Anda di halaman 1dari 30

POKOK BAHASAN

1. Pengertian dan anatomi kulit


2. Fungsi kulit
3. Lapisan kulit
4. Pelengkap kulit
5. Persarafan kulit
6. Pembuluh darah
7. Warna kulit
Pengertian dan anatomi kulit Kulit adalah suatu organ
pembungkus seluruh permukaan
luar tubuh, merupakan organ
terberat dan terbesar dari tubuh.
Seluruh kulit beratnya sekitar 14 %
berat tubuh :
pada orang dewasa : 2,7 3,6 kg
luasnya : 1,5 1,9 meter persegi.
Tebal kulit bervariasi mulai 0,5 mm
sampai 6 mm tergantung dari letak,
umur dan jenis kelamin.
Kulit tipis terletak pada kelopak
mata, penis, labium minus ( bibir
mulut )
Kulit bagian medial terletak pada
lengan atas.
Kulit tebal terdapat pada telapak
tangan, telapak kaki, punggung,
bahu dan bokong.
Fungsi Kulit
Fungsi Kulit
Kulit menutupi dan melindungi permukaan
tubuh dan bersambung dengan selaput
lendir yang melapisi rongga yg berfungsi
sebagai :

1. Pelindung
2. Peraba atau alat komunikasi
Merasakan sentuhan,
Rasa nyeri,
Perubahan suhu tekanan kulit dari jaringan
subkutan
Lanjutan .
Alat pengatur panas
Vasodilatasi :
Pembuluh darah melebar, kulit panas, kelebihan panas
dipancarkan ke kelenjar keringat shg terjadi penguapan
cairan pada permukaan kulit

Vasokonstriksi :
Pembuluh darah mengerut, kulit pucat dan dingin,
hilangnya keringat dibatasi dan panas suhu tubuh tidak
dikeluarkan.
Panas dapat dilepaskan oleh kulit dengan
berbagai cara :
Penguapan,
Terjadi melalui pernapasan dan respirasi kulit
Pemancaran
Pemindahan panas dari permukaan suatu objek ke permukaan
objek lain tanpa kontak diantara keduanya
Contoh : seseorang yang berdiri didepan kulkas yg terbuka saat
kita membuka pintu rumah
Konduksi
Pemindahan panas dr permukaan suatu objek ke permukaan objek
lain dengan disertai kontak diantara keduanya
Contoh : Seseorang akan kehilangan panas tubuh bila ia berendam
dalam air dingin selama waktu tertentu
Konveksi
Kehilangan panas tubuh yang terjadi karena pergerakan udara
Contoh : Udara akan terasa dingin
Lanjutan .

Tempat penyimpanan dan produksi vit D


untuk pertumbuhan tulang

Kulit beraksi sebagai alat penampung air dan lemak,


yang dapat melepaskannya bila diperlukan.
Kulit dan jaringan di bawahnya bekerja sebagai tempat
penyimpanan air dan juga merupakan tempat
penyimpanan lemak.
Lanjutan.............
Alat Absorpsi
Kulit dapat mengabsorpsi :
Sinar Ultraviolet yg bereaksi atas prekusor
vitamin D yg penting bagi pertumbuhanan
perkembangan tulang
Obat-obatan tertentu yang digunakan sebagai
salep

Ekskresi
Mengeluarkan zat berlemak, air dan ion-ion,
seperti Na+ disekresi melalui kulit
LAPISAN KULIT

Epidermis
Sub dermis
Dermis
Epidermis
Epidermis adalah lapisan luar kulit yang tipis
dan avaskuler (tanpa pembuluh darah).
Terdiri dari epitel berlapis gepengbertanduk,
mengandung sel melanosit, Langerhans dan
merkel cell.
Tebal epidermis berbeda-beda pada berbagai
tempat di tubuh, paling tebal pada telapak
tangan dan kaki.
Ketebalan epidermis hanya sekitar 5 % dari
seluruh ketebalan kulit.
Terjadi regenerasi setiap 4-6 minggu.
Epidermis terdiri atas lima lapisan (dari lapisan
yang paling atas sampai yang terdalam) :
Fungsi Epidermis :

1. Proteksi barier,
2. Organisasi sel,
3. Sintesis vitamin D dan sitokin,
4. Pembelahan dan mobilisasi sel,
5. Pigmentasi (melanosit)
6. Pengenalan alergen (sel Langerhans).
Beberapa struktur lapisan pada kulit
Stratum Germinativum
bentuknya silindris dgn inti yg lonjong, terdapat butir-butir
melanin (suatu pigmen yg berwarna hitam, pada lapisan
terdalam epidermis ). menjadi pusat pembelahan sel yg
cepat . dan sel baru didorong masuk kelapisan berikutnya.

Stratum spinosum
yaitu lapisan yang paling tebal dan terdiri dari banyak
glikogen. Sel-selnya disebut spinosum krn terdiri dari sel yg
berbentuk poligonal / banyak sudut dan mempunyai banyak
tanduk (spina),disebut akantosum sebab sel-selnya berdiri:

Sel Melanosit : bfungsi sbagai sistem pigmentasi kulit


Langerhan cell : sbg sistem imun
Markel cell : sbg s.imun, pembentukan fibroblast kolagen
Nervada cell : sbg s.imun, pembentukan fibroblast kolagen
Stratum Granulosum,
merupakan sel gepeng berkulit kasar dan berinti, sel-sel
tersebut terdapat hanya 2-3 lapisan yg sejajar dgn permukaan
kulit

Stratum Lusidum,
merupakan sel gepeng tanpa inti, yg jelas terlihat pd telapak
kaki dan tangan dgn ketebalan empat sampai tujuh lapisan sel.

Stratum korneum / Lapisan tanduk,


Terdiri dari beberapa lapis sel gepeng yang mati dan tidak
berinti
Protoplasmanya telah berubah menjadi keratin (zat tanduk).

Mekanisme pertumbuhan kulit (kreatinisasi) terutama


dipengaruhi oleh hormon epidermal growth factor (EPF).
DERMIS
Merupakan lapisan kedua dari kulit dan bagian
paling penting di kulit yang sering dianggap
sebagai True Skin.
Terdiri atas jaringan ikat yang menyokong
epidermis dan menghubungkannya dengan
jaringan subkutis.
Tebalnya bervariasi, yang paling tebal pada
telapak kaki sekitar 3 mm. Lapisan yang
mempunyai ketebalan 4x lipat dari lapisan
epidermis (kira-kira 0.25-2.55mm)
Lapisan ini mengandung pembuluh darah,
pembuluh limfe dan saraf dan juga lapisannya
elastik, fibrosanya padat dan terdapat folikel
rambut
Dermis terdiri dari :
1. Bagian atas, pars papilare
(stratum papilar)
Menonjol ke epidermis, terdiri
dari serabut saraf, dan pembuluh
darah yg memberi nutrisi pd
epidermis yg diatasnya
merupakan lapisan tipis dan
terdiri dari jaringan penghubung
yang longgar, menghubungkan
lapisan epidermis kelapisan
subcutis,
banyak terdapat sel mast dan sel
makrofag yang diperlukan untuk
menghancurkan mikroorganisme

yang menembus lapisan dermis,


dan berfungsi sebagai
pelindung. Di lapisan ini juga
terdapat sejumlah kecil elastin
dan kolagen.
Komponen dari lapisan dermis berisi banyak
struktur khusus yang melaksanakan fungsi kulit.
Terdiri dari :
1.Kelenjar sebaceous
menghasilkan sebum, zat semacam lilin, asam
lemak atau trigliserida bertujuan untuk melumasi
permukaan kulit dikeluarkan melalui folikel
rambut yang mengandung banyak lipid, pada
orang yang jenis kulit berminyak maka sel
kelenjar sebaseanya lebih aktif memproduksi
minyak,
Kelenjar sebasea ini juga dapat berfungsi untuk
proses difusi (pemindahan) kandungan bahan
dalam suatu produk kelapisan lebih dalam
Gambar
disamping
menunjukkan
terjadi
penyumbatan
kelenjar sebasea
sehingga
terbentuk
jerawat (acne)

Dari sini jelas


terlihat bahwa
asal usul jerawat
bersumber dari
lapisan dermis
2.Eccrine sweat glands atau kelenjar
keringat mengatur penguapan untuk
mendinginkan tubuh saat suhu
lingkungan meningkat yang kita kenal
dengan keringat dan membuang sisa
metolisme tubuh sebagian besar terdiri
dari garam dan urea,
3.pembuluh darah memberi nutrisi penting
untuk kulit, baik vitamin, oksigen maupun
zat-zat penting lainnya untuk metabolisme
sel kulit, selain itu pembuluh darah juga
bertugas mengatur suhu tubuh melalui
mekanisme proses pelebaran atau dilatasi
pembuluh darah.
4. Folikel Rambut, Merupakan
tempat pangkal tumbuhnya
rambut
5. Saraf nyeri dan reseptor
sentuh,
Saraf-saraf yang membuat
kita peka dan dapat
merasakan nyeri atau sakit
bila ada sesuatu yang
mencederai kulit juga saraf
- saraf yang berfungsi
memberi rasa sentuhan
pada kita sehingga kita
dapat merasakan panas,
dingin, meraba benda dan
lain-lain.
Sub kutis atau
hipodermis
Sub kutis terdiri dari
kumpulan kumpulan sel
lemak dan diantaranya
terdapat serabut-serabut
jaringan ikat dermis
Lapisan lemak ini disebut
Penikulus adiposus
berguna sebagai
shockbreker atau
pegas bila terjadi tekanan
trauma mekanis yg
menimpa pada kulit dan
juga bg tempat
penimbunan kalori
Dibawah subkutis terdapat
selaput otot
kemudian baru terdapat otot
KUKU
KUKU : Sel epidermis kulit yg mengalami keratinisasi yg telah
berubah dan tertanam dlm palung kuku menutupi garis lekukan pd
kulit
Palung kuku mdapat persarafan dan pembuluh darah yg banyak.
Bagian proksimal terletak dlm lipatan kulit yg merupakan bagian
awal kuku tumbuh
Bagian dari kuku terdiri dari :
Ujung kuku atas
Badan kuku yg merupakan bagian yg besar
Akar kuku
Matrik kuku : daerah sel germinal yg merupakan tempat
tumbuhnya akar kuku
Bantalan kuku bagian bawah adalah lapisan epidermis tipis
Pulpa jari dibawah bantalan kuku dibentuk oleh jaringan ikat
vaskulkar longgar
PERSARAFAN KULIT

Kulit dipersarafi oleh saraf sensori dan simpatis


Serat saraf sensorif berakhir pd kulit, dlm berbagai
bentuk yaitu :
Ujung saraf bebas
Fleksus saraf disekitar folikel rambut
Korpuskel meissenerian ( suatu struktur kecil yg
tertutup ditemukan disekitar ujung saraf papila )
Korpuskel paccinian ( suatu struktur besar tertutup
ditemukan disebelah dalam dermis )
Reseptor panas ( Ruffini )

Reseptor tekanan ( Paccini )

Reseptor dingin dan panas ( Krause / Thermoreseptor )

Reseptor rasa nyeri atau sakit ( Nociceptor )

Reseptor sentuhan (Meissner )


PEMBULUH DARAH

Cabang utama pembuluh


darah pada dermis adalah
arteri dan vena tanpa
melewati kapiler

Pleksus kapiler terdapat


dibawah epidermis,
dibawah dermis, pada
papila dan disekitar
kelenjar keringat , sebasea,
folikel rambut
WARNA KULIT

Warna kulit dipengaruhi oleh pembuluh


darah pada kulit, banyak sedikitnya lemak
dan pigmen kulit yg disebut melanin
Perbedaan warna kulit terjadi akibat faktor
sebagai berikut :
Melanosit, terletak pd stratum basalis yang
memproduksi pigmen yg bertanggung jawab
terhadap pewarnaan kulit coklat sampai hitam
Area tempat tjdnya pigmentasi yg besar adalah
putting susu , areola mammae, area sirkumanal,
skrotum, penis, dan labia mayora, sdgkan yg
mengandung sedikit pigmen adalah telapak tangan
dan kaki