Pendokumentasian Asuhan
Keperawatan Gangguan
Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
DOSEN PEMBIMBING : Hartono, S.Kp., Ns., M.Kes
http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Anggota
Kelompok :
1. ANNE NURSYAPUTRI
(P27220020051)
2. DITA OKTAVIA PURWANDANI
(P27220020061)
3. IZATHUL LUTFAH
(P27220020069)
4. OKTAVIA AZIZAH KURNIASARI
(P27220020078)
5. SYIFA KHOIRUNNISA
(P27220020087)
Skenario Kasus
Pasien datang ke IGD di RS.Islam pada hari
Rabu, 31 Maret 2021 pukul 08.00 WIB. Saat
melakukan pengkajian, keluarga pasien
mengatakan, pasien dibawa kerumah sakit
karena pasien mengalami nyeri saat berkemih,
pasien juga mengatakan sering anyang-
anyangan (kesulitan membuang air kemih).
A.Identifikasi Data Fokus
Hari/tanggal Data Subjektif Data Objektif TTD/
Nama
Perawat
31 Maret 2021 1. Pasien mengatakan sering buang 1. Distensi kandung
air kecil kemih
2. Pasien mengatakan
019pernah 2. Berkemih tidak
mengompol tuntas
3. Pasien mengatakan sering (hesitancy)
anyang-anyangan (kesulitan 3. Volume residu
membuang air kemih) urin meningkat
4. Keluarga pasien mengatakan
nyeri saat berkemih
5. Pasien mengatakan urin menetes
B. Analisis Data Penegak Diagnosa Keperawatan
No. Hari/tgl Data Fokus Problem Etiologi Diagnosa Keperawatan TT
D
1. Rabu, 31 Data Subyektif : Gangguan Iritasi kandung Gangguan eliminasi urin
Maret 1. Pasien mengatakan sering buang air Eliminasi Urin kemih berhubungan dengan iritasi
2021 kecil kandung kemih, dibuktikan
2. Pasien mengatakan pernah dengan pasien mengatakan
mengompol sering buang air kecil pernah
3. Pasien mengatakan sering anyang- mengompol, sering anyang
anyangan anyangan, keluarganya
4. Keluarga pasien mengatakan nyeri mengatakan nyeri saat
saat berkemih berkemih, pasien juga
5. Pasien mengatakan urin menetes. mengatakan urin menetas,
distensi kandung kemih,
Data Obyektif : berkemih tidak tuntas
6. Distensi kandung kemih (hesitancy), volume residu
7. Berkemih tidak tuntas (hesitancy) urin meningkat
8. Volume residu urin meningkat
Content Content Content
Lanjutan....
Content
2. Rabu, 31 Data Subjektif : Gangguan Ketidak Gangguan
Maret 1. Pasien mengatakan Mobilitas bugaran mobilitas fisik
2021 lemas dan sulit Fisik fisik. berhubungan
menggerakkan dengan
ekstremitas. ketidakbugaran
fisik dibuktikan
Data Objektif : dengan Pasien
2. Kekuatan otot mengatakan
menurun lemas dan sulit
menggerakkan
ekstremitas,
Kekuatan otot
menurun.
C.Prioritas Diagnosa Keperawatan
1.Gangguan eliminasi urin berhubungan dengan iritasi
kandung kemih, dibuktikan dengan pasien mengatakan
sering buang air kecil pernah mengompol, sering anyang
anyangan, keluarganya mengatakan nyeri saat berkemih,
pasien juga mengatakan urin menetas, distensi kandung
kemih, berkemih tidak tuntas (hesitancy), volume residu
urin meningkat.
2.Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan
ketidakbugaran fisik dibuktikan dengan Pasien mengatakan
lemas dan sulit menggerakkan ekstremitas, Kekuatan otot
menurun.
Content Here
D.Rencana (Intervensi)Keperawatan
Tgl DX Keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi
31 Gangguan eliminasi Setelah dilakukan intervensi 1. Intervensi utama : Manajemen eliminasi urine
Mar urin berhubungan keperawatan selama 2 x 24 jam, a. Observasi :
et dengan iritasi kandung maka gangguan eliminasi urine 1) Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
202 kemih,dibuktikan membaik dengan kriteria hasil : inkontinensia urine.
1 dengan pasien 1. Desakan berkemih (urgensi) 2) Identifikasi faktor yang menyebabkan retensi atau
mengatakan sering menurun. inkontinensia urine.
buang air kecil pernah 2. Distensi kandung kemih menurun. 3) Monitor eliminasi urine.
mengompol, pasien 3. Berkemih tidak tuntas (hesitancy) b. Terapeutik
juga mengatakan menurun. 4) Catat waktu berkemih
sering anyang 4. Volume residu urine menurun. 5) Ambil sampel urine tengah.
anyangan,keluarganya 5. Urine menetes (dribbling) menurun
mengatakan nyeri saat
Lanjutan,,
berkemih,dan 6. c. Edukasi
pasien Mengompol 1) Ajarkan tanda dan gejala infeksi saluran kemih
mengatakan menurun. 2) Ajarkan mengukur asupan cairan.
urin menetes. 3) Ajarkan mengambil spesimen urine tengah.
4) Ajarkan terapi modalitas penguatan otot otot panggul/ berkemih
d. Kolaborasi
5) Pemberian obat suposituria uretra jika perlu.
E. Implementasi Keperawatan
Hari/ Dx Jam Implementasi Respon TTD
Tang
gal
31 Gangguan eliminasi urin 08:00 1) Mengidentifikasi tanda S : Pasien mengatakan nyeri saat
Maret berhubungan dengan iritasi dan gejala retensi atau berkemih, pasien mengatakan
2021 kandung kemih,dibuktikan inkontinensia urine. sering buang air kecil, pasien
dengan pasien mengatakan 2) Mengidentifikasi faktor mengatakan pernah mengompol
sering buang air kecil pernah yang menyebabkan O : distensi kandung kemih
mengompol,pasien juga retensi atau inkontinensia
mengatakan sering anyang urine
anyangan,keluarganya
mengatakan nyeri saat S : Pasien mengatakan masih
berkemih,dan pasien 10:00 3)Memonitor eliminasi sering buang air kecil
mengatakan urin menetes. urine. O : Berkemih masih belum tuntas
4)Mencatat waktu (hesitancy)
berkemih.
13:00 5)Mengajarkan tanda dan S : Pasien mengatakan urin
gejala infeksi saluran menetes, keluarga pasien
kemih. mengatakan pasien nyeri saat
6)Mengajarkan mengukur berkemih.
asupan cairan. O : Volume residu urin meningkat
Lanjutan...
Hari/ Dx Jam Implementasi Respon TT
Tang D
gal
18:00 7) Mengajarkan terapi S : Pasien mengatakan
modalitas penguatan otot otot sering anyang-anyangan
panggul/ berkemih.
O : Volume residu urin
8) Mengkolaborasi pemberian meningkat
obat suposituria uretra
01 Gangguan eliminasi urin berhubungan 07:00 1) Mengajarkan mengambil S : Pasien mengatakan
April dengan iritasi kandung kemih,dibuktikan spesimen urine tengah. masih nyeri saat berkemih,
2021 dengan pasien mengatakan sering buang pasien mengatakan masih
air kecil pernah mengompol,pasien juga 2) Mengambil sampel urine sering buang air kecil,
mengatakan sering anyang tengah. pasien mengatakan sudah
anyangan,keluarganya mengatakan nyeri tidak mengompol
saat berkemih,dan pasien mengatakan air
urine menetes. O : Distensi kandung kemih
menurun.
Lanjutan... 0%
Hari Dx Jam Implementasi Respon T
/Tan T
ggal D
10:00 3) Memonitor eliminasi urine S : Pasien mengatakan Desakan berkemih
4) Mencatat waktu berkemih (urgensi) menurun.
O : Berkemih tidak tuntas (hesitancy)
menurun.
13:00 5)Mengkolaborasi pemberian obat S : pasien mengatakan urine menetes
suposituria uretra. (dribbling) menurun, pasien mengatakan
6) Mengajarkan tanda dan gejala sudah tidak nyeri saat berkemih.
infeksi saluran kemih. O : Volume residu urine menurun
18:00 7)Mengajarkan mengukur asupan S : Pasien mengatakan sudah membaik
cairan. O : Volume residu urin menurun.
8)Mengajarkan terapi modalitas
70%
penguatan otot otot panggul/
berkemih.
F.Catatan Perkembangan tanggal: 31 Maret 2021
Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan
Diagnosa Jam Shift Pagi Jam Shift Sore Jam Shift Malam
No Keperawatan
1. Gangguan S: S: 20.00 S:
eliminasi urin 08.00 1. Pasien mengatakan masih nyeri 16.00 1. Pasien mengatakan 1. Pasien mengatakan
berhubungan saat berkemih. masih sering buang masih sering buang
dengan iritasi 2. Pasien mengatakan sering buang air kecil air kecil.
kandung air kecil. 18.00 2. Pasien mengatakan O:
kemih. 3. Pasien mengatakan pernah sering anyang- Berkemih masih belum
mengompol anyangan tuntas.Perawat
memberitahu keluarga
O: pasien
09.00 4. Pasien mengatakan sering anyang- 1. Berkemih masih
anyangan belum
tuntas(hesitancy).
10.00 5. Pasien mengatakan masih sering 2. Volume residu urine
buang air kecil. masih cukup
meningkat
Diagnosa Jam Jam Jam
No Keperaw Shift Pagi Shift Sore Shift Malam
atan
13.00 6. Pasien mengatakan A: A:
urine menetes Masalah pasien belum teratasi Masalah pasien belum teratasi.
7. Keluarga pasien P: P:
mengatakan pasien nyeri Identifikasi tanda dan gejala 1. Ajarkan kepada keluarga pasien
saat berkemih. retensi dan inkontinensia urine. untuk memonitor Volume Urine
Monitor Volume urine. pasien.
O: I: I:
Distensi kandung kemih 1. Mengidentifikasi tanda dan 2. Mengajarkan kepada keluarga
Disuria masih meningkat gejala retensi dan pasien untuk memonitor Volume
Berkemih masih belum inkontinensia urine Urine pasien.
tuntas (hesitancy) 2. Memonitor Volume Urine E:
Volume residu urin Keluarga pasien bersedia untuk
masih meningkat E: memonitor volume urine pasien
Pasien masih sering buang air
kecil
Lanjutan...
Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan
Diagnosa Jam Shift Pagi Ja Shift Jam Shift
No Keperaw m Sore Malam
atan
A:
1.Masalah pasien belum teratasi
P:
1.Identifikasi factor yang menyebabkan Disuria/nyeri saat berkemih.
2.Identifikasi tanda dan gejala retensi dan inkontinensia urine.
3.Monitor frekuensi,volume,aroma,dan warna eliminasi urine.
4.Catat waktu berkemih
5.Ambil sampel urine tengah.
6.Ajarkan mengambil spesimen urine tengah.
I:
1.Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan Disuria/nyeri saat
berkemih
2.Mengidentifikasi tanda dan gejala retensi dan inkontinensia urine
3.Memonitor frekuensi,volume,aroma,dan warna eliminasi urine.
4.Mencatat waktu berkemih
5.Mengambil sampel urine tengah.
6.Mengajarkan mengambil spesimen urine tengah.
E:
1.Pasien masih merasakan nyeri saat berkrmih.
Catatan Perkembangan tanggal: 1 April 2021
Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan
Diagnos Jam Jam Jam
No a Shift Pagi Shift Sore Shift Malam
Kepera
watan
1. Ganggua S: S: 0 S:
n 07.00 1. Pasien mengatakan 15.00 1. Pasien mengatakan 18.00 1. Pasien mengatakan
eliminasi masih nyeri saat sudah tidak merasakan sudah tidak ada keluhan
urin berkemih. nyeri saat berkemih lagi dan sudah
berhubu 2. Pasien mengatakan 2. Pasien mengatakan membaik.
ngan sering buang air kecil. 16.00 sudah tidak sering buang O:
dengan 11.00 3. Pasien mengatakan air kecil 2. Volume residu urine
iritasi sudah tidak O: menurun
kandung mengompol 3. Distensi kansung kemih A:
kemih. menurun Pasien menunjukkan
4. Pasien mengatakan 4. Berkemih tidak kondisinya semakin
sudah tidak sering buang tuntas(Hesitancy) membaik
air kecil. menurun
Lanjutan... Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan Catatan Perkembangan
Diagno Jam Shift Pagi Jam Shift Sore Jam Shift Malam
No sa
Kepera
watan
1. Ganggu 1. Volume residu urine P:
an 13.00 1. Pasien mengatakan 15.00 menurun 18.00 Ajarkan kepada
elimina urine sudah tidak keluarga pasien untuk
si urin menetes. A: memonitor Volume
berhubu O: Masalah pasien mulai Urine pasien.
ngan 2. Disuria masih cukup 16.00 membaik I:
dengan menurun P: Mengajarkan kepada
iritasi 3. Distensi kandung 2. Identifikasi tanda dan keluarga pasien untuk
kandun kemih menurun gejala retensi dan memonitor Volume
g 4. Berkemih tidak tuntas inkontinensia urine. Urine pasien.
kemih. (hesitancy) menurun 3. Monitor Volume urine. E:
5. Volume residu urine 1. Kondisi pasien membaik
menurun 2. Berkemih normal
Lanjutan..
Diagno Jam Jam Jam
No sa Shift Pagi
Shift Sore Shift Malam
Keper
awatan
1. Gangg 13.00 A : 16.00 I: 18.00 3. Gangguan
uan 3. Mengidentifikasi perkemihan
Masalah pasien belum teratasi
tanda dan gejala teratasi
elimina sebagian
P: retensi dan
si urin
inkontinensia urine
berhub
1. Identifikasi factor yang
ungan menyebabkan Disuria/nyeri saat 4. Memonitor Volume
dengan berkemih. Urine
iritasi E:
2. Identifikasi tanda dan gejala retensi
kandun dan inkontinensia urine. 1. Keadaan berkemih
g pasien tampak mulai
3. Monitor
kemih. membaik
frekuensi,volume,aroma,dan warna
eliminasi urine.
Lanjutan....
Diagnosa Jam Jam Jam
No Keperawatan Shift Pagi
Shift Sore Shift Malam
I:
1. Gangguan 13.00
1. Mengidentifikasi faktor yang
eliminasi urin menyebabkan Disuria/nyeri saat
berhubungan berkemih
2. Mengidentifikasi tanda dan
dengan iritasi gejala retensi dan inkontinensia
kandung kemih. urine
3. Memonitor
frekuensi,volume,aroma,dan
warna eliminasi urine.
E:
Saat berkemih, Pasien masih
merasakan agak nyeri
G. Evaluasi
Hari/Tanggal Dx. Jam Evaluasi
Keperawatan
02 April Gangguan eliminasi 08:0 S: Add
urin berhubungan Title
2021 0 -Pasien mengatakan sudah tidak nyeri pada saat berkemih
dengan iritasi
kandung kemih. - Pasien mengatakan sudah tidak sering buang air kecil
- Pasien mengatakan sudah tidak mengompol
- Pasien mengatakan urine sudah tidak menetes Add
Ti tle
O:
- Disuria masih cukup menurun
- Distensi kandung kemih menurun
- Berkemih tidak tuntas (hesitancy) menurun
Add
- Volume residu urine menurun Title
A : Pasien menunjukkan kondisinya semakin membaik.
Sehingga Masalah teratasi .
P : Intervensi dihentikan
Lanjutan..
Hari/Tanggal Dx. Jam Evaluasi
Keperawatan
02 April 2021 Gangguan eliminasi 08:00 I:
urin berhubungan - Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan Disuria/nyeri saat berkemih
dengan iritasi
- Mengajarkan kepada keluarga pasien untuk memonitor Volume Urine pasien.
kandung kemih.
- Mengidentifikasi tanda dan gejala retensi dan inkontinensia urine
- Memonitor frekuensi,volume,aroma,dan warna eliminasi urine.
- Mengambil sampel urine
E:
- Evaluasi yang diharapkan sesuai, hal ini dibuktikan dengan Desakan berkemih
(urgensi) menurun. Distensi kandung kemih menurun, Berkemih tidak tuntas
(hesitancy) menurun, Volume residu urine menurun, Urine menetes (dribbling)
menurun, Mengompol menurun.
R : Intervensi dihentikan
Terima Kasih