KU: keputihan (Fluor Albus)
Etiologi
Candidiasis
Vulvovaginalis
Candida albicans
Klinis
o
o
o
o
o
o
Pemeriks
aan
Fluor
Lab.
Sangat gatal di
daerah vulva
Dispareunia
Nyeri sesudah
miksi
Rasa panas
Iritasi vulva
berat: edema/ulkus
Hiperemia di labia
minor, introitus dan
vagina 1/3 bawah.
Bercak2 putih
kekuningan pada
dinding vagina
(seperti keju)
Berwarna
kekuningan. Disertai
gumpalan2 putih
seperti susu/krim
kental atau sedikit
cair.
Mikroskopis dengan
KOH: blastospora
lonjong, pseudohifa
seperti sosis panjang,
kadang bersepta.
Trikomoniasis
Bakterial Vaginosis
Servisitis
gonorrhoe
Neisseria Gonorrhoe
NSGI
Trichomonas
vaginalis
Gardnerella vaginalis
Chlamydia
trachomatis
Ureaplasma
urealyticum
Mycoplasma
genitalium
Disuria, Polakisuria,
Gatal, Nyeri pelvis
Gejala servisitis
Discharge pagi hari
(morning drop)
Bisa asimptomatik
Bila sekret banyak:
Gatal dan perih pada
vulva dan
sekitarnya.
Dispareunia.
Perdarahan pasca
coitus atau
intermenstrual.
Strawberry
appearance.
Sekret yang banyak
dan berbau amis.
Iritasi.
Bisa asimptomatik
Disuria (cz uretrtis),
polakisuria, nyeri
suprasimpisis,
hematuria terminal
(cz cystitis)
Gejala peradangan
tidak ada.
servik merah,
dengan erosi
Folikel2 kecil
mudah berdarah.
Lidi kapas diputar
360 derajat di
endoserviks
perdarahan
Sekret seropurulen
warna putih
kehijauan, berbau
tidak enak
(malodours) dan
berbusa.
Mikroskopis: sediaan
basah, tampak
Trichomonas
vaginalis dengan
pergerakan khas.
Berwarna abu-abu
homogen
Sekret mukopurulen
Sekret jernih keruh
Tes whiff positif
Mikroskopis: jumlah
clue cell meningkat
>20%
Gram: Diplococcus
gram negatif, bentuk
biji kopi.
Kultur.
Gram (-)
Kultur (gold
standart)
pH
Terapi
umunya normal
Nystatin intravag
100.000 IU perhari
selama 14 hari
Ketokonazol 2 dd 1
selama 7 hari
Peningkatan leukosit
> 15
pH > 5
Metronidazol p.o 500
mg sehari 2x selama
7 hari, atau 2 gram
dosis tunggal
pH >4,5 (4,7-5,7)
Metronidazol p.o 500
mg 2 kali selama 7 hari
atau 2 gram dosis
tunggal.
Ciprofloxacin 500 mg
dosis tunggal atau
Kanamisin 2 gram
dosis tunggal
Doxycycline po 100
mg 2 dd 1 selama 7
hari, atau
Tetrasiklin po 500
mg 4 dd 1 selama 7
hari
STD mayor!
Etiologi
Klinis
Pemeriksaan
Lab
Gonore
Sifilis
Ulkus Mole
Granuloma Inguinale
Haemophilus ducrey
Ink: 7 hari
Limfogranuloma
vereneum
Chlamydia
trachomatis
Neisseria
gonorrhoeae
Ink: 2-5 hari
Pria: Gatal,
panas sekitar
OUE, Disuria
Duh tubuh dari
ujung uretra
mukopurulent
OUE : merah,
edema
Treponema pallidum
Ink: 3-5 minggu
Ulkus tidak nyeri
Nyeri waktu ditekan
Gejala prodormal,
Ulkus Multipel
Bentuk bulat / oval
Tidak ada indurasi
Menggaung
Dasarnya kotor,
tertutup pus /
jaringan nekrotik
Gram: deretan ikan
(school of fish)
Pembesra KGB
inguinal medial dg
tanda radang.
Lanjut: fistulasi.
Tumor multiple,
krnyal, lunak
Gram: Diplococcus
gram negatif (Biji
kopi)
Ulkus durum. Sifat:
Tidak nyeri (indolen),
sekitar ulkus teraba
keras (indurasi),
dasar bersih
berwarna merah,
soliter.
Pmx mikroskop
lapangan gelap:
T.pallidum
papul, vesikel tidak
nyeri lama2 ulkus
granulomatosa.
papul, vesikel, ulkus
berbentuk bulat dan
mudah berdarah,
dasar kotor, keluar
sekret amis.
Kultur: Thyson
Pmx serologi.
Tes kulit Frei
Calymatobacterium
granulomatis
Pmx hapusan
jaringan
Terapi
Mayer
Ciprofloksasin
500 mg p.o.
dosis tunggal
Penisilin G prokain
600.000 U/hari
selama 10 hari
Azitromisin 1 g p.o.
singledose, atau
Cioprofloksasin
2x500 mg p.o. 3 hari
kotrimoksasol 3 dd
2 selama 1-5
minggu atau
Sulfonamid 3x1
gram/hari, 7 hari.
Foto
IMS Mirror, eh minor!
etiologi
klinis
pemeriksaan
Lab
Terapi
Kondiloma akuminata
Human papiloma virus (HPV)
Inkubasi: rata2 2-3 bulan (1-8 bulan)
papula miliar, selanjutnya
terbentuk tonjolan2 (filiformis).
kadang2 nyeri.
Regio: Pria : glans penis, sulkus
koronarius, frenulum, batang penis.
Wanita: vulva, introitus vagina
Eflo: tumor permukaan berbenjol
menyerupai bunga kol, merah,
konsistensi lunak.
-
Tinctura podofilin 20% pada lesi
Salep 5 fluorourasil
Elektrokauterisasi
Herpes genitalis
Herpes simplek virus (HSV)
Inkubasi: 3-10 hari
Gejala prodormal : demam ringan, rasa
terbakar pada daerah lesi
KHAS: Vesikel bergerombol diatas
dasar eritematosa. Erosi, nyeri,
pembesaran KGB
Tzank smear
Pemeriksaan mikroskop elektron
Pemeriksaan serologi
Asiklovir 400 mg p.o 3 kali/hari selama
7 10 hari
Asiklovir 200 mg p.o 5 kali/hari selama
7 - 10 hari
Ampisilin 4x500 mg
slm 2 minggu, atau
streptomycin 1
gram/hr IM slm 20
hari
KU: macula hipopigmentasi
Vitiligo
etiologi
Idiopatik, imunologis
Pytiriasis versicolor
Malassezia furfur
klinis
asimptmatik, kadang gatal.
Pemeriksa
an fisik
Penunjang
Bintik putih makin
lama makin lebar.
Regio: jari tangan,
pergelagan tangan
fleksor, lutut,
genitalia, perioral,
periorbital.
EFLO: macula
depigmentasi
berbatas jelas.
bulat/lonjong.
Wood lamps: chalk
white
Eflo: macula hipo/hiper
pigmentasi dengan skuama.
Bisa soliter atau saling
bertemu.
KOH 10-20% Spagetti
meat ball
LAMPU WOOD: Kuning
keemasan
Pytiriasis alba
Diduga berhubungan dengan
atopi, pajanan UV
Putih-putih pada wajah
(trataken)
Regio: wajah, area dahi,
disekitar mata dan mulut.
bahu, leher, dada depan dan
belakang serta lengan sisi
ekstensor.
Eflo: makula hipopigmentasi
dengan skuama batas agak
tegas, uk.0,5- 5 cm, lentikular,
numular sampai plakat.
HistoPA: hyperkeratosis,
parakeratosis, akantosis,
spongiosis.
HPI
Riwayat penyakit/inflamasi
sebelumnya
Makula hipopigmentasi
dengan batas yang jelas
pada tempat terjadinya
kelainan kulit primer.
Terapi
losio metoksalen
1%, diencerkan 1:10
dengan spiritus,
setelah dioleskan
berjemur 10 menit.
Prognosis
Tidak bisa diprediksi.
Menghindari f.predisposisi
Topikal, selenium sulfida
1,8% ketokonazol 2%,
mikonazole 2%
Sistemik: ketokonazol 200
mg/hari 7-10 hari.
Baik.
Hidrokortison 0,5%
Emolien
Edukasi: memakai sunscreen,
nutrisi.
krim malam (campuran
tretinoin 0,1% dan
hidrokuinon 4%).
pagi hari: pelembab dan
sunscreen.
S: baik, tapi sering kambuh,
perjalanan peny. lama
V: baik
C: menganggu.kosmetik