Anda di halaman 1dari 3

Nama kelompok : Arya Wahyu Nugraha Hasan Anggi Lesmana Setyo Wandhito Kelas : I Mesin B

Pedoman Umum Pembentukan Istilah I. Ketentuan Umum Istilah adalah kata atau frasa yang dipakai sebagai nama atau lambang yang mengungkapkan makna. Tata istilah (terminologi) adalah perangkat asas dan ketentuan pembentukan istilah. - Syarat istilah yang baik 1. Mengungkapkan konsep termaksud dan tidak menyimpang 2. Singkat 3. Mempunyai konotasi baik 4. Enak didengar 5. Menurut kaidah bahasa Indonesia II. Proses Pembentukan Istilah Pada dasarnya bahan pembentukan istilah bersumber dari 3 golongan bahasa yaitu : bahasa Indonesia, bahasa nusantara, bahasa asing. Proses pembentukannya sebagai berikut 1. Pemantapan istilah nusantara 2. Pemadanan istilah 3. Penerjemahan 4. Penerjemahan dengan perekaan 5. Penyerapan 6. Gabungan penerjemahan dan penyerapan 7. Perekaciptaan istilah 8. Pembakuan dan kondifikasi istilah

III. Aspek Tata Bahasa Peristilahan Istilah dapat berupa : - Istilah bentuk dasar adalah Istilah yang dipilih di antara kelas kata utama seperti ; nomina, verba, adjektiva,dan numeralia. - Istilah bentuk berafiks adalah istilah yang disusun dari bentuk dasar dengan penambahan prefiks, infiks, sufiks dan konfiks. - Istilah bentuk ulang. Istilah ini dapat berupa ulangan bentuk dasar seutuhnya atau sebagian dengan atau tanpa pengimbuhan dan pengubahan bunyi. - Istilah bentuk majemuk, merupakan hasil penggabungan 2 bentuk atau lebih, yang menjadi satuan leksikal baru. Gabungan kata itu berupa : 1. 2. 3. 4. 5. Gabungan bentuk bebas Gabungan bentuk dasar Gabungan berafiks Gabungan bentuk bebas dengan bentuk terikat Gabungan bentuk terikat

- Istilah bentuk analogi. Istilah ini bertolak dari pola bentuk istilah yang sudah ada - Istilah hasil metanalisis. Istilah ini terbentuk melalui analisis unsur yang keliru - Istilah bentuk singkatan - Istilah bentuk akronim adalah istilah pemendekan bentuk majemuk yang berupa gabungan huruf awal suku kata, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf awaldan suku kata. - Lambang huruf adalah satu huruf atau lebih yang melambangkan konsep dasar ilmiah - Gambar lambang adalah gambar yang melambangkan konsep ilmiah menurut konvensi bidang ilmu yang bersangkutan - Satuan dasar Sistem Internasional - Kelipatan dan fraksi satuan dasar

- Sistem bilangan besar - Tanda desimal IV. Aspek Semantik Peristilahan 1. Pemberian makna baru Istilah baru dibentuk lewat penyempitan dan peluasan makna kata yang lazim dan yang tidak lazim 2. Istilah sinonim Adalah dua istilah atau lebih yang maknanya sama, tetapi bentuknya berlainan 3. Istilah homonim Istilah homonim berupa 2 istilah atau lebih, yang sama ejaannya dan lafalnya, tetapi maknanya berbeda. Homonim dibedakan jadi 2, yaitu: Homograf : istilah yang sama ejaannya, tetapi berbeda lafalnya Homofon : istilah yang sama lafalnya, tetapi berbeda ejaannya

4. Istilah polisem Adalah bentuk memiliki makna ganda yang bertalian 5. Istilah hiponim Adalah bentuk yang maknanya terangkum dalam hiperonim atau superodinatnya yang mempunyai makna luas 6. Istilah taksonim Adalah hiponim dalam sistem klasifikasi konsep bawahan dan konsep atasan yang bertingkat 7. Istilah meronim Adalah istilah yang maksud yang ditunjuknya merupakan bagian dari maksud lain yang menyeluruh. Istilah yang menyeluruh disebut holonim