Anda di halaman 1dari 12

Perkembangan

Klasifikasi Huruf
Foraminifera
 Foram besar mulai aktif dipelajari sejak tahun 1925 di Indonesia
 Pionernya adalah
 Van der Velk
 Umbgrove
 Leuplod
 Rutten
 Adams
 Billman dan Scruton
 Untuk menentukan umur di setiap genus yang dibuat range chartnya.
 Dipakai sebagai penentu umur relatif karena umumnya mempunyai umur pendek sehingga sangat baik
sebagai fosil penunjuk lingkungan pengendapan. Penentuan umur berdasarkan foraminifera besar, khususnya
di Indonesia biasanya menggunakan Klasifikasi Huruf, antara lain klasifikasi huruf yang dikemukakan oleh
Adams (1970).
 untuk menentukan umur relatif batuan sedimen dengan menggunakan zonasi foraminifera bentos besar
berdasarkan Adams (1970)
Van der Vlerk dan Umbgrove (1927)

Digunakan huruf- huruf (Ta – Tb)


Sistem klasifikasinya terbuka
Cukup didasarkan atas genus-genus foram
besar.
Klasifikasi Huruf Van der
Vlerk dan Umbgrove
(1927)

Biozonasi Tersier bds Foraminifera besar (Van der Vlerk & Umbgrove, 1927)
Leupold dan Van Der Vlerk (1931)

Mempertimbangkan 48 species/genus Foraminifera besar dimana Ta dibagi menjadi


Ta1 dan Ta2, Tb, Tc, Td, Te1-4, Tf1-3, Tg dan Th1-2
Klasifikasi Huruf UNIT KRONO STRATIGRAFI KLASIFIKASI

Leupold dan Van RESEN


PLEISTOSEN Th
Der Vlerk, (1931) PLIOSEN
Tg
VINDOBON 3
Tf 2
BURDIGAL
1
MIOSEN 5
4
AQUTANIAN
Te 3
2
1
STAMPIAN Td
OLIGOSEN SANNOISIAN Tc
PRIABONIAN Tb
EOSEN YPRESIAN-LUTETIAN Ta
Foram besar terpenting pada Jaman Tersier
Famili Genus Umur
Alveolina (Paleosen – Eosen)
Alveolinidae Flosculinella (Oligosen – Miosen)
Alveolinella (Pliosen – Resen)
Nummulites (Ta – Td)
Spiroclypeus (Te1 – Td)
Nummulitidae Heterostegina (Tb – Resen)
Operculina (Ta – Resen)
Pellatispira (Tb)
Discocyclina (Ta – Tb)
Discocylinidae
Asterocyclina (Tb)
Lepidocyclina (Tb – Tf)
Orbitoidae Miogypsina (Te1 – Tf3)
Miogypsinoides (Te – Tf)
Rutten (1948)

 Mempertimbangkan 38 species/genus Foraminifera besar dengan


pembagian Ta/b (=Eocene), Tc-d (Oligocene), Te1-4, Te5, Tf1, Tf2-
3,(=Miocene) dan Tg/h (=Pliocene).
Fosil-fosil yang dipergunakan oleh Rutten (1948)
adalah sebagai berikut:
No Nama
1 Nummulites (Camerina) 17 C.indopacificus
2 N.javana =N. perforata 18 Borelis (=Alveolina)
3 N.djokdjokartae, N.vredenburgi 19 Borelis (=Fasciolites)
4 N.fichteli-intermedia 20 Borelis (=Flosculina)
5 Assilina 21 Neoalveolinella pygmea
6 Pellatispira 22 Flosculinella
7 Biplanispira 23 Alveolinella
8 Heterostegina 24 Austrotrilina (Trillina howchini)
9 H.bornensis 25 Lepidocyclina
10 Spiroclypeus 26 Lepidocyclina (Polylepidina)
11 S.vermicularis 27 L. (Eulepidina)
12 Other species of Spiroclypeus 28 L. (Multilepidina)
13 Cycloclypeus 29 Miogypsina
14 C. koolhoveni 30 M (Miogypsinoides)
15 C.oppenoorthi 31 M (Miogypsina)
16 C.eidae 32 Discocyclina
UNIT KRONO STRATIGRAFI KLASIFIKASI
RESEN
PLEISTOSEN Th
PLIOSEN
Tg
VINDOBON 3
Tf 2
BURDIGAL
1
MIOSEN 5
4
AQUTANIAN
Te 3
2
1
STAMPIAN Td
OLIGOSEN SANNOISIAN Tc
PRIABONIAN Tb
EOSEN YPRESIAN-LUTETIAN Ta
Biozonasi Tersier bds Foraminifera besar (Van der Vlerk & Umbgrove, 1927)
Ma Unit Kronostratigrafi Zonasi
(Berggren,1972) (Berggren,1973) Adam, 1970
PLEISTOSEN
1,8
Atas
PLIOSEN Th
4,6 Bawah
Tg
8,4 Atas
Upper Tf
11 MIOSEN
Tengah Lower Tf
14
Bawah Upper Te
22,.5
Atas Lower Te
30
OLIGOSEN TD
Bawah
Tc
37,5
Atas Tb
43
EOSEN Tengah Ta3
49
Bawah Ta3
53,5
Atas
60 PALEOSEN Ta1
Bawah

Biozonasi Tersier bds Foram besar dari Adam'1970 (modif dari Billman & Scrutton, 1976)