Anda di halaman 1dari 18

Simulasi Kasus

Faringitis Akut
Oleh Jenny Hendriana T I1A006022

FARINGITIS AKUT
Keradangan akut mukosa faring dan jaringan limfoid di dinding faring Radang tenggorok

ETIOLOGI Virus (rhinovirus, adenovirus, parainfluenza, dll) Bakteri (Streptococcus -hemolytic grup A, Corynebacterium diphtheriae, Hemophilus influenzae, dll) Jamur (Candida)

PENYEBARAN : droplet infeksi PATOLOGI Stadium awal hiperemi udem sekresi serous mukoid kering dan melekat pada dinding faring

GAMBARAN KLINIS Demam atau menggigil Nyeri menelan Faring posterior merah dan bengkak Terdapat folikel bereksudat dan purulen di dinding faring Mungkin batuk Pembesaran kelenjar getah bening leher bagian anterior Tidak mau makan / menelan Onset mendadak dari nyeri tenggorokan Malaise Anoreksia

PEMERIKSAAN Mukosa faring tampak merah, udem terutama didaerah lateral band Granula-granula membesar Eksudat menebal batuk Pembesaran kelenjar regional dileher dan sedikit nyeri tekan DIAGNOSA : berdasarkan gejala dan tanda

KOMPLIKASI Jarang, bila daya tahan tubuh baik Penjalaran dapat terjadi:
Atas : OMA Depan : rinitis akut, sinusitis akut Bawah : laringitis trakeitis dst Sistemik : bakteriemi, septikemi, subakut endokarditis

TERAPI Self limiting Simptomatis Antibiotika

Simulasi Kasus
Tn. Gunawan, 27 tahun, pekerjaan konsultan perusahaan desain bangunan, alamat Jalan Gatot Subroto Gang V RT. 12 No. 90 Banjarmasin, datang ke klinik dengan keluhan sakit menelan. Sejak 2 hari lalu, sakit menelan sudah dirasakan, tetapi waktu itu masih bisa ditahan, sekarang nyerinya sakit sekali, sehingga tidak mau makan. Batuk berdahak juga mulai 3 hari lalu, dahak kental kekuningan. Hidung tersumbat bila malam, dan susah tidur. Kalau pagi nyeri tenggorokannya terasa sekali. Badan demam tinggi mulai 3 hari yang lalu, biasanya turun diberi sirup sanmol, sekarang sudah tidak mau turun lagi. Suara menjadi agak serak.

Pemeriksaan Fisik
TD : 110/70 mmHg Nadi : 90 kali/menit Respirasi : 28 kali/menit Suhu : 390C Hidung : Hiperemi dan edema konka nasalis Faring : Hiperemi dan sekret kental kuning di dinding faring, tidak ada membran Leher : Pembesaran kelenjar limfe submandibularis, nyeri tekan ringan Thorak, abdomen, dan ekstremitas dalam batas normal.

Diagnosis

Faringitis Akut

Tujuan Pengobatan
1. untuk menghilangkan infeksi, menurunkan insidensi relaps, dan mecegah komplikasi. 2. untuk menghilangkan dan mengobati gejala

Terapi pada Kasus


Antibiotik Analgetik dan Antipiretik Amoksisilin, Eritromisin Paracetamol, ibuprofen

Antitussif

Ambroxol, Bromheksin

Antibiotik
No. 1. 2 Uraian Nama Obat BSO (generik, paten, kekuatan) Obat Alternatif Amoksisilin Generik : Amoksisilin BSO : Kapsul 250 mg, Kaptab 500 mg Paten : Amoxil BSO : kapsul 500 (8) Obat Pilihan Eritromisin Generik : Eritromisin Kapsul/tablet: 250 mg, 500 mg Sirup: 200 mg/5 ml Dalam botol 60 ml Tetes oral: 100 mg/2,5 ml dalam botol 30 ml Paten : Erysanbe Kapsul 250-500 mg/6 jam 250 mg 3-4 x/hari

3. 4. 5. 6.

BSO yang diberikan dan alasannya Dosis referensi Dosis tersebut Frekuensi pemberian alasannya Cara pemberian Saat pemberiaan dan alasannya kasus

Kapsul 250-500 mg/8 jam 250 mg 3x/hari

dan Per oral Sebelum makan, karena absorbsinya dikurangi oleh makanan 10 hari, agar didapatkan eradikasi Per oral 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan karena penyerapan diperlambat oleh makanan 10 hari untuk menghindari

7. 8.

9.

Lama

Pemberiaan

Analgetik dan antipiretik


No. 1. 2 Uraian Nama Obat BSO yang tersedia Obat Pilihan Paracetamol Tablet:100 mg, 500 mg Sirup: 120 mg/5 ml dalam botol 60 ml Paten: Sanmol Tablet 0,5-1 gr/hari Obat Alternatif Ibuprofen Tablet: 200 mg,400 mg

3. 4.

BSO yang diberikan Dosis referensi

Tablet 1,2-2,4 gr/hari

5.
6. 7. 8. 9.

Dosis kasus
Frekuensi pemberan Cara pemberian Saat pemberiaan Lama Pemberian dan alasannya

500 mg/kali
4-6 x sehari Per oral Sebelum makan 3 hari karena simptomatis sifatnya

400 mg/kali
3-6 x sehari Per oral Sebelum atau sesudah makan 3 hari karena simptomatis sifatnya

Anti tussif
No. 1. 2 Uraian Nama Obat BSO (generik, paten, kekuatan) Obat Pilihan Ambroksol Generik : Ambroksol BSO : Sirup 30 mg/5 ml, tablet 30 mg Paten : Epexol BSO : sirup 30 mg/5 ml, tablet 30 mg Sirup 30 mg, 3x/hari 30 mg Obat Alternatif Bromheksin Generik : Paten : Bisolvon BSO : Sirup 10 mg/5 ml, kapsul 8 mg

3. 4. 5.

BSO yang diberikan Dosis referensi Dosis kasus

Sirup 8-16 mg, 3-4x/hari 10 mg

6.
7. 8. 9.

Frekuensi pemberan
Cara pemberian Saat pemberiaan Lama Pemberian dan alasannya

3 x sehari
Per oral Sebelum makan 3 hari karena simptomatis sifatnya

3 x sehari
Per oral Sebelum makan 3 hari karena simptomatis sifatnya

dr. Jenny SIP.0124/08/2006 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl. Gatot Subroto III 10A/35 Banjarmasin Telp.(0511) 23032 Praktek : Jl A. Yani Km 7 No 14 Banjarmasin Telp.(0511) 241104 Banjarmasin, 6 Oktober 2012 No XXX

Resep Rasional (Obat Pilihan)

R/ Amoksisilin cap 250 mg S t.d.d cap I ac (o.8.h) R/ Paracetamol tab 500 mg S prn q.d.d tab I ac (febris)

No XII

R/ Ambroxol tab 30 mg S prn t.d.d tab 1 ac (tussif)

No XII

Pro : Tn. Gunawan Umur : 27 tahun Alamat : Jl. Gatot Subroto Gg.V Rt.12 No.90 Banjarmasin

dr. Jenny SIP.0124/08/2006 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl. Gatot Subroto III 10A/35 Banjarmasin Telp.(0511) 23032 Praktek : Jl A. Yani Km 7 No 14 Banjarmasin Telp.(0511) 241104 Banjarmasin, 6 Oktober 2012 No XXXX

Resep Rasional (Obat Alternatif)

R/ Eritromisin cap 250 mg S q.d.d cap I ac (o.6.h) R/ Ibuprofen tab 400 mg S prn t.d.d tab I ac (febris)

No X

R/ Bisolvon syr 120 mg S prn t.d.d 2 cth ac (tussif)

Lag Ii

Pro : Tn. Gunawan Umur : 27 tahun Alamat : Jl. Gatot Subroto Gg.V Rt.12 No.90 Banjarmasin