Anda di halaman 1dari 6

MANAJEMEN TEKNOLOGI

DAN INOVASI

KELOMPOK 6 :
Alemina Oktaviani Br Tarigan (7173510004)
Alya Zahra (7173210003)
Debby Bernadette Purba (7173210006)
Nanda Tania Syahfitri (7171210020)
Muhammad Rizqy (7163210046)
Manajemen Tekonologi dan Inovasi
1. Teknologi
Secara etimologis, akar kata teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang
berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau
metode, dan seni. Dalam matakuliah ini ruang lingkup teknologi mengikuti proses produksi (barang dan jasa).
Oleh karena itu, ruang lingkup „teknologi‟ dalam matakuliah Manajemen “teknologi dan inovasi‟ adalah output
(barang), proses (menghasilkan barang atau jasa), input (material) yang digunakan (dalam proses) dan pasar
(marketplace, position).
2. Inovasi
Secara etimologi inovasi berasal dari Kata Latin innovation yang berarti pembaharuan atau perubahan. Kata kerjanya
innovo yang artinya memperbaharui dan mengubah inovasi ialah suatu perubahan yang baru menuju kearah perbaikan, y
ang lain atau berbeda dari yang ada sebelumnya, yang dilakukan dengan sengaja dan berencana (tidak secara
kebetulan). Pada basis teknologi tertentu, inovasi dimaksudkan untuk merealisasikan potensi untuk mengubah game’
bisnis dengan tujuan competitive advantage (menjadi leader, bukan follower). Ini berarti inovasi adalah mengubah apa y
ang seharusnya akan kita laksanakan dengan apa yang dilaksanakan (existing) secara rutin sekarang.
3. Framework Manajemen “Teknologi dan Inovasi”
Tujuan matakuliah manajemen teknologi dan inovasi‟ adalah competitive advantage. Yang dimaksud competitive
advantage adalah mengacu pada tujuan Manajemen Operasi, yakni: cost, quality, flexibility dan delivery. Dengan
demikian, competitive advantage merujuk pada keunggulan teknologi yang memberi kontribusi terhadap cost, quality,
flexibility dan delivery. Sementara, yang menjadi domain (asal atau origin) kondisi teknologi existing yang terkandung d
alam ruang lingkup teknologi (input, proses, output dan pasar).
Strategi Inovasi dan Keunggulan Bersaing
Melonjaknya jumlah pelaku usaha belakangan ini tentunya mengakibatkan persaingan pasar menjadi
semakin ketat. Bahkan sekarang ini persaingan antara pengusaha yang satu dengan pelaku usaha lainnya
sudah dalam kondisi yang semakin kompleks, sehingga masing masing perusahaan kini berlomba
menciptakan inovasi-inovasi baru untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya. Anda bisa memulainya
dari hal-hal yang sederhana.

Misalnya saja sebagai berikut:


1. Produk unik dan menarik.
2. Manfaatkan teknologi modern.
3. Meningkatkan kualitas SDM.
4.Tingkatkan Pelayanan.
Peran Teknologi Dalam Manajemen
Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan
oleh G.R. Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:
1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh
teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan
manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi
dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur
organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan
terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena
keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para
pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya.
4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana
teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkola
borasi, berkooperasi, dan berinteraksi.
5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang
memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep
kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management
atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain
struktur organisasi unit teknologi informasinya.
Studi Kasus
Nokia adalah perusahaan asal Finlandia yang sempat menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di
Finlandia dan dunia. Pada tahun 1865, FredrikI destam mendirikan perusahaa penggilingan kayu yang
bernama Nokia,kata Nokia sendiri di ambil dari nama sebuah komunitas yang tinggal diFinlandia Selatan.
Kemudian pada sekitar tahun 1950, Nokia mulai membangun divisi elektronik karena Nokia memandang
bahwa industry elektronik menjanjikan masa depan yang cerah, pendirian divisi ini adalah awal mula
terjunnya Nokia kedalam industry telekomunikasi. Walaupun pada awalnya Nokia bukanlah perusahaan
telekomunikasi, Nokia berhasil menghasilkan produk-produk telekomunikasi yang dapat diterima oleh
pasar, mulai dari produk telefon genggam sampai perangkat telekomunikasi lainnya seperti HLR, MSC,
BSC, RNC dan lain-lain. Kesuksesan Nokia tidak diperoleh dengan instan, melainkan melalui prosestrial &
error yang panjang, Nokia melakukan kesalahan dan belajar dari kesalahan-kesalahan mereka sehingga
Nokia mampu menghasilkan inovasi-inovasi yang berhasil membuat mereka merajai pasar telefon
genggam selama 14 tahun sebelumnya direbut oleh Samsung. Dalam Pada era kejayaannya, Nokia
banyak mengeluarkan produk telefon genggam dengan model-model yang baru dalam waktu yang tidak
terlalu jauh & langsung diserap dengan baik oleh pasar. Sayangnya era kejayaan Nokia saat ini sudah
mulai memudar, saham Nokia semakin turun, berbeda dengan S & P 500, Nasdaq dan DowJones. Bila di
bandingkan dengan Q2 2011 lalu, market share Nokia pada Q2 2012 ini mengalami penurunan di semua
negara. Nokia juga melakukan pengurangan pegawai dan penutupan kantor dan pabriknya termasuk
pabrik Nokia yang terletak di Finlandia, jadi saat ini tidak ada lagi produk Nokia yang dibuat diFinlandia ,
negara asal Nokia.
KESIMPULAN
Kita hidup di dunia yang dinamis dimana kita dituntut untuk terus berkreasi dan berinovasi, jika tidak
Ingin terhenti dan tersingkirkan. Memahami proses perubahan yang terjadi merupakan tahap awal kritis
agar dapat memanfaatkan secara optimal: memaksimumkan manfaat dan meminimumkan resiko. Strategi
inovasi / pengembangan produk baik merupakan kombinasi yang bersifat internal.Strategi inovasi
merupakan art and science. Keberhasilannya tidak semata berdasarkan hal-hal yang seluruhnya dapat
dikaji sebagai proses ilmiah. Aspek seni berstrategi bisnis yang lebih memerlukan imajinasi, kreatifitas,
dan entrepreneurship, akan sangat menentukan kemampuan / kejelian perusahaan melihat peluang –
peluang, memanfaatkannya secara optimal dan juga mempegaruhi keberhasilan perusahaan dalam
mengatasi tantangan di sekitarnya.