Anda di halaman 1dari 32

SMF ILMU PENYAKIT BEDAH RSUD ARJAWINANGUN FK-YARSI CIREBON 2011

SINDROMA GENITAL & REPRODUKSI


Pembimbing : Dr. Herry Setya Yudha Utama Sp.B MH. Kes FInaCS
Disusun oleh : Wenny Setyorini

SINDROM TURNER
Sindrom Turner (sindrom Ullrich-Turner,

sindrom Bonnevie-Ullrich, sindrom XO, atau monosomi X) adalah suatu kelainan genetik pada wanita karena kehilangan satu kromosom X.
Wanita normal memiliki kromosom seks

XX dengan jumlah total kromosom sebanyak 46, namun pada penderita sindrom Turner hanya memiliki kromosom seks XO dan total kromosom 45.

SINDROM TURNER
Penyebab : hilangnya satu kromosom saat

nondisjungsi atau selama gametogenesis (pembentukan gamet) ataupun pada tahap awal pembelahan zigot.

(atas) leher penderita sindrom turner tanpa lipatan kulit. (bawah) kembali normal setelah di operasi.

SINDROM TURNER
Gambaran Klinis Sindrom Turner 45,X : Tubuh pendek Membengkaknya tengkuk akibat pelebaran saluran limfatik (pada masa bayi) yang tampak sebagai leher bersayap pada anak yang lebih tua Garis rambut posterior yang rendah Kubitus Valgus (meningkatnya sudut angkat lengan) Dada mirip tameng dengan puting payudara terpisah jauh

SINDROM TURNER
Tanda-Tanda Seks Sekunder pada Perempuan : Genitalia tetap infatil Perkembangan Glandula Mammae yang minimal Rambut pubis tipis Mengalami amenorea primer (tidak menstruasi) Kelainan Kongential : Ginjal tapal kuda Katup aorta bicuspid Koarktasio aorta (Perhatikan Gambar)

SINDROM TURNER

SINDROM PRAMENSTRUASI
Pramenstrual

syndrome: kumpulan gejala fisi k, psikologis,dan emos i yg terkait dengan siklus menstruasi wanita.

SINDROM PRAMENSTRUASI
Terjadi pada 40% wanita berusia 14 -

50 tahun.
Gangguan : pusing, depresi, perasaan

sensitif berlebihan sekitar dua minggu sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.

SINDROM PRAMENSTRUASI
Faktor yang menyebabkan terjadinya PMS

:
1) Wanita yang telah melahirkan 2) Status perkawinan

3) Usia
4) Stres 5) Diet

6) Kekurangan zat-zat gizi


7) Kegiatan fisik

SINDROM OVARIUM POLIKISTIK


Sindrom ovarium polikistik :

endokrinopatia utama yang terjadi pada wanita pada masa reproduksi dan diperkirakan mengenai lebih dari 10% populasi.
Etiologi belum diketahui secara pasti,

diperkirakan genetik.

SINDROM OVARIUM POLIKISTIK

Gejala awal : Jarang atau tidak pernah haid Perdarahan haid berlebihan Rambut kepala rontok dan rambut tubuh tumbuh secara berlebihan Pertumbuhan jerawat Depresi

SINDROM OVARIUM POLIKISTIK

Pemeriksaan Diagnostik : Anamnesa Pemeriksaan fisik Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan USG

Terapi : o Olahraga teratur o Konsumsi makanan sehat o Menghentikan kebiasaan merokok o Terapi medikamentosa o Terapi

SINDROM OVARIUM POLIKISTIK

Pemeriksaan Diagnostik Anamnesa Pemeriksaan fisik Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan USG

SINDROM KALLMANN
Kallmann sindrom adalah suatu kondisi

yang ditandai oleh pubertas tertunda atau tidak ada dan rasa gangguan penciuman.
Gangguan ini adalah bentuk

hipogonadisme hipogonadotropik (HH), yang merupakan kondisi yang mempengaruhi produksi hormon yang perkembangan seksual langsung. Pria dengan hipogonadisme hipogonadotropik sering lahir dengan penis yang luar biasa

SINDROM KLINEFELTER
Sindrom Klinefelter adalah kelainan

genetik yang biasanya banyak terjadi pria, dimana tidak mengalami perkembangan seks sekunder yang normal.
Penderita sindrom klinefelter akan

mengalami infertilitas,keterbelakangan mental, dan gangguan perkembangan ciriciri fisik yang diantaranya berupa ginekomastia (perbesaran kelenjar susu dan berefek pada perbesaran payudara),

SINDROM KLINEFELTER

SINDROM KLINEFELTER

Tanda-tanda : Ginekomastia Testis kecil Defisiensi hormon androgen Gangguan koordinasi gerak badan Gangguan fungsi

SINDROM HIPERSTIMULASI OVARIUM

Sindrom hiperstimulasi ovarium adalah

komplikasi dari beberapa bentuk pengobatan kesuburan.


Terkait dengan suntikan hormon yang

disebut human chorionic gonadotropin (hCG).

SINDROM HIPERSTIMULASI OVARIUM Klasifikasi dalam 3 kategori : 1) Gejala ringan : perut kembung, mual, diare, dan kenaikan berat badan sedikit.
2) Gejala sedang : penambahan berat badan

berlebih, urin gelap, kulit atau rambut terasa kering


3) Gejala berat : sesak napas, nyeri dada,

distensi abdomen, nyeri perut bagian

SINDROM MAYER ROKITANSKY KUSTER HAUSER


Para Mayer-Rokitansky-Kster-Hauser

(MRKH) sindrom ditandai dengan aplasia bawaan rahim dan bagian atas (2 / 3) dari vagina pada wanita menunjukkan perkembangan normal karakteristik seksual sekunder dan 46 yang normal, XX kariotipe

SINDROM MAYER ROKITANSKY KUSTER HAUSER


Malformasi terkait lainnya termasuk : Ginjal (agenesis sepihak, ectopia ginjal atau ginjal tapal kuda) Rangka dan, khususnya, tulang belakang (Klippel-Feil anomali, tulang menyatu, terutama serviks; scoliosis) Cacat pendengaran Lebih jarang, jantung dan digital anomali (syndactyly, polydactyly)

SINDROM ASHERMAN

Sindrom Asherman adalah pembentukan adhesi intrauterine, yang biasanya akibat dari luka yang berkembang setelah operasi rahim.

SINDROM ASHERMAN
Sindrom ini terjadi karena destruksi

endometrium sebagai akibat kerokan yang berlebihan (perlekatan) pada dinding kavum uteri sebagai akibat kerokan berlebihan, biasanya pada abortus atau postpartum.
Gejala : Adhesi dapat menyebabkan

amenorhea (kurangnya periode

SINDROM BEHCET
Sindrom behcet merupakan suatu gangguan

multisistem ditandai dengan adanya ulkus rekuren pada mulut, alat kelamin, dan jug disertai dengan gangguan okuler.
Kriteria diagnosis :
ulkus oral rekuren disertai dengan ulkus genital rekuren lesi pada mata ruam kulit pemeriksaan pathergy

SINDROM BEHCET

SINDROM FEMINISASI TESTIKULER

Sindrom feminisasi testikuler yang

dilaporkan pada tahun 1817 merupakan suatu hipogonadisme dengan amenorea primer. Sindrom ini adalah suatu bentuk hermafroditisme pria dengan fenotip wanita.

SINDROM FEMINISASI TESTIKULER


Gambaran klinis Penderita kelihatan cantik, cocok untuk menjadi pramugari Payudra tumbuh dan berkembang dengan sempurna, walaupun ada defisiensi jaringan kelenjar dan hipoplasia puting susu Alat kelamin luar termasuk introitus vagina kelihatan normal Vagina tidak ada, atau jika ada biasanya pendek dan berakhir pada kantong yang buntu (blind pouch). Serviks dan uterus tidak ada Kelenjar kelamin adalah testis yang relative normal, dengan sel-sel sertoli dan leydig, tetapi tanpa spermatogenesis

SINDROM MEIGS
Sindrom meigs merupakan gejala

yang terdiri dari tumor ovarium benigna dengan asites dan efusi pleura yang menghilang setelah reaksi tumor.
Tumor ovarium pada sindrom meigs

adalah jenis fibroma.

SINDROM MEIGS
Gejala klinik Pasien dengan meigs sindrom mempunyai keluarga dengan riwayat kanker ovarium. Keluhan utama tidak jelas dan terjadi sepanjang waktu. kelelahan - bengkak (edema) napas yang pendek - amenore penurunan berat badan - menstruasi yang tidak teratur

SINDROM KORO (GENITAL RESTRICTION SYNDROME)


Koro merupakan

suatu kondisi di mana sang penderita mempercayai bahwa alat kemaluannya (biasanya penis) mengecil.

SINDROM KORO (GENITAL RESTRICTION SYNDROME)


Koro ini berasal dari bahasa bugis,

Sulawesi Selatan. Asal kata koro berasal dari garring koro yang berarti mengecil.
Tanda-tanda fisiologis kecemasan

yang mendekati proporsi panic umum terjadi, mencakup keringat yang berlebihan, tidak dapat bernafas, dan

THANK YOU FOR YOUR ATTENTION!