-1

-

LAMPIRAN : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 37 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DI DAERAH RANCANG BANGUN PEMBELAJARAN MATA DIKLAT 1. RBPMD Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan a. RBPMD Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Diangkat dalam Formasi Jabatan Fungsional JENIS DAN NAMA DIKLAT 2 Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Diangkat dalam Formasi Jabatan Fungsional TUJUAN 3 MATERI PEMBELAJARAN 4 JUMLAH JAMPEL 5 3 JP 10 JP 10 JP 6 JP 6 JP PESERTA 6 1. Berijazah paling rendah Sarjana Strata (S1) atau Diploma IV sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan instansi pembina; 2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik PENGAJAR/ FASILITATOR 7 1. Kementerian PAN dan RB; 2. Badan Kepegawaian Negara; 3. Kementerian Dalam Negeri: a. Sekretariat Jenderal; b. Inspektorat Jenderal; c. Badan Diklat; 4. Pemerintah Provinsi: a. Sekretariat Daerah; b. Badan Diklat; c. Badan Kepegawaia REFERENSI/ DASAR HUKUM 8 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 3. Peraturan Pemerintah Nomor

Meningkatkan 1. Gambaran Umum Jabatan kompetensi Fungsional Pengawas peserta Diklat Pemerintahan. Pembentukan 2. Otonomi Daerah dan Pengawas Pemerintahan Umum. Pemerintahan 3. Ruang lingkup Pengawasan Pertama agar Administrasi Umum. mampu 4. Pemahaman tentang memahami Pengawasan Dekon & Tugas peran dan Pembantuan. pembagian 5. Pemahaman tentang tugas Pembinaan atas Pelaksanaan pengawasan Urusan Pemerintahan atas urusan penerapan SPM & NSP. pemerintahan di 6. Ruang lingkup Pengawasan daerah sesuai Substantif Urusan dengan Pemerintahan. ketentuan 7. Pengawasan Pengaduan peraturan Masyarakat. perundang8. Evaluasi Penyelenggaraan undangan. Pemda.

6 JP 6 JP 6 JP

-29. Etika Pengawas Pemerintahan dan Standart Audit APIP. 10. Dasar-dasar Teknik Pengawasan. 11. Pemahaman Psikologi Pengawasan. 12. Pengawasan Kemampuan kelembagaan. 13. Pemberdayaan masyarakat. 14. Kebijakan Pendidikan tentang Sarana dan prasarana. 15. Pengawasan SDM kesehatan , obat dan perbekalan kesehatan. 16. Pengawasan Kepemudaan dan olahraga. 17. Pengawasan bidang ketenagakerjaan. 18. Pengawasan pengelolaan umum ketahanan pangan. 19. Pengawasan perhubungan darat. 20. Pengawasan pos dan telekomunikasi. 21. Pengawasan bidang sosial. 22. Pengawasan bidang pekerjaan umum. 23. Pengawasan bidang kelautan dan perikanan. 24. Pengawasan pertanian bidang tanaman holtikultura, perkebunan. 25. Pengawasan bidang kehutanan. 26. Pengawasan bidang perindustrian. 27. Pengawasan bidang perdagangan. 28. Pengawasan bidang energi 6 JP 6 JP 6 JP 6 JP 4 JP 6 JP 6 JP 6 JP 6 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 6 JP 4 JP 6 JP 6 JP 6 JP 6 JP 6 JP dalam 1 (satu) n Daerah. tahun terakhir; 5. Praktisi/Pakar; dan diusulkan 6. Widyaiswara. oleh pejabat yang berwenang. 3. PNS yang mengisi lowongan formasi Pengawas Pemerintahan melalui pengangkatan pertama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 14 Tahun1994 4. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun1994 5. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 8. Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 15 Tahun 2009 9. Peraturan Bersama Mendagri dan Kepala BKN Nomor 22 dan Nomor 03 Tahun 2010 10. Permendagri Nomor 47 Tahun 2010 11. Peraturan perundangan lainnya yang terkait.

30. Jam Pimpinan Pengarahan Program Diklat Dinamika Kelompok 35. Pengawasan tugas perbantuan di kabupaten/kota dan desa. 29. RBPMD Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Alih Jabatan . 33. Pre Test Post Test 36. batubara. Pemaparan hasil analisis. Evaluasi Program. 31. Karya Tulis Ilmiah. Analisis kasus. panas bumi dan air tawar. Penyusunan Laporan hasil pengawasan. 34. Seremoni Pembukaan Penutupan TOTAL 8 JP 10 JP 10 JP 10 JP 10 JP 8 JP 2 JP 1 JP 220 JP b.-3dan SDM meliputi mineral. Pengarahan/Orientasi Program Diklat. 32.

Pemaparan hasil analisis.Pengarahan Program Diklat . Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 6. 3. 13. Sekretariat Daerah. b. Widyaiswara. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 2.Dinamika Kelompok JUMLAH JAMPEL 5 3 JP 4 JP 10 JP PESERTA 6 1. . REFERENSI/ DASAR HUKUM 8 1. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 7.-4JENIS DAN NAMA DIKLAT 2 Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Alih Jabatan TUJUAN 3 Meningkatkan kompetensi peserta Diklat Pengawas Pemerintahan peserta Alih Jabatan agar mampu memahami peran dan pembagian tugas pengawasan urusan pemerintahan di daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 8. Pengawasan Dekon & TP (khusus Pengawas Pemerintahan Tingkat Pusat). Pengawasan Substantif Urusan Pemerintahan. Pengawasan Administrasi Umum. Badan Diklat. 10. Pemerintah Provinsi: a. Praktisi/Pakar. 9. 6. 16. 5.Pengarahan/Orientasi Program Diklat. terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 3. Inspektorat Jenderal. Pengawasan atas Pelaksanaan Urusan Pemerintahan dalam Penerapan SPM & NSP. 3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. Kementerian PAN dan RB. c. 5. 2. 4. 12.Jam Pimpinan .Psikologi Pengawasan. Berijazah paling rendah Sarjana Strata (S1) atau Diploma IV sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan instansi pembina. Konsepsi Evaluasi Pemda. Sekretariat Jenderal. Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 15 Tahun 2009 9 JP 10 JP 10 JP 10 JP 9 JP 9 JP 9 JP 9 JP 9 JP 9 JP 10 JP 9 JP 8 JP . Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun1994 5.Analisis kasus. Kementerian Dalam Negeri: a. MATERI PEMBELAJARAN 4 1. 14.Teknik Pengawasan. 15. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan.Penyusunan Laporan hasil pengawasan. 2. Badan Kepegawaian Negara. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan sebagaimana telah diubah beberapa kali.Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah. 2. b. PNS yang akan diangkat ke dalam jabatan fungsional pengawas pemerintahan melalui perpindahan dari jabatan lain dengan PENGAJAR/ FASILITATOR 7 1. 7. 8. Badan Kepegawaia n Daerah. 6. 11. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun1994 4. dan diusulkan oleh pejabat yang berwenang. c. Pengawasan Pengaduan Masyarakat. Badan Diklat. Etika Pengawas Pemerintahan dan Standart Audit APIP. 4. Pengawasan Kebijakan Pemerintahan Daerah.

Golongan Ruang III/a atau pangkat Penata Muda Tingkat I.Post Test 18. Permendagri Nomor 47 Tahun 2010 11. TOTAL 140 JP c.-517. Peraturan Bersama Mendagri dan Kepala BKN Nomor 22 dan Nomor 03 Tahun 2010 10. Golongan Ruang III/b. Peraturan perundangan lainnya yang terkait.Pembukaan .Evaluasi Program.Pre Test . 9.Penutupan 2 JP 1 JP pangkat Penata Muda. .Seremoni . RBPMD Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang disesuaikan/inpassing .

9.Pengarahan/Orientasi Program Diklat . 8. Psikologi Pengawasan. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 7. 3. 3. Pengawasan Substantif Urusan Pemerintahan. dan diusulkan oleh pejabat yang berwenang. Sekretariat Jenderal b. Badan Kepegawaia n Daerah. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan. 12. 5. Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 15 Tahun 2009 9. 14.-6JENIS DAN NAMA DIKLAT 2 Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang disesuaikan /inpassing TUJUAN 3 Meningkatkan kompetensi peserta Diklat Pengawas Pemerintahan peserta Inpassing agar mampu memahami peran dan pembagian tugas pengawasan urusan pemerintahan di daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Badan Diklat. 3.Dinamika Kelompok 15. PNS yang akan diangkat ke dalam jabatan fungsional pengawas pemerintahan melalui perpindahan dari jabatan lain yang melaksanakan 1. Inspektorat Jenderal c. 11. Pengawasan Kebijakan Pemerintahan Daerah. 10. Widyaiswara.Pengarahan Program Diklat . Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 2. Pengawasan atas Pelaksanaan Urusan Pemerintahan dalam Penerapan SPM & NSP. c. Kementerian Dalam Negeri: a.Post Test 16. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. 6 JP 10 JP 6 JP 10 JP 10 JP 10 JP 10 JP 8 JP 5. Praktisi/Pakar . Peraturan Bersama 10 JP 10 JP 10 JP 4. Pemerintah Provinsi: a. 2 JP 1 JP . 4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan sebagaimana telah diubah beberapa kali. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun1994 5. Badan Diklat. PENGAJAR/ FASILITATOR 7 Kementerian PAN dan RB. Dasar-dasar Evaluasi Penyelenggaraan Pemda. 13. Pengawasan Pengaduan Masyarakat.Pre Test . terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 3. 2. Pengawasan Dekon & TP (khusus Pengawas Pemerintahan Tingkat Pusat). Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 8. 6.Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Badan Kepegawaian Negara.Seremoni JUMLAH JAMPEL 5 3 JP 4 JP 10 JP PESERTA 6 1. Berijazah paling rendah Sarjana Strata (S1) atau Diploma IV sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan instansi pembina. 6.Jam Pimpinan .Evaluasi Program .Analisis kasus. 7.Penyusunan Laporan hasil pengawasan. Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun1994 4. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 6.Pemaparan hasil analisis. Pengawasan Administrasi Umum. Sekretariat Daerah. b. 2. MATERI PEMBELAJARAN 4 1. REFERENSI/ DASAR HUKUM 8 1.

RBPMD Diklat Berjenjang Pengawas Pemerintahan a. RBPMD Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Muda JENIS DAN NAMA DIKLAT TUJUAN MATERI PEMBELAJARAN JUMLAH JAMPEL PESERTA PENGAJAR/ FASILITATOR REFERENSI/ DASAR HUKUM .-7Pembukaan Penutupan tugas di inspektorat di bidang pengawasan pada saat terbitnya peraturan ini (inpassing). TOTAL 120 JP 2. Permendagri Nomor 47 Tahun 2010 11. Peraturan perundangan lainnya yang terkait. Mendagri dan Kepala BKN Nomor 22 dan Nomor 03 Tahun 2010 10.

2008 5.Pengawasan keamanan pangan. 5 3 JP 8 JP 8 JP 6 JP 6 JP 6 1.Pengawasan kebijakan sosial. 4. Peraturan Bersama Mendagri dan . 3. Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 15 Tahun 2009 9. Pemerintah 2004 tentang Provinsi: Pemerintahan a. perencanaan bidang sosial. 12. Pengawasan pelaksanaan urusan kependudukan dan catatan sipil. Widyaiswara. dan diusulkan oleh pejabat yang berwenang.PNS yang telah menduduki jabatan fungsional pengawas pemerintahan dan akan naik setingkat lebih tinggi mengalami kenaikan jenjang jabatan fungsional 7 8 6 JP 6 JP 6 JP 4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 6 JP 4 JP 4 JP 1. Pengawasan ketenagakerjaan. Undang-Undang c. Undang-Undang PAN dan RB. 2. Pengawasan kebijakan pembiayaan kesehatan. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun1994 5. Kepegawaian 3. 3. Badan Diklat. Praktisi/Pakar. 3 Meningkatkan kompetensi peserta Diklat Pengawas Pemerintahan Muda agar mampu menganalisa kebutuhan dan hambatan dalam kegiatan pengawasan. Nomor 32 Tahun 4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 8. Inspektorat 1999 Jenderal. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan. Pengawasan terhadap perangkat daerah dalam pelaksanaan Otonomi daerah dan pemerintahan umum. 4 1.-82 Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Muda. Pemerintah Nomor 14 Tahun1994 4.Berijazah paling rendah Sarjana Strata (S1) atau Diploma IV sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan instansi pembina. Kementerian sebagaimana telah Dalam Negeri: diubah dengan a. Pengawasan pemberdayaan adat dan pengembangan kehidupan sosial budaya masyarakat. 8. 2. Badan Undang-Undang Kepegawaian Nomor 12 Tahun Daerah. Badan 1974 tentang Kepegawaian Pokok-Pokok Negara. 10. 7. terakhir dengan c. 3. Pengawasan Kebijakan pembiayaan pendidikan dan tenaga kependidikan. Pengawasan teknis Penerapan SPM/NSPK. diubah beberapa b. untuk urusan wajib dan urusan pilihan.Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. 6. Kementerian 1. Sekretariat sebagaimana telah Daerah.Pengawasan perhubungan perkeretaapian. 5. 13.Pengawasan kebijakan sarana komunikasi dan diseminasi informasi. Nomor 8 Tahun 2. 11. 9. kali. Peraturan 6. Sekretariat Undang-Undang Jenderal. dan sistem informasi kesejahteraan sosial. Badan Diklat. Pengawasan atas pelaksanaan RKA-SKPD. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 7. Nomor 43 Tahun b. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 6. sarana dan prasarana sosial.

4 JP 4 JP 4 JP 4 JP 6 JP 4 JP 6 JP 6 JP 8 JP 8 JP 8 JP 8 JP 8 JP 2 JP 1 JP .Pengawasan pekerjaan umum perkotaan dan pedesaan serta jasa konstruksi.Pemaparan hasil analisis.Pengawasan perdagangan dalam negeri. 27.Penyusunan Laporan hasil Pengawasan. 15.Pengawasan bidang kehutanan. perikanan tangkap dan perikanan budidaya. 25. pendidikan dan pelatihan.Evaluasi laporan akuntabilitas SKPD Provinsi dan SKPD Kabupaten/Kota. 26.Pengawasan tugas pembantuan di kabupaten/kota dan desa.Pengawasan atas pengaduan masyarakat atas indikasi hambatan dalam pelayanan masyarakat. 18.Pengawasan pelaksanaan urusan bidang kelautan dan perikanan meliputi umum. Peraturan perundangan lainnya yang terkait.Pengawasan peternakan dan kesehatan hewan.Evaluasi penyelenggaraan pemerintahan kecamatan dan desa/kelurahan atau sebutan lainnya. 21.Pengawasan energi dan sumber daya mineral: geologi. 24. 19.Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah. 16. 17. Golongan Ruang III/d. 20. Golongan Ruang III/c ke pangkat Penata Tingkat I.-914. Permendagri Nomor 47 Tahun 2010 12. 23. 28. ketenagakerjaan. Kepala BKN Nomor 22 dan Nomor 03 Tahun 2010 10.Analisis kasus.Pengarahan/Orientasi Program Diklat pengawas pemerintahan dari tingkat pertama ke tingkat muda atau dari pangkat Penata. 22.

Post Test 30.Penutupan TOTAL 160 JP .-10Jam Pimpinan Pengarahan Program Diklat .Evaluasi Program .Dinamika Kelompok 29.Seremoni .Pre Test .Pembukaan .

Sekretariat diubah beberapa Daerah. renja SKPD. dan KUA untuk urusan wajib dan urusan pilihan. 7. Pengawasan Kebijakan pendidikan dan standar. 14 Tahun1994 4. Pengawasan pelaksanaan urusan wajib bidang kesbangpol dalam negeri . 6. Praktisi/Pakar. Pengawasan Otonomi daerah dan pemerintahan umum. kali. kurikulum dan mutu pendidikan. terakhir dengan b. Berijazah paling rendah Sarjana Strata (S1) atau Diploma IV sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan instansi pembina. Renstra SKPD. Sekretariat Undang-Undang Jenderal. 3. 9. 2.-11- b.Pengawasan ketahanan JUMLAH JAMPEL 5 3 JP 3 JP PESERTA 6 1. 4. dan diusulkan oleh pejabat yang berwenang. 2004 tentang 4. Pengawasan Administrasi keuangan daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 6. 2. Pemerintah Pemerintahan Provinsi: sebagaimana telah a. TUJUAN 3 Meningkatkan kompetensi peserta Diklat Pengawas Pemerintahan Madya agar mampu menganalisa kebutuhan dan hambatan dalam kegiatan pengawasan. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan. adat dan pengembangan kehidupan. 2. 10. 3. Pengawasan atas pelaksanaan RPJMD. Pengawasan manajemen kesehatan. Badan Diklat. 11. Widyaiswara. Peraturan 5. Inspektorat 1999 Jenderal. RBPMD Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Madya JENIS DAN NAMA DIKLAT 2 Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Madya. Pengawasan pemberdayaan masyarakat desa. Peraturan . Pengawasan kebijakan keuangan daerah dan barang/ aset daerah. 3.PNS yang telah menduduki jabatan PENGAJAR/ FASILITATOR 7 REFERENSI/ DASAR HUKUM 8 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 1. RKPD. Nomor 43 Tahun b.Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. MATERI PEMBELAJARAN 4 1. Kementerian 1. Badan Nomor 32 Tahun Diklat. Kepegawaian 3. Kementerian sebagaimana telah Dalam Negeri: diubah dengan a. Badan Nomor 12 Tahun Kepegawaian 2008 Daerah. Badan 1974 tentang Kepegawaian Pokok-Pokok Negara. Undang-Undang PAN dan RB. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun1994 5. Pemerintah Nomor 6.Pengawasan ketenagakerjaan. 8. Undang-Undang c. Undang-Undang c. Nomor 8 Tahun 2. 5.

Peraturan Bersama Mendagri dan Kepala BKN Nomor 22 dan Nomor 03 Tahun 2010 10. dan pembinaan tenaga fungsional pekerja sosial. Permendagri Nomor 47 Tahun2010 11. 14. 18. korupsi dan nepotisme.Pengawasan atas pengaduan masyarakat atas indikasi penyalahgunaan wewenang dan pengawasan indikasi kolusi. 13. 17. 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP . Golongan Ruang III/d ke pangkat pembina.Pengawasan perhubungan laut & perhubungan udara. Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 15 Tahun 2009 9. 20. 19.Pengawasan terhadap peraturan daerah dan perturan kepala daerah tentang APBD.Pengawasan bina marga dan penataan ruang.Pengawasan untuk tujuan tertentu yang berkenaan dengan berakhirnya masa jabatan gubernur dan bupati/walikota. kerjasama perdagangan internasional dan pengembangan ekspor nasional. perencanaan bidang sosial.Pengawasan bidang kehutanan. standarisasi.Pengawasan Transmigrasi.-12pangan. 22. 16. PSKS. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 8. 15. Golongan Ruang IV/a Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 7.Pengawasan kebijakan sosial . retribusi daerah. 12. pajak daerah. 21. dan tata ruang daerah.Pengawasan terhadap perencanaan dan program.Pengawasan Perdagangan luar negeri. dan pengawasan industri. Peraturan perundangan lainnya yang terkait.Evaluasi penyelenggaraan pemerintahan provinsi dan fungsional pengawas pemerintahan dan akan naik setingkat lebih tinggi mengalami kenaikan jenjang jabatan fungsional pengawas pemerintahan dari tingkat muda ke tingkat madya atau dari pangkat Penata tingkat I.

30.Pengarahan Program Diklat . 26.Penyusunan Laporan hasil pengawasan.Jam Pimpinan . 25. 28.Pembukaan .Seremoni .Evaluasi laporan akuntabilitas komponen kementerian.-13pemerintahan kab/kota.Penutupan TOTAL 3 JP 3 JP 3 JP 3 JP 8 JP 8 JP 8 JP 8 JP 7 JP 2 JP 1 JP 120 JP .Evaluasi penyelenggaraan otonomi daerah provinsi dan pemerintahan kab/kota.Post Test 33.Pre Test . 27. Evaluasi daerah otonom baru provinsi dan daerah otonom baru kabupaten/kota.Analisis kasus. 29.Dinamika Kelompok 32.Evaluasi pemerintahan kecamatan dan desa atau sebutan lainnya. 23. 31.Pemaparan hasil analisis.Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah.Evaluasi Program . 24.Pengarahan/Orientasi Program Diklat .

Jakarta. menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi Kualifikasi : : : : : : DINYATAKAN LULUS : Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Diangkat dalam Formasi Jabatan Fungsional Angkatan……Tahun …. yang diselenggarakan oleh ..... Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Diangkat dalam Formasi Jabatan Fungsional FORMAT BAGIAN DEPAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya......sampai dengan ………………di ……………. dari tanggal………..dengan waktu 220 jam pelajaran. …………………20XX Pas Photo 4X6 a... MENTERI DALAM NEGERI ..n......... Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan a.. ..-14- BENTUK DAN PENULISAN STTPP DIKLAT PENGAWAS PEMERINTAHAN 1...

obat dan perbekalan kesehatan. 11. Analisis kasus. bidang kelautan dan perikanan. Pengawasan 22. 30. pertanian bidang tanaman holtikultura. Pengawasan 25. 17. 32. Pengawasan tugas perbantuan di kabupaten/kota dan desa. Pengawasan 26. bidang pekerjaan umum. Ruang lingkup Pengawasan Substantif Urusan Pemerintahan. Pengawasan 24. Pengawasan 19. bidang perdagangan. Pengawasan Kepemudaan dan olahraga. Pemahaman tentang Pengawasan Dekon & Tugas Pembantuan. perhubungan darat. Pengawasan Pengaduan Masyarakat. Pengawasan 20. 33. 7. 10. 12. perkebunan. Pengawasan 28. panas bumi dan air tawar. 8. bidang perindustrian. 13. Penyusunan Laporan hasil pengawasan. 5. Pemahaman Psikologi Pengawasan. 9. bidang energi dan SDM meliputi mineral. batubara. 3. Etika Pengawas Pemerintahan dan Standart Audit APIP.20XX PENANGGUNGJAWAB PROGRAM (SETINGKAT PEJABAT ESELON II) NAMA . 2. Pemaparan hasil analisis. Karya Tulis Ilmiah. Dasar-dasar Teknik Pengawasan. Ruang lingkup Pengawasan Administrasi Umum. pengelolaan umum ketahanan pangan. Pengawasan Kemampuan kelembagaan. pos dan telekomunikasi. …………………………. Pengawasan 27. 4. Pengawasan 21. (tempat penyelenggaraan). bidang sosial. 15.. Evaluasi Penyelenggaraan Pemda. Pengawasan bidang ketenagakerjaan. 29. Pengawasan 23.-15KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ……………………………………… FORMAT BAGIAN BELAKANG DAFTAR MATERI PELAJARAN 1. Pengawasan Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum. 6. Pengawasan SDM kesehatan . 31. 16. Pemahaman tentang Pembinaan atas Pelaksanaan Urusan Pemerintahan atas penerapan SPM & NSP. 14. Pemberdayaan masyarakat. Kebijakan Pendidikan tentang Sarana dan prasarana. bidang kehutanan. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan 18.

...... yang diselenggarakan oleh ..n..-16- NIP b... Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Alih Jabatan FORMAT BAGIAN DEPAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya.sampai dengan ………………di …………….. menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi Kualifikasi : : : : : : DINYATAKAN LULUS : Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Alih Jabatan Angkatan……Tahun ….dengan waktu 140 jam pelajaran.............. Jakarta.... MENTERI DALAM NEGERI KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ……………………………………… Pas Photo 4X6 ....... …………………20XX a.. dari tanggal……….

Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan 2. Pengawasan Dekonsentarasi dan Tugas Pembantuan (khusus Pengawasan Pemerintahan tingkat pusat) 7. Pengawasan Kebijakan Pemerintahan Daerah 3.Teknik Pengawasan 11.Psikologi Pengawasan 12.Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah (tempat penyelenggaraan). Pengawasan Pengaduan Masyarakat 8.Pemaparan Hasil Analisis 14. Konsepsi Evaluasi Pemda 9. …………….Analisis Kasus 13.Penyusunan Laporan Hasil Pengawasan 15. Pengawasan Substantif Urusan Pemerintahan 6.20XX PENANGGUNGJAWAB PROGRAM (SETINGKAT PEJABAT ESELON II) NAMA NIP . Pengawasan Administrasi Umum 5. Pengawasan atas Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Dalam Penerapan SPM dan NSP 4. Etika Pengawas Pemerintahan dan Standart Audit APIP 10.-17- FORMAT BAGIAN BELAKANG DAFTAR MATERI PELAJARAN 1.

..... MENTERI DALAM NEGERI KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ……………………………………… Pas Photo 4X6 .. Diklat Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang Disesuaiakan/inpassing FORMAT BAGIAN DEPAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya.. dari tanggal……….... …………………20XX a...-18- c..sampai dengan ………………di ……………... yang diselenggarakan oleh . menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi : : : : : : TELAH MENGIKUTI Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang disesuaiakan/inpassing Angkatan……Tahun …........n..... dengan waktu 120 jam pelajaran... Jakarta.

-19- FORMAT BAGIAN BELAKANG DAFTAR MATERI PELAJARAN 1.20XX PENANGGUNGJAWAB PROGRAM (SETINGKAT PEJABAT ESELON II) NAMA NIP . 3. 2. 4. ……………. 13. 6. 9. 10. 12. 11. 5. 8. 7. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Pengawasan Kebijakan Pemerintahan Daerah Pengawasan atas pelaksanaan urusan Pemerintahan dalam penerapan SPM dan NSPK Pengawasan Administrasi Umum Pengawasan Substantif Urusan Pemerintahan Pengawasan Dekonsentarasi dan Tugas Pembantuan (Khusus Pengawasan Pemerintahan Tingkat Pusat) Pengawasan Pengaduan Masyarakat Dasar-Dasar Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Psikologi Pengawasan Analisis Kasus Pemaparan Hasil Analisis Penyusunan Laporan Hasil Pengawasan Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah (tempat penyelenggaraan).

......... menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi Kualifikasi : : : : : : DINYATAKAN LULUS : Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Muda Angkatan……Tahun …. Diklat Berjenjang Pengawas Pemerintahan a... dengan waktu 160 jam pelajaran. MENTERI DALAM NEGERI KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ……………………………………… Pas Photo 4X6 . Jakarta..sampai dengan ………………di ……………...... …………………20XX a...n. Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Muda FORMAT BAGIAN DEPAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya....... yang diselenggarakan oleh ... dari tanggal………...-20- 2.

20. 14. Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya 16. 15. Geologi. 24. 12. 13. 6. dan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Pengawasan Pekerjaan Umum Perkotaan dan Pedesaan Serta Jasa Konstruksi Pengawasan Pelaksanaan Urusan Bidang Kelautan dan Perikanan Umum.20XX PENANGGUNGJAWAB PROGRAM (SETINGKAT PEJABAT ESELON II) NAMA NIP b. 7. Ketenagakerjaan. 17. 9. 19. 3. ……………. 25. 27. Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Madya . Sarana dan Prasarana Sosial. 4. 21. 8. 26.-21FORMAT BAGIAN BELAKANG DAFTAR MATERI PELAJARAN 1. 23. Pengawasan Peternakan dan Kesehatan Hewan Pengawasan Bidang Kehutanan Pengawasan Perdagangan Dalam Negeri Pengawasan Energi dan Sumber Daya Mineral. 22. 11. 2. Perencanaan Bidang Sosial. 18. 5. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Pengawasan Atas Pelaksanaan RKA-SKPD Untuk Urusan Wajib dan Urusan Pilihan Pengawasan Teknis Penerapan SPM/NSPK Pengawasan Pelaksanaan Urusan Kependudukan dan Catatan Sipil Pengawasan Terhadap Perangkat Daerah Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum Pengawasan Pemberdayaan Adat dan Pengembangan Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Pengawasan Kebijakan Pembiayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pengawasan Kebijakan Pembiayaan Kesehatan Pengawasan Ketenagakerjaan Pengawasan Keamanan Pangan Pengawasan Perhubungan Perkeretaapian Pengawasan Kebijakan Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Pengawasan Kebijakan Sosial. 10. Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Tugas Pembantuan Di Kabupaten/Kota dan Desa Pengawasan Atas Pengaduan Masyarakat Atas Indikasi Hambatan Dalam Pelayanan Masyarakat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan dan Desa/Kelurahan atau Sebutan lainnya Evaluasi Laporan Akuntabilitas SKPD Provinsi dan SKPD Kabupaten/Kota Analisis Kasus Pemaparan Hasil Analisis Penyusunan Laporan Hasil Pengawasan Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah (tempat penyelenggaraan).

. …………………20XX a....-22FORMAT BAGIAN DEPAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya.... dari tanggal……….. yang diselenggarakan oleh .n.sampai dengan ………………di …………….................. menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi Kualifikasi : : : : : : DINYATAKAN LULUS : Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Madya Angkatan……Tahun …... MENTERI DALAM NEGERI KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Pas Photo 4X6 ……………………………………… FORMAT BAGIAN BELAKANG . dengan waktu 120 jam pelajaran.. Jakarta..

Retribusi Daerah dan Tata Ruang Daerah Pengawasan Untuk Tujuan Tertentu yang Berkenaan Dengan Berakhirnya Masa Jabatan Gubernur dan Bupati/Walikota. 21. 7. Renja SKPD dan KUA Untuk Urusan Wajib dan Urusan Pilihan Pengawasan Kebijakan Keuangan Daerah dan Barang/Aset Daerah Pengawasan Pelaksanaan Urusan Wajib Bidang Kesbangpol Dalam Negeri Pengawasan Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum Pengawasan Administrasi Keuangan Daerah Pengawasan Pemberdayaan Masyarakat Desa. 14. Pengawasan Perdagangan Luar Negeri. 26. 23.-23DAFTAR MATERI PELAJARAN 1. 3. Gambaran Umum Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Pengawasan atas Pelaksanaan RPJMD. Perencanaan Bidang Sosial.20XX PENANGGUNGJAWAB PROGRAM (SETINGKAT PEJABAT ESELON II) NAMA NIP BENTUK DAN PENULISAN SERTIFIKAT . 19. 2. 6. 25. 4. 30. 18. Kerjasama Perdagangan Internasional dan Pengembangan Ekspor Nasional Pengawasan Transmigrasi Pengawasan Terhadap Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Tentang APBD. 16. 12. (tempat penyelenggaraan). 5. Evaluasi Penyelenggaraan Otonomi Daerah Provinsi dan Daerah Otonom Baru Kabupaten/Kota Evaluasi Daerah Otonom Baru Provinsi dan Daerah Otonom Baru Kabupaten Evaluasi Pemerintahan Kecamatan dan Desa Atau Sebutan lainnya Evaluasi Laporan Akuntabilitas Komponen Kementerian Analisis Kasus Pemaparan Hasil Analisis Penyusunan Laporan Hasil Pengawasan Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah 20. Pengawasan atas Pengaduan Masyarakat atas Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Pengawasan Indikasi Kolusi Evaluasi Penyelenggaraan Otonomi Daerah Provinsi dan Pemerintahan Kab/Kota. 22. ……………. 15. 13. 11. 9. 27. Pajak Daerah. 8. 24. 28. 10. 29. RENSTRA SKPD. PSKS Dan Pembinaan Tenaga Fungsional Pekerja Sosial Pengawasan Bina Marga dan Penataan Ruang Pengawasan Bidang Kehutanan Pengawasan Terhadap Perencanaan dan Program Standardisasi dan Pengawasan Industri 17. RKPD. Adat dan Pengembangan Kehidupan Pengawasan Kebijakan Pendidikan dan Standar Kurikulum dan Mutu Pendidikan Pengawasan Manajemen Kesehatan Pengawasan Ketenagakerjaan Pengawasan Ketahanan Pangan Pengawasan Perhubungan Laut dan Perhubungan Udara Pengawasan Kebijakan Sosial.

REPUBLIK INDONESIA ttd GAMAWAN FAUZI Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM . …………………20XX a.n. Jakarta. menyatakan bahwa : Nama NIP Tempat/ Tanggal Lahir Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Instansi : : : : : : Telah mengikuti Sertifiksasi melalui Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah. MENTERI DALAM NEGERI KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ……………………………………… MENTERI DALAM NEGERI. Selanjutnya yang bersangkutan dinyatakan KOMPETEN untuk melakukan Pengawasan Bidang ………………………………….-24- KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA SERTIFIKAT NOMOR : …………………………………………… Menteri Dalam Negeri berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Pengawas Penyelengaraan Urusan Pemerintahan di Daerah dan ketentuan-ketentuan pelaksanaannya.. Sertifikat ini berlaku sejak tanggal diterbitkan.

I (IV/b) NIP. 19690824 199903 1 001 .-25ttd ZUDAN ARIF FAKRULLOH Pembina Tk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful