KURIKULUM
1994
OLEH KELOMPOK 5
SEJARAH KURIKULUM 1994
• Kurikulum diartikan sebagai: suatu dokumen atau rencana tertulis mengenai
kualitas pendidikan yang harus dimiliki oleh peserta didik melalui suatu
pengalaman belajar.
• Pengertian ini mengandung arti bahwa kurikulum harus tertuang dalam satu atau
beberapa dokumen atau rencana tertulis. Dokumen atau rencana tertulis itu
berisikan pernyataan mengenai kualitas yan yang harus dimiliki seorang peso
didik yang mengikuti kurikulum tersebut.
• Pengertian kualitas pendidikan di sini mengandung makna bahwa kurikulum
sebagai dokumen merencanakan kualitas hasil belajar yang harus dimiliki peserta
didik, kualitas bahan/konten pendidikan yang harus dipelajari peserta didik,
kualitas proses pendidikan yang harus dialami peserta didik.
• Kurikulum dalam bentuk fisik ini seringkali menjadi fokus utama dalam setiap
proses pengembangan Kurikulum karena ia menggambarkan ide atau pemikiran
para pengambil keputusan yang digunakan sebagai dasar bagi pengembangan
kurikulum sebagai suatu pengalaman.
Lanjutan…
• Kurikulum 1994 di buat sebagai penyempurnaan dari kurikulum
sebelumnya, yaitu kurikulum 1984.
• terjadinya perubahan Kurikulum 1984 ke Kurikulum 1994
sesungguhnya juga dimaksudkan untuk lebih memberikan bekal bagi
siswa ke arah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
upaya membentuk masyaraka yang maju dalam era globalisasi
sekarang ini.
• Dengan materi pelajaran yang dijabarkan di dalam Kurikulum 1994
diharapkan lulusan sekolah kita dari segala satuan pendidikan memiliki
wawasan yang Seiring dan seirama dengan tuntutan kemajuan jaman.
Konsep Dasar Kurikulum 1994
• Kurikulum ini merupakan pengembangan dari kurikulum sebelumnya dengan
dasar kurikulum 1984 pada kurikulum 1994 muncul istilah CBSA (Cara Belajar
Siswa Aktif). Kegiatan belajar cenderung didalam kelas, mengejar target berupa
materi yang harus dikuasai, berorientasi kognitif. Yang dilaksanakan sesuai dengan
Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem pendidikan Nasional denurut
UU tersebut, pendidikan nasional bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa
dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beringan
dah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berbudi luhur, memiliki keterampilan
dan pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri,
serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Jika ditelaah dengan
cermat, dapat dipahami bahwa kurikulum 1994 yang menekankan spek
kebermaknan merupakan perbaikan atau penyempurnaan dari kurikulum
sebelumnya yang menggunakan model pembajaran CA
Lanjutan...
Inti pokok persamaan yang dapat dilihat adalah bahwa :
• Siswa mendapat subyek yang berperan aktif dalam melakukan tindak
pembelajaran.
• Tindak pembelajaran lebih menggunakan proses dari pada produk.
• Kesalahan yang dilakukan siswa dalam memahami pembelajaran namun
pembelajaran tidak di anggap sebagai kegagalan namun dianggap sebagai
proses pembelajaran
Perbedaannya adalah kurikulum 1994 menekankan unsur atau asaz kebermaknaan
sedangkan CBSA menekankan keaktifan siswa. Pada kurikulum 1994, pendidikan
dasar diwajibkan menjadi 9 tahun (SD dan SMP). Berdasarkan strukturnya,
kurikulum 1994 berusaha menyatum kurikulum sebelumnya, yaitu kurikulum
1975 dengan pendekatan tujuan dan kurikulum 1994 dengan tujuan pendekatan
proses
Karakteristik Kurikulum 1994
Karakteristik Kurikulum 1994Karakteristik kurikulum 1994 yang disebut
juga kurikulum cara belajar siswa aktif (CBSA) adalah sebagai berikut :
• Keterlibatan intelektual, emosional siswa dalam proses R belajar
mengajar.
• Terjadi asimasi dan akomodasi kognitif dalam pencapaian pengetahuan,
perbuatan serta pengalaman langsung terhadap balikan (feedback)
dalam pembentukan keterampilan.
• Penghayatan serta internalisasi nilai-nilai dalam bentuk sikap
ciri-ciri Menonjol Pemberlakuan Kurikulum
1994
• Pembagian tahapan pelajaran di sekolah dengan sistem caturwulan
• Pembelajaran di sekolah lebih menekankan materi pelajaran yang
cukup padat (berorientasi kepada materi pelajaran isi)
• Kurikulum 1994 bersifat populis, yaitu yang memberlakukan satu
sistem kurikulum untuk semua siswa di seluruh Indonesia. Kurikulum
ini bersifat kurikulum inti sehingga daerah yang khusus dapat
mengembangkan pengajaran sendiri disesuaikan dengan lingkungan
dan kebutuhan masyarakat sekitar.
Lanjutan…
Selama dilaksanakannya kurikulum 1994 muncul beberapa permasalahan,
terutama sebagai akibat dari kecenderungan kepada pendekatan penguasaan
materi (content oriented), di antaranya sebagai berikut:
• Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata pelajaran dan
banyaknya materi/ substansi setiap mata pelajaran.
• Materi pelajaran dianggap terlalu sukar karena kurang relevan, dengan tingkat
perkembangan berpikir siswa, dan kurang bermakna karena kurang terkait
dengan aplikasi kehidupan sehari-hari.
• Permasalahan di atas terasa saat berlangsungnya pelaksanaan kurikulum
1994. Hal ini mendorong ng para pembuat kebijakan untuk menyempurnakan
kurikulum tersebut. Salah satu upaya penyempurnaan itu diberlakukannya
Suplemen Kurikulum 1994. Penyempurnaan tersebut dilakukan dengan tetap
mempertimbungan prinsip penyempurnaan kurikulum.
Rencana Pengajaran dalam Kurikulum 1994
• Rencana pengajaran adalah rencana guru mengajar mata pelajaran tertentu,
pada jenjang dan kelas tertentu, untuk topik tertentu, dan untuk satu
pertemuan atau lebih.
• Dalam kurikulum 1994 kita menggunakan prosedur kerja yang sama, dengan
kewajiban guru Membuat Program Satuan Pelajaran (PSP) untuk setiap
pokok bahasan yang tidak mutlak disampaikan dalam satu kali pertemuan,
tapi mungk 24 bahkan 5 kali pertemuan.
• Sedangkan untuk rencana pembelajaran harian menggunakan Rencana
pembelajaran (RP) yang dibuat setiap akan mengajar. Sedangkan dalam
kurikulum 2004 kita mengenal istilah Silabus, yaitu garis besar, ringkasan
iklitisar, atau pokok-pokok materi pelajaran.
Kelemahan Kurikulum 1994
Selama dilaksanakannya kurikulum 1994 muncul beberapa permasalahan,
terutama sebagai akibat dari kecenderungan kepada pendekatan
penguasaan materi (content oriented), di antaranya sebagai berikut:
• Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata pelajaran dan
banyaknya materi/substansi setiap mata pelajaran.
• Materi pelajaran dianggap terlalu sukar karena kurang relevan dengan
tingkat perkembangan berpikir siswa, dan kurang bermakna karena
kurang terkait dengan aplikasi kehidupan sehari-hari. Antara Pendekatan
proses perpaduan tujuan dan proses belum berhasil. Perubahan dan
penyempurnaan korikulun dilakukan setiap sepuluh tahun sekali.
Lanjutan…
Penyempurnaan tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan
prinsip penyempurnaan kurikulum, yaitu:
• Penyempurnaan kurikulum secara terus menerus sebagai upaya
menyesuaikan kurikulum dengan perkembanganmu pengetahuan dan
teknologi, serta tuntutan kebutuhan Masyarakat
• Penyempurnaan kurikulum dilakukan untuk mendapatkan proporsi yang
tepat antara tujuan yang ingin dicapai dengan beban belajar, potensi
siswa, dan keadaan lingkungan serta sarana pendukungnya
• Penyempurnaan kurikulum dilakukan untuk memperoleh kebenaran
substansi materi pelajaran dan ksesuaian dengan tingkat
perkembangan siswa.
Kelebihan kurikulum 1994
Disamping banyaknya kelemahan dalam pemberlakuan kurikulum 1994 saat
itu, bukan berarti bahwa kurikulum 1994 tidak memiliki kelebihan. Kami
menemukan beberapa kelebihan dalam pemberlakuan kurikulum tersebut,
antara lain:
• Siswa lebih banyak mendapatkan informasi karena materi yang diberikan
lebih banyak
• Siswa memiliki keterempilan di bidang non akadennis melalui muatan
lokal.
Namun sayangnya, protes yang terus bermunculan untuk segera merevisi
kurikulum 1994 Smermbuat pemerintah mengambil tindakan untuk
Umemperbaharui kurikulum 1994 menjadi kurikulum berbasis kompetensi
(KBK) pada tahun 2004.
TUJUAN KURIKULUM 1994
• Secara Umum Tujuan Diterapkan Kurikulum 1994 Adalah meningkatkan
mutu Pendidikan melalui siswa mampu menguasai materi yang
diberikan ,bahan ajar berdasarkan TIU (tujuan instutisional umum) dan
menyiapkan siswa melanjutkan ke jenjang Pendidikan tinggi
• Pada kurikulum 1994 muncul istilah CBSA (cara belajar aktif) .kegiatan
belajar cenderung di dalam kelas,mengejar target berupa materi yang harus
di kuasai,berorientasi kognitif. bahan ajar yang disampaikan oleh guru
harus berdasarkan pada TIU dan STIKE (tujuan pembelajaran) .selain itu
kurikulum 1994 bertujuan untuk membekali siswa untuk melanjutkan ke
jenjang yang lebih tinggi
“
SEKIAN DAN TERIMAKASIH
”