Anda di halaman 1dari 17

Media Pembelajaran

Nisa Nursundanis 2221170054


Muhamad Perdiasnyah 2221170037
Karmilah 2221170001
A. PENGERTIAN DAN CIRI CIRI
SUMBER BELAJAR
Pengertian Sumber Belajar Menurut Darwis A solaiman (1979)

sumber-sumber pengajaran ialah segala macam alat atau


situasi yang dapat memperkaya atau memperjelas
pemahaman murid terhadap yang dipelajarinya, yang
sekaligus berarti memperkaya pengalaman mereka
Ciri Ciri Sumber Belajar

Sumber belajar mempunyai Sumber belajar merubah Sumber belajar dapat


dipergunakan secara sendiri-
daya atau kekuatan yang tingkah laku yang lebih sendiri (terpisah), tetapi tidak
dapat memberikan sesuatu sempurna
yang kita perlukan dalam dapat digunakan secara
proses pengajaran. kombinasi (gabungan).

Sumber belajar secara bentuk


dapat dibedakan menjadi dua,
yaitu sumber belajar yang
dirancang (by designed), dan
sumber belajaryang tinggal pakai
(by utilization
Fungsi dan Manfaat Sumber Belajar
• Mengurangi kontrol • Meningkatkan
dosen/guru yang kaku kemampuan manusia
dan tradisional berbagai media
• Memberikan komunikasi.
kesempatan bagi • Penyajian informasi
MA mahasiswa/siswa dan data secara lebih
KAL untuk berkembang Memberikan konkrit.
sesuai dengan kemungkinan Lebih
AH kemampuannya.
ME pembelajaran memantapkan
DIA yang sifatnya pembelajaran
PEM lebih individual dengan jalan:
BEL
dengan jalan
AJA
RA
N.d Mening katkan Memberikan
ocx produktivitas dasar yang lebih
pembelajaran ilmiah terhadap
dengan jalan: pembelajaran
• Mengurangi beban
dosen/guru dalam • Perencanaan
penyajian informasi program
sehingga lebih banyak pembelajaran yang
membina dan lebih sistematis.
mengembangkan
gairah belajar.
B. LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA
PEMBELAJARAN
 Definisi lingkungan
 Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI)
lingkungan diartikan sebgai bulatan yang
melingkungi (melingkari). Pengertian lainnya yaitu
sekalian yang terlingkung di suatu daerah.
 Dalam literatur lain disebutkan bahwa lingkungan
itu merupakan kesatuan ruang dengan semua
benda dan keadaan makhluk hidup termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya serta makhluk
hidup lainnya. Lingkungan itu terdiri dari unsur-
unsur biotik (makhluk hidup), abiotik (benda mati)
dan budaya manusia.
Tujuan lingkungan sebagai media
pembelajaran
 Tujuan pemanfaatan lingkungan masyarakat
sebagai sumber belajar adalah untuk
mengupayakan agar terjadi proses
komunikasi atau interaksi antara sekolah
khususnya para siswa dan masyarakat.
Interaksi yang baik akan menumbuhkan saling
pengertian antara kedua pihak. Sehingga
miskomunikasi tidak akan terjadi. Harapannya
adalah terjadinya peningkatan relevansi
antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan
masyarakat.
Perpustakan Sebagai Media
Pembelajaran

Pengertian Tujuan Fungsi


Perpustakaan Perpustakaan Perpustakaan

Penggunaan
Jenis-jenis
Perpustakaan sebagai
Perpustakaan
Pusat Sumber Belajar
Pengertian
Perpustakaan

Kata “perpustakaan” berasal dari kata pustaka, yang berarti


(1)kitab, buku-buku (2)kitab primbon. Kemudian kata
“pustaka” mendapat awalan “per” dan akhiran “an” menjadi
perpustakaan. Perpustakaan mengandung arti (1)kumpulan
buku-buku bacaan, (2) bilbliotek, dan (3)buku-buku
kesusastraan (kamus besar bahasa Indonesia dalam Sutomo
2003: 7).
Tujuan Perpustakaan

a) Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun


berbagai sumber informasi.
b) Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil
budaya manusia
c) Sebagai agen perubahan .
d) Menciptakan budaya membaca untuk mencerahkan masa
depan bangsa
Fungsi
Perpustakaan

a. Fungsi penelitian
b. Fungsi pendidikan
c. Fungsi Rekreasi
d. Fungsi informasi
Jenis-jenis
Perpustakaan

a) Perpustakaan Negara
b) Perpustakaan awam
c) Perpustakaan akademik
d) Perpustakaan Sekolah
e) Perpustakaan khusus
Penggunaan
Perpustakaan sebagai
Pusat Sumber Belajar

Sumber belajar pada hakikatnya merupakan komponen sistem


intruksional yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan
lingkungan, yang mana hal itu dapat mempengaruhi hasil belajar
siswa. Dengan demikian sumber belajar dapat dipahami sebagai
segala macam sumber yang ada di luar diri seseorang (peserta
didik) dan memungkinkan (memudahkan) terjadinya proses
belajar.
Televisi Sebagai Media Pembelajaran

Televisi Pendidikan adalah penggunaan program video


yang direncanakan untuk mencapai tujuan pengajaran
tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkannya.
Televisi pendidikan tidak sekedar menghibur tetapi
yang lebih penting adalah mendidik. Bersifat audio
visual
Belajar di Kelas Menggunakan Televisi

Menurut Cece Wijaya, dkk. (1992: 149), faktor-faktor yang perlu


dipertimbangkan dalam penggunaan televisi untuk kelas adalah:

1. Teknik pemilihan
Pemilihan siaran televisi
yang sesuai untuk 2. Kebijaksanaan
pembelajaran adalah penggunaan televisi.
semacam proses evaluasi
dan pemilihan film suara. Kebijaksanaan penggunaan
a. Tingkat usia kelompok televisi untuk kelas
merupakan salah satu
yang memirsa.
tanggung jawab guru.
b. Isi siaran yang lebih
mudah dipahami.
Kelebihan Televisi Sebagai Media Pendidikan

1. Televisi dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio-visual


termasuk gambar diam, film, objek, spesimen dan drama.
2. Televisi bisa menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi
peserta didik.
3. Televisi dapat membawa dunia nyata ke rumah dan ke kelas-kelas,
seperti orang, tempat-tempat dan peristiwa, melalui penyiaran langsung
atau rekaman.
4. Televisi dapat memberikan kepada peserta didik peluang untuk melihat
dan mendengar diri sendiri.
5. Televisi dapat menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh
peserta didik dengan usia dan tingkatan pendidikan yang berbeda-beda.
6. Televisi dapat menyajikan visual dan suara yang amat sulit diperoleh
pada dunia nyata; misalnya ekspresi wajah, dental operation, dan lain-
lain
7. Televisi dapat memikat perhatian sepenuhnya dari penonton.
Kelemahan Televisi Sebagai Media Pendidikan

1. Jika akan memanfaatkan di kelas jadwal siaran dan jadwal pelajaran di


sekolah sering kali sulit disesuaikan.
2. Program di luar control guru.
3. Besarnya gambar di layar relatif kecil dibanding dengan film, sehingga
jumlah siswa yang dapat memanfaatkan terbatas (Sadiman, 2005: 73).
4. Televisi pada saat disiarkan akan berjalan terus dan tidak ada
kesempatan untuk memahami pesan-pesannya sesuai dengan
kemampuan individual siswa.
5. Guru tidak memiliki kesempatan untuk merevisi film sebelum
disiarkan.
Pilih acara yang sesuai dengan usia
anak

Dampingi anak memonton TV


Peranan Orang Tua
dan Guru Dalam
Mengatasi Dampak
Letakan TV di ruang tengah, hindari
Negatif Acara
Televisi menyediakan TV dikamar anak.

Tanyakan acara favorit mereka dan


bantu memahami pantas tidaknya
acara tersebut untuk mereka