Anda di halaman 1dari 13

PERKEMBANGAN

SOSIAL DAN EMOSI


ANAK PRA AKADEMIK
Achmad Asrori
Atikah Noviandari
Dewi Firmala
Hilma Rahmatillah
Ria Komalasari

PLB A 2015
Pembahasan
Pengertian
Perkembangan
Sosial dan Emosi

Aspek-Aspek yang
terdapat dalam Implikasi dalam
perkembangan kesulitan beajar
sosial dan emosi
Definisi Perkembangan
Sosial

Perkembangan sosial adalah suatu


Proses dalam kehidupan anak untuk
berperilaku sesuai dengan norma atau
aturan dalam lingkungan sekitarnya.
Perkembangan Sosial Menurut Para
Ahli
Perkembangan sosial merupakan
proses belajar anak dalam
menyesuaikan diri dengan norma,
moral dan tradisi dalam sebuah
kelompok (Yusuf dalam Yahro, 2009).
Menuru Dodge,2002, Perkembangan
sosial adalah proses ketika anak
mempelajari nilai-nilai dan perilaku
yang diterima dari masyarakat
Definisi Perkembangan
Emosi

Perkembangan emosi adalah proses


yang kompleks dapat berupa perasaan
atau pikiran yang ditandai oleh
perubahan biologis yang muncul dari
perilaku seseorang.
Definisi Perkembangan Emosi
Menurut Para Ahli
Menurut Goleman, Perkembangan Emosi
merujuk pada suatu perasaan atau pemikiran.
Maksudnya suatu keadaan biologis dan
psikologis serta rangkaian keceenderungan
dalam bertindak.

Menurut Syamsudin , Perkembangan emosi


merupakan suatu suasana yang kompleks dan
getaran jiwa yang menyertai atau muncul
sebelum atau sesudah terjadinya perilaku
Definisi Perkembangan Sosial
emosinal
Perkembangan sosial emosional
adalah proses dimana individu melatih
kepekaan dirinya terhadap rangsangan
sosial serta belajar bersosialisasi
dengan bertingkah laku sesuai dengan
nilai-nilai dan norma-norma yang
berlaku di lingkungan masyarakat
sehingga dapat menjadi individu yang
diterima dalam lingkungan sosial.
Aspek yang berkaitan dengan
perkembangan sosial emosi anak
Tahapan
Perkembangan
Sosial
Emosional
Anak

Faktor
Tahapan Tugas
Perkembangan
Perkembangan
Sosial
Sosial
Emosional
Emosional Aak
Anak

Karakteristik
Perkembangan
Sosial
Emosional
Anak
Karakteristik Perkembangan Sosial
Emosional Anak
Emosi pada masa awal kanak-kanak sangat kuat. Pada
masa ini merupakan saat ketidak seimbangan dimana anak
mudah terbawa emosi sehingga sulit dibimbing dan
diarahkan
A. Ciri utama reaksi emosi pada anak
1. Reaksi emosi anak sangat kuat
2. Reaksi emosi seringkali muncul pada setiap peristiwa
dengan cara yang diinginkan
3. Reaksi emosi anak mudah berubah dari satu kondisi ke
kondisi yang lain
4. Reaksi emosi bersifat individual
5. Keadaan emosi anak dapat dikenali melalui gejala
tingkah laku yang ditampilkan
Faktor Faktor yang mempengaruhi
perkembangan sosial emosional

Faktor
Internal

Lingkunga Faktor
n Eksternal
Tahapan Perkembangan Sosial
emosinal Menurut Erikson
Tahap 1 (percaya vs tidak percaya)
terjadi pada usia 0-18 bulan
Tahap 2 Otonomi vs ragu-ragu terjadi
pada usia 18 bulan sampai 3 tahun
Tahap 3 Inisiatf vs rasa bersalah
terjadi pada usia 3 sampai 5 tahun
Tahap 4 industri vs inferiorityterjadi
pada usia 6 sampai pubertas
Tahapan Tugas Perkembangan Sosial
emosional anak
Anak Usia 4 Anak Usia 4 Anak usia 5 Anak Usia 5
Tahun tahun 6 Tahun tahun 6 Bulan
Bulan
Menunjukkan Menunjukkan Memiliki menikmati
kebanggan rasa percaya beberapa berteman dan
terhadap diri dalam teman sebaya, bersosialisasi
keberhasilan mengerjakan mungkin satu dengan teman
tugas sahabat sebaya
Mebuat Sesuatu Lebih berhati- Menyatakan
Karena hati dalam pernyataan
imajinasi yang menggunakan positif terhadap
dominan barang milik keunikan dan
orang lain keterampilan
Memecahkan Menyatakan Memberi Mencaari
Masalah alasan untuk semangat atau kemandirian
dengan teman perasaan orang menolong lebih banyak
melalui proses lain orang lain
penggantian, Menghentikan Berteman
persuasi dan perilaku yang secara mandiri
negosiasi tidak pantas
hanya dengan 1
Implikasi Terhadap Kesulitan
Belajar
Salah satu perkembangan emosi
adalah belajar. Dengan belajar, anak
diharapkan dapat mengalami proses
sehingga anak bisa mengontrol
emosinya. Ketika seorang anak
mengalami kesulitan belajar, maka
anak akan menjadi lebih emosional.
Anak yang mengalami gangguan
emosi menyebabkan keseluruhan
prestasinya kurang atau mundur,
terutama dalam pelajaran-pelajaran