Anda di halaman 1dari 25

landform

Bentuklahan Fluvial
Created by : Tim Asisten Geomorfologi Dasar 2006

BENTUKLAHAN FLUVIAL
Semua bentuklahan yang terjadi akibat adanya proses aliran air baik yang terkonsentrasi yang berupa aliran sungai maupun yang tidak terkonsentrasi yang berupa limpasan permukaan.

BENTUKLAHAN FLUVIAL

SUNGAI adalah permukaan air yang mengalir mengikuti bentuk salurannya.

Sistem Fluvial

Air, muatan dasar sungai, jenis dan kekasaran dasar saluran, geometri saluran

Proses : Erosi, transportasi, deposisi

Bentuklahan asal fluvial

Sistem Fluvial

Zone 1: Area of Erosion Didominasi proses erosi Zone 2: Area of Transfer Didominasi proses transport sediment Zone 3: Area of Deposition Didominasi oleh proses deposisi

Sistem Fluvial
3 aktivitas Sungai :
1.Erosi
Lepasnya material dasar dari tebing sungai
Hasil Erosi tebing sungai

2.Transportasi
Terangkutnya material hasil erosi, dengan cara terbawa dalam larutan, melompat, menggelinding

Deposisi Transport sedimen

3. Deposisi

Akumulasi material hasil transportasi pada dasar sungai, dataran banjir atau pada tubuh air yang lain

Sediment transport in a river


Bentuk pengangkutan sedimen
muatan dasar muatan suspensi muatan terlarut muatan mengapung

Proses pengangkutan sedimen


muatan dasar, berpindah secara : berguling (rolling) bergeser (shifting) melompat (saltation)

muatan suspensi, bergerak secara melayang pada aliran sungai

BENTUKLAHAN FLUVIAL
Aluvial channel

Ada 3 tipe dasar saluran aluvial :


1. Sinousitas adalah rasio panjang saluran terhadap panjang lembah sungai. Sinousity : 1 1.4 >3 : Lurus : Arah sungai sangat berkelok 1.5 3 : Bermeander

BENTUKLAHAN FLUVIAL

BENTUKLAHAN FLUVIAL
2. Braiding. Saluran terpecah oleh munculnya pulau-pulau kecil atau bars yang merupakan akumulasi sedimen. Pulau kecil bervegetasi relatif stabil, bars relatif tidak stabil, umumnya bermaterial pasiran gravel.

BENTUKLAHAN FLUVIAL
Braiding

BENTUKLAHAN FLUVIAL 3. Anastomosing Memiliki kenampakan yang mirip dengan braiding, namun pada saluran yang tidak berhubungan dipisahkan oleh bedrock atau aluvium yang stabil. Saluran anastomosing mencerminkan proses erosional sungai terhadap material yang resisten.

Bentuklahan asal fluvial


Didominasi proses Erosi
Teras Deposisional Teras Batuan Dasar

Didominasi proses Sedimentasi Sedimentasi Horisontal Sedimentasi Vertikal


Dataran Aluvial Dataran Banjir Rawa Belakang Kipas Aluvial Dataran Aluvial Pantai Delta Tanggul Sungai Gosong Sungai Gosong Sungai Lengkung Dalam Danau Tapal Kuda Meander Terpenggal (Scar) Dasar Sungai Mati

Contoh bentukan dominasi proses erosi

Teras Deposisional

Contoh bentukan dominasi proses erosi


Teras Batuan Dasar
Penampang memanjang sungai tidak beraturan, terkontrol oleh struktur geologi, misal : munculnya air terjun, Plunge pools (hasil erosi bagian dasar air terjun

Lower Yellowstone Falls, WY Courtesy of Lindsay Masters

Contoh bentukan dominasi proses erosi


Teras Batuan Dasar

Incised meander Terbentuk hasil erosi air sungai pada batu sedimen berlapis horisontal

Contoh Pengendapan ke arah Horisontal

Cut Banks

Point Bars

Contoh Pengendapan ke arah Horisontal

Alluvial fan tersusun oleh sedimen, permukaannya menyerupai kerucut yang melebar kearah lereng bawah dari titik didepan pegunungan

Alluvial Fans - Brodeur Peninsula, Baffin Island, Canada.

Contoh Pengendapan ke arah Horisontal


Kenampakan delta pada citra satelit

Contoh Pengendapan ke arah Vertikal

Teras sungai

Oxbow lake

Contoh Pengendapan ke arah Vertikal

Danau Tapal Kuda

Contoh Pengendapan ke arah Vertikal

Gosong Sungai

Gosong Sungai Lengkung dalam (Point Bar)

Visualisasi bentuklahan asal fluvial


Sediment transport in a river Fluvial Process Meander Stream Floodplain and Terraces Oxbow Lake

Geomorfologi Dasar