Anda di halaman 1dari 26

CASED BASED DISCUSSION

D IA B ETES M ELLITU S TIP E


1
K ETO
A S I:Ddr.OWIRA
S IS
Pembimbing
GOTERA, Sp.PD-KEMD
D IA B
ETI
UM
PUTU
RIAK
KUSMAYANITHA
| 1002005062

ID EN TITAS PASIEN
Nama : SNI
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : 14 tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat: Jalan Mekar Jaya 2 Blok E No 20 Pemogan,

Densel.
Agama: Islam
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Pelajar
Alergi obat : Tidak ada
Tgl. MRS : 4 Januari 2015
Tgl. pemeriksaan : 4 Januari 2015

A N A M N ESIS
Keluhan utama: Mual muntah
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien mengeluh mual muntah sejak 1 hari
SMRS.
Mual dirasakan hilang timbul
Bertambah berat sehabis makan pasien
sulit minum dan makan
Disertai dengan muntah sejak pagi hari 1
hari SMRS
Pasien muntah sebanyak 7 kali dengan
volume 100 cc setiap kali muntah
Isi muntah berupa makanan bercampur
dengan air, tidak berisi darah

Pasien juga mengeluhkan perasaan

penuh dan rasa tidak nyaman di daerah


ulu hati.
Dirasakan terus menerus sepanjang
hari, terutama jika pasien makan dan
minum terlalu banyak.
Pasien menambahkan memang sering
mengalami maag sampai keluar masuk
rumah sakit. Saat ini keluhan-keluhan
ini masih dirasakan pasien.

Demam hilang timbul sejak 3 hari

yang lalu, dan memberat sejak jam 9


pagi 1 hari SMRS.
Demam dirasakan terutama pada
pagi hari dan membaik apabila sudah
minum obat dari dokter dan jamu
herbal untuk menurunkan demam.
Demam juga disertai dengan nyeri
menelan sejak 2 hari SMRS pasien
sulit makan dan minum.

Riwayat sering makan, sering minum, dan

sering terbangun saat malam hari untuk


BAK dengan frekuensi lebih dari 3 kali.
Keluhan ini disertai dengan penurunan
berat badan.
Nyeri perut (-) dan sesak nafas (-). Riwayat
batuk, pilek, dan nyeri berkemih disangkal.
Pasien bisa makan dan minum namun
hanya sedikit-sedikit.
Pasien BAK mandiri tanpa kateter, dan BAB
pasien terakhir dikatakan kemarin sore.

Riwayat penyakit sebelumnya:


Riwayat opname di rumah sakit di Jawa
selama 2 hari pada bulan Desember
2014 dengan keluhan gula darah tinggi
yaitu mencapai 500mg/dL.
Pasien juga mengatakan sering
mengalami nyeri lambung sehingga
sering bolak-balik rumah sakit.
Sedangkan riwayat sakit sistemik
lainnya seperti asma, penyakit jantung,
dan hipertensi diangkal oleh pasien.

Riwayat pengobatan:
Pemberian insulin satu kali sehari, tidak
rutin menginjeksi insulin yang telah
diberikan karena nyeri dan pemberian
insulin dianggap tidak efektif mengurangi
keluhan pasien.
Pasien cenderung menggunakan jamu
herbal (akar alang-alang, kunyit putih, dan
daun sirih merah) keluhan berkurang
Pasien tidak memiliki alat pengecekan
gula darah mandiri dan tidak melakukan
kontrol teratur ke rumah sakit atau pun
dokter.

Riwayat penyakit keluarga:


Pasien mengatakan bahwa sepupu
jauh pasien yang berusia 15 tahun
dari keluarga ibunya ada yang
mengalami keluhan yang sama
dengan pasien. Riwayat hipertensi,
kencing manis dan sakit jantung
dalam keluarga disangkal oleh pasien.

Riwayat lingkungan sosial & pribadi:


Pasien adalah seorang pelajar kelas 2
madrasah tsanawiyah di Jawa. Sebelum
pasien mengetahui penyakit kencing
manisnya, pasien beraktivitas seperti
biasa, dan tidak mengalami keluhan
yang berarti. Namun sejak opname
bulan Desember 2014, pasien sudah 1
bulan tidak bersekolah karena sakit.
Kebiasaan merokok dan minum
minuman beralkohol disangkal oleh
pasien.

P EM ER IK SA A N FISIK
Kesan sakit : Sedang
Kesadaran : Compos mentis (GCS:

E4V5M6)
Tinggi badan : 150 cm
Berat badan : 35 kg
BMI : 15,55 kg/m2
Gizi : Kurang
Tekanan darah : 100/70 mmHg
Nadi :116 kali/menit, reguler, isi cukup
Respirasi :20 kali/menit, teratur
Temp. aksila : 37,5 C

Mata

: anemis (-/-), ikterus (-/-), refleks


pupil (+/+) isokor, edema palpebra (-/-)

THT

Telinga : Daun telinga N/N, sekret tidak


ada, pendengaran tidak ada
Hidung : Hidung luar normal, sekret tidak
ada
Tenggorokan : tonsil T1/T1 hiperemis ( - ),
faring hiperemis ( - )
Lidah : ulkus (-), papil lidah atrofi (-), plak
(+)
Bibir : kering, stomatitis (-)

Leher

JVP : PR + 0 cmH2O
Kelenjar getah bening : tidak ditemukan pembesaran
Kelenjar parotis & tiroid : tidak ditemukan pembesaran

Thoraks
Cor :
Inspeksi : Tidak tampak pulsasi iktus kordis, spider nevi
(-)
Palpasi : Teraba iktus kordis di ICS V, 2 cm lateral
midclavicular line sinistra, thrill (-)
Perkusi : Batas atas jantung setinggi ICS II, batas bawah
jantung setinggi ICS V, batas kanan jantung 1 cm PSL
kanan, batas kiri jantung 2 cm lateral MCL kiri
Auskultasi : S1S2 tunggal, reguler, murmur (-)

Pulmo :

Inspeksi : simetris saat statis & dinamis


Palpasi : taktil vokal fremitus simetris, pergerakan simetris
Perkusi : sonor/sonor
Auskultasi : vesikuler +/+, ronkhi -/-, wheezing -/ Abdomen

Inspeksi : distensi epigastrial (-), meteorismus (-)


Auskultasi : bising usus (+) normal
Palpasi : Hepar tidak teraba, lien tidak teraba, ginjal tidak
teraba, nyeri tekan (+) di regio epigastrium
Perkusi : ascites (-)

Ekstremitas: hangat +/+ edema /


+/+ /

D arah Lengkap (4 Januari2015)


TES

HASIL

UNIT

NORMAL

KETERANGAN

13,8

x103/L

4.10 11.00

Tinggi

%NE

79,0

47.00 80.00

%LY

9,94

13.00 40.00

%MO

10,6

2.00 11.00

%EO

0,020

0.00 5.00

%BA

0,421

0.00 2.00

#NE

10,9

x103/L

2.50 7.50

#LY

1,38

x103/L

1.00 4.00

#MO

1,46

x103/L

0.10 1.20

#EO

0.003

x103/L

0.00 0.50

#BA

0.058

x103/L

0.00 0.10

RBC

5,50

x106/L

4.00 5.20

HGB

14,3

g/dL

12.00 16.00

HCT

43,4

36.00 46.00

MCV

78,9

fL

80.00 100.00

MCH

26,0

Pg

26.00 34.00

MCHC

32.9

g/dL

31.00 36.00

PLT

171

x103/L

140.00 440.00

WBC

Rendah

Tinggi

Tinggi

Rendah

Kim ia Klinik (4 Januari2015)


TES

HASIL

UNIT

NORMAL

KETERANGAN

BUN

9.00

mg/dL

8.00 23.00

Tinggi

Creatinin

0.39

mg/dL

0.50 0.90

Rendah

pH

7.34

7.35 7.45

Rendah

23.00

mmHg

35.00 45.00

Rendah

143.00

mmHg

80.00 100.00

Tinggi

HCO3-

12.40

mmol/L

22.00 26.00

Rendah

TCO2

13.10

mmol/L

24.00 30.00

Rendah

BEecf

-13.40

mmol/L

-2.00 2.00

Rendah

SO2c

99.00

95.00 100.00

129.00

mmol/L

136.00 145.00

Kalium

3.50

mmol/L

3.50 5.10

Chlorida

91,5

mmol/L

94.00-110.00

SGOT

11.40

U/L

11.00 27.00

SGPT

9.80

U/L

11.00 34.00

Rendah

Total Protein

8,04

g/dL

6.00-8.00

Tinggi

Albumin

4,26

g/dL

3,50-5,20

Glukosa Acak

245

mg/dL

70,00-140,00

Tinggi

16,45

<6,5

Tinggi

pCO2
pO2

Natrium

HbA1C

Rendah

Rendah

Urine Lengkap (4 Januari2015)


TES

HASIL

UNIT

NORMAL

7,35-7,45

Leukosit

Negatif

Leu/ L

Negatif

Nitrite

Negatif

Negatif

Protein

Negatif

mg/dL

Negatif

Glukose

1000 (4+)

mg/dL

Normal

150 (4+)

mg/dL

Negatif

Urobilinogen

Normal

mg/dL

Normal

Bilirubin

Negatif

mg/dL

Negatif

Eritrosit

Negatif

eri/dL

Negatif

1.020

Negatif

Kuning

Kuning Kuning

0-1

/Lp

< 3/Lp

10-13

/Lp

---

/Lp

---

pH

Keton

Spesific gravity
Warna
Sedimen urine
-

Eritrosit

Sel gepeng

Bakteri

Elektrokardiografi
Irama
: Sinus
Heart rate : 120x/mnt
Axis
: Normal
PR interval : Normal
QRS complex : Normal
ST-T changes : (-)

Kesan : Sinus takikardia

Radiologi
Thoraks AP
Cor : besar dan bentuk normal
Pulmo : Tidak tampak infiltrat/nodul.
Corakan bronkovaskuler normal
Sinus pleura kanan kiri tajam
Diafragma kanan kiri normal
Tulang-tulang : Tidak tampak kelainan
Kesan : saat ini secara radiologis cor
dan pulmo tidak tampak kelainan.

D iagnosis K erja
Diabetes Mellitus tipe I

Ketoasidosis Diabetikum
Gastritis Akut
Observasi Febris Hari ke 3 e.c. suspek
ISPA.

P enatalaksanaan
Masuk Rumah Sakit (MRS)
IVFD NaCl 0,9% 40 tpm dalam 4 jam,

kemudian tetesan diubah menjadi 24 tpm


dalam 18 jam
Drip KCl 20 mg dalam NaCl 0,9% 20 tpm.
Drip Insulin 2 IU/jam
Puasa
Paracetamol 3 x 500 mg IO (kalau pasien
masih demam)
Ondancentron 3 x 4 mg IV (kalau pasien
masih mual)
Cefotaxime 3 x 1 gram IV

P lanning D iagnostik
Gula darah puasa dan 2JPP
Lipid profile
Antibodi sel Islet

M onitoring
Tanda vital
Keluhan
BS tiap 4 jam
Cairan masuk Cairan keluar

TERIM A KASIH