Anda di halaman 1dari 29

A.

Aminah Paliwang
 19340263
Mardin
19340264

Fathul aziz Maria Marthafina


19340261 Labok
( 19340262 )

Ishak fauzi Evani Lestari Turu


moh yusuf Allo ( 19340259 )
19340260
C
O
M
M
U
N PENDAFTARAN
I
C
TANAH
A SISTEMATIS
T
I
LENGKAP
O
N
Program
PTSL ATR/BPN

ILM Media
massa

COMMUNICATION
 Bagaimana penerapan ilmu komunikasi dalam
Iklan Layanan Masyarakat (ILM) melalui
media massa?
 Bagaimana menentukan komunikasi yang
efektif dalam Iklan Layanan Masyarakat
melalui media elektronik tersebut sehingga
memberikan daya tarik bagi target/sasaran
yang dituju?
 Untuk mengetahui penerapan ilmu
komunikasi dalam Iklan Layanan Masyarakat
(ILM) melalui media massa.
 Untuk mengetahui cara berkomunikasi yang
efektif dalam Iklan Layanan Masyarakat
melalui media massa.
ILMU KOMUNIKASI

 Ilmukomunikasi adalah salah satu cabang


ilmu pengetahuan sosial yang bersifat
multidisipliner. Disebut demikian, karena
pendekatan-pendekatan yang dipergunakan
berasal dari dan menyangkut berbagai bidang
keilmuan (disiplin) lainnya, (Sendjaja, 2014).
COMMUNICATION ?
 Sebagai makhluk sosial, setiap orang yang
hidup dalam suatu kelompok masyarakat,
dalam menjalani aktivitas kesehariannya
sejak ia bangun tidur di pagi hari hingga tidur
kembali pada malam harinya senantiasa
terlibat dalam kegiatan komunikasi
 Proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang
(komunikator) kepada orang lain
(komunikan) untuk memberi tahu atau
mengubah sikap, pendapat, dan perilaku, baik
langsung (komunikasi tatap muka) maupun tidak
langsung (komunikasi melalui media)
Menurut Gordon et al :

 memenuhi kebutuhan sendiri

 menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang


lain
 Ekspresi Eksistensi Sosial.
 Sarana Ekspresif.
 Sarana Ritual.
 Sarana Instrumental.
 Komunikasi berdasarkan Penyampaian
 Verbal
 Non verbal
 Komunikasi berdasarkan Prilaku
 Formal
 Informal
 Non formal
 Komunikasi berdasarkan Kelangsungannya
 Langsung
 Tidak langsung
 Komunikasi Berdasarkan Maksud Komunikasi :
 Berpidato
 Memberi Ceramah
 Wawancara
 Memberi Perintah alias Tugas
 Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkup
 Komunikasi Internal Komunikasi internal
• Vertikan
• Horizontal
• Diagonal
 Komunikasi Eksternal
 Komunikasi Berdasarkan Jumlah Yang Berkomunikasi
 Komunikasi Perseorangan
 Komunikasi kelompok
 Komunikasi Berdasarkan Peranan Individu
 Komunikasi antar individu dengan individu yang
lain
 Komunikasi antar individu dengan lingkungan yang
lebih luas
 Komunikasi antar individu dengan dua kelompok
atau lebih
 Komunikasi Berdasarkan Jaringan Kerja
 Komunikasi jaringan kerja rantai
 Komunikasi jaringan kerja lingkaran
 Komunikasi jaringan kerja bintang
 Komunikasi Berdasarkan Ajaran Informasi
 Komunikasi satu arah
 Komunikasi dua arah
 Komunikasi ke atas
 intrapersonal communication
 interpersonal communication
 group communication
 Komunikasi antar-kelompok/asosiasi
 Komunikasi Organisasi
 Mass communication
 Dalam UU No.32 tahun 2002 tentang
penyiaran bab I pasal 1 (5) disebutkan bahwa
siaran iklan adalah siaran informasi yang
bersifat komersial dan layanan masyarakat
tentang tersedianya jasa, barang, dan
gagasan yang dapat dimanfaatkan oleh
khalayak dengan atau tanpa imbalan kepada
lembaga penyiaran yang bersangkutan.
 UU No.32 tahun 2002 tentang penyiaran bab I
pasal 1 ayat (7) menyebutkan bahwa Siaran
iklan layanan masyarakat adalah siaran iklan
nonkomersial yang disiarkan melalui
penyiaran radio atau televisi dengan tujuan
memperkenalkan, memasyarakatkan,
dan/atau mempromosikan gagasan, cita-cita,
anjuran, dan/atau pesan-pesan lainnya
kepada masyarakat untuk mempengaruhi
khalayak agar berbuat dan/atau bertingkah
laku sesuai dengan pesan iklan tersebut
 Menurut Persatuan Perusahaan Periklanan
Indonesia (PPPI), Iklan Layanan Masyarakat
adalah pesan komunikasi pemasaran untuk
kepentingan publik tentang gagasan atau
wacana untuk mengubah, memperbaiki, atau
meningkatkan sikap atau perilaku mereka
 Informatif
 Persuasi
 Pengingat
 penguat
 Kekuatan/kelebihan Konten/Video 1 (satu)
 Berdasarkan hasil peninjauan dari video pertama,
pemakalah menilai beberapa kekuatan dari konten
(video) 1 (satu) antara lain :
 Penyampaian materi dari sumber/penyiar cukup
baik dan vokal
 Pesan yang disampaikan sesuai dengan realita
dilapangan
 Informatif dan persuasif
 Tidak mengandung unsur SARA atapun pornografi
sehingga tidak ada batasan usia, sosial, etnis,
agama dll.
 Kelemahan Konten/Video 1 (satu)

 Adapun kelemahan dari isi video ini adalah


antara lain :
 Tidak ada komunikasi antar individu
(interpersonal communication)
 Pemilihan kata tidak general sehingga hanya
masyarakat tertentu yang dapat memahami isi
pesan/informasi yang disampaikan
 Isi konten lebih tertuju kepada fungsi
informatif tanpa mempertimbangkan fungsi
pengingat.
 Dari
pembahasan teori komunikasi dan data pada
konten video Iklan Layanan Masyarakat, maka
pemakalah dapat mengambil kesimpulan, bahwa:

1.Komunikasi terbentuk karena adanya


komunikator sebagai pemberi pesan dan
komunikan sebagai penerima pesan.
2. Ada beberapa unsur atau komponen yang terdapat dalam
komunikasi :

 Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak


yang mengirimkan pesan kepada penerima pesan
(komunikan).
 Penerima atau komunikan (receiver) adalah
pihak yang menerima pesan dari pihak pengirim
(komunikator).
 Pesan (message) adalah isi atau maksud yang
akan disampaikan oleh komunikator (pengirim)
pesan kepada penerima (komunikan) pesan.
 Tindak balas (feedback) adalah tanggapan dari
penerimaan pesan atas isi yang disampaikannya
3. Iklan Layanan Masyarakat (ILM)
merupakan salah satu strategi
komunikasi massa yang tepat dalam
menghubungkan antara komunikator
(pengirim) dengan komunikan
(penerima) pesan.
 Informatif,artinya iklan yang dibuat harus
memberi kesadaran dan pengetahuan atas
apa yang disampaikan kepada penerima
(komunikan) dengan bahasa yang bersifat
general sehingga mampu dipahami oleh
semua kalangan.
 Persuasif, pesan didalam iklan harus
mengandung ajakan yang dapat
mempengaruhi si penerima pesan.
 Pengingat, yaitu iklan harus mampu untuk
berfungsi sebagai perangsang bagi penerima
pesan terkain pesan yang disampaikan.
 Penguat, dimaksudkan untuk meyakinkan
kepada penerima pesan tentang
produk/program yang disampaikan.