Ir. Abdul Kamarzuki, MPM.
Direktur Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN
Penyelenggaraan Penataan Ruang
sebagai amanah UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja
Asas UU CK No. 11/2020 Pasal 13: Penyederhanaan persyaratan dasar perizinan berusaha
meliputi
Pasal 2: UU CK diselenggarakan berdasarkan asas: 1) Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR);
1) Pemerataan hak; 2) Persetujuan Lingkungan; dan
2) Kepastian hukum; 3) Persetujuan Bangunan Gedung.
3) Kemudahan berusaha;
4) Kebersamaan, dan
5) Kemandirian. Pasal 14: KKPR diberikan sebagai kesesuaian rencana lokasi
kegiatan dan/atau usaha dengan RDTR, dengan
ketentuan:
Dengan tujuan antara lain untuk
peningkatan ekosistem investasi dan Pasal 15:
kegiatan berusaha Pemerintah Daerah yang belum menyusun
Pemerintah
Daerah yang dan menyediakan RDTR, maka KKPR
Pasal 6: Peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan sudah menyusun diberikan melalui persetujuan dengan asas
berusaha meliputi: dan menyediakan berjenjang dan komplementer berdasarkan:
a. Penerapan perijinan berbasis risiko; RDTR • RTRW Nasional • RZ KSNT
b. Penyederhanaan persyaratan dasar • RTRW Provinsi • RZ KAW
Perizinan Berusaha; maka KKPR • RTRW • RTR
c. Penyederhanaan Perizinan Berusaha diberikan melalui Kabupaten/Kota Pulau/Kepulauan
sektor; dan konfirmasi • RTR KSN
d. Penyederhanaan persyaratan investasi.

2
Ditjen Tata Ruang sedang Menyusun 6 Rancangan Peraturan Menteri
sebagai Turunan dari UU No. 11/2020 dan PP No. 21/2021

1 2 3 4 5 6
Rapermen
Rapermen tentang tentang Pedoman Rapermen tentang Rapermen tentang Rapermen Rapermen
Tata Cara Penyusunan Penyusunan dan Pedoman Pelaksanaan tentang tentang
dan Revisi Rencana Revisi Rencana Tata Penyusunan Basis Kesesuaian Koordinasi Pembinaan
Tata Ruang Wilayah Ruang (RTR) Data dan Penyajian Kegiatan Penyelenggaraan Sumber Daya
(RTRW) Provinsi, Pulau/Kepulauan, Peta RTRW Pemanfaatan Penataan Ruang Manusia (SDM)
Kabupaten, Kota, dan RTR Kawasan Provinsi, Ruang (KKPR) dan Bidang Penataan
Rencana Detail Tata Strategis Nasional Kabupaten, dan Sinkronisasi Ruang
Ruang (RDTR), serta (KSN), dan RDTR Kota, serta Peta Program
Tata Cara Penerbitan Kawasan RDTR Pemanfaatan
Persetujuan Substansi Perbatasan Negara Kabupaten/Kota Ruang (SPPR)
(KPN)

3
Overview Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)

Persetujuan Persetujuan Perizinan


Lingkungan Bangunan Gedung (PBG) Berusaha Sektor
4
Overview Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Kegiatan bersifat
strategis nasional yang
tidak terdapat di RTR

Rekomendasi Persetujuan Konfirmasi


KKPR KKPR KKPR

Persetujuan Persetujuan Perizinan


Lingkungan Bangunan Gedung (PBG) Berusaha Sektor
5
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)

KKPR berfungsi sebagai acuan pemanfaatan ruang


dan sebagai acuan administrasi pertanahan.

RDTR
Konfirmasi KKPR
Berusaha
Persetujuan KKPR
RDTR

RDTR
Konfirmasi
Konfirmasi KKPR
KKPR
KKPR Nonberusaha
Persetujuan KKPR
RDTR
termuat
Kebijakan di RTR Konfirmasi/ Perizinan Berusaha/
yang Bersifat Persetujuan KKPR
Perizinan lainnya
Strategis
Rekomendasi KKPR
Nasional termuat
di RTR
PP No. 21/2021: Pasal 100 – 115, Pasal 135-143
6
Proses KKPR dalam Perizinan Berusaha
Proses Pengisian Perizinan
Identitas Usaha
Proses Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Berusaha

SUB-SISTEM PELAYANAN Permohonan


INFORMASI (SPI) Perizinan Berusaha
Pelaku usaha
BARU (Pemohon belum
Self Declaration/ Automated Response
Melihat Informasi
memiliki NIB)
menginput
(Self Assessed) rencana usaha ATR/BPN: Wilayah Darat KKP: Wilayah Perairan/Laut
UMK
Cek Lokasi Kegiatan
GIS
TARU GISTARU KBLI 5 digit – MODUL KKPR Berusaha dapat
Satupeta.KKP risiko usaha dijalankan
Pendaftaran/
Cek Risiko HAK Skala usaha Pembayaran
Satupeta. • KBLI-Risiko REGISTRASI
KKP
AKSES
Koordinat PNBP
• NSPK
Data Identitas Apakah RDTR Penilaian KKPR
Standar lokasi usaha
tersedia? RDTR (otomatis sistem)
• Negative Luas tanah INTERAKTIF
SPI List Daerah/ Data Legalitas
yang dimohon Perizinan Berusaha
(SUBSISTEM
catatan Berlokasi di dalam berbasis Risiko
PELAYANAN
INFORMASI)
kekhususan Informasi Konfirmasi
KEK/KI/KP yang KKPR
penguasaan (KBLI 3 digit):
tanah telah memiliki HPL? (by system)

▪ Kegiatan bersifat Non UMK RTRWN


▪ Risiko rendah:
strategis nasional RTR KSN Pengecekan
Pengecekan RTR && Pertek**
Pertek** NIB sebagai legalitas
RTRWP
▪ Bank Tanah
Permohonan Perizinan RTRWK untuk
untuk Persetujuan KKPR
Persetujuan KKPR Persetujuan
▪ Risiko menengah
▪ Kawasan/tanah yang
Berusaha TAMBAHAN (RTRL, (sementara manual)
(sementara manual) KKPR
akan diberikan HPL RZ KAW,
GISTARU
Satupeta. (by system) rendah:
(Pemohon telah memiliki NIB)
untuk kegiatan
RZ KSN/T, KKP NIB + sertifikat standar
RZWP3K) ATR/BPN: Wilayah Darat (self declare)
strategis nasional KKP: Wilayah Perairan/Laut
▪ Risiko menengah
tinggi:
Hanya untuk Pemohon Badan Usaha* NIB + sertifikat standar

▪ Risiko tinggi:
Termuat Penilaian berdasarkan asas Rekomendasi NIB + Izin
KKPR
di RTR? penataan ruang & Pertek

*Untuk Pemohon non-Badan Usaha melalui Mekanisme Perizinan Non-Berusaha


PP No. 21/2021: Pasal 100 – 115, Pasal 135-143
**Pertek disampaikan paling lama 10 hari sejak pendaftaran/penerimaan PNBP UU CK: Pasal 13, Pasal 14, Pasal 15 UU CK 7
Pendetailan Proses KKPR dalam Perizinan Berusaha dalam Rapermen KKPR

Pendaftaran Penilaian Dokumen Usulan KKPR Penerbitan KKPR

SISTEM OSS
MODUL KKPR KKPR dan PKKPR Berlaku
dalam jangka waktu 3 tahun
Apakah RDTR
tersedia dan Konfirmasi Penerbitan KKPR paling
terintegrasi
Penilaian KKPR KKPR sedikit memuat:
Pendaftaran (otomatis sistem) (by system)
dengan OSS? RDTR
INTERAKTIF
a. Lokasi kegiatan
Dokumen usulan kegiatan paling b. Luas lahan
KKKPR diterbitkan
sedikit dilengkapi dengan: Termasuk dalam c. Jenis kegiatan pemanfaatan
paling lama 1 hari
6 kategori usaha ruang untuk KKKPR/jenis
sejak pembayaran
peruntukan pemanfaatan
a. koordinat lokasi yang PNBP Perizinan
ruang untuk PKKPR (Kode
(polygon/titik/garis) dikecualikan? KBLI 3 digit)
Berusaha
Penilaian berbasis
b. kebutuhan luas lahan d. Koefisien Dasar Bangunan
Kelengkapan Risiko
c. Informasi penguasaan tanah RTRWK Persetujuan e. Koefisien Lantai Bangunan
d. informasi jenis usaha (KBLI 5 RTRWP Pengecekan RTR & Pertek KKPR f. Ketentuan tata bangunan
RTR KSN
digit) RTR Pulau/Kep. untuk Persetujuan KKPR (by system) untuk KKKPR/indikasi
RTRWN (sementara manual oleh Menteri program pemanfaatan
e. rencana jumlah lantai bangunan (RTRL, GISTARU
ATR/BPN melalui Dirjen Tata Ruang)
Satupeta.
f. rencana luas lantai bangunan
RZ KAW, ruang untuk PKKPR
RZ KSN/T, KKP PKKPR diterbitkan
RZWP3K) g. Persyaratan pelaksanaan
g. rencana teknis bangunan ATR/BPN: Wilayah Darat paling lama 20 hari
Pembayaran kegiatan pemanfaatan
dan/atau rencana induk KKP: Wilayah Perairan/Laut sejak pembayaran
ruang.
kawasan* PNBP PNBP
h. rencana penggunaan air diperhatikan
baku/air bersih**
i. Surat keterangan berlokasi di Kantor Pertek Pertanahan
KI/KP/KEK*** (disampaikan paling lambat 10 hari
Pertanahan sejak pembayaran PNBP)

*khusus untuk permohonan PKKPR


**khusus untuk permohonan PKKPR yang kegiatan usahanya berdampak terhadap ketersediaan & kualitas air baku
***khusus untuk permohonan PKKPR untuk usulan lokasi usaha yang berada di dalam KI/KP/KEK, harus dilengkapi dengan surat keterangan dari
pengelola kawasan yang telah terdaftar sesuai dengan ketentuan peraturan per-UU-an 8
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Berusaha (Penilaian Manual)

9
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Pemerintah Daerah
untuk Kegiatan Berusaha (Penilaian Manual)

10
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)

Fungsi KKPR Awal Data/Informasi Penguasaan


dan Perolehan Tanah

Pertimbangan
Acuan Acuan
Pemanfaatan Ruang Administrasi Pertanahan
Penerbitan KKPR Hak Atas Tanah (HAT)

Di satu lokasi yang sama, hanya boleh terbit maksimal


2 KKPR, yang terdiri atas:
• 1 KKPR untuk perolehan tanah, dan
• 1 KKPR untuk pemilik tanah.

Pasal 176 UU CK, angka 10 Pasal 402 A UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah
Pembagian urusan pemerintahan konkuren antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi serta Daerah Kabupaten/Kota
sebagaimana tercantum dalam Lampiran Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah
diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23
Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah harus dibaca dan dimaknai sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
Undang-Undang tentang Cipta Kerja.
11
Skema Pemberian Persetujuan KKPR (PKKPR)
PT. ABC mengajukan RTRW 3 Skenario Penerbitan KKPR
Persetujuan KKPR 1 2 3
untuk membangun
kawasan industri KKPR KKPR
seluas 1000 ha KKPR yang yang yang
disetujui disetujui disetujui
1000 ha 700 ha 500 ha
Berdasarkan PP No.
21/2021 maka PKKPR
Tidak
akan diterbitkan Tidak sesuai 200 Tidak
disetujui dengan ha 6 ha
disetujui
berdasarkan kajian 300 ha RTRW 300 ha
RTR secara berjenjang
dan komplementer dan Industri Tanah Adat
dengan memperhatikan Perumahan • KKPR disetujui • KKPR disetujui sebagian • KKPR disetujui sebagian (500
Pertek Pertanahan. seluruhnya (1000 ha) (700 ha) dengan ha) dengan menggunakan hasil
Pertek Pertanahan kajian RTR secara berjenjang
sesuai luas yang diajukan mempertimbangkan status
oleh PT. ABC Tanah Adat dari Pertek dan komplementer serta
Pertanahan. memperhatikan Pertek
Pertanahan.
Perumahan
Bapak H (milik
masyarakat)
1000 700 ha
ha Masa berlaku KKPR yang diberikan adalah 3 tahun
Tanah
Adat Pada wilayah yang telah diterbitkan KKPR tidak akan diterbitkan KKPR untuk
300 ha pemohon usaha lainnya kecuali KKPR yang dimohonkan pemilik lahan

12
Alternatif Perpanjangan KKPR Setelah Habis Masa Berlaku 3 Tahun
Berdasarkan skenario ke-2 dalam Alternatif Perpanjangan KKPR
penerbitan KKPR di halaman sebelumnya,
1 Tidak Melakukan 2 Melakukan Perpanjangan 3 Pengajuan Kerja Sama
PT. ABC dapat memperpanjang KKPR yang Perpanjangan KKPR KKPR Selama 2 Tahun Dengan Bank Tanah
telah habis masa berlakunya setelah 3 tahun
berdasarkan tiga alternatif sebagai berikut: Tahun Tahun
Ke-3 Ke-5
300 ha 400 ha 700 ha
400 ha 300 ha
+100 ha 300 ha Lahan Kerja
Perumahan Lahan Perumahan
Sama dengan
Tahun Bapak H Milik Bapak H Lahan
Bank Tanah
PT. ABC Milik
Ke-3 PT. ABC

Masa Masa
400 ha 300 ha Berlaku Pemutakhiran Berlaku Pemutakhiran Pemutakhiran
KKPRAwal KKPRHAT KKPRAwal KKPRHAT KKPRHAT Bank
Perumahan Lahan yang Habis Habis Tanah
Bapak H sudah dikuasai
oleh PT. ABC
• Apabila pemohon tidak • Pemutakhiran KKPRHAT seluas • Pemutakhiran KKPRHAT Bank
melakukan perpanjangan setelah 400 ha milik PT. ABC berlaku Tanah seluas 700 ha (sesuai
tahun ke-3, maka KKPRHAT sesuai umur penguasaan tanah luas yang disetujui)
diberikan seluas lahan yang dimiliki • Masa berlaku KKPR Awal habis
• Masa berlaku KKPR Awal habis
Total 700 ha

KKPRAwal
yang Masa KKPRHAT berlaku sepanjang umur penguasaan tanah* dan
Disetujui selama pemanfaatannya sesuai dengan ketentuan KKPR

*mengikuti masa berlaku Hak Atas Tanah (HAT) jika lahan telah menjadi hak milik,
atau masa perjanian sewa (jika sewa)
13
Ilustrasi KKPR dalam Perolehan Perizinan Berusaha
Dapat diproses untuk
permohonan KKPRHAT
Perolehan KKPR
KKPR
KKPR

PT A • Perizinan
Lingkungan
Progres
(1.000
(1.000ha)
ha)
• Perizinan perolehan
KKPR tanah min.
(1.000 ha)
Bangunan dan
Gedung 30%

Pemenuhan Persyaratan Tahun ke- 0 1 2 Bulan ke-9


Pemenuhan Persyaratan Dasar Perizinan Berusaha
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Perolehan Tanah yang Diikuti dengan Pembangunan

1 2 3
PT A adalah
Perolehan Tanah
pengembang Dilanjutkan?
properti yang
Selesai Masa berlaku KKPR habis di akhir tahun ke-5 5 4 Ya
membutuhkan
tanah seluas Lanjutan Perolehan Tanah pada Opsi Perolehan Tanah
1.000 ha untuk Masa Perpanjangan KKPPR
usahanya, dalam Opsi 1: Perpanjangan Permohonan perpanjangan
KKPR paling lama 2 KKPR diajukan paling cepat 3
mengembangkan tahun jika perolehan tanah bulan sebelum KKPR berakhir.
kawasan kota Perolehan
Tanah 80%
sudah mencapai min. 30%

satelit baru. Pengajuan kerjasama dengan


Opsi 2: Kerjasama Bank Tanah diajukan paling
Tahun
dengan Bank Tanah lambat 3 bulan sebelum
ke- 0 1 2 5
KKPR berakhir.
14
Ketentuan Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan dalam KKPR
PP 15/2010 Ketentuan dalam PP 21/2021:

Pasal 109 (Berusaha) & Pasal 143


Pasal 31: Pasal 125 (Non-Berusaha) 1) Perubahan peruntukan dan fungsi
• Perubahan 1) Perubahan peruntukan dan fungsi serta serta penggunaan Kawasan Hutan
peruntukan dan penggunaan Kawasan Hutan untuk untuk kepentingan pembangunan
fungsi kawasan kepentingan pembangunan di luar di luar kehutanan berlaku
hutan serta kehutanan berlaku ketentuan peraturan ketentuan peraturan perundang-
penggunaan perundang-undangan di bidang undangan di bidang kehutanan.
kawasan hutan kehutanan. 2) Pemanfaatan Ruang yang
selanjutnya
Areal A 2) Pemanfaatan Ruang yang lokasinya lokasinya berada pada Kawasan
diintegrasikan
berada pada Kawasan Hutan yang Hutan yang mengalami perubahan
dalam perubahan
mengalami perubahan peruntukan dan peruntukan dan fungsi serta
rencana tata ruang Kawasan Hutan yang
fungsi serta belum dimuat dalam RDTR, belum dimuat dalam RTR, maka
wilayah. akan dilepaskan
menjadi Kawasan maka kegiatan pemanfaatan kegiatan pemanfaatan ruangnya
Perumahan (APL) ruangnya dilaksanakan setelah dilaksanakan setelah
• dapat dilaksanakan Hutan Perumahan Perdagangan mendapatkan Persetujuan mendapatkan Rekomendasi
sebelum ditetapkan dan Jasa Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Kesesuaian Kegiatan
perubahan rencana • Kegiatan pemanfaatan ruang di Areal A Ruang untuk kegiatan berusaha/non- Pemanfaatan Ruang.
tata ruang wilayah baru dapat dilakukan setelah mendapatkan berusaha. 3) Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan
KKPR Pemanfatan Ruang sebagaimana
3) Persetujuan Kesesuaian Kegiatan
• PKKPR diberikan apabila pemanfaatan ruang
Pemanfatan Ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan
Areal A belum termuat di RDTR
• RKKPR diberikan apabila pemanfaatan ruang dimaksud pada ayat (2) diberikan sesuai sesuai tahapan dan ketentuan
Areal A adalah tidak dimuat di RTR (kebijakan tahapan dan ketentuan sebagaimana sebagaimana dimaksud dalam
PP No. 21/2021: yang bersifat strategis nasional) dimaksud dalam Pasal 107 dan Pasal Pasal 139 dan Pasal 140.
Pasal 109, 125, 143 108 (Pasal 123 dan Pasal 124).

15
Proses Pelaksanaan KKPR secara Non-elektronik dalam Masa Transisi

Kantor Penerbitan KKPR


Pertanahan

Pendaftaran oleh Pertek Pertanahan


Pelaku usaha/Pemohon

Dokumen usulan kegiatan Sekda RTR Kajian Dokumen Usulan


paling sedikit memuat (PP Kepala Kantor Kepala
Pertanahan Bappeda
21/2021): Forum/
o koordinat lokasi TKPRD Pemeriksaan dokumen usulan

DPM-PTSP
Kepala Perangkat
(polygon)
DPM-PTSP

Dinas Daerah
o kebutuhan luas lahan melalui kajian menggunakan asas
o Informasi penguasaan berjenjang Komplementer dan Penerbitan KKPR paling
tanah selaras dengan tujuan sedikit memuat:
RTR o Lokasi kegiatan
o informasi jenis usaha penyelenggaraan penataan ruang.
(KBLI 5 digit) Kementerian o Jenis peruntukan
(DJTR)
o rencana jumlah lantai ATR/BPN pemanfaatan ruang
bangunan o Kode KBLI 3 digit
o rencana luas lantai o KDB dan KLB
bangunan o Indikasi program
o rencana teknis bangunan
pemanfaatan ruang
dan/atau rencana induk Kantor
kawasan*
o Persyaratan
Pertanahan **Kantor Pertanahan menyampaikan Pertek paling pelaksanaan kegiatan
o rencana penggunaan air lama 10 hari kerja sejak pendaftaran diterima dan
baku/air bersih** pemanfaatan ruang
Pertek Pertanahan dinyatakan lengkap. Dalam hal Pertek tidak
*khusus untuk permohonan PKKPR
**tambahan informasi berdasarkan
disampaikan hingga batas waktu, kantor pertanahan
SE No. 4/SE-PF.01/III/2021 Maks. 10 hari** dianggap telah memberikan Pertek.

Keterangan: Maks. 20 hari***

Diperhatikan ***Jangka waktu penerbitan KKPR paling lama 20 hari kerja, terhitung sejak pendaftaran diterima dan dinyatakan lengkap. 16
Ketentuan Pemberlakuan KKPR
Menteri ATR/BPN mendelegasikan kewenangan penerbitan PKKPR untuk kegiatan berusaha dan penerbitan KKPR
untuk kegiatan nonberusaha kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota. Pendelegasian ini tidak mengurangi
kewenangan Menteri dalam penerbitan KKPR.

Penerbitan KKPR yang Didelegasikan Pendelegasian kewenangan kepada


gubernur, bupati, dan wali kota Fiktif Positif dalam Penerbitan KKPR
dikecualikan untuk kegiatan

1
pemanfaatan ruang yang: Sistem OSS dan sistem elektronik ATR akan menerbitkan
KKPR Kegiatan Berusaha 1) merupakan rencana pembangunan KKPR untuk kegiatan berusaha dan nonberusaha secara
dan pengembangan objek vital otomatis jika Menteri, Gubernur, Bupati, Wali Kota sesuai
nasional; kewenangannya tidak menerbitkkan KKPR sesuai jangka
Persetujuan KKPR
2) bersifat strategis nasional; waktu yang ditetapkan.
3) perizinan berusahanya merupakan
kewenangan K/L; dan/atau
4) lokasinya bersifat lintas provinsi Pasal 69 Rapermen KKPR

KKPR Kegiatan Nonberusaha (1) Dalam hal Menteri, gubernur, bupati atau wali kota
Menteri dapat membatalkan KKPR
sesuai kewenangannya tidak menerbitkan KKPR untuk
yang diterbitkan gubernur, bupati, dan
kegiatan berusaha dalam jangka waktu yang telah

2
wali kota dalam hal kegiatan
Konfirmasi KKPR pemanfaatan ruang menimbulkan
ditetapkan, KKPR diterbitkan oleh Lembaga OSS.
(hanya didelegasikan sampai
dampak: (2) Dalam hal Menteri, gubernur, bupati atau wali kota
dengan sistem elektronik ATR
siap beroperasi) 1) Kerawanan sosial sesuai kewenangannya tidak menerbitkan KKPR untuk
2) Gangguan keamanan kegiatan nonberusaha dalam jangka waktu yang telah
3) Kerusahan lingkungan hidup ditetapkan, KKPR diterbitkan oleh sistem elektronik
Persetujuan KKPR 4) Gangguan terhadap fungsi objek yang diselenggarakan oleh Menteri.
vital nasional

17
Rapermen KKPR: Penerbitan PKKPR Otomatis Tanpa Melalui Tahapan Penilaian

Pasal 13 :

PKKPR dilakukan tanpa melalui tahapan penilaian dokumen usulan d. lokasi usaha dan/atau kegiatan pemanfaatan ruang yang direncanakan
kegiatan Pemanfaatan Ruang dalam hal permohonan berlokasi di: merupakan tanah yang sudah dikuasai oleh Pelaku Usaha lain yang
a. Kawasan Industri dan Kawasan Pariwisata yang telah telah mendapatkan KKPR dan akan digunakan oleh Pelaku Usaha
memiliki Perizinan Berusaha sesuai dengan ketentuan dengan cara jual beli, sewa menyewa atau cara lain sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan; peraturan perundang-undangan, dengan ketentuan kegiatan Pemanfaatan
b. Kawasan Ekonomi Khusus yang telah ditetapkan sesuai Ruang yang direncanakan sesuai dengan KKPR yang telah diterbitkan;
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; e. Lokasi usaha dan/atau kegiatan pemanfaatan ruang yang direncanakan
c. Lokasi usaha dan/atau kegiatan pemanfaatan ruang yang berasal dari otorita atau badan penyelenggara pengembangan suatu
memerlukan perluasan usaha yang sudah berjalan dan letak kawasan sesuai dengan rencana induk kawasan dari otoritas/badan
tanahnya berbatasan dengan lokasi usaha dan/atau kegiatan penyelenggara yang disusun dengan kedalaman skala RDTR dan tidak
pemanfaatan ruang yang direncanakan dengan syarat: bertentangan dengan RTR yang berlaku; dan/atau
1. pada lokasi yang dimohon belum diterbitkan KKPR untuk f. lokasi usaha dan/atau kegiatan pemanfaatan ruang yang direncanakan
kegiatan berusaha atas nama pelaku usaha lain; yang terletak pada wilayah usaha minyak dan gas bumi yang sudah
2. kegiatan pemanfaatan ruang yang direncanakan sama, ditetapkan oleh pemerintah dengan syarat:
dan/atau 1 (satu) lini produksi sama dengan kegiatan 1. wilayah usaha minyak dan gas bumi tersebut telah sesuai dengan
pemanfaatan ruang yang sudah berjalan; rencana tata ruang dan/atau kontrak kerja sama; dan
3. peruntukan ruang pada lokasi kegiatan pemanfaatan 2. lokasi usaha yang direncanakan terletak di wilayah usaha minyak
ruang yang direncanakan sama dengan peruntukan dan gas bumi tersebut harus memenuhi ketentuan:
ruang pada lokasi kegiatan pemanfaatan ruang yang a) belum diterbitkan KKPR untuk kegiatan berusaha atas nama
sudah berjalan; dan pelaku usaha lain; dan
4. luas tanah untuk pengembangan kegiatan pemanfaatan b) kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi yang meliputi
ruang yang direncanakan tidak melebihi luas tanah yang tahap eksplorasi dan eksploitasi.
telah diusahakan sebelumnya.
18
Rapermen KKPR: Ketentuan Pemutakhiran KKPR

Pemutakhiran KKPR untuk Pemutakhiran KKPR untuk Pemutakhiran KKPR untuk Kegiatan yang
Kegiatan Berusaha Kegiatan Nonberusaha Bersifat Strategis Nasional
Pasal 23 Rapermen KKPR: Pasal 40 Rapermen KKPR: Pasal 56 Rapermen KKPR:

(1) Pemutakhiran KKPR dilakukan dalam hal: (1) Pemutakhiran KKPR dilakukan dalam hal: (1) Pemutakhiran KKPR untuk kegiatan yang bersifat
a. pelaku usaha belum dapat menyelesaikan a. pelaku usaha belum dapat menyelesaikan strategis nasional dilakukan dalam hal:
perolehan tanah dan tidak mengajukan perolehan tanah dan tidak mengajukan a. pemegang atau pelaksana KKPR untuk kegiatan yang
bersifat strategis nasional belum dapat
permohonan perpanjangan KKPR; permohonan perpanjangan KKPR;
menyelesaikan perolehan tanah dalam jangka waktu
b. pelaku usaha telah memperoleh b. pelaku usaha telah memperoleh KKPR untuk kegiatan yang bersifat strategis nasional.
perpanjangan KKPR, tetapi belum dapat perpanjangan KKPR, tetapi belum dapat b. terjadi perubahan pemegang atau pelaksana KKPR
menyelesaikan perolehan tanah sesuai menyelesaikan perolehan tanah sesuai untuk kegiatan yang bersifat strategis nasional akibat
dengan perpanjangan KKPR yang dengan perpanjangan KKPR yang diterbitkan; perbuatan hukum; atau
diterbitkan; atau c. telah ditunjuknya pelaksana KKPR untuk kegiatan
c. pelaku usaha telah melakukan kerja sama c. terjadi perubahan Pelaku Usaha akibat yang bersifat strategis nasional oleh pemegang KKPR.
perolehan tanah dengan Bank Tanah; atau perbuatan hukum.
d. terjadi perubahan Pelaku Usaha akibat (2) Dalam rangka penyesuaian masa berlaku KKPR untuk
perbuatan hukum. (2) Dalam rangka penyesuaian masa berlaku KKPR kegiatan yang bersifat strategis nasional dengan hak atas
tanah yang diperoleh, pemohon melakukan
dengan hak atas tanah yang diperoleh, pemohon
pemutakhiran KKPR untuk kegiatan yang bersifat
(2) Pemutakhiran KKPR untuk kegiatan berusaha melakukan pemutakhiran KKPR untuk kegiatan strategis nasional berdasarkan status pendaftaran
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan nonberusaha berdasarkan status pendaftaran tanah dengan menyampaikan laporan kepada Menteri
melalui sistem OSS berdasarkan status tanah dengan menyampaikan laporan kepada melalui Direktur Jenderal Tata Ruang.
pendaftaran tanah. Menteri melalui Direktur Jenderal Tata Ruang.
(3) Terhadap hasil pemutakhiran KKPR untuk kegiatan yang
(3) Berdasarkan pemutakhiran KKPR untuk kegiatan (3) Terhadap hasil pemutakhiran KKPR untuk bersifat strategis nasional sebagaimana dimaksud pada
berusaha sebagaimana dimaksud pada ayat (2), kegiatan nonberusaha sebagaimana dimaksud ayat (2), Menteri melalui Direktur Jenderal Tata Ruang
sistem OSS menerbitkan KKPR untuk kegiatan pada ayat (2) sistem elektronik akan menerbitkan akan menerbitkan KKPR untuk kegiatan yang bersifat
berusaha dengan jangka waktu dan luasan KKPR untuk kegiatan nonberusaha dengan strategis nasional dengan jangka waktu dan luasan
tanah sesuai penguasaan atas tanah yang jangka waktu dan luasan tanah sesuai tanah sesuai penguasaan atas tanah yang diperoleh.
diperoleh. penguasaan atas tanah yang diperoleh.

19
Rapermen KKPR: Ketentuan Penguasaan Tanah dalam KKPR untuk Kegiatan
Berusaha

KKPR Menjadi Dasar dalam


Ketentuan Permohonan Perpanjangan KKPR
Administrasi Pertanahan

Pasal 17 Pasal 20 (6) Permohonan perpanjangan KKPR untuk kegiatan


(1) KKPR untuk kegiatan berusaha diterbitkan untuk pemohon (1) Dalam hal pemegang KKPR sebagaimana dimaksud berusaha oleh pemegang KKPR sebagaimana
yang belum memperoleh tanah atau untuk pemohon dalam Pasal 18 belum dapat memperoleh keseluruhan dimaksud pada ayat (1) huruf a harus
yang telah memperoleh tanah untuk kegiatan tanah sesuai dengan KKPR yang diterbitkan, pemegang memasukkan nomor KKPR untuk kegiatan
berusahanya. KKPR dapat mengajukan: berusaha yang sebelumnya dimiliki melalui
(2) KKPR untuk kegiatan berusaha sebagaimana dimaksud a. permohonan perpanjangan KKPR untuk kegiatan sistem OSS.
pada ayat (1) menjadi dasar dalam administrasi berusaha; atau (7) KKPR untuk kegiatan berusaha yang telah
pertanahan untuk tanah yang diperoleh dalam b. kerja sama dengan Bank Tanah. diperpanjang berlaku selama 2 (dua) tahun
pelaksanaan KKPR. (2) Pengajuan permohonan perpanjangan KKPR untuk dan tidak dapat diajukan perpanjangan kembali
kegiatan berusaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) serta tidak dapat lagi mengajukan kerja sama
huruf a dilakukan paling cepat 3 (tiga) bulan sebelum dengan Bank Tanah.
Pasal 18
berakhirnya KKPR. (8) Kerja sama dengan Bank Tanah sebagaimana
Dalam hal pemohon KKPR untuk kegiatan berusaha belum
(3) Pengajuan kerja sama dengan Bank Tanah dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan sesuai
memperoleh tanah untuk kegiatan berusahanya sebagaimana
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan dengan ketentuan peraturan perundang-
dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1), KKPR berlaku untuk jangka
paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum berakhirnya undangan.
waktu 3 (tiga) tahun.
KKPR. (9) Dalam hal pemohon prioritas KKPR untuk
(4) Dalam hal dilakukan kerja sama dengan Bank Tanah kegiatan berusaha tidak mengajukan
Pasal 19 sebagaimana dimaksud pada ayat (3) maka KKPR
Dalam hal pemohon KKPR untuk kegiatan berusaha telah permohonan perpanjangan KKPR untuk
dimutakhirkan. kegiatan berusaha sebelum jangka waktu KKPR
memperoleh tanah untuk kegiatan berusahanya sebagaimana (5) Perpanjangan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat
dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1), masa berlaku KKPR berakhir atau jangka waktu perpanjangan KKPR
(1) huruf a hanya dapat dilakukan apabila perolehan sebagaimana dimaksud ayat (7) berakhir maka
mengikuti jangka waktu penguasaan atas tanah yang telah tanah telah mencapai sekurang-kurangnya 30% dari
diperoleh oleh pemohon serta sesuai dengan luasan tanah terhadap tanah yang belum diperoleh dapat
luasan tanah yang disetujui dalam satu hamparan dimohonkan KKPR untuk kegiatan berusaha oleh
yang diperoleh dan disetujui dalam KKPR. sesuai dengan penilaian dari kantor pertanahan. pemohon yang lain.

20
Rapermen KKPR: Ketentuan Penguasaan Tanah dalam KKPR untuk Kegiatan
Berusaha

Kewajiban Pemegang KKPR yang Belum Memperoleh Tanah Pengajuan Permohonan KKPR pada Lokasi
Pemegang KKPR yang Belum Memperoleh Tanah
Pasal 21
(1) Setelah diterbitkannya KKPR yang belum memperoleh (4) Pemegang KKPR wajib menghormati Pasal 22
tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) , kepentingan pihak lain atas tanah yang (1) Terhadap lokasi yang telah diterbitkan KKPR kegiatan
pemegang KKPR harus membebaskan tanah dari hak dan belum dibebaskan sebagaimana dimaksud
berusaha untuk pelaku usaha yang belum
kepentingan pihak lain berdasarkan kesepakatan dengan pada ayat (2), tidak menutup atau
memperoleh tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal
pemegang hak atau pihak yang mempunyai kepentingan mengurangi aksesibilitas masyarakat di
tersebut dengan cara jual beli, pemberian ganti kerugian, sekitar lokasi, dan menjaga serta 17 ayat (1) dapat diajukan permohonan KKPR oleh:
konsolidasi tanah, atau cara lain sesuai dengan ketentuan melindungi kepentingan umum. a. pemilik tanah; dan/atau
peraturan perundang-undangan. b. pemohon KKPR kegiatan berusaha di ruang bawah
(5) Pemegang KKPR wajib melaporkan secara tanah atau ruang atas tanah.
(2) Sebelum tanah yang bersangkutan dibebaskan oleh berkala setiap 3 (tiga) bulan kepada
pemegang KKPR semua hak atau kepentingan pihak lain kepala kantor pertanahan mengenai (2) Permohonan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat
yang sudah ada hak atas tanah yang bersangkutan tidak perolehan tanah yang sudah dilaksanakan (1) huruf a dilakukan dengan ketentuan:
berkurang dan tetap diakui haknya, termasuk kewenangan berdasarkan KKPR dan pelaksanaan a. sesuai dengan informasi penguasaan tanah
yang menurut hukum dipunyai oleh pemegang hak atas penggunaan tanah tersebut.
sebagaimana dimuat dalam pertimbangan teknis
tanah untuk memperoleh tanda bukti hak (sertipikat), dan
kewenangan untuk menggunakan dan memanfaatkan
pertanahan; dan
(6) Tanah yang telah diperoleh dalam
tanahnya bagi keperluan pribadi atau usahanya sesuai jangka waktu 3 (tiga) tahun masa berlaku b. KKPR yang diajukan tidak melebihi luas tanah yang
dengan rencana tata ruang yang berlaku, serta kewenangan KKPR wajib didaftarkan kepada kantor dimilikinya.
untuk mengalihkannya kepada pihak lain. pertanahan paling lambat 1 (satu) tahun
setelah berakhirnya KKPR. (3) Permohonan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
(3) Kewenangan untuk mengalihkan hak kepada pihak lain huruf b dilakukan sesuai dengan informasi
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan pada (7) Kantor pertanahan melakukan penguasaan tanah sebagaimana dimuat dalam
lokasi yang telah ditetapkan KKPR berdasarkan itikad baik, pengecekan berkala setiap 3 (tiga) bulan pertimbangan teknis pertanahan.
yang diprioritaskan kepada: atau sewaktu-waktu jika diperlukan
a. pemegang KKPR; dan/atau terhadap pelaksanaan perolehan tanah
b. Bank Tanah berdasarkan kerja sama dengan pemegang oleh pemegang KKPR sebagaimana
KKPR. dimaksud pada ayat (1).

21
Rapermen KKPR: Pencatatan, Pengadministrasian dan Pemutakhiran Data

Pasal 69

(1) Menteri, gubernur, bupati, dan wali kota melakukan pencatatan, pengadministrasian, dan
pemutakhiran data lokasi KKPR sesuai kewenangannya.

(2) Gubernur, bupati, dan wali kota wajib melaporkan pencatatan, pengadministrasian, dan
pemutakhiran data lokasi KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) secara berkala sebelum tanggal
10 (sepuluh) setiap bulannya kepada Lembaga OSS dan Menteri atau sewaktu-waktu apabila diminta.

22
KKPR dalam Kegiatan Nonberusaha
SISTEM ELEKTRONIK ATR

Pendaftaran/
Pembayaran
PNBP
Apakah RDTR Penilaian KKPR
Melihat Informasi
tersedia?
(Self Assessed) RDTR
Masyarakat* mengajukan permohonan KKPR INTERAKTIF
*Masyarakat adalah masyarakat non-berusaha
Cek Lokasi dan pemohon PSN non-badan usaha
GIS Berlokasi di dalam
TARU GISTARU
KEK/KI/KP yang
Satupeta.KKP Koordinat lokasi kegiatan telah memiliki HPL?
Satu Kebutuhan luas lahan kegiatan
peta. Cek Risiko Konfirmasi
KKP
• KBLI-Risiko Informasi penguasaan tanah KKPR
• Negative Informasi jenis kegiatan RTRWN
List Daerah (KBLI 5 digit) RTR KSN
SPI RTRWP
(SUBSISTEM • Kegiatan Rencana jml. lantai bangunan
PELAYANAN
RTRWK
INFORMASI)
lainnya (RTRL,
Rencana luas lantai bangunan RZ KAW,
RZ KSN/T, GISTARU
Satupeta.KKP
RZWP3K)
Kegiatan Nonberusaha (Pasal 24 Rapermen KKPR)

KKPR untuk kegiatan nonberusaha meliputi: Pengecekan RTR & Pertek Persetujuan Perizinan
a. kegiatan pemanfaatan ruang untuk rumah tinggal pribadi, tempat untuk Persetujuan KKPR KKPR Non-Berusaha**
peribadatan, yayasan sosial, yayasan keagamaan, yayasan
pendidikan, atau yayasan kemanusiaan;
b. kegiatan pemanfaatan ruang yang tidak bersifat strategis nasional ATR/BPN: Wilayah Darat
KKP: Wilayah Perairan/Laut
yang dibiayai oleh APBN atau APBD; dan **Yang dipersyaratkan
c. kegiatan pemanfaatan ruang yang merupakan pelaksanaan UU sektor
tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dibiayai dari perseroan
terbatas atau CSR.

PP No. 21/2021: Pasal 116-135, Pasal 135-143 23


KKPR untuk Kegiatan yang Bersifat Strategis Nasional

Pendaftaran/ Penilaian berdasarkan Rekomendasi


Apakah RTR asas penataan ruang
Melihat Informasi Pembayaran KKPR
PNBP tersedia? & Pertek (offline)
(Self Assessed)

ATR/BPN: Wilayah Darat


Cek Lokasi Menteri/Kepala Lembaga/Gubernur/ Bupati/Wali Kota KKP: Wilayah Perairan/Laut
GIS
TARU GISTARU mengajukan Permohonan KKPR untuk Kegiatan yang
Satupeta.KKP Bersifat Strategis Nasional
Satu
Cek Risiko
SISTEM ELEKTRONIK ATR
peta.
KKP
• KBLI-Risiko Koordinat lokasi
• Negative Kebutuhan luas lahan kegiatan
List Daerah Apakah RDTR Konfirmasi
SPI Informasi penguasaan tanah Penilaian KKPR
• Kegiatan
tersedia? KKPR
(SUBSISTEM
PELAYANAN (by system)
INFORMASI)
lainnya Informasi jenis kegiatan (KBLI 5 digit) RDTR
INTERAKTIF
Rencana jumlah lantai bangunan* Namun
Rencana luas lantai bangunan* tersedia RTR
lainnya selain
Dokumen prastudi kelayakan RDTR

Rencana teknis bangunan/rencana induk kawasan RTRWN


▪ Kegiatan bersifat RTR KSN
strategis nasional RTRWP Penilaian RTR &
▪ Bank Tanah RTRWK Persetujuan
▪ Kawasan/tanah yang *hanya diperlukan apabila dilakukan pembangunan (RTRL, Pertek untuk KKPR
(by system)
akan diberikan HPL gedung RZ KAW, Persetujuan KKPR
untuk kegiatan RZ KSN/T,
strategis nasional
RZWP3K)
ATR/BPN: Wilayah Darat
KKP: Wilayah Perairan/Laut

PP No. 21/2021: Pasal 136-143 24


Lampiran Format Konfirmasi KKPR
Untuk Kegiatan Berusaha

2
Rapermen KKPR: Lampiran Format Konfirmasi KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Berusaha

26
Lampiran Format Persetujuan KKPR
Untuk Kegiatan Berusaha (Penilaian Manual)

2
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Berusaha (Penilaian Manual)

28
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Pemerintah Daerah
untuk Kegiatan Berusaha (Penilaian Manual)

29
Lampiran Format Persetujuan KKPR
Untuk Kegiatan Berusaha (Penerbitan Otomatis)

30
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Berusaha (Penerbitan Otomatis)

31
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Pemerintah Daerah
untuk Kegiatan Berusaha (Penerbitan Otomatis)

32
Lampiran Format Konfirmasi KKPR
Untuk Kegiatan Nonberusaha

33
Rapermen KKPR: Lampiran Format Konfirmasi KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Nonberusaha

34
Rapermen KKPR: Lampiran Format Konfirmasi KKPR Pemerintah Daerah untuk
Kegiatan Nonberusaha

35
Lampiran Format Persetujuan KKPR
Untuk Kegiatan Nonberusaha

36
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Menteri ATR/BPN untuk
Kegiatan Nonberusaha

37
Rapermen KKPR: Lampiran Format Persetujuan KKPR Pemerintah Daerah
untuk Kegiatan Nonberusaha

38
Rapermen Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang:
Forum Penataan Ruang untuk Mendukung Inklusivitas Masyarakat
Rapermen Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang (Pasal 10-12)
Keanggotaan Forum di Daerah: Keanggotaan berlaku 5 (lima) tahun sejak
ditetapkan, dan dapat dievaluasi sewaktu-
(1) Anggota Ex-officio instansi vertikal waktu dan diganti berdasarkan permintaan
bidang pertanahan dan perangkat atau penunjukkan oleh gubernur, bupati, atau
daerah wali kota
(2) Anggota Asosiasi Profesi ditunjuk
oleh Ketua Asosiasi Profesi atas Keanggotaan Berakhir Apabila Anggota:
permintaan gubernur, bupati, atau
Perangkat wali kota. a. Meninggal dunia
Daerah Tokoh (3) Anggota Asosiasi Akademisi b. Mengundurkan diri
Instansi Masyarakat ditunjuk oleh Ketua Asosiasi c. Keanggotaannya dicabut
Pertanahan
Akademisi atas permintaan
gubernur, bupati, atau wali kota. Anggota Forum Paling Sedikit Memiliki
(4) Tokoh Masyarakat ditunjuk oleh Pemahaman Terhadap:
gubernur, bupati, atau wali kota.
a. Kondisi dan permasalahan pembangunan
Apabila tidak terdapat Asosiasi Profesi setempat;
Asosiasi Asosiasi dan/atau Asosiasi Akademisi di daerah,
Profesi b. Potensi pengembangan wilayah setempat;
Akademisi anggota Forum dapat berasal dari Asosiasi dan
dari daerah lain. c. Kondisi sosial dan budaya Masyarakat
setempat.

39
Rapermen Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang:
Struktur Organisasi Forum Penataan Ruang (Pasal 15 – 20)
Struktur Organisasi • Dalam melaksanakan tugasnya, Forum di daerah dibantu oleh
Forum Penataan Ruang Daerah Sekretariat Forum

Ketua • Apabila Forum di daerah memerlukan kajian lebih mendalam


terkait penyelesaian penyelenggaraan penataan ruang, Forum
Dijabat oleh dapat membentuk kelompok kerja
Sekretaris Daerah
• Sekretariat Forum di daerah secara ex-officio dilaksanakan oleh
Wakil Ketua perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di
bidang penataan ruang
Dijabat oleh
Perwakilan Asosiasi Profesi atau Asosiasi Akademisi • Dalam hal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi,
Kabupaten, atau Kota yang menyelenggarakan urusan di bidang
Sekretaris penataan ruang menjadi satu dengan bidang pekerjaan
umum, maka:
Dijabat oleh
Kepala Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang
• Sekretaris Forum dijabat oleh Kepala Perangkat Daerah
penataan ruang
yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
pekerjaan umum dan penataan ruang
Anggota • Anggota Forum berasal dari unsur perangkat daerah yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan
Kepala Perangkat Daerah di bidang: umum ditiadakan
1. Kelautan 5. Pertanian
2. Perencanaan Pembangunan Daerah 6. Kehutanan • Pembentukan, susunan organisasi, personalia, dan tata kerja
3. Pekerjaan Umum 7. Lingkungan hidup Sekretariat Forum Penataan Ruang di daerah diatur lebih lanjut
4. Energi dan Sumber Daya Mineral 8. Badan pertahanan Nasional oleh ketua Forum Penataan Ruang di daerah

40
TERIMA KASIH
Direktorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional
Ketentuan KKPR dalam Masa Transisi: Pendelegasian Kewenangan
Penerbitan KKPR di Daerah

Dalam masa transisi, Menteri ATR/BPN telah


mengeluarkan Surat Edaran No. 4/SE-
PF.01/III/2021 tanggal 17 Maret 2021 kepada
Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk mengatur
tata cara penerbitan KKPR secara non-elektronik
yang digunakan sampai dengan OSS/sistem
elektronik siap.

Menteri ATR/BPN mendelegasikan kewenangan


penerbitan PKKPR untuk kegiatan berusaha dan
penerbitan KKPR untuk kegiatan nonberusaha
secara non-elektronik kepada Gubernur, Bupati,
dan Walikota.

Pendelegasian ini tidak mengurangi kewenangan


Menteri dalam penerbitan KKPR.

42
Ketentuan KKPR dalam Masa Transisi:Penerbitan KKPR Melalui Perizinan
Pemanfaatan Ruang yang Berlaku di Daerah Selama Ini

Menteri ATR/BPN telah mengeluarkan Surat


Edaran No. 9/SE-PF.01/V/2021 tanggal 4 Mei
2021 kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk
mengatur operasionalisasi penyelenggaraan
layanan penerbitan KKPR sebelum Sistem OSS
versi Risk Based Approach (RBA) berjalan efektif
dengan ketentuan sebagai berikut:

• Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota


dapat memproses permohonan perizinan
berusaha berdasarkan perizinan pemanfaatan
ruang yang berlaku di daerah selama ini

• Pemrosesan permohonan yang dimaksud di atas


berlaku sampai dengan Sistem OSS versi Risk
Based Approach (RBA) berjalan efektif.

43

Anda mungkin juga menyukai