Anda di halaman 1dari 17

GAMBARAN OPERASI TONSILEKTOMI DI RSUD

EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM PADA JANUARI-


DESEMBER 2016

DI SUSUN OLEH
PEMBIMBING
Erla Nurani dr. Azwan Mandai, Sp. THT-KL
61111033
Latar Belakang

Tonsilektomi merupakan tindakan pembedahan tertua, berupa

tindakan pengangkatan jaringan tonsila palatina dari fossa tonsilaris.

Teknik tonsilektomi terus mengalami perkembangan, tahun 1827

tonsil diangkat menggunakan guillotine, pada saat itu dinamakan

Primary enucleation, pertama kali digunakan oleh Physick.


ANATOMI
TONSILITIS

DEFINISI ETIOLOGI

Peradangan tonsil palatina yang Infeksi kuman Streptococcus beta

merupakan bagian dari cincin hemolyticus, Streptococcus viridans,

Waldeyer. dan Streptococcus pyogenes. Dapat

Tonsilitis disebabkan peradangan pada juga disebabkan oleh infeksi virus.

tonsil yang diakibatkan oleh bakteri,

virus, dan jamur.


TONSILITIS

MANIFESTASI KLINIS

Tonsilitis akut : gejala tonsilitis akut


PENATALAKSANAAN
biasanya disertai rasa gatal / kering
ditenggorokan, lesu, anoreksia, suara 1. Medikamentosa

serak, tonsil membangkak. 2. Operatif


Tonsilitis kronis : nyeri telan, bahkan
dapat menginfeksi telinga bagian
tengah
TONSILEKTOMI

DEFINISI EPIDEMIOLOGI

Tonsilektomi adalah operasi Tahun 1959, 1,4 juta tonsilektomi

pengangkatan tonsil palatina baik dikerjakan pada Amerika Serikat.

unilateral maupun bilateral. Tahun 1987, jumlah operasi yang

Tonsilektomi adalah pembedahan dikerjakan menurun hingga 260.000.

eksisi tonsil palatina untuk

mencegah tonsilitis yang berulang.


INDIKASI TONSILEKTOMI

Indikasi Absolut Indikasi Relatif


Timbulnya kor pulmonale Tonsilitis yang berhubungan dengan

Hipertrofi tonsil atau adenoid biakan streptokokus menetap dan

Hipertrofi berlebihan yang patogenik

menyebabkan disfagia Hiperplasia tonsil

dicurigai keganasan (limfoma) Hiperplasia dan obstruksi yang

Abses peritonsilaris berulang menetap enam bulan

Infeksi tenggorokan yang rekuren. Radang tonsil kronis menetap

Tonsilitis Tonsilitis berulang atau kronis


KONTRAINDIKASI TONSILEKTOMI

Kadar hemoglobin yang kurang dari 10 g%

Adanya infeksi akut dari saluran napas atas

Anak-anak di bawah usia 3 tahun

Kelainan perdarahan seperti leukemia, purpura, anemia aplastik atau


hemofilia
Saat polio sedang bersifat epidemik

Penyakit sistemik yang tidak terkontrol, seperti diabetes, penyakit


jantung, hipertensi atau asma
Tonsilektomi dihindari selama periode menstruasi.
Penatalaksanaan Bedah
Tonsilektomi
Berbagai teknik dan instrumen untuk tonsilektomi telah dikembangkan. Di
Indonesia tekniktonsilektomi yang terbanyak digunakan saat ini adalah teknik Guillotine
dan diseksi.
Guillotine

Teknik Diseksi

Electrosurgery(Bedah listrik)

Radiofrekuensi

Skalpel harmonik

Coblation

Intracapsular partial tonsillectomy

Laser tonsil ablation (LTA)


KOMPLIKASI TONSILEKTOMI

Komplikasi anestesi Komplikasi bedah


Laringospasme Perdarahan

Gelisah pasca operasi Nyeri

Mual muntah
Komplikasi lain
Kematian saat induksi pada pasien
Dehidrasi, demam, kesulitan bernapas,
dengan hipovolemi
gangguan terhadap suara, aspirasi,
Induksi intravena dengan pentotal
otalgia, pembengkakan uvula, stenosis
bisa menyebabkan hippotensi dan faring, lesi di bibir, lidah, gigi dan
henti jantung pneumonia.
Hipersensitif terhadap obat anestesi
METODOLOGI PENELITIAN

JENIS PENELITIAN POPULASI

Penelitian ini merupakan jenis Populasi yang diambil dari penelitian ini

penelitian retrospektik dengan adalah orang yang mengalami tonsillitis


dan di indikasikan untuk mendapatkan
menggunakan data sekunder yang
tindakan tonsilektomi
didapatkan dari data operasi THT-
SAMPEL
KL RSUD Embung Fatimah Kota
Pasien yang dilakukan tindakan
Batam tahun 2016
tonsilektomi
METODOLOGI PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN PROSEDUR PENELITIAN

1. Status rekam medik dan data yang 1. Mendapatkan tugas penelitian

diambil di instalasi bedah sentral 2. Mengumpulkan data pasien operasi

RSUD Embung Fatimah Kota THT-KL di RSUD Embung Fatimah


Kota Batam tahun 2016.
Batam.
3. Mencari data pasien yang dilakukan
2. Status rekam medik pasien operasi
tindakan tonsilektomi di Rumah
di RSUD Kota Semarang pada
sakit yang lain dengan tipe yang
tahun 2016.
sama
3. Buku serta literature yang
4. Mencatat jumlah pasien
berhubungan 5. Membandingkan jumlah antar kedua
rumah sakit
HASIL PENELITIAN

Gambaran
Gambaran Tindakan Operasi Tonsilektomi di RSUD Embung Fatimah Kota Batam Tahun 2016 tindakan operasi tonsilektomi di RSUD Kota Semarang pada tahun 2016

OperasiLain OperasiLain
Tonsilektomi Tonsilektomi

Pasien yang melakukan tindakan operasi DI RSUD Kota Semarang pada tahun
tonsilektomi di RSUD Embung Fatimah 2016 tindakan operasi tonsilektomi di
Kota Batam pada tahun 2016 sebanyak dapatkan sebanyak 9 orang.
10.
HASIL PENELITIAN

Tindakan operasi tonsilektomi di RSUD


Embung Fatimah Kota Batam pada
tahun 2016.

No Tindakan Jumlah
Tindakan operasi tonsilektomi di RSUD
1 Tonsilektomi 10
Kota Semarang pada tahun 2016
2 Operasi Lain 34
Total 44
No Tindakan Jumlah
1 Tonsilektomi 9
2 Operasi Lain 40
Total 49
PEMBAHASAN

Tonsilektomi menduduki urutan ke dua terbanyak setelah operasi

irigasi dari seluruh total jenis operasi THT-KL di RSUD Embung

Fatimah Kota Batam pada bulan januari sampai desember 2016.

Sedangkan di RSUD Kota Semarang tonsilektomi menduduki

urutan ketiga setelah operasi irigasi dan polipektomi


KESIMPULAN

Tonsilektomi merupakan tindakan operasi tersering pada bidang

THT. Tonsilektomi merupakan tindakan pembedahan tertua, berupa

tindakan pengangkatan jaringan tonsila palatina dari fossa tonsilaris.

Tonsilektomi dapat dikerjakan dengan indikasi yang tepat sehingga

didapatkan keuntungan nyata, mengingat peranan tonsil sebagai

bagian system pertahanan tubuh.


Terima Kasih