Anda di halaman 1dari 18

DIVERTIKULUM MECKEL

Divertikulum Ileal

Kelainan kongenital tersering GI

Kantung di distal ileum

Menetapnya proksimal duktus


vitelllointestinal

Duktus vitellointestinal (N)


menghilang usia gestasi 6 minggu

Sering berisi jaringan heterotopik


Johann Friedrich Meckel (1809), Anatomis
Jerman, 1𝑠𝑡 mendeskripsikan secara jelas. 2

Fabricus Hildanus(1598), 1𝑠𝑡 menemukan. 2


Epidemiology
Divertikulum Meckel merupakan kelainan kongenital tersering pada saluran gastrointestinal.

Terdapat pada 2% penduduk

Ditemukan 2 kaki (sekitar 60cm) dari valvula bauhini

Panjangnya 2 inchi (4-5cm)


Kelainan
Bawaan Laki-laki : perempuan = 2:1
Serba
2 2 jenis jaringan heterotopik, yaitu mukosa lambung dan jaringan
pankreas

2 penyakit dapat timbul di dalamnya ialah divertikulitis dan tukak peptik

2 penyulit dapat terjadi, yaitu perforasi pada divertikulitis akut atau tukak
peptik dan perdarahan tukak peptik
Embriologi dan Patogenesis
Yolk sac unsur I yg terbentuk
dlm kantung kehamilan

(masa awal embrio)


Midgut (nutrisi) yolk sac
via duktus
omphalomesenterikum

midgut diperdarahi oleh a.


Mesenterika superior
Embriologi dan Patogenesis
Sefalik Kaudal

Distal duodenum Bagian bawah ileum

Jejunum Caecum

Perkembangan usus tengah


↓ Sebagian ileum Appendiks
Pemanjangan cepat usus halus dan
mesenteriumnya
↓ 2/3 proksimal
c.transversum
Lengkung usus primer
Embriologi dan Patogenesis
Minggu ke-6 kehamilan

Lengkung usus masuk ke rongga
ekstraembrional di tali pusat
(HERNIASI FISIOLOGIS)

*terjadi rotasi 90°

Usus tengah
kembali ke rongga Disintegrasi
abdomen (180°) dan
absorbsi Gagal Duktus akan terus
(usia tumbuh
kehamilan
Duktus 7 minggu)
omphalomesenterik
menjadi pita Kelainan kongenital duktus
fibrosis omphalomesenterikum
Embriologi dan Patogenesis

Gambar 2. Jenis-jenis Kelainan ductus Vittelinus/Omphalomesenterik a. Fistula umbilikoileal b.


Sinus duktus omphalomesenterik c.Kista duktus omphalomesenterik d. Pita Fibrosis e. Divertikulum
Meckel dengan paten pita fibrosis f. Divertikulum Meckel dengan obiterasi penuh
Gambaran Klinis dan Komplikasi
A. RIWAYAT dan PEMERIKSAAN FISIK
Umumnya asimtomatis
Terdiagnosis secara tidak sengaja  pemeriksaan barium/laparotomi
Gejala  komplikasi (perdarahan/hematoskezia, obstruksi usus, dll)

1. Perdarahan (32%)

>> anak-anak usia <2 tahun


Perdarahan rektum tiba-tiba dan spontan tanpa atau dg rasa nyeri
Anemia
Riwayat perdarahan intestinal yang berhenti sendiri
Tanda-tanda syok? Cek TTV
Gambaran Klinis dan Komplikasi
2. Obstruksi usus (35%)

>> dewasa
Tidak dapat ditegakkan diagnosis obstruksi usus hulus akibat divertikulum meckel preoperasi
Vomitus bilious
Nyeri periumbilikal
Tegang abdomen
Distensi
Peningkatan bising usus
Massa abdomen yang terpalpasi
Gambaran Klinis dan Komplikasi
3. Divertikulitis

>> dewasa
Nyeri periumbilikal dan radiasi ke kuadran kanan bawah
Demam
Vomitus
Nyeri tegang abdomen fokal/difus

4. Kelainan Umbilikus
Fistula
Sinus
Kista
Pita fibrosis
Discharge kronis dari sinus umbilikus, infeksi dan ekskoriasi kulit periumbilikal
Abses dinding abdomen
Pemeriksaan Penunjang
Divertikulum Meckel sering ditemukan secara
tidak sengaja saat melakukan laparoskopi atau
laparotomi pada pasien-pasien yang asimptomatis.

Uji Laboratorium
Darah lengkap, elektrolit, serum kreatinin, dll  BUKAN U/ DIAGNOSIS!!
Pantau kondisi pasien 𝑒𝑔 Hb anemi?
58% anak-anak dengan Divertikulum Meckel Hb dibawah 8,8 g/dl
Pemeriksaan Penunjang
Pencitraan

Foto Polos Abdomen obstruksi : air fluid level, hearring bone,


Pemeriksaan Penunjang
Pencitraan

Jika diverticulum
terdapat jaringan gaster
ektopik maka akan
nampak gambaran
hot spot

Gejala  Technetium Tc 99m-pertechnate radioisotope scanning


Penatalaksanaan
O Emergensi
Bersifat sakit akut:
IV line cairan kristaloid
Pasang NGT
Puasa secara oral
Periksa laboratorium dan golongan darah
Pendarahan yang signifikan  transfuse packed red
cells (PRC)
Endoskopi
Laparoskopi
Laparotomi
Penatalaksanaan
O Bedah
Terapi Definitif
Ada empat teknik yang mungkin dapat digunakan pada terapi
pembedahan Divertikulum Meckel, yaitu:
1. Divertikulektomi dengan penutupan jahitan dasar
2. Wedge resection dari dinding usus berisi diverticulum dengan
penjahitan
3. Segmental reseksi dari usus, termasuk diverticulum dan
anastomosis end-to-end
4. Pembelahan pita fibrosis dengan atau tanpa divertikulektomi
merupakan pilihan yang memungkinkan.
Terapi Asimptomatis
Terapi pembedahan pada kasus asimptomatis masih kontroversial,
Komplikasi Pengobatan
Resiko komplikasi postoperasi divertikulum
insidental (8%)
Resiko komplikasi postoperasi divertikulum
simtomatis (10-20%)
Mortalitas bedah pasien simptomatis 2-5%
Thank you