Anda di halaman 1dari 25

KURETASE

ASPIRASI VAKUM MANUAL

dr. H. Umar Malinta, SpOG(K)

pendahuluan
Prinsip pengobatan abortus inkomplit
Pembersihan sisa massa kehamilan
dari kavum uteri
Evakuasi sisa konsepsi pd UK 12-14 mg
Umumnya 2 cara yaitu :
1. Dilatasi dan kuretase
2. Aspirasi vakum manual (AVM)

KURETASE

DEFINISI
Kuretase Serangkaian proses
pelepasan jaringan yg melekat pd
dinding kavum uteri dengan melakukan
invasi dan memanipulasi instrumen
(sendok kuret) ke dalam kavum uteri
Kuretase diagnostik Tindakan
kuretase dengan tujuan mengambil
jaringan endometrium

IndIkasi diagnostik
Metrorragia
PUD
Infertilitas
Amenore sekunder
Karsinoma endometrium
Polip uteri

IndIkasi terapeutik
Abortus inkomplit
Abortus insipiens
Missed abortion
Sisa jaringan plasenta pascapersalinan
Molahidatidosa

Prosedur kuretase
1. Pasien ditidurkan dalam posisi litotomi
2. Infus cairan dng drips oksitosin 10 IU
Mengurangi kemungkinan perforasi
3. Anestesi Blok paraservikal atau
Total Intavenous Anestesi
4. Kateterisasi urin
5. Pemeriksaan bimanual ulang untuk
menentukan besar & arah uterus

Prosedur kuretase
6. Bersihkan vulva & vagina dengan larutan
antiseptik
7. Pasang spekulum vagina
8. Jepit dinding depan porsio uteri dengan
tenakulum atau klem ovum
9. Masukkan sonde uterus Letak &
panjang kavum uteri
10. Dilatasi kanalis servikalis dengan busi
Hegar (bila perlu)

Prosedur kuretase
11. Pada UK 6 atau 7 mgg pengeluaran isi
rahim dilakukan dengan kuret tajam
12. Pada UK > 6 atau 7 mgg gunakan kuret
tumpul, setelah sebagian besar hasil
konsepsi lepas dari dinding uterus maka
dikeluarkan dengan cunam abortus dan
dilanjutkan kerokan dengan kuret tajam

komplikasi
Perforasi uterus Penting untuk
mengetahui arah dan besar uterus
Luka pada serviks uteri Terjadi bila
jaringan serviks keras & dilatasi
dipaksakan
Perlekatan dalam kavum uteri
Hindari miometrium terkerok, kerokan
dihentikan pada suatu tempat bila
dirasakan jaringan tidak lembut lagi

komplikasi
Perdarahan terutama pada
kehamilan yang agak tua atau
molahidatidosa
Infeksi Bila syarat asepsis dan
antisepsis tidak diperhatikan
Syok neurogenik

ASPIRASI
VAKUM
MANUAL

pendahuluan
Aspirasi Vakum Manual (AVM)
Pembersihan sisa konsepsi dengan cara
dihisap dengan tekanan negatif melalui
kanula plastik yg dimasukkan ke dalam
kavum uteri
Pada abortus inkomplit, AVM sebaiknya
dilakukan sesegera mungkin karena
dapat kejadian komplikasi terutama
kasus abortus yang disertai dengan
perdarahan hebat

Instrumen avm
Tabung dengan volume 60 ml
- Katup tunggal Untuk kanula ukuran
kecil (4,5 dan 6 mm)
- Katup ganda Untuk kanula ukuran
besar (6-10 mm dan 12 mm)
Torak dng tangkai penarik/pendorong
Penahan torak di pangkal tabung
Adaptor Penghubung tabung & kanula
Kanula dengan berbagai ukuran

Instrumen avm
A.Tabung
E

B. Torak dengan
tangkai penarik/
pendorong
C. Penahan torak di
pangkal tabung
D. Adaptor
E. Kanula

C
D
B

persiapan
Pencegahan infeksi
Menyiapkan instrumen AVM
- Periksa fungsi isap tabung AVM
- Buat tekanan negatif dlm tabung AVM
Pemeriksaan panggul
- Besar & arah uterus
- Kondisi vagina & serviks
Persiapan pasien
- Kosongkan kandung kemih
- Bersihkan perut bawah, lipat paha &
genitalia externa

Prosedur avm
1. Masukkan spekulum
2. Bersihkan serviks dng larutan antiseptik
3. Blok paraservikal (bila perlu)
4. Pegang bibir atas serviks dng tenakulum
atau klem ovum, tambahkan dilatasi
secara mekanik bila diperlukan
5. Masukkan kanula ke dalam kavum uteri
dengan dorongan ringan sambil memutar
kanula ke kiri-kanan

Prosedur avm

A.Spekulum

B.Tenakulum/ klem
ovum
C.Kanula

D
C

D.Uterus
A

Prosedur avm
6. Kanula dimasukkan sampai mencapai
fundus uteri dan ukur kedalamannya
7. Hubungkan pangkal kanula dengan tabung
AVM melalui adaptor
8. Buka katup pengatur untuk menjalankan
tekanan negatif ke kavum uteri, bila
tekanan tersebut bekerja tampak cairan
darah dan busa memasuki tabung AVM
9. Evakuasi sisa konsepsi dng menggerakkan
kanula maju-mundur sambil dirotasikan ke
kanan-kiri

Prosedur avm

A.Kanula digerakkan
maju-mundur

B. Rotasi ke kanankiri
A

Prosedur avm
10. Periksa kebersihan kavum uteri
11. Keluarkan kanula
12. Periksa jaringan hasil evakuasi
- Jumlah & adanya massa kehamilan
- Memastikan kebersihan evakuasi
- Adanya kelainan diluar massa kehamilan

Penyulit & komplikasi prosedur avm


Tabung AVM penuh
Kanula tercabut sebelum evakuasi selesai
Kegagalan membuat tekanan negatif
Jaringan kurang dari yang diperkirakan
Evakuasi kurang bersih
Perdarahan bukan akibat kehamilan
Kehamilan ektopik
Sindrom pasca keguguran (hematometra
akut)
Syok neurogenik (reaksi vaso-vagal)

Komplikasi avm
Perforasi uterus
Perforasi serviks
Syok, perdarahan hebat vagina, dan
infeksi pascatindakan
Emboli udara

Keuntungan AVm

Risiko komplikasi lebih kurang


Tidak memerlukan anestesi umum
Dapat dilakukan di ruang periksa /
ruang tindakan ginekologi
Meningkatkan jangkauan pelayanan
kesehatan masyarakat