0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan23 halaman

BST Pompholyx

Pasien datang dengan keluhan beruntusan kemerahan dan gatal pada tangan. Pasien mengalami keluhan serupa pada usia 21 dan 25 tahun. Pemeriksaan menunjukkan edema tangan dan berbagai lesi kulit primer dan sekunder. Diagnosis banding meliputi dermatitis dishidrotik dan kontak. Usulan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis secara pasti. Diagnosis kerja adalah dermatitis dishidrotik pada tangan, dan tindakan terapi

Diunggah oleh

Gema P
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan23 halaman

BST Pompholyx

Pasien datang dengan keluhan beruntusan kemerahan dan gatal pada tangan. Pasien mengalami keluhan serupa pada usia 21 dan 25 tahun. Pemeriksaan menunjukkan edema tangan dan berbagai lesi kulit primer dan sekunder. Diagnosis banding meliputi dermatitis dishidrotik dan kontak. Usulan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis secara pasti. Diagnosis kerja adalah dermatitis dishidrotik pada tangan, dan tindakan terapi

Diunggah oleh

Gema P
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BED SIDE

DERMATITIS TEACHING
DISHIDROTIK
(POMPHOLYX)
Nur Octaviani 12100118039
Novy Latifah N.F. 12100118185

SMF ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN PRESEPTOR:


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM
BANDUNG Widiati, dr., SpKK.
2018
IDENTITAS
PASIEN

Nama : Ny. E
Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 55 tahun
Alamat : Bojongsoang
Pekerjaan : Guru
Agama : Islam
Suku Bangsa : Sunda
Status Marital : Menikah
Tgl Pemeriksaan : 29 Oktober 2018
AUTOANAMNESIS

KELUHAN UTAMA

Beruntusan kecil kemerahan yang


banyak disertai gatal pada kedua
tangan.
ANAMNESIS KHUSUS

Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Al-


Ihsan Bandung dengan keluhan beruntusan kecil kemerahan
yang banyak disertai gatal pada kedua tangan. Pasien
mengatakan hal ini terjadi sejak 3 hari sebelum datang ke
rumah sakit. Pasien menyangkal pernah diobati sebelumnya.
Awalnya beruntusan tersebut berisi cairan, kemudian
pecah dan timbul luka akibat garukan di ujung-ujung jari.
Seiring berjalannya waktu keluhan bertambah luas. Pasien
tidak mengetahui pencetus munculnya keluhan tersebut.
Pasien menyangkal adanya riwayat kontak dengan detergen,
pembersih lantai atau bahan kimia lainnya sebelumnya. Pasien
menyangkal memiliki beruntusan kecil berisi cairan yang muncul
berulang dan bertahan lama pada daerah lain seperti ketiak dan lipatan
paha.
Pasien mengaku memiliki keluhan yang sama sebelumnya pada
saat berusia 21 tahun dan 25 tahun. Pasien mengaku saat ini sedang
banyak pikiran. Pasien memakai gelang tangan dan sering menimbulkan
gatal tetapi tidak pernah diperiksakan ke dokter. Pasien juga
menggunakan cincin pada kedua jari tangannya. Pasien menyangkal di
keluarga ada yang memiliki keluhan yang sama. Pasien juga mengatakan
dikeluarga tidak memiliki riwayat asma maupun alergi.
PEMERIKSAAN
FISIK

Keadaan umum : Tampak sakit ringan


Kesadaran : Compos Mentis
Tanda-tanda vital
– TD : Dalam Batas normal
– Nadi : Dalam Batas normal
– Respirasi : Dalam Batas noramal
– Suhu : Afebris
Head to toe
– Kepala : Tidak ada kelainan
– Leher : Pembesaran KGB (-)
– Thoraks : Pembesaran KGB aksila (-), yang lain dalam batas normal.
– Abdomen : Tidak ada kelainan
– Ekstermitas : Edema tangan, ekstremitas atas terdapat lesi (lihat dalam
status dermatologi)
STATUS
DERMATOLOGIKUS

 Distribusi lesi : Regional, asimetris, bilateral


 Lokasi lesi : Ad regio manus dextra sinistra
 Karakteristik lesi
– Jumlah : multipel; sebagian besar diskret, sebagian konfluens
– Bentuk : bulat, ireguler
– Ukuran lesi
 Elevated : 0,2 x 0,2 x 0,1 cm sampai 0,8 x 0,5 x 0,2 cm
 Depressed : 0,5 x 0,3 x 0,1 cm sampai 2 x 1,5 x 0,1 cm
– Batas : sebagian besar tegas; sebagian tidak tegas
– Lesi sebagian kering, sebagian madidans
– Permukaan : sebagian menimbul, sebagian depresi
EFLORESENSI

PRIMER
SEKUNDER
Papula eritema,
Skuama, erosi, fisura
vesikel, bulla
RESUME

Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Al-Ihsan Bandung


dengan keluhan beruntusan kecil kemerahan yang banyak disertai gatal pada kedua
tangan. Pasien mengatakan hal ini terjadi sejak 3 hari sebelum datang ke rumah
sakit. Pasien menyangkal pernah diobati sebelumnya. Awalnya beruntusan tersebut
berisi cairan, kemudian pecah dan timbul luka akibat garukan di ujung-ujung jari.
Seiring berjalannya waktu keluhan bertambah luas.
Pasien mengaku memiliki keluhan yang sama sebelumnya pada saat berusia
21 tahun dan 25 tahun. Pasien mengaku saat ini sedang banyak pikiran. Pasien
memakai gelang tangan dan sering menimbulkan gatal tetapi tidak pernah
diperiksakan ke dokter. Pasien juga menggunakan cincin pada jari kedua
tangannya. Pasien menyangkal di keluarga ada yang memiliki keluhan yang sama.
Pasien juga mengatakan di keluarga tidak memiliki riwayat asma maupun alergi.
RESUME

Keadaan umum : Tampak sakit ringan


Kesadaran : Compos Mentis
Tanda-tanda vital : Dalam batas normal
Head to toe
– Ekstermitas : Edema tangan,

Status Dermatologikus
– Lesi primer : Papula eritema, vesikel, bulla
– Lesi sekunder : Skuama, erosi, fisura
DIAGNOSIS BANDING

– Dermatitis Dishidrotik (Pompholyx)


– Dermatitis Kontak Alergi
– Dermatitis Kontak Iritan
– Pemfigoid bulosa
USULAN PEMERIKSAAN

– Pemeriksaan histopatologi
– Patch test
DIAGNOSIS KERJA

Dermatitis Dishidrotik (Pompholyx)


ad regio manus dextra sinistra
TATA LAKSANA

Non-medika mentosa
– Menghindari pajanan
– Mengurangi stress
Medikamentosa
– Kortikosteroid topikal superpoten: Temovat oinment
(0.05% clobetasol propionate)
– Kortikosteroid oral: Prednison 5-60 mg
– Anti Histamin : Loratadin 10 mg
– Antibiotik : Eritromisin 250-500 mg
– Kompres dingin: Burow solution (Alumunium asetat 10%)
dilusi 1:40
PROGNOSIS

– Quo ad vitam : Ad bonam


– Quo ad functionam : Ad bonam
– Quo ad sanationam : Dubia ad bonam
ALHAMDULILAH..

TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai