P. 1
Teks Naskah Drama

Teks Naskah Drama

|Views: 192|Likes:
Dipublikasikan oleh MilianaHeryanto
Naskah ini mengenai drama kasus obat terlarang ...
Naskah ini mengenai drama kasus obat terlarang ...

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: MilianaHeryanto on Feb 19, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2014

pdf

text

original

Tema: Penyimpangan dan Penyelesaian Sosial Tokoh: 1. Aditya P.C (1) sebagai Pecandu Narkoba 2. Cindy K. (4) sebagai Perawat, Guru 3.

Jonathan M. (18) sebagai Polisi 1, Sahabat korban 4. Miliana H. (22) sebagai Polisi 2, Dokter

Aditya adalah seorang pelajar berprestasi dari SMP Kasih Bunda, ia adalah seorang anak yang periang, cerdik, serta jujur. Guru: Adit, nanti tolong bawakan buku-buku ini ke ruang guru dan tolong letakkan di meja ibu. Adit: Baik, bu. Guru: Terima kasih, ya.. Jonathan: Dit, ke kantin, yuk.. Laper nih.. Adit: Bentar, ya.. Gua mau bawa buku-buku ini ke ruang guru dulu, nanti gw nyusul deh… Jonathan: Ya udah deh.. Gua tunggu di kantin ya…

Keesokan paginya. ya? Adit: Iya… Udah sana balik ke kursi lu! Bu guru udah dateng tuh… . yuk... Jonatahan: Hai. Jonathan: Jangan bohong Dit.. Adit: Oke deh… Pulang sekolah. Aditya selain pintar. namun. Lu abis nangis? Adit: Gak enak kalo di omongin di sini… Nanti aja ya pas istirahat. Jonathan: Eh.. Walaupun Jonathan tidak terlalu pintar. Mereka berpisah di sebuah pertigaan karena rumah mereka berada di gang yang berbeda. karena itu. Jonathan dan Aditya pulang bersama.. Adit: Hai. Jonathan: Dit.. Rumah mereka memang ada dalam satu kompleks perumahan yang cukup mewah. Jonathan melihat ada yang aneh dari Aditya yang baru datang... gua tahu. seperti yang telah mereka janjikan. namun Adit sangat senang berteman dengannya. ia juga tidak sombong dan senang membantu orang.Adit: Oke. nanti pulang sekolah pulang bareng. Jonathan adalah satusatunya sahabat terbaiknya. Setelah selesai membantu ibu guru. ia memiliki banyak teman. Lama banget sih?? Adit: Hehehehehe. lu kenapa? Adit: Gak ada apa-apa kok. Adit segera menyusul sahabatnya ke kantin sekolah.. Lu pasti ada masalah ya? Mata lu bengkak. di sekolah. gua baru certain ke lu… Jonathan: Janji. Sori deh. buset. Jo.

Kini. mereka akan bercerai. Ia kasihan melihat perubahan pada diri Adit yang selalu melamun itu selama pelajaran berlangsung. Ya udah silahkan meneruskan. Pada akhirnya. gua kan belom selesai ngomong!!! Makanya.Pelajaran berlangsung lambat bagi Jonathan karena ia tahu bahwa ada sesuatu yang buruk yang sedang menimpa temannya. dengerin dulu dong… Jangan di sela-sela dulu!!! Jonathan: Iya-iya deh… Sori deh. Nyokap bilang. Mereka teriak-teriak gitu… Terus. gua gak sengaja ngedenger bokap nyokap gua berantem. dia gak tahu kalo gua tadi ngedenger mereka bertengkar.. Aditya dan Jonathan berada di belakang sekolah… Jonathan: Oke.. mereka kayak nyebut-nyebut mau cerai gitu… Gua langsung masuk ke kamar dan gak keluar-keluar lagi. Gua bener-bener gak habis pikir! Tega-teganya mereka! Jonathan: Udahlah. pas gua pulang sekolah. Ternyata. jadi. lu tenang dulu… Lu dah coba bujuk mereka belom biar mereka gak usah bercerai? Adit: Udah. saat yang di tunggu Jonathan datang juga. Jonathan: Tapi kan belom tentu mereka tuh bakal cerai beneran… Kita kan gak boleh langsung menentukan dong… Mungkin mereka cuma terbawa emosi doang… Adit: Aduh. matanya sembab n agak bengkak gara-gara kebanyakan nangis. dia sama bokap gua gak bisa bersama lagi. Apa sih yang sebenernya terjadi? Adit : Kemarin. gua gak akan menyela lagi deh… Adit: Iya.nol besar! . nyokap gua masuk ke kamar gua. Ia ingin segera mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi oleh temannya itu. kemarin gua udah langsung utarain segala macam kata-kata supaya mereka gak jadi bercerai… Tapi hasilnya……. pas malemnya. sekarang lu ceritain semuanya dari awal sampe akhir.

Jonathan: Lu yang sabar. nanti gua kasih tahu temen gua itu biar lu bisa beli dari dia. Jonathan : Shhhh…. Dit. dia segera mengajak Adit untuk bertemu di belakang sekolah. Jonathan segera mengeluarkan bungkusan berisi bubuk putih tersebut. perbincangan mereka terhenti karena bel tanda berakhirnya jam istirahat berbunyi. sini deh. tapi harus di pake sesuai dosis yang benar… Lalu. kok lu bisa punya barang haram ini sih? Jonathan: Jadi. gua inget lu. Nanti kalo lu ngerasa cocok. bisa bikin kita jadi kayak orang gila dan kecanduan… . kemarin ini. Adit: Tapi kan ini obat terlarang. Mereka dengan terburu-buru segera kembali ke kelas mereka. Jonathan: Nih. Jangan keras-keras kek ngomongnya! Adit: Jo. dia bilang kalo kita abis make ini. Jonathan pergi ke sekolah dengan membawa satu bungkus kecil berisi bubuk putih.. Jonathan: Dit. lu bilang aja ke gua. di kamarnya gua nemuin nih barang. Adit: Apaan nih?! YA AMPUN!!!!!! INI KAN…. kita bakal bisa ngelupain semua permasalahan kita. gak usah banyak tanya… Sini ikut gua… Setelah sampai di tempat yang dimaksud. gua main ke rumah temen… Terus. Keesokan harinya. ini buat lu. ikut gua dulu bentar… Gua mau ngasih lu sesuatu… Adit: Apaan? Jonathan : Udah deh. ya… Mungkin ini cobaan dari Tuhan… Lu harus bisa ngelewatinnya ya… Setelah itu. jadi gua minta aja sebungkus kecil.

right?? Adit: Halah! Sok Inggris lu! Udah Inggris pas-pas-an juga lu! Kemudian. Barangnya lu ambil aja dulu. Ia menjadi anak berandal. Suatu ketika. Adit frustasi… Adit: Ahhhh!!!!! KENAPA MAMA SAMA PAPA MUSTI CERAI??? SEKARANG GAK ADA YANG PERHATIIN GUA!!! SEMUA SIBUK SAMA URUSANNYA MASING-MASING!!! MEREKA KIRA DENGAN NGASIH UANG AJA SEMUANYA BERES!!! GAK PUNYA PERASAAN!!! Kemudian Aditya mengingat bubuk putih yang diberikan oleh temannya masih ia simpan. namun kelakuannya tidak juga membaik. Di kamarnya. Hidupnya benar-benar hancur setelah perceraian kedua orang tuanya dan sejak ia memakai obat-obatan terlarang. tempat itu digeledah polisi… . Tidak satupun dari mereka menyadari bahwa kejadian ini akan merubah total seluruh kehidupan Aditya… Di kamarnya.. terserah lu aja… Gua cuma pengen ngebantu elu. prestasinya menurun. saat Adit sedang memakai obat terlarang tersebut.Terserah lu mau make ato gak… Gua cuma pengen bantu doang… Adit: Ya udah deh… Tapi thanks… Gimana pun lu udah coba buat bantu gua… Jonathan: No problem. kini ia sudah berbeda dengan yang dulu. Ayah dan ibunya memberikan ia uang yang cukup sebagai ganti dari kasih sayang.. Mereka kemudian kembali ke kelas. dan hidupnya hancur berantakan. setelah itu ia memutuskan untuk menggunakan barang terlarang itu.Adit kecewa dan benar-benar sedih. hatinya kacau… Ayah dan ibunya telah bercerai.. ia sering tertidur di kelas. mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing sehingga ia kekurangan kasih sayang. that’s what friend’s for. Ia mengambil bubuk itu dan mengamatinya sebentar. kedua anak itu tertawa lepas dan gembira. Ia sering di panggil ke kantor BK. Berbulan-bulan telah berlalu sejak Aditya menggunakan barang terlarang itu.Jonathan: Ya.

oleh bapak ini… Polisi 1: Mari… Ikut saya… . dari mana kamu mendapatkan barang ini? Aditya: Dari seorang teman dari teman saya… Saya tidak tahu namanya… Biasanya saya hanya diberi tahu bila ingin memesan. Polisi 1: Tolong berikan kami alamat e-mail orang itu… Kemudian Adit menuliskan sebuah alamat e-mail pada kertas yang diberikan padanya. dan obat ini adalah satu-satunya pelarian saya. anda terpaksa harus kami bawa ke kantor polisi… Polisi 1: Ayo! Ikut kami!!! Dalam keadaan yang tidak berdaya. apa yang menyebabkan anda menggunakan obat terlarang ini? Adit: Perceraian kedua orang tua saya membuat saya depresi dan frustasi. saya tinggal mengirimkannya lewat alamat e-mailnya dan pesanan saya akan di antarkan ke alamat rumah saya setelah saya membayar lewat internet. Adit ditanyai tentang alasan ia menggunakan barang haram tersebut dan dari siapa ia mendapatkannya. Polisi 2: Sekarang tolong beritahu kami. Polisi 2: Lalu. Keesokan paginya. di kantor polisi. sekarang anda akan di antarkan ke tempat rehabilitasi. semua keterangan telah kami terima. karena itu. Adit terpaksa mengikuti perintah kedua polisi tersebut.Polisi 1: Angkat tangan anda! Adit: Ada apa ini? Polisi 2: Anda kedapatan sedang menggunakan barang terlarang ini. Polisi 2: Baiklah.

Dalam bukunya. Kesimpulan: Jangan pernah menyentuh narkoba karena narkoba hanya akan membuat hidupmu hancur!! . saya membawa korban baru… Ia masih duduk di kelas 2 SMP. Dokter: Tidak masalah. Kini ia sudah bebas lagi dan kembali meraih prestasi yang ia pernah capai dulu. saya permisi dulu… Dokter: Iya.Dok. Suster. Dokter : Selamat pagi. ia diantarkan ke tempat rehabilitasi untuk pecandu narkoba. ia bertemu dengan seorang dokter yang akan menangani kasusnya selama ia berada di tempat rehabilitasi. Polisi 1: Baiklah. serahkan saja pada kami. tolong bawa anak ini ke ruang yang akan di tempatinya… Perawat: Baik. Tolong ditangani dengan sebaik-baiknya. ia sering berkata ‘Jangan pernah menyentuh barang terlarang itu dengan alasan apapun karena akan menghancurkan seluruh hidupmu!’. Di sana. silahkan. terima kasih atas bantuan anda. Dok… Beberapa bulan sudah berlalu sejak Aditya masuk ke tempat rehabilitas. Kini ia mengarang sebuah buku yang sangat laku dan diminati banyak orang.Seperti yang telah dikatakan oleh polisi tadi. Dok. ada yang bisa saya bantu… Polisi 1: Selamat pagi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->