Anda di halaman 1dari 2

Kompas Geologi

Kompas adalah alat navigasi untuk mencari arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan, maka kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah. Di dalam Geologi kompas terdapat 2 macam, yaitu Tipe Azimuth dan tipe kuadran. Kebanyakan orang indonesia memakai kompas tipe azimuth, dibawah merupakan penampakan kompas azimuth

Bagian bagiannya terdapat : Jarum Magnet : Jarum magnet pada kompas selalu menunjukkan arah utara. Bull's eye level : Kalo di bahasa indonesiakan level mata sapi. Fungsinyadigunakan dalam menentukan kedataran kompas geologi saat melakukanpengukuran strike dan trend. Clinometer level : Fungsinya digunakan dalam menentukan kedatarankompas geologi saat melakukan pengukuran dip dan plunge. Clinometer scale : skala yang digunakan saat melakukan dipdan pengukuran plunge. Index pin : penunjuk 0 derajat pada kompas geologi. Bagian ini dapat diputar-putar sesuai kebutuhan, tetapi biasanya di arahkan ke arah Utara. Small sight dan large sight : Fungsinya digunakan untuk melakukan penembakan menggunakan kompas geologi supaya yang kita bidik tepat lurus dengan kita Graduate Circle : Digunakan untuk mengatur horizontal atau tidaknya kompas yang sedang kita gunakan. Dengan cara memposisika gelembung air pada nifo tabung dan nifo mata sapi berada di tengah-tengah. Lengan bidik : Adalah bagian yang hitam panjang, biasanya digunakan untuk menunjukan arah strike. Tombol pengunci : Menjaga agar jarum magnet penunjuk arah tidak bergerak. Benang : Sebagai penentu tepat atau tidaknya benda yang kita bidik. Nifo tabung : Sebagai penentu horizontal atau tidaknya kompas. Digunakan pada pengukur DIP. Nifo mata sapi : sama seperti nifo tabung, namun digunakan pada pengukuran strike. Skala luar : Skala dari 0* sampai 360*. Digunakan pada pengukuran strike. Skala dalam : Skala dari 0* sampai 90*. Digunakan pada pengukuran DIP Adjusting screw: berupa skrup sebagai penggerak lingkaran pembagian derajat. Axial Line: Merupakan garis sumbu penyearah objek.

Palu geologi terdiri dari 2 macam, yaitu

Merupakan tipe palu yang mana memiliki salah satu bagian yang runcing. Palu tipe ini biasanya digunakan untuk tipe batuan yang keras atau padat (massif) misalnya pada batuan beku dan batuan metamorf.

Merupakan tipe palu yang mana memiliki salah satu bagian yang pipih, bias di gunakan untuk megait perlapisan pada batuan untuk mengait perlapisan pada batuan. Palu tipe ini biasanya di gunakan untuk tipe yang lunak misalnya pada batuan sedimen.

Windaputrianggraenio2@yahoo.com