Anda di halaman 1dari 12

REFERAT

Orchitis
Meylia Pratiwi Samani
Pembimbing: dr. Muhammad Jabir, Sp.U
Pendahuluan
Orchitis adalah peradangan pada
testis. Infeksi diklasifikasikan sebagai
01 orchitis viral, orchitis bakterial
piogenik, atau orchitis granulomatosa

Sering terjadi pada pada laki-laki


02 berumur
. diantara pra pubertas
Tanda dan gejala ketidaknyamanan
03 ringan pada testiskular dan edema
hingga nyeri testikular parah

Pengobatan untuk infeksi ini adalah


04 antibiotik spesifik, tirah baring,
penyangga skrotum, kantong es, dan
analgesik dapat dilakukan
ANATOMI & FISIOLOGI TESTIS
DEFINISI

 Orkitis adalah peradangan pada


testis
 Sebagian besar kasus
berhubungan dengan infeksi
virus gondong
 Biasanya bilateral
Epidemiologi
Dalam salah satu Dalam sebuah penelitian
penelitian terhadap prajurit rawat jalan, orchitis terjadi
Angkatan Darat AS, pada 58 persen pria yang
kejadian tertinggi pada pria didiagnosis dengan
antara 20 dan 29 tahun epididymitis.

Sering terjadi pada


Sekitar 600.000 kasus
epididimitis per tahun pada laki-laki berumur
di Amerika Serikat, diantara pra pubertas.
yang sebagian besar Orchitis parotitis
terjadi pada pria antara adalah infeksi virus
18 dan 35 tahun yang sering
Etiologi
Virus mumps paling Infeksi bakteri dan Granulomatous:
umum pyogenik: E. coli,
T. pallidum,
Infeksi Coxsackievirus Klebsiella,
tipe A, varicella, dan Pseudomonas, M. tuberculosis,
echoviral jarang terjadi Staphylococcus, M. leprae,
dan Streptococcus Actinomycetes

Bakteri penyebab
biasanya
Trauma sekitar
menyebar dari Idiopatik
testis
epididimitis terkait
dalam seksual pria
aktif atau laki-laki
dengan BPH
Patofisiologi

Orkitis viral Orkitis bakterial Orkitis


infection piogenik granulomatosa
.
Diagnosis

Anamnesis
Nyeri dan bengkak pada testis, demam, nyeri dan
panas saat berkemih ataupun mengedan dan
melakukan hubungan seksual

Pemeriksaan Fisik
Testis berwarna kemerahan, suhu raba terasa
hangat, bengkak dan nyeri saat dipalpasi,
pembengkakan KGB inguinal

Pemeriksaan Penunjang
Leukositosis, kultur urin, urethral smear, USG
ataupun testicular scan
DIAGNOSA BANDING

Epydidimitis Torsio Testis Hidrokel Hernia


Penatalaksanaan
Antibiotik
1. Ceftriaxone : Dewasa IM 125-250 mg Suportif:
sekali,
2. Doxycycline : Dewasa 100 mg selama  Bed rest
7 hari  Analgetik
3. Azitromisin : Dewasa 1 gram sekali
untuk infeksi klamidia, 2 gram sekali
 Elevasi skrotum
untuk infeksi klamidia dan gonokokus.
4. Trimetoprim-sulfametoksazol : Dewasa
960 mg/12 jam selama 14 hari
5. Ciprofloxacin : Dewasa 500 mg peoral
selama 14 hari
Komplikasi

Atrofi testis

Abses skrotum

Epididimitis berulang/kronis

Infertilitas
Thank You