Anda di halaman 1dari 36

PRAKTIKUM

Karbohidrat
Terdiri dari: Monosakarida : Buah Manis Disakarida : Jenis Gula dan Madu Polisakarida : Beras dan Singkong

Available

: monosakarida dan disakarida

Nonavailable : polisakarida

Protein
Berdasarkan sumbernya Hewani : berasal dari hewan seperti telur, daging, ikan dsb Nabati : berasal dari tumbuhan seperti tahu dan tempe

Lemak
Visible Fat Kelapa Invisible fat : Mentega, Margarin, Minyak

: Kelapa, kacang tanah, kemiri

Penggolongan lemak
Unsaturated Fat Saturated Fat

Sumber Vitamin dan Mineral


Caroten Zat besi Kalsium Vit. B1 Vit C : Wortel, bayam, kangkung : hati sapi : ikan teri, susu : kacang kedelai, kuning telur : Jeruk, Bayam

PRAKTIKUM

II

Penggolongan
Kelompok Bahan Makanan Penghasil Energi Kelompok Bahan makanan Zat Pembangun Kelompok Bahan makanan Zat Pengatur/Pelindung

Kelompok Bahan Makanan Penghasil Energi


Hidrat Arang Protein Lemak

Kelompok Bahan makanan Zat Pembangun


Protein Mineral Air

Kelompok Bahan makanan Zat Pengatur/Pelindung


Vitamin Mineral Protein Air

Protein Sparing Action


Efek penghematan protein sebagai sumber energi dengan cara kombinasi berupa pengkombinasian protein dengan karbohidrat Misalnya: Telur + Mie Telur + Roti Telur + Nasi

PRAKTIKUM

III

Rumus Penghitungan Nilai Gizi


Berat bersih : Berat Bahan x BYDD 100 Nilai Gizi : Berat bersih x DABM 100 DABM : Daftar Analisis Bahan Makanan BYDD : Berat Yang Dapat Ditimbang

Contoh
Biskuit 250 gr, DABM Protein = 6,9 gram dan BYDD = 100 Penyelesaian: Neto = 250 x 100 = 250 gr 100 NG = 250 x 6,9 = 17,25 gr 100 Jadi, Energi Protein yang dikandung oleh 250 gr biskuit adalah 17,25 gr.

PRAKTIKUM

IV

Pendahuluan
Satuan penukar golongan bahan makanan dimana antara satu dengan yang lain dapat saling menukar tetapi fungsinya tetap sama Contohnya : beras diganti dengan kentang (sumber HA) Menentukan satuan penukar : pada tabel URT tercantum nasi 100 gr = gelas

Contoh soal
Berapa satuan penukar (SP) untuk 100 gr kentang? Penyelesaian: Dalam satuan penukar mengandung 175 kkal, 4 gr protein, 40 gr HA SP = 100 g x 2 bj sdg = 1 bj sdg 200 g

Kandungan gizinya
Energi = 100 g x 175 kkal = 87,5 kkal 200 g Protein = 100 g x 4 g = 2 gr 200 g HA = 100 g x 40 g = 20 gr 200 g

Terdiri dari 7 golongan


Golongan I : Bahan Makanan Sumber HA Satu satuan penukar mengandung 175 kkal, 4 gr protein, dan 40 gr HA Golongan II : Bahan Makanan Sumber Protein Hewani Satu satuan penukar mengandung 95 kkal, 10 gr protein, dan 6 gr lemak Golongan III : Bahan Makanan Sumber Protein Nabati Satu satuan penukar mengandung 80 kkal, 6 gr protein, 3 gr lemak, 8 gr HA

Golongan IV : Sayuran Satu satuan penukar mengandung 50 kkal, 3 gr protein, dan 10 gr HA (golongan B, sementara golongan A tidak diperhitungkan) Golongan V : Buah-buahan Satu satuan penukar mengandung 40 kkal, 10 gr HA Golongan VI : Susu Satu satuan penukar mengandung 110 kkal, 7 gr protein, 9 gr HA dan 7 gr lemak Golongan VII : Minyak Satu satuan penukar mengandung 45 kkal, 5 gr lemak

Contoh Soal..
Diketahui 1 gelas nasi (nasi = 2 x beras) Ditanyakan: Berapa satuan penukar untuk 40 gr beras? = 140 gr = 70 gr beras

Penyelesaian: Didaftar URT tertulis, nasi 100 gr = gelas Satuan penukar = = 80 g x 3 gls = 24 = 3 gls 100 4 40 5 80 gr nasi didapatkan dari 40 gr beras x 2

Energi = 80 g x 175 kkal = 140 kkal 100 g Protein = 80g x 4 g = 3,2 gr 100 g HA = 80 g x 40 g = 32 gr 100 g

PRAKTIKUM

Faktor-faktor yang mempengaruhi menu individu


Kualitatif : kandungan zat gizi Kuantitatif : jenis kelamin, umur, BB/TB, aktivitas, hamil/menyusui, sehat/sakit.

Langkah-langkah menyusun menu


Mengukur berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) Mengklasifikasi jenis aktivitas Menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) Menghitung Berat Badan Ideal (BBI) Menghitung kebutuhan energi Menghitung kebutuhan Protein Menghitung kebutuhan lemak Menghitung kebutuhan karbohidrat Menghitung kebutuhan vitamin dan mineral ( Vit. A, Vit. B1, Vit. B2, Vit. B3, Vit. C, Ca, Fe)

Peta Ketentuan Energi Total Sesuai Jenis Aktivitas (P)


Kerja ringan : IRT, Guru, mahasiswa (30-35 kkal/kgBB/hari) Kerja sedang : tukang kayu, tukang besi (35-40 kkal/kgBB/hari) Kerja berat : Petani, Militer dalam latihan (40-45 kkal/kgBB/hari) Kerja berat sekali : Pekerja tambang batu bara, kuli bangunan (60 kkal/kgBB/hari)

Indeks Massa Tubuh (IMT)


IMT = BB/TB2 , Ket: BB dalam kg, TB dalam m IMT dalam kg/m2 IMT < 18,5 18,5 -22,9 23 - 24,9 25 - 29,9 > 30 Status Gizi Kurang Normal Overweight Obes 1 Obes 2 Resiko komorbiditas Rendah Normal Meningkat Moderat Berat

Berat Badan Ideal (BBI)


BBI = (TB-100) 10%(TB-100) kg Energi Total = BBI x P (kkal/hari) NB: Hamil, + 250 kkal Laktasi, + 500-700 kkal

Pembagian Kebutuhan
Protein = 10-15% dari E.total atau 1-1,5 gr/kgBB/hari Prot. Hewani = 1/3 x keb. Protein total Prot. Nabati = 2/3 x keb. Protein total NB: hamil + 12 gr laktasi + 12-15 gr Karbohidrat = 50-80% (65%) dari E. total

E.total = E.KH + E. Protein + E. Lemak Jadi, E.Lemak = E.tot (E.KH + E.prot) 1 gr karbohidrat = 4 kkal Vit. A = 500 RE

Vit. Dan Mineral A B1 B2 B3 C Ca

Kebutuhan

Hamil

Laktasi

500 RE 1 mg/1000kkal x E. tot 1,2 mg/1000 kkal x E.tot 8-10 mg/1000 x E.tot 60 mg/hari 400-700 mg/hari

+ 200 RE +0,2 mg +0,2 mg +0,1 mg +400 mg

+ 300-350 RE +0,3 mg +0,3-0,4 mg +0,3 mg +700 mg

FE

14-20 mg

+20 mg

+2 mg