0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
49 tayangan4 halaman

Laporan Kinerja IGD RSIA Putri Surabaya

Laporan kerja Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ibu & Anak Putri Surabaya bulan Januari 2017 menunjukkan pencapaian target di bawah 100% untuk sertifikasi perawat dan bidan, serta belum tersedianya tim penanggulangan bencana. Laporan ini menyarankan pelatihan BLS bagi tenaga kesehatan dan penambahan sarana prasarana serta SDM.

Diunggah oleh

deffy lettyzia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
49 tayangan4 halaman

Laporan Kinerja IGD RSIA Putri Surabaya

Laporan kerja Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ibu & Anak Putri Surabaya bulan Januari 2017 menunjukkan pencapaian target di bawah 100% untuk sertifikasi perawat dan bidan, serta belum tersedianya tim penanggulangan bencana. Laporan ini menyarankan pelatihan BLS bagi tenaga kesehatan dan penambahan sarana prasarana serta SDM.

Diunggah oleh

deffy lettyzia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN KERJA

JANUARI 2017
INSTALASI GAWAT DARURAT

RUMAH SAKIT IBU & ANAK PUTRI


SURABAYA
2017
I. Pencapaian Indikator Mutu

No. Jenis kegiatan Target Januari Keterangan

1. Kemampuan menangani life 100% 100%


saving anak dan dewasa

2. Jam buka pelayanan gawat 100% 100%


darurat 24 jam

3. Semua pemberi pelayanan 100% 50% Seluruh perawat / bidan


gawat darurat memiliki yang bertugas di IGD
sertifikat yg masih berlaku
belum memiliki sertifikat
( BLS/ ALS /ATLS/ ACLS )
BLS/ ALS
4. Memiliki 1 tim 100% 0
penanggulangan bencana

5. Waktu tanggap pelayanan 100% 100%


dokter di gawat darurat <5
menit setelah pasien datang

6. Kepuasaan pelanggan >70% 90%

7 Kematian pasien <24 jam < 0 0


dua per seribu ( pindah ke
pelayanan rawat inap setelah
8 jam )

8 Tidak adanya pasien yang 0 0


harus membayar uang muka

Evaluasi :
- Perawat dan bidan yang bertugas di IGD masih belum memiliki sertifikat BLS / ALS,
mengusulkan ke bagian diklat untuk diadakan pelatihan BLS
II. Cakupan Pasien

No. Jenis kegiatan Target Januari Keterangan

2017
1. Cakupan pasien IGD 785 69

2. Jumlah pasien True - 13


Emergency

3. Jumlah pasien False - 53


Emergency

III. Sdm Di IGD

No Pola ketenagaan Pendidikan SDM Pelatihan Keterangan


Yang Ada
1 Ka IGD S. Ked 1 Tidak ada
pelatihan Bidan Pelaksana
2 Dokter IGD S. Ked 4 Tidak ada dan Perawat
pelatihan Pelaksana di
3 PJ IGD D3 Keb 1 Tidak ada IGD masih
pelatihan dirangkap
3 Bidan Pelaksana D3 Keb 1 Tidak ada Perawat Rawat
pelatihan Jalan
4 Perawat Pelaksana D3 Kep 2 Tidak ada
pelatihan

Evaluasi :
- Dikarenakan SDM perawat / bidan yang terbatas, dan jadwal praktek dokter anak dan
dokter obgyn di jam yang sama, apabila ada pasien IGD datang di jam yang sama,
masih kesulitan untuk mencari asisten perawat IGD
- Solusi nya meminjam SDM di unit lain, tetapi unit lain juga masih susah untuk
membantu IGD dikarenakan pasien penuh

IV. Sarana Dan Prasarana


1. Mengusulkan trolly emergency / emergency kit untuk di IGD
2. Stetoscope dewasa belum memiliki, sudah diusulkan di program kerja 2017,
tetapi tidak di realisasikan

V. Usulan
1. Permintaan alat yang telah diajukan dalam program kerja 2017 mohon segera
direalisasikan karena untuk lancarnya proses pelayanan.
2. Mengusulkan penambahan SDM perawat / bidan di IGD
3. Meminta diadakan pelatihan BLS untuk bidan / perawat di IGD karena masih
belum memiliki sertifikat pelatihan BLS

Surabaya, 4 Februari 2017


Ka Instalasi Gawat Darurat

dr. Deffy Lettyzia R

Mengetahui,
Direktur RSIA Putri Surabaya

dr. Herminiati, HB, MARS

Anda mungkin juga menyukai